Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 26 Februari 2024

DPRD Minta Perumda Air Minum Konsisten Layani Kebutuhan Masyarakat

CIREBON, FC – Ketua DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana menghadiri upacara peringatan HUT Perumda Air Minum Tirta Giri Nata ke-66, Senin (26/2/2024). Pada kesempatan tersebut, Ruri mengapresiasi capaian kinerja PAM Tirta Giri Nata sepanjang tahun 2023.

Atas kinerja tersebut, dia berharap PAM Tirta Giri Nata mampu mempertahankan capaian tersebut, terutama dalam hal pemanfaatan air bersih maupun optimalisasi layanan kepada pelanggan.

“Perumda diharapkan terus mempertahankan capaian kinerjanya, sebab PDAM punya peran penting dalam menyediakan pasokan air bersih untuk masyarakat,” katanya usai upacara.

Menurut Ruri, tantangan ke depan semakin beragam. Seperti, bertambahnya jumlah penduduk, luasnya pelayanan, dan beberapa tantangan yang perlu disiapkan langkah tepat untuk mengantisipasinya.

Sehingga, PAM Tirta Giri Nata dapat terus mengakomodir aspirasi masyarakat dalam menyediakan ketersediaan air bersih.

“Tantangan kedepan semakin beragam, dan semoga PDAM bisa mengakomodir keluhan, dan kebutuhan masyarakat soal air bersih,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Sofyan Satari SE MM menyampaikan, selama tahun 2023 PAM Tirta Giri Nata mampu menurunkan tingkat kehilangan air dari 42,39 persen menjadi 35 persen.

Terkait optimalisasi layanan umum, PAM Tirta Giri Nata pun memudahkan pembayaran air minum melalui Payment Point Online Banking (PPOB) dan pemanfaatan media sosial dalam keterbukaan informasi.

“Kemudian, kami juga ikut serta dalam program hibah air minum berbasis kinerja (HAMBK),” ujarnya.

Lalu, pada tahun 2023 pendapatan asli daerah (PAD) Perumda AM Tirta Giri Nata kepada Pemda Kota Cirebon berhasil mencapai angka sebesar Rp 3.729.203.851.

Sementara itu, rencana program ke depan Perumda menetapkan penekanan tingkat kebocoran, optimalisasi sumber air dan Sistem penyediaan air minum (SPAM).

“Serta pemeliharan kelestarian serta kesiapan dalam penambahan pelanggan Perumda,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua dan Wakil Komisi II DPRD Kota Cirebon H Karso dan M Noupel SH MH. Hadir pula, Pj Walikota Cirebon Dr H Agus Mulyadi MSi, Pj Sekda Kota Cirebon M Arif Kurniawan ST, Direksi Perumda Tirta Giri Nata, dan pejabat Forkopimda Kota Cirebon. (din)

Raperda RTRW Belum Final, DPRD dan Tim Asistensi Fokus Bahas Perubahan Ruang TPU Sunyaragi

CIREBON, FC – Pembahasan Raperda Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Kota Cirebon 2024-2044 masih menuai perdebatan. Sedikitnya, terdapat dua fokus pembahasan yang perlu diselesaikan antara Tim Asistensi Pemerintah Daerah dengan Pansus DPRD Kota Cirebon.

Kedua fokus pembahasan tersebut yaitu, alih fungsi lahan tempat pemakaman umum di Jalan Cipto MK, Kelurahan Sunyaragi dan kawasan olahraga Stadion Bima.

Ketua Pansus Raperda RTRW, Dani Mardani SH MH mengatakan, raperda tersebut belum bisa diambil persetujuan pada rapat paripurna. Mengingat, masih ada dinamika pembahasan secara menyeluruh mengenai substansi raperda tersebut.

“Persetujuan substantif raperda RTRW ternyata masih ada dinamika, sehingga perlu waktu tambahan untuk mendiskusikannya,” katanya di Griya Sawala, Senin (26/2/2024).

Sementara itu, Anggota Pansus Raperda RTRW, Andi Riyanto Lie mengaku beratan dengan rencana alih fungsi lahan TPU Sunyaragi.

Menurutnya, perubahan status dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi kawasan perdagangan dan jasa tersebut sama sekali tidak memperhatikan potensi ancaman bencana dan ahli waris makam.

“Sekarang di Jalan Cipto, kalau hujan berpotensi banjir seperti lautan sungai. Apalagi kalau di depan kuburan dibangun mal. Perubahan itu jangan berpikir jangka pendek, tapi jangka panjang ke depan,” katanya.

Andi juga menilai, jika kawasan TPU itu dialihfungsikan, maka harus dipastikan lebih dulu dimana relokasi tempat pemakaman, persetujuan dari ahli waris, dan potensi bencana. Jangan sampai, demi kemajuan kota tetapi mengorbankan kawasan RTH.

“Saya sampaikan untuk menunda dulu rapat paripurna, agar masyarakat tahu pemerintah tidak pernah memikirkan jangka panjangnya, hanya berpikir singkat saja,” tegas Andi.

Sementara itu, Anggota Pansus Raperda RTRW, H Edi Suripno SIP MSi mengatakan, mengenai luasan RTH di Kota Cirebon mengalami penurunan dari 9 persen menjadi 7,4 persen akibat perubahan fungsinya.

Edi beranggapan, kapasitas pemakaman secara keseluruhan di Kota Cirebon sudah melebihi batas, sehingga perlu ada upaya penambahan TPU baru.

Upaya tersebut dapat ditempuh dengan metode pembelian lahan peruntukan pemakaman oleh pemerintah atau melalui pihak ketiga.

“Bisa dibeli oleh pemerintah atau para pengembang yang sudah mengerahkan dana pembelian tanah pemakaman,” ujarnya.

Mengenai kondisi kawasan Bima pun perlu diperhatikan peruntukannya, sebab terdapat perbedaan dalam dua kebijakan yang diterbitkan Kementerian Keuangan dan Walikota Cirebon.

Dalam Keputusan Menteri Keuangan (Kepmenkeu) Nomor 247/2018 disebut bahwa kompleks stadion Bima hanya diperuntukkan sebagai RTH dan sarana olahraga. Sedangkan di dalam Perwali Nomor 72/2021 menyebut, peruntukan kompleks stadion Bima bisa dilakukan pembangunan yang menjadi data dukung di wilayah tersebut.

“Kita masih belum secara detil membahas stadion Bima, kita tahu Kemenkeu 247 kompleks Bima diperuntukan RTH dan sarana olahraga sedangkan di Perwali 72/2021 ada perbedaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Cirebon, Rahman Hidayat ST mengatakan, alih fungsi TPU Sunyaragi masih perdebatan. Pihaknya pun masih menunggu hasil rapat internal pansus DPRD Kota Cirebon. Di samping itu, Tim Asistensi juga akan berkonsultasi dengan Pemprov Jabar.

Mengenai kawasan Bima, status tata ruang akan diubah menjadi sarana prasarana umum (SPU). Sebab, dalam Permen Nomor 21/2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang mengakomodir kondisi lokasi terkini.

Menurutnya, kawasan Bima sudah tidak relevan jika disebut sebagai kawasan RTH. Karena di kawasan tersebut terdapat gedung perkantoran, pelayanan umum, fasilitas olahraga dan sebagainya.

“Kantor DPUTR saja terdaftar sebagai RTH, jelas di sini perlu diubah. Di Kawasan Bima juga ada perdagangan, ruang olahraga dan perkantoran, sehingga lebih tepatnya adalah SPU,” tuturnya.

Turut hadir anggota Pansus Raperda RTRW M Noupel SH MH, Andi Riyanto Lie SH, Pj Sekda Kota Cirebon M Arif Kurniawan ST, dan Tim Asistensi Pemda. (Ara)

Songsong Indonesa Emas, Bupati Cirebon Minta Santri Harus Terus Belajar

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag secara resmi membuka Festival CIS (Competition for Islamic Students) Pondok Pesantren Al-Hikmah dengan tema “Ukir Akusara Abadi Ciptakan Nawasena Negeri” di Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Senin (26/2/2024).

Bupati Imron meminta para santri untuk tetap semangat belajar dan menunjukkan prestasi terbaiknya. Tujuannya agar para santri dapat berkontribusi secara positif baik di lingkup kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional.

“Tunjukkanlah bahwa kalian mampu berprestasi. Jadilah contoh yang baik untuk kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional,” kata Imron.

Lebih lanjut, Imron mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan festival di Ponpes Al Hikmah yang telah menjadi wadah pembinaan dan pencapaian prestasi para santri.

“Saya beberapa kali berkunjung ke ponpes ini, banyak kemampuan dan pencapaian yang luar biasa dari santri Ponpes Al Hikmah,” ungkapnya.

Dalam arahannya, ia juga mengutip pendapat dari Ibnu Khaldun tentang tiga jenis penguasa di dunia, yakni penguasa alami, politik, dan kenabian.

Ia juga menekankan akan pentingnya model penguasaan kenabian, dimana pemerintah dan masyarakat berusaha untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama dengan tujuan dunia dan akhirat.

“Ini adalah pekerjaan rumah kita semua, terutama para santri. Dengan prestasi dan dedikasi kalian, isi dan bangunlah negara kita tercinta ini, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang kita junjung tinggi,” tutur Imron.

Menyongsong Indonesia Emas, Imron menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya para santri yang saat ini berusia 10-15 tahun, untuk memulai dan terus mengembangkan prestasi mereka dari sekarang.

“Diharapkan dapat menjadi pemimpin dan inovator di masa depan, yang akan membawa negara Indonesia menuju kemajuan yang lebih besar lagi,” imbuhnya. (din)

Jumat, 23 Februari 2024

IAIN Cirebon dan Al Madinah International University Malaysia Jalin Kerjasama

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati pada lawatan keduanya di Al-Madinah International University (MEDIU) Malaysia menyepakati tindak lanjut Perjanjian Kerjasama (MoU) diantara dua institusi tersebut dalam beberapa program unggulan. 

Delegasi IAIN Syekh Nurjati dalam pertemuan tersebut, antara lain: Wakil Dekan Fakultas Ushuludin dan Adab (FUA) IAIN Syekh Nurjati, Wakhid Nashruddin, Ph.D, dan beberapa dosen Jurusan BSA, yaitu Erfan Gazali, MSI, Rijal Mahdi, Lc, MA, Mohammad Andi Hakim, M.Hum dan Ihsan Sa’dudin, M.Hum. 

Disambut seacara langsung oleh pihak MEDIU, yaitu Assoc. Prof. Dr. Wan Mat Bin Hj Sulaiman, Deputy CEO Academic Affair Division (Wakil Rektor Bidang Akademik) dan Assoc. Prof. Dr. Omar Bin Mohammed Din, Deputy CEO Student Affair Division (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan), Jum’at, (23/02/2024).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat utama MEDIU tersebut merupakan momen penting dalam menyepakati beberapa program unggulan. 

Seperti yang diungkapkan oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag bahwa kerjasama dengan MEDIU menjadi penting dalam merealisasikan penguatan program Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

“Hal ini secara konsisten akan dilakukan sebagai program prioritas IAIN Syekh Nurjati mewujudkan visi sebagai World Class University (WCU) dan Center for Excellences,” tegas Prof Aan.

Wakhid Nashruddin, PhD menuturkan bahwa IAIN Syekh Nurjati yang akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati terus menggenjot partisipasi lembaganya dalam berbagai bidang Kerjasama global, termasuk dengan MEDIU. 

Menurutnya, pada tahun ini kampus Cirebon tersebut telah siap untuk melaksanakan program-program yang disepakati hari ini, yaitu pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penguatan tridarma perguruan tinggi melalui riset kolaboratif dan Short Course pada bidang keilmuan bahasa dan keislaman.

Hal ini senada dengan pesan yang disampaikan oleh Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, Dekan FUA IAIN Syekh Nurjati yang komitmen untuk melaksanakan kesepakatan Bersama dengan MEDIU, khususnya sebagai kampus tujuan pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa dan penguatan riset dan pembelajaran. 

Pada tahun ini, disepakati bahwa IAIN Syekh Nurjati akan mengirimkan mahasiswa nya untuk belajar di MEDIU pada program Short Course dan perkuliahan satu semester, termasuk dosen IAIN Syekh Nurjati yang juga turut mengajar di kampus tersebut. 

“IAIN Syekh Nurjati telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung program tersebut secara optimal, baik akomodasi, teknis, termasuk desain penyiapan konsep dan segala perangkatnya,” ungkat Dr. Anwar Sanusi, M.Ag

Assoc. Prof. Dr. Wan Mat Bin Hj Sulaiman, menyambut baik kesepakatan tersebut. Pihaknya juga berkomitmen untuk melaksanakan program tersebut, yaitu mengirimkan mahasiswa dan dosen nya untuk belajar dan mengajar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Lebih lanjut, Kerjasama bidang penelitian juga dapat dioptimalkan Bersama dalam penguatan kajian kebahasaan dan keislaman,

Assoc. Prof. Dr. Omar Bin Mohammed Din mengungkapkan ketertarikanya terhadap kajian keisalaman di Indonesia, dan khususnya di Cirebon. 

Peran pentingnya keduanya tidak hanya dalam pengembangan ilmu bahasa, studi Islam, pendidikan karakter, sejarah dan yang lainya menjadi penting untuk dipertahankan dan kembangkan. 

“Potensi kerjasama MEDIU terkait pesantren akan dilakukan dengan program konkret, mengingat pesantren memiliki resources yang luar biasa,” harapnya.

Menurutnya, menambahkan bahwa kerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati akan dlaksanakan secara terus menerus dengan program-program nyata dan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan kelembagaan perguruan tinggi islam dan tridarma bereputasi internasional. 

“MEDIU dan IAIN Syekh Nurjati dapat saling merujuk dalam pengelolaan kurikulum. Selain itu bukan tidak mungkin, BSA akan menjadi partner MEDIU di Indonesia dalam penyelenggaraan pendidikan pascasarjana bagi alumni terbaiknya,” pungkasnya.

DPRD Sarankan Hasil Musbangkel Diinpit SIPD Agar Bisa Direalisasikan

CIREBON, FC – Pimpinan dan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon menghadiri kegiatan Musyawarah Pembangunan (Musbang) Kelurahan Kecapi Tahun Perencanaan 2024 Pelaksanaan 2025, di salah satu hotel Cirebon.

DPRD pun menyarankan hasil dari Musbangkel tersebut segera diinput Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) agar bisa direalisasikan .

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana menjelaskan, Musbangkel merupakan forum strategis kelurahan yang digelar tiap setahun sekali sebagai wadah warga merumuskan rencana pembangunan sesuai skala prioritas. Setelah dimusyawarahkan, keputusan Musbangkel dibawa ke Musrenbang tingkat Kota Cirebon.

Ruri menyarankan, usulan-usulan yang ditetapkan pada Musbangkel segera dikirim ke DPRD, sehingga dapat diperjuangkan untuk direalisasikan pada perencanaan 2024 untuk tahun 2025. Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh komponen dari Kelurahan Kecapi untu memasukkan data ke SIPD sebelum bulan Maret 2024.

“Karena Musbangkel ini merupakan usulan yang berjenjang dari bawah hingga ke atas, kami berharap hasil dari forum ini dapat segera dimasukkan ke SIPD, agar kami juga dapat memantau dan mengawalnya,” kata Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana saat sambutan.

Senada, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos MAP mengharapkan usulan program yang menjadi prioritas dapat dilaporkan kepada Dewan, terutama yang mendapatkan Dapil di wilayah Kecapi.

Ia mendukung dua program utama yang diusulkan Kelurahan Kecapi dalam mendukung Cirebon Smart City dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi usulan dalam Musbangkel Kecapi yang visioner untuk tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan selaras dengan visi Cirebon Smart City,” ujarnya.

Terpisah, Lurah Kecapi, Wawan Gunawan SE menyebutkan dua program prioritas yang meliputi sarana prasarana CCTV Terpadu dan peningkatan kapasitas melalui pemberdayaan masyarakat.

Usulan tersebut menjadi komitmen Kelurahan Kecapi menuju Cirebon Smart City, serta upaya untuk meningkatkan keamanan wilayah yang terintegrasi dengan Dinas terkait serta kepolisian.

“Selain meningkatkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, program CCTV yang terintegrasi, terutama, dapat menjadi detektor untuk menanggulangi bencana banjir sejak dini di Kecapi,” katanya.

Wawan juga akan memaksimalkan pelaporan program usulan tersebut pada awal Februari mendatang, sehingga dapat segera direalisasikan.

“Untuk program yang sudah dimasukkan bisa masuk ke SIPD RI, 10 Februari maksimal harus sudah masuk. Harapan saya usulan dari bawah ini, mudah-mudahan bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon H Karso SIP, Bappelitbangda Kota Cirebon, serta lurah-lurah di wilayah Kecamatan Harjamukti. (din)