FOKUS CIREBON, FC - Sambut Hari Raya Idul Adha 1444 H, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kec. Talun Kabupaten Cirebon, menerima 3 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Jumlah hewan qurban ini oleh warga diserahkan kepada panitia Idul Adha untuk dibagikan dagingnya kepada yang membutuhkan, Rabu, (28/6/2023).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 28 Juni 2023
Sambut Hari Raya Idul Adha 1444 H, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Potong 3 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing
Selasa, 27 Juni 2023
Perkuat Kolaburasi Forum Humas PTKIN Audensi Dengan Kepala.Biro HDI Kemenag RI
JAKARTA , FC- IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang dihadiri langsung oleh Pranata Humas H.Mohammad Arifin, M.PdI, menghadiri Forum Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yakni pada kegiatan audiensi di Ruang Sidang Sekretariat Jenderal Lt 2 Jl Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta Pusat, Selasa, (27/6/2023).
Acara ini menjadi momentum penting bagi PTKIN dalam memperkuat kerjasama dan kolaborasi dengan Kementerian Agama RI guna memperkuat informasi dan pengembangan institusi.
Kepala Biro Hubungan Data dan Informasi (HDI) Kementerian Agama RI, Akhmad Fauzin, beserta seluruh jajaran HDI dan Humas Pendis, turut hadir untuk menerima audiensi tersebut.
Forum Humas PTKIN, yang diwakili oleh Ketua Hayatul Islam, memperkenalkan para Pengurus Forum Humas yang hadir serta menyampaikan tujuan utama mereka dalam audiensi ini.
Dalam sambutannya, Hayatul Islam menekankan pentingnya arahan dari Kementerian Agama RI dalam rangka melaksanakan kegiatan humas di PTKIN.
“Dengan jumlah Prahum PTKIN yang mencapai 204 orang, Forum Humas PTKIN hadir sebagai mitra dan fasilitator yang siap menyampaikan informasi dengan cepat dan efektif, baik dari Kementerian Agama maupun dari PTKIN itu sendiri”, ujarnya
Selain itu Ketua Forum menyampaikan tujuan kehadiran Forum Humas di PTKIN khususnya dan Kemenag Umumnya.
“Forum Humas PTKIN hadir bertujuan untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh Prahum dan berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di PTKIN dan berkomitmen untuk melawan berita hoaks dan menghadirkan narasi yang akurat bagi masyarakat,”paparnya.
Kepala Biro HDI Kementerian Agama RI, Akhmad Fauzin dalam sambutannya, mengakui peran strategis yang dimiliki oleh humas sebagai bagian dari lingkungan pimpinan memilki peran strategis di PTKIN masing-masing,
“keberadaan humas sangat penting dukungan dari pimpin karena peran mereka dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan pimpinan serta lembaga dalam menciptakan citra positif yang baik,” katanya dengan ramah tamah.
Lebih lanjut kepala Biro HDI menyoroti pentingnya peran humas dalam mempublikasikan Lembaga masing-masing.
“Peran Humas PTKIN sangat penting dalam mempublikasikan informasi Kementerian Agama secara efektif dan efisien, termasuk perkembangan informasi melalui aplikasi Pusaka,” terangnya.
Kepala Biro juga menyampaikan ke depan telah menyiapkan Langkah-langkah peningkatan sumber daya Pranata Humas di lingkungan Kementerian Agama RI,
“Dalam rencana ke depan, kita akan fokus memperjuangkan peningkatan sumber daya Pranata Humas melalui pelatihan dan peningkatan pengetahuan. melalui pendidikan," tambahnya.
Audiensi antara Forum Humas PTKIN dan Kementerian Agama RI ini menjadi bukti konkret dari upaya bersama dalam memperkuat informasi, meningkatkan pencitraan, dan mengembangkan sumber daya manusia di PTKIN. Forum Humas PTKIN siap berperan sebagai mitra yang tangguh dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan PTKIN secara keseluruhan.
Pengurus Forum Humas PTKIN yang hadir dalam Audiensi ini diantaranya Hayatul Islam dari UIN Raden Intan Lampung, Muhdar UIN Datokarama Palu, Muhammad Mahyudin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yuni Salma UIN Sumatera Utara, Agus Prajitno UIN Sultan Mahmud Idris Samarinda, Ratonggi UIN Syekh Ali Hasan Addary Padangsidempuan, Mohammad Arifin IAIN Syekh Nur Jati Cirebon, Zidnie Ilman Elfikri UIN Salatiga, Vaurina UIN Raden Fatah Palembang. (din)
Senin, 26 Juni 2023
DPRD Kota Cirebon Menerima Laporan Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PP) APBD Tahun 2022
Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana menyampaikan, sesuai amanat Pasal 320 UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 194 PP Nomor 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, kepala daerah diwajibkan menyampaikan raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD.
Sesuai amanat tersebut, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyerahkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan daerah (LKPD), serta ikhtisar laporan kinerja dan laporan keuangan BUMD.
“Sesuai ketentuan aturan perundang-undangan, walikota wajib menyampaikan laporan keuangan paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir,” ujarnya.
Ruri menjelaskan, hasil audit APBD Kota Cirebon tahun 2022 oleh BPK RI sudah disampaikan pada 9 Mei 2023 kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kota Cirebon.
Sehingga, setelah proses audit BPK, Walikota Cirebon pada 14 Juni 2023 menyampaikan surat Nomor 903/1053/BPKPD perihal penyampaian Raperda PP APBD 2022 kepada DPRD.
“Karena hal itu, DPRD rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2022 oleh Walikota Cirebon bisa dilaksanakan pada hari ini,” ujar Ruri.
Sementara itu, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH mengatakan, laporan keuangan pemerintah daerah ini sudah berstatus audited. Artinya, opini atas laporan keuangan daerah sudah keluar.
Azis bersyukur, atas kerja sama semuanya, LKPD Kota Cirebon tahun 2022 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-7 kali secara berturut-turut.
Kendati demikian, Azis menyebut masih terdapat beberapa penekanan dari hasil pemeriksanaan BPK terhadap LKPD yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Beberapa catatan evalaluasi dari BPK itu diantaranya pengelolaan kas dan utang jangka pendek yang belum memadai, adanya utang belanja dan utang jangka pendek lainnya.
“Masih ada beberapa hal yang harus kami perbaiki lagi, yaitu segi pengawasan, pengelolaan maupun administrasi seperti Sistem Pengawasan Internal (SPI), pengelolaan keuangan, pengelolaan pendapatan daerah, pengelolaan barang milik daerah dan pengawasan terhadap BUMD dan BLUD,” kata Azis. (Anisa)
Jumat, 23 Juni 2023
Bupati Imron Ajak Masyarakat Lestarikan Seni dan Budaya
CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri sekaligus membuka Gegesik Creative Festival di Alun-alun Gegesik, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jum'at (23/6/2023).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Weringin Jajar Gegesik dan berlangsung selama tiga hari ini, selain menampilkan beberapa pertunjukan kesenian juga menyediakan bazzar UMKM.
Imron mengucapkan banyak terimakasih kepada Yayasan Weringin Jajar Gegesik yang selalu mendukung dan memback-up kegiatan ini.
"Semoga Gegesik menjadi pusatnya seni dan budaya di Kabupaten Cirebon. Berharap, masyarakat juga mendukung kegiatan seperti ini," kata Imron.
Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama melestarikan seni dan budaya Kabupaten Cirebon. Pasalnya, jika tidak dilestarikan, maka seni dan budaya tidak akan tumbuh.
Menurutnya, dengan adanya festival ini, jiwa seni akan muncul dengan sendirinya. "Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para Camat dan para Kuwu yang telah melestarikan seni dan budaya kita, khususnya di Kecamatan Gegesik ini," lanjut Imron.
Ketua Panitia Yayasan Weringin Jajar Gegesik, Heldi, dalam sambutannya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, karena telah banyak mensupport kegiatan ini.
Heldi menceritakan, bahwa kegiatan serupa ini telah dimulai sejak tahun 2014 silam. Dimana pada tahun itu secara swadaya, alasseni babad alas digelar. Namun, pada tahun ini berganti nama menjadi Gegesik Creative Festival, yakni menggabungkan antara seni dan pelaku UMKM.
"Mudah-mudahan kita bisa terus merawat budaya sebagai zaman pembangunan semesta berencana. Jadi, jalannya pembangunan itu adanya pada budaya. Jika setengah-setengah memperhatikan budaya, maka tidak akan terlaksana," harap Heldi. (Bam)
Forum Konsultasi Publik (FKP) MPR RI Buka Kerjasama Dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon
FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati mendapat kunjungan kerja dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia. Kunjungan tersebut dilakukan melalui kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) MPR RI yang diselenggarakan di salah satu hotel di Cirebon. Pada kegiatan tersebut juga dilangsungkan penandatangan kerjasama antara MPR RI dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at, (23/6/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Wakil Rektor 1,2 dan 3, Kepala Biro AUAK IAIN Cirebon, para dekan dan para mahasiswa.
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Biro Humas MPR RI, Siti Fauziah, SE MM, bersama rombongan MPR RI di kota wali, yakni Kota Cirebon.
Menurut Prof Aan, kunjungan MPR RI ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai bentuk silaturrahmi antara lembaga dan silaturrahmi ini untuk merajut kerjasama antara MPR RI dengan IAIN Cirebon.
Prof Aan mengistilahkan silaturrahmi ini dengan sebutan ta'aruf dan ini, dan ta'aruf ini kita artikan sebagai komunikasi publik, sehingga dengan komunikasi ini kita bisa melayani publik. Sehingga dengan ta'aruf ini menuntut kita adanya interaktif, dialog atau hubungan timbal balik.
Prof Aan juga menjelaskan, kunjungan rombongan MPR RI ini sebagai timbal balik dari beberapa kali kunjungan silaturrahmi civitas IAIN Cirebon, yakni mahasiswa tata negara IAIN Cirebon ke gedung MPR RI, dan hari ini kita dikunjungi oleh MPR RI.
Dari kunjungan tersebut, kata Prof Aan, ini adalah bagian untuk kita bisa bersinergi, maka dengan itu pada hari ini kita sebut dengan Forum Konsultasi Publik.
"Forum Konsultasi Publik ini, kalau di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ada namanya akreditasi program studi, progam studi dengan 9 kriteria sesuai dengan Permendikbud No 3 Tahun 2020 dan No 2 Tahun 2019 tentang penyusunan akreditasi untuk LKPS, yakni Laporan Kinerja dan Program Studi," jelasnya.
Maka salah satu bagian pentingnya, lanjut Prof Aan, adalah mengukur indeks, dan indeks kita ada layanan kepada mahasiswa, kepada dosen, tenaga kependidikan, kepada mitra yang bekerjasama dengan kita dan banyak indeks-indeks yang lain.
"Saya kira ini menjadi bagian kita, MPR RI terutama bagian Humas kedepan bisa terus merajut kerjasama ini secara simultan," pintanya
Sementara itu, Kepala Biro Humas MPR RI, Siti Fauzih, SE MM, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kunjungan MPR RI sebagai sahabat kebangsaan untuk menyerap informasi dan masuk-masukan dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Selain itu, kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturrahmi antara MPR RI dengan IAIN Cirebon dan silaturrahmi ini bisa dirajut dengan kerjasama melalui program-program yang ada di MPR maupun di IAIN Cirebon.
"Jadi kegiatan Forum Konsultasi Publik MPR RI ini sangat sesuai sebagaimana tema kegiatan yakni Peningkatan kualitas pelayanan publik MPR RI (layanan audensi penerimaan delegasi dan layanan informasi MPR RI)," ujarnya.
Dijelaskan, tema yang kita ambil ini adalah juga untuk sebagai bentuk layanan publik, dan MPR RI juga dikenal sebagai 'sahabat kebangsaan', 'MPR rumah kebangsaan', Empat pilar MPR RI' dan Netizen MPR RI'.
Selain itu, jelasnya, pihak MPR RI selalu siap membuka diri dan mempersilahkan siapa saja untuk datang konsultasi dengan pihak MPR RI, dan kunjungan balik MPR RI ini juga dalam rangka mengisi dari apa yang menjadi kekurangan MPR RI.
"Kita ingin mendapatkan masukan, kemudian sebagai bentuk informasi, MPR juga sudah memiliki buku digital dan di dalam buku digital ini banyak informasi terkait MPR RI dan buku ini bisa di akses langsung bahkan aplikasinya bisa di download," tambahnya.
Untuk itu, kata Siti Fauziah, siapapun bisa mendownload di play store, yakni di hp sehingga bisa melihat dari hasil-hasil yang ada di MPR.
"Saya sebagai Kepala Biro Humas MPR RI ingin menyerap informasi dan masukan yang kita butuhkan untuk di MPR RI, karena MPR RI itu adalah pelayanan masyarakat," tandasnya. (din)
















