Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 25 Mei 2024

Menuju Indonesia Emas 2045, Anak-Anak Kabupaten Cirebon Harus Sehat



KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kesehatan melakukan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo) dan Jaga Ibu Hamil serta Lingkungan Bersih dan Sehat dengan PHBS di Hotel Apita, Kabupaten Cirebon, Rabu (22/5/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH., M.Si melalui Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Mochamad Syafrudin dalam sambutannya mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu ditekankan, yakni pertama fokus stunting, TBC maupun DBD. Pasalnya fluktuatif naik turunnya, hanya stunting yang selalu jadi trending topik.

“Fokus yang akan kita kejar, yang pertama peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting, imunisasi kepada anak, pencegahan DBD, serta obati sampai sembuh untuk TBC,” kata Syafrudin.

Syafrudin mengingatkan kepada para orangtua, agar dapat memilah makanan yang akan dikonsumsi anaknya, semisal jajanan yang ada di sekolah, harus dipastikan memiliki nilai gizi. Selain itu, orangtua juga harus memahami betul pola perilaku hidup bersih dan sehat.

“Berkaitan dengan imunisasi terhadap anak. Saya yakin, ibu kader tentu sudah bekerja maksimal agar bayi-bayi di Kabupaten Cirebon ini terimunisasi secara lengkap. Tahun lalu kejar imunisasi, mudah-mudahan sudah selesai yang belum lengkapnya,” lanjutnya.

Kemudian, pencegahan penyakit demam berdarah. Penyakit DBD dapat dicegah dengan cara selalu 3M Plus. Selain itu, tuberkulosis (TBC). Kata dia, Kabupaten Cirebon ini terletak di pantai utara (Pantura), perilaku masyarakatnya perlu dirubah.

“Kenapa perlu dirubah, karena ketika sudah agak enakan, obatnya berhenti. Maka saya mengimbau, agar para kader ini mengingatkan untuk mengobati sampai sembuh dan meningkatkan pengawasan untuk orang yang mengalami TB,” imbaunya.

Pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat, pihak swasta untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam pencegahan berbagai penyakit di atas.

“Bangun jejaring berbagai pihak untuk bersama-sama menurunkan angka stunting, meningkatkan cakupan imunisasi, cegah DBD dan TBC. Ini tidak bisa hanya oleh Dinas Kesehatan saja, namun pihak lain juga, termasuk pihak swasta, kuwu, camat dan sebagainya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dr. Hj. Neneng Hasanah, MM berharap dalam pertemuan ini, upaya target imunisasi bisa tercapai, pencegahan stunting, DBD dan TBC bisa terlaksana.

“Sebenarnya bisa dilakukan secara bersama, sehingga balita kita tidak menderita kasus-kasus, mulai dari TB, DBD maupun stunting. Diharapkan 2045 adalah generasi emas, generasi cerdas dan sehat,” ujar Neneng.

Kamis, 23 Mei 2024

DPKPP Imbau Pengembang Perumahan Segera Serahkan PSU Ke Pemkab Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon mengimbau pengembang perumahan segera menyerahkan Prasarana Sarana Utilitas (PSU) yang ditelantarkan ke Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut berdasarkan pada Pasal 49 ayat (9) dan pasal 52 ayat (1) Peraturan Bupati Cirebon nomor 189 Tahun 2022 tentang Prosedur Penyediaan dan Penyerahan Prasarana Sarana dan Utilitas Perumahan dari Pengembang Kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Perumahan DPKPP Kabupaten Cirebon, Yayan Suratman mengungkap, ada dua pengembang dari dua perumahan berbeda yang belum menyerahkan PSU yang ditelantarkan.

Dua pengembang tersebut adalah PT. Cahaya Gumelar selaku Pengembang Perumahan Cahaya Permai Tahap 1 dan PT. Cipta Persada Propertindo selaku Pengembang Perumahan Panorama Bukit Halimpu 1.

Sebelumnya, DPKPP mendapat laporan dari warga Perumahan Cahaya Permai Tahap 1 melalui Surat Permohonan Serah Terima dengan Nomor : 03/Rt.01/Rt.02/IV/2024 dan warga Perumahan Panorama Bukit Halimpu dengan nomor : 03/RT/II/2024.

Sebelum diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, DPKPP akan melakukan peninjauan PSU ke lapangan.

“Nantinya akan ditinjau lebih dulu, apakah sesuai atau tidak antara yang dilaporkan warga dengan yang ada di lapangan. Kalau sesuai, nanti kita buatkan Berita Acara Serah Terima (BAST), agar nantinya bisa diserahkan ke Pemda,” jelas Yayan. (din)

Selasa, 21 Mei 2024

Dua Mahasiswa IAIN Cirebon Raih Juara Essay dan Pidato

CIREBON, FC - Ai Nur Azizah dan Dita Aulia Nisa, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, mengukir prestasi gemilang dalam ajang lomba essay dan pidato tingkat internasional di UIN Mataram. 

Ai Nur Azizah berhasil meraih juara tiga dalam lomba essay, sementara Dita Aulia Nisa mendapatkan juara harapan satu dalam lomba pidato.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh HMJ PBA FTK UIN Mataram dari tanggal 24 April hingga 08 Mei 2024, dengan pengumuman pemenang dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2024. Meskipun harus bersaing ketat dengan perguruan tinggi ternama seperti UIN Mataram, Universitas Udayana, dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, semangat serta dedikasi mahasiswa Prodi PBA berhasil membawa warna tersendiri di kancah internasional.

Nanin Sumiarni, M.Ag, Ketua Prodi PBA, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari dukungan dan pembinaan yang terus diberikan kepada setiap mahasiswa. Program strategis Prodi PBA dalam meningkatkan kualitas lulusan, baik secara nasional maupun internasional, telah membuktikan kesuksesannya.

Dr. H. Saifuddin, MAg., Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyambut baik prestasi gemilang ini. 

Dirinya menegaskan pentingnya kaderisasi mahasiswa ke depan dalam berbagai cabang lomba ke bahasa araban. Upaya sistematis, terstruktur, dan konsisten dalam membentuk mahasiswa PBA yang kompeten menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai kompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon semata, namun juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Dengan semangat juang yang sama, diharapkan prestasi yang lebih gemilang lagi dapat diraih di masa depan.

IAIN Cirebon Teken Pernyataan Komitmen Penguatan Kapabilitas SPI

CIREBON, FC – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penting berupa Penandatanganan Pernyataan Komitmen Penguatan Kapabilitas Satuan Pengawas Internal (SPI) yang berlangsung di Ruang Rapat Senat. 

Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat tinggi kampus, seperti Rektor, Para Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Para Dekan, Direktur Pascasarjana, Para Ketua Lembaga, dan Kepala Pusat, serta Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama yang dipimpin oleh Melia Fauziah, didampingi Mia Rahmiawati dan Nisa Hertina. Selasa, (21/05/2024).

Dalam sambutannya, Budi Affandi, S.Ag., M.Pd.I., Auditor Ahli Madya sekaligus Kepala Satuan Pengawas Internal, menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan Tim Inspektorat Jenderal selama 10 hari pendampingan. 

"Kami Seluruh Unsur Pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Berkomitmen untuk Mendukung Pelaksanaan Penguatan Kapabilitas Satuan Pengawas Internal (SPI) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon," ujar Budi saat membacakan isi pernyataan komitmen.

Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Inspektorat Jenderal atas dukungan dan bimbingan yang diberikan. 

Prof Aan menegaskan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap serta mendukung penuh komitmen penguatan kapabilitas SPI. "Penguatan peran dan fungsi SPI sangat penting untuk mendukung visi kami dalam membentuk kampus yang inovatif dan berbasis digital," kata Prof. Aan. 

Ia juga menyebutkan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah salah satu dari 15 PTKIN yang mendapatkan program penguatan kapabilitas SPI.

Melia Fauziah, selaku Tim Pengendali Teknis dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, menegaskan bahwa SPI berperan sebagai telinga dan mata rektor serta menjadi garda terdepan dalam menjaga zona integritas lembaga. 

"Penguatan kapabilitas SPI bertujuan untuk meningkatkan kemampuan unit pengawas non-akademik di PTKN. 

Dengan penguatan ini, kami berharap tata kelola PTKN bisa menjadi lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku," ungkap Melia.

Lebih lanjut, Melia memaparkan beberapa langkah strategis yang akan diambil, termasuk pemetaan SPI di PTKN, pengumpulan dokumen pendukung, penilaian aspek kelembagaan, SDM, dan kualitas pengawasan. 

"Dukungan dari Ditjen Pendis Kementerian Agama RI sangat krusial dalam proses penguatan ini," tambahnya.

Dengan adanya program penguatan kapabilitas SPI ini, IAIN Syekh Nurjati Cirebon diharapkan dapat mempercepat pencapaian target kinerja, termasuk dalam penerapan layanan digital yang mendukung transformasi menjadi kampus berbasis digital. 

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan akses, mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan tinggi di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menandai komitmen IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat kapabilitas SPI tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan diri menuju era baru pendidikan tinggi berbasis teknologi. (din)

MAHAPEKA IAIN Cirebon Raih Penghargaan dari Dinas Kehutanan Jawa Barat

CIREBON, FC - Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Pecinta Alam dan Konservasi Alam (MAHAPEKA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih penghargaan bergengsi dalam Lomba Wana Lestari yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. 

Dalam ajang tersebut, MAHAPEKA berhasil menduduki peringkat pertama dalam kategori Kelompok Pecinta Alam Tingkat Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII, serta menjadi juara pertama di Lomba Wana Lestari Tingkat Jawa Barat Tahun 2024. Selasa, (21/05/2024).

Rio Amaru Rizki, yang akrab disapa “Beleton,” Ketua Umum MAHAPEKA yang ke-27, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini.

"MAHAPEKA merupakan unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang aktivitas alam terbuka, kelestarian alam, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam menjalankan roda organisasi, kami selalu menjunjung tinggi AD/ART dan Rencana Program yang telah disepakati bersama dalam forum musyawarah anggota," tutur Rio.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyatakan dukungan penuh terhadap MAHAPEKA dalam perlombaan Wana Lestari tingkat Jawa Barat tahun 2024. 

"Alhamdulillah, terbukti UKM MAHAPEKA meraih Juara I Lomba Wana Lestari Tingkat Jawa Barat. Saya sangat bangga melihat keberhasilan mahasiswa kita," ujar Prof. Aan dengan senyum bangga.

Prof. Aan juga menambahkan bahwa selama 35 tahun kiprahnya, MAHAPEKA telah berkontribusi dalam kelestarian lingkungan, tanggap bencana, dan bakti sosial masyarakat. 

Salah satu contoh bentuk bakti sosial yang telah dilakukan adalah di Desa Payung, dengan pembuatan Perpustakaan Alam untuk meningkatkan minat literasi masyarakat, membuka akses jalan guna meningkatkan perekonomian warga desa, serta membentuk masyarakat peduli api dan pembuatan pos pemantauan api untuk mengantisipasi kebakaran hutan di kawasan perbatasan Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., juga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. 

"Akhirnya, MAHAPEKA sukses meraih juara pertama tingkat Jawa Barat dalam Lomba Pecinta Alam Wana Lestari Lingkungan. Sebelumnya, mereka juga berhasil menjadi juara pertama di kategori Kelompok Pecinta Alam Tingkat Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII. Selanjutnya, MAHAPEKA IAIN Cirebon akan mengikuti lomba di tingkat nasional untuk mewakili Provinsi Jawa Barat," ungkap Prof. Hajam.

Prof. Hajam juga menambahkan bahwa prestasi ini menunjukkan kemajuan dan dedikasi MAHAPEKA dalam upaya pelestarian alam. 

"MAHAPEKA telah menunjukkan kemajuan dan prestasinya dalam upaya pelestarian alam, yang secara empiris membuktikan perhatian dan kepedulian besar mereka terhadap lingkungan," kata Prof. Hajam. 

Ia juga menambahkan bahwa prestasi ini akan membuka peluang bagi MAHAPEKA untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.

Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi MAHAPEKA, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Diharapkan, prestasi ini akan memotivasi organisasi kemahasiswaan lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. (din)