Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 20 Mei 2024

Pemkab Cirebon Raih Opini WTP Ke 9 Berturut-turut

KABUPATEN CIREBON, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-9 secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon 2023.

Penyerahan penghargaan opini WTP disampaikan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Sudarminto Eko Putra, S.E., M.M., CSFA, CFrA kepada Pj Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH, M.Si di Gedung BPK RI Perwakilan Jabar, Kota Bandung, Senin (20/5/2024).

Sudarminto mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan BPK meliputi pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab mengenai keuangan negara.

Pemeriksaan tersebut, mencakup seluruh unsur keuangan negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

“Kami melaksanakan tugas tiga jenis pemeriksaan, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu,” kata Agus di Kantor BPK RI Jawa Barat, Kota Bandung.

Inspektur Kabupaten Cirebon, Drs. Iyan Ediyana, M.M, M.Si, CGCAE mengatakan, raihan tersebut menjadi bukti kalau kepemimpinan Bupati Cirebon periode 2019-2024, Drs. H. Imron, M.Ag berjalan baik.

Dalam pelaksanaan penatausahaan dan pelaporan keuangan atas APBD Tahun Anggaran 2023 telah memenuhi kriteria pemberian opini BPK RI.

“Kriteria dalam memberikan opini kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon yakni, kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern (SPI),” jelas Iyan.

Rektor IAIN Cirebon Sampaikan Pesan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Mengenai Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag


CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar upacara di halaman Gedung Rektorat. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pegawai dari semua unit kerja. 

Upacara dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., yang membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi, S.Sos., M.Si. Senin, (20/05/2024).

Dalam sambutannya, Menteri Budi Arie Setiadi mencanangkan tema “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas” untuk Harkitnas 2024. 

Tema ini diangkat untuk menyalakan semangat dan kekuatan seluruh rakyat Indonesia dalam menghadapi era transformasi teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat.

Kita semua menyaksikan bahwa kemajuan teknologi telah menjadi kenyataan yang tidak bisa dihindari. Dalam dua dekade mendatang, langkah kita sangat menentukan dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa ini. 

Refleksi terhadap perjalanan sejarah kebangsaan menjadi penting sebagai bekal menghadapi masa depan. Sejarah bukan hanya soal mengenang masa lalu, tetapi juga percakapan terus menerus tentang kemajuan, kemanusiaan, dan kesejahteraan.

Tanggal 20 Mei 1908 menandai lahirnya organisasi Boedi Oetomo, yang menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini didirikan oleh sejumlah dokter dan calon dokter di Batavia, dan menjadi motor penggerak gerakan nasionalisme. 

Boedi Oetomo menjadi tempat pembelajaran dan perdebatan tentang pentingnya pendidikan dan perluasan keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda.

Sebelum Boedi Oetomo, Kartini sudah lebih dahulu mengawali gagasan kemerdekaan dan kemajuan melalui tulisan-tulisannya. Ia menyadari bahwa pendidikan adalah jalan menuju kemerdekaan dan kebebasan, baik bagi individu maupun bangsa. Kartini menjadi inspirasi bagi para pemuda yang kelak menjadi pelopor kebangkitan nasional.

Saat ini, Indonesia berada di fase kebangkitan kedua. Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru. Bonus demografi dengan 60% penduduk usia produktif dalam dua dekade ini menjadi kekuatan yang harus dimanfaatkan untuk inovasi dan pertumbuhan ekonomi. 

Presiden Joko Widodo sering menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi ini untuk meraih peluang menjadi negara maju dalam 10 hingga 15 tahun ke depan.

Transformasi digital menjadi kunci dalam menghadapi tantangan zaman. Tingkat penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79.5% menunjukkan potensi besar dalam ekonomi digital. 

Transformasi ini dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan produktivitas. 

Di sisi sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.A,  juga menegaskan agenda besar transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai bagian dari kebangkitan kedua ini. Dengan memanfaatkan potensi teknologi dan bonus demografi, IAIN Syekh Nurjati siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

Selain upacara peringatan Harkitnas, acara tersebut juga diisi dengan agenda penyerahan SK Pensiun. 

Pada kesempatan ini, SK Pensiun diserahkan kepada Prof.Dr. H. Abdus Salam DZ, M.M., Drs. H. Dadang Romansyah, M.Si., Drs. H. Ibnu Sina, M.Si., dan Sumarjo. Semuanya adalah pegawai yang telah mengabdi selama puluhan tahun di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Penyerahan SK Pensiun ini menjadi momen penghargaan atas dedikasi dan pengabdian beliau terhadap institusi dan dunia pendidikan.

Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia Emas!

Minggu, 19 Mei 2024

Dikawal Ratusan Motor, Imron Tinggalkan Rumah Dinas

KABUPATEN CIREBON, FC - Drs. H. Imron, M.Ag resmi meninggalkan Rumah Dinas Bupati Cirebon setelah masa kepemimpinannya berakhir, Minggu (19/5/2024).

Masa jabatan Imron sebagai orang nomor satu di Kabupaten Cirebon ini selesai pada Jumat (17/5/2024).

Imron meninggalkan Rumah Dinas Bupati Cirebon mengendarai sepeda motor bersama istri Dra. Hj. Nunung Roosmini, diantar ratusan pengendara motor dari unsur pejabat Pemkab Cirebon dan para kuwu se-Kabupaten Cirebon.

Rombongan melakukan touring menuju Makam Sunan Gunung Jati dan dilanjutkan menuju kediaman pribadinya yang berada di Desa Dawuan Kecamatan Tengah Tani.

Diketahui, Imron sudah lima tahun menempati rumah tersebut selama menjadi Bupati Cirebon.

Dalam sambutannya, Imron meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, jika ada program-program yang belum diselesaikan. Terima kasih pun ia ucapkan kepada pihak-pihak yang sudah membantunya selama bertugas.

“Mohon maaf kalau selama menjabat, masih terdapat banyak kekurangan. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah banyak membantu dan bekerja sama untuk membangun Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh pejabat di Kabupaten Cirebon, agar tetap mengutamakan masyarakat dalam pelayanan. Kebersamaan seluruh pihak mampu menghasilkan yang terbaik untuk publik.

Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi yang dilakukan seluruh pihak menjadi kunci kesuksesan pembangunan. Selama ini, kedua hal tersebut sudah berjalan di Kabupaten Cirebon.

“Meskipun sudah tidak menjabat, saya harapkan agar silaturahmi tetap terjalin. Pintu tetap terbuka kepada siapapun yang hendak berkunjung,” tutupnya.

Sabtu, 18 Mei 2024

Insan Pers Kabupaten Cirebon Harus Mampu Jadi Saka Guru di Era Keterbukaan

KABUPATEN CIREBON, FC - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Hadi Suryaningrat, S.Sos., menghadiri dialog publik peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 dan peringatan hari jadi ke-542 Kabupaten Cirebon di Area Parkir SOR Watubelah Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (18/5/2024).

Hadi juga mengapresiasi atas terselenggaranya dialog publik dengan tema “Diskusi Multikulturalisme Membangun Harmoni Ditengah Keanekaragaman Budaya”.

Pasalnya, kebebasan dalam memproduksi informasi, seringkali tidak diikuti dengan produk informasi yang bertanggung jawab, terlebih dengan berkembangnya media sosial, semua orang bebas membuat berita untuk menyuarakan isu-isu yang sedang terjadi di mana pun berada.

Masyarakat saat ini kebanjiran dengan berita-berita dari media sosial dan media digital lainnya, yang seringkali dibumbui dengan hoaks, provokasi, maupun modifikasi informasi yang tidak bertanggung jawab.

“Di tengah suasana seperti saat ini, insan media mainstream, justru sangat dibutuhkan untuk menjadi penjernih informasi, yang menyajikan informasi terverifikasi dan menjalankan peran sebagai communication of hope,” ujar Hadi.

Ia berharap kepada insan pers di Kabupaten Cirebon, agar mampu menjadi saka guru dalam era keterbukaan ini, dengan menyajikan informasi yang valid, akurat, dan berkualitas, sehingga dapat menjadi rujukan yang kredibel bagi masyarakat.

“Melalui peringatan HPN ini, saya mengajak seluruh insan pers Kabupaten Cirebon untuk menegakkan prinsip jurnalisme yang etis dan bertanggung jawab, dalam merespons isu yang berkembang di tengah masyarakat, baik terkait ekonomi, politik, hukum, pendidikan, kebudayaan dan lain-lain,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan, insan pers Kabupaten Cirebon mampu untuk terus menjaga profesionalismenya, khususnya dalam mengamplifikasi kebenaran dan menyingkap fakta, terutama di tengah keganasan posttruth, dimana masyarakat lebih cenderung menerima argumen berdasarkan emosi dan keyakinan mereka, daripada argumen berdasarkan fakta.

Jumat, 17 Mei 2024

Wahyu Mijaya Resmi Dilantik Jadi PJ Bupati Cirebon

KABUPATEN CIREBON, FC - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, S.E, M.T melantik Drs. H. Wahyu Mijaya, SH., M.Si sebagai Pj Bupati Cirebon menggantikan Drs. H. Imron, M.Ag. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (17/5/2024).

Bey meminta Pj Bupati Cirebon berkomitmen melayani masyarakat dengan penuh dedikasi dan tetap menjaga kepercayaan terhadap publik.

Selain itu, lanjut Bey, harus mampu mengatasi pengangguran, kemiskinan, sampah, krisis pangan dan perubahan iklim. “Kebijakan yang diambil harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat,” kata Bey.

Bey menuturkan, kepemimpinan kuat perlu didasari dengan prinsip moral yang tinggi dan kejujuran yang tidak tergoyahkan.

“Kita harus berkomitmen melayani masyarakat dengan penuh dedikasi dan tanpa pamrih, serta menjaga kepercayaan,” sambungnya.

Melalui sinergi dan kolaborasi, Bey menekankan, hal tersebut sebagai kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan sebagai pemimpin daerah.

“Melalui sinergi dan kolaborasi antarpemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan,” ungkap Bey.

“Pastikan setiap kebijakan yang diambil, melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat,” tambahnya.

Selain itu, kata Bey, dalam menghadapi Pilkada serentak 2024, ia mengingatkan netralitas ASN perlu ditegaskan.

“Integritas dan profesionalisme adalah fondasi dasar ASN dalam melaksanakan tugas-tugas negara,” ungkapnya.

Wahyu yang merupakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, diharapkan dalam penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Cirebon, dapat menjadi contoh terbaik dan terhindar dari segala bentuk kecurangan.

“Beliau adalah Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, saya harapkan, Kabupaten Cirebon menjadi contoh terbaik dalam PPDB tahun ini,” harapnya.

Ia juga berharap, amanah jabatan yang diberikan dapat memberikan kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Harapan besar masyarakat, tentunya tertumpu kepada Saudara (Wahyu Mijaya) sebagai pemimpin daerah,” tutup Bey.

Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, ia akan melanjutkan program yang sudah dijalankan oleh pemerintah daerah.

“Sambil belajar untuk melakukan beberapa rencana pembangunan, sambil berjalan juga nanti akan menemukan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wahyu, ia pun ditugaskan oleh Pj Gubernur Jawa Barat, untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Jawa Barat berjalan. Salah satunya, menjadikan PPBD Kabupaten Cirebon terbaik di Jawa Barat.

“Sebelumnya hanya SMA, SMK atau SLB, sekarang lebih luas ke SD hingga SMP di Kabupaten Cirebon. Intinya, akan menyelaraskan perintah Pj Gubernur,” imbuhnya.  (din)