Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 10 Desember 2024

UIN SIBER Syekh Nurjati Cirebon Raih Peringkat ke-19 Dari 100 PTKIN Se Indonesia

Kampus Siber Syekh Nurjati Cirebon

CIREBON, FC – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah Kementerian Agama RI kembali mencatat prestasi membanggakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi terbaik dunia versi Webometrics. Dalam edisi Juli 2024, delapan PTKIN berhasil menembus daftar 100 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. 

Salah satu pencapaian membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon (CIU) yang meraih peringkat ke-19.

Indikator Penilaian Webometrics

Pemeringkatan Webometrics didasarkan pada tiga indikator utama yang mencerminkan kontribusi perguruan tinggi di era digital :

1. Visibility (50%) – Mengukur tingkat pengaruh dan keterpaparan konten perguruan tinggi di dunia maya.

2. Openness (10%) – Menilai aksesibilitas hasil penelitian dari 310 peneliti teratas di masing-masing perguruan tinggi.

3. Excellence (35%) – Mengukur jumlah artikel ilmiah yang masuk dalam 10% publikasi dengan kutipan terbanyak di setiap bidang ilmu.

Penilaian ini menunjukkan sejauh mana perguruan tinggi memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat peran mereka dalam pengembangan ilmu pengetahuan global.

Capaian UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Sebagai salah satu universitas termuda, dengan turunnya Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2024 pada 21 Mei 2024, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil mencetak sejarah. Universitas ini menduduki peringkat ke-19 di tingkat nasional dan masuk dalam 23 perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama yang berhasil masuk 200 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini.

"Alhamdulillah, di usia yang masih muda, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu menunjukkan eksistensinya di kancah nasional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan menjadikan CIU sebagai universitas unggul dan mendunia, sesuai visi kami," ujar beliau.

Potensi PTKIN di Era Digital

Selain UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sejumlah PTKIN lainnya juga mencatatkan prestasi gemilang dalam pemeringkatan ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi Islam di Indonesia mampu bersaing dengan perguruan tinggi umum, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital dan kontribusi akademik di tingkat internasional.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi PTKIN lain untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, dan optimalisasi teknologi informasi. Dengan komitmen bersama, PTKIN di Indonesia diyakini mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, baik di tingkat nasional maupun global.

Keberhasilan ini juga menegaskan bahwa perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama RI memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan era digital. (din)

Senin, 09 Desember 2024

UIN Siber Cirebon, Pemerintah Desa Matangaji dan Relawan Bank Sampah dalam FGD Pengelolaan Sampah

FOKUS CIREBON, (FC)– Dalam upaya mengatasi tantangan pengelolaan sampah di Desa Matangaji, Kabupaten Cirebon, Tim Pengabdian Masyarakat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (Cyber Islamic University/CIU) menggandeng Pemerintah Desa, masyarakat, dan relawan bank sampah “Harapan Kita” melalui forum Focus Group Discussion (FGD). 

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (7/12/2024) ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dan merumuskan solusi kolaboratif terkait pengelolaan sampah organik dan anorganik.

Acara dibuka oleh Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Bambang Ekanara, M.Pd., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan.

“Melalui kerja sama lintas sektor ini, kami berharap dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya. Kepala Desa Matangaji, Rusnadi, dalam sambutannya menggarisbawahi komitmen pemerintah desa untuk mendukung pengelolaan sampah melalui penerapan Peraturan Desa.

Koordinator Relawan Bank Sampah “Harapan Kita” memaparkan kondisi terkini pengelolaan sampah di Desa Matangaji. Ia mengungkapkan bahwa meskipun pengelolaan sampah anorganik, seperti pemisahan botol dan tutupnya, telah berjalan secara rutin setiap Sabtu pagi, pengelolaan sampah organik masih menjadi tantangan utama. 

“Kurangnya fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat menjadi hambatan dalam mengelola sampah organik secara efektif,” jelasnya.

Dalam diskusi, Kepala Desa Matangaji menegaskan pentingnya kolaborasi yang lebih erat antara semua pihak. “Kami terus menggalakkan sosialisasi dan menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kebijakan pengelolaan sampah. Relawan TPS 3R menjadi mitra penting dalam mencapai tujuan ini,” katanya.

Bambang Ekanara menyatakan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap menjadi mitra strategis dalam mendampingi pemerintah desa dan masyarakat. 

“Kami berkomitmen untuk membantu menemukan solusi berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan sampah organik yang selama ini belum optimal,” tegasnya.

Komitmen Bersama untuk Lingkungan Berkelanjutan

FGD ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pihak yang hadir. Mereka sepakat untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah anorganik sekaligus mencari inovasi dalam pengelolaan sampah organik. Langkah ini diharapkan menjadikan Desa Matangaji sebagai percontohan dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi bukti pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menghadapi isu lingkungan. Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, Desa Matangaji memiliki peluang besar untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan inspiratif bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon. (Nur)

Program Ithla Abroad UIN Siber Cirebon di Luar Negeri Tingkatkan Kemampuan Mengajar dan Memperluas jaringan internasional

CIREBON, FC - Mahasiswi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Telah Mengikuti Program ITHLA ABROAD BATCH 6 Ke Malaysia, Thailand dan Singapura.

Nur Faizah dan Ai Nur Azizah, Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon telah mengikuti  program Arabic International Arabic Language Teachers Program (ITHLA ABROAD) Batch 6 selama kurang lebih 3 minggu di Malaysia, Thailand dan Singapura.

Adapun agenda kegiatan ITHLA Abroad International Arabic Teaching Program ini meliputi.:

Mengajar Bahasa Arab yang bertempat di Mutiara Integrated  Secondary School (MISS), Hulu Langat, Selangor, Malaysia. 

Memberikan pelajaran di bidang maharotul kalam, khususnya dalam khitobah ‘arobiyah (pidato Bahasa Arab).

Kerjasama MOA antara Jurusan Bahasa dan sastra Arab dan Pendidikan Bahasa Arab dengan Sekolah Mutiara Integrated Secondary School (MISS). 

Studi budaya dengan mengunjungi tempat atau layanan yang berfokus pada bidang tertentu diantaranya yaitu kesehatan. 

Faizah sebagai mahasiswi Bahasa dan Sastra Arab sedangkan Ai Mahasiswi Pendidikan Bahasa Arab telah mengikuti Kegiatan Mengajar Bahasa Arab didalam kelas. 

Selain itu, memberikan pelajaran di bidang maharotul kalam, khususnya dalam khitobah ‘arobiyah (pidato Bahasa Arab) seperti mengajarkan Penyusunan Kalimat dalam Bahasa Arab serta mengajarkan metode berbicara bahasa arab dengan membangun lingkungan dua bahasa (Bilingual) yaitu bahasa Arab dan Inggris. 

Selain itu para peserta ITHLA Abroad termasuk Faizah dan Ai mengadakan Acara Puncak Mahrojan Gemilang Pembelajaran Bahasa Arab. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui capaian progres pembelajaran serta pengajaran bahasa Arab selama mengajar di Mutiara Integrated Secondary School (MISS).  

Kepala Sekolah Mutiara Integrated School menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan metode pengajaran serta dedikasinya kepada para peserta ITHLA Abroad termasuk Faizah dan Ai. Menurutnya, kehadiran  mahasiswa yang mengabdi disekolah Mutiara Integrated Secondary School (MISS). 

Menunjukkan bagaimana program akademik di seluruh Indonesia khususnya di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pendidikan lintas budaya sampai Internasional. 

Program Ithla Abroad diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan mengajar, tetapi dapat memperkaya pengalaman serta memperluas jaringan internasional bagi para peserta. 

Pengalaman ini juga tidak hanya memberi kesempatan bagi Faizah dan Ai untuk mengasah kemampuan mengajar serta memperdalam keilmuannya, tetapi juga dapat mengenalkan metode pembelajaran Bahasa Arab kepada siswa internasional. 

Pengalaman mengajar di Malaysia ini juga sejalan dengan misi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan pemikiran global. (Nur)

Menteri Agama RI Resmi Membuka PMB PTKIN 2025, UIN Siber Cirebon Tawarkan 36 Prodi Unggulan

CIREBON FC — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2025 dengan mengusung tema “Change the World” di Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah, Palembang, pada Selasa, 3 Desember 2024. Tema ini menjadi panggilan untuk semua pihak agar berani melakukan perubahan mulai dari dalam diri sendiri, demi mengubah dunia.

Dalam pidatonya, Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya PMB sebagai sarana transformasi psikologi bagi para mahasiswa, yang merupakan generasi muda dengan potensi besar untuk membawa perubahan. 

“PMB ini bukan hanya soal memilih perguruan tinggi, tapi juga sebagai alat untuk mengukur seberapa besar pengaruh lembaga pendidikan dalam membentuk karakter dan kesadaran mahasiswa,” ungkap Menag.

Diikuti oleh lebih dari 58 PTKIN di seluruh Indonesia, PMB PTKIN Tahun 2025 memiliki dua jalur utama seleksi, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). 

Proses pendaftaran untuk jalur SPAN-PTKIN akan dimulai pada 6 Januari 2025 hingga 25 Januari 2025, sedangkan pendaftaran jalur UM-PTKIN dibuka dari 22 April 2025 hingga 28 Mei 2025.

Dalam rangkaian peluncuran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2025, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., memaparkan berbagai program studi (Prodi) unggulan yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa. 

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menjadi salah satu kampus inovatif yang memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran berbasis digital.

Rektor menjelaskan, sebanyak 36 Prodi yang tersebar di berbagai fakultas ditawarkan melalui dua jalur utama, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). Berikut rincian program studi yang tersedia:

1. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK)

Pendidikan Agama Islam (Unggul)

Pendidikan Bahasa Arab (Unggul)

Tadris Bahasa Inggris (Baik Sekali)

Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (Unggul)

Tadris Matematika (Baik Sekali)

Tadris Biologi (Unggul)

Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Unggul)

Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Baik Sekali)

Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali)

Tadris Bahasa Indonesia (Unggul)

Tadris Kimia (Memenuhi Syarat)

Program Jarak Jauh (PJJ): PAI, PGMI, PBA (Izin Operasional)

Informatika (Baik)

Matematika (Baik)

2. Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA)

Sejarah Peradaban Islam (Unggul)

Aqidah dan Filsafat Islam (Unggul)

Ilmu Al-Quran dan Tafsir (Baik Sekali)

Ilmu Hadis (Baik Sekali)

Bahasa dan Sastra Arab (Baik)

Tasawuf dan Psikoterapi (Baik)

PJJ Sejarah Peradaban Islam (Izin Operasional)

3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)

Perbankan Syariah (Baik Sekali)

Ekonomi Syariah (Baik Sekali)

Akuntansi Syariah (Baik)

Pariwisata Syariah (Baik)

4. Fakultas Syariah (FS)

Hukum Keluarga (Unggul)

Hukum Ekonomi Syariah (Baik Sekali)

Hukum Tata Negara (Baik)

Ilmu Falak (Izin Operasional)

PJJ Hukum Keluarga Islam (Izin Operasional)

5. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI)

Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali)

Pengembangan Masyarakat Islam (Baik Sekali)

Bimbingan Konseling Islam (Baik Sekali)

Sosiologi Agama (Baik)

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, inovatif, dan berwawasan global melalui program-program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan berbagai pilihan program studi tersebut, diharapkan calon mahasiswa dapat memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Bagi calon mahasiswa yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai PMB PTKIN Tahun 2025 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, informasi lebih detail dapat diakses melalui laman resmi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di https://admisi.syekhnurjati.ac.id.

PMB PTKIN Tahun 2025 merupakan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk berkontribusi dalam membentuk masa depan yang lebih baik, sesuai dengan tema besar “Change the World” yang mengajak generasi muda untuk berani melakukan perubahan dari dalam diri mereka. (Nur)

Kinerja Kuwu Sampiran KH Sujito Sukses Jalankan Program Desa Tahun 2024

KH Sujito, Kuwu Sampiran

CIREBON, FC – Kepemimpinan KH Sujito sebagai Kuwu Desa Sampiran mendapatkan apresiasi luas atas keberhasilannya dalam merealisasikan berbagai program kerja desa selama tahun 2024. 

Melalui sinergi yang solid antara aparatur desa dan dukungan masyarakat, berbagai sektor utama seperti ekonomi, infrastruktur, dan pelaksanaan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) berhasil menunjukkan pencapaian yang signifikan.

Di bidang ekonomi, program-program pemberdayaan masyarakat berhasil meningkatkan taraf hidup warga. Berbagai kegiatan seperti pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga peningkatan akses pemasaran produk lokal menjadi fokus utama. Hasilnya, perekonomian desa menunjukkan tren positif sepanjang tahun.

Sementara itu, di bidang infrastruktur, pembangunan dan perbaikan sarana desa seperti jalan, saluran irigasi, dan fasilitas umum terus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan meningkatkan produktivitas warga desa. 

Dalam pelaksanaan PBB, partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan keberhasilan pendekatan persuasif dan komunikasi yang efektif dari aparatur desa.

Namun demikian, KH Sujito juga mengingatkan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi, khususnya dalam bidang lingkungan dan infrastruktur. Musim hujan menjadi perhatian utama karena seringkali menimbulkan genangan dan kerusakan pada beberapa titik infrastruktur desa. 

KH Sujito mengimbau seluruh warga Desa Sampiran untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, ketertiban, dan keamanan, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Alhamdulillah, seluruh tugas di tahun 2024 telah berhasil kita laksanakan dengan baik. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita perhatikan, terutama di bidang lingkungan dan infrastruktur. Mari kita tingkatkan kerjasama dan kepedulian untuk menjadikan Desa Sampiran lebih baik lagi,” ujar KH Sujito.

Melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2025 yang telah dilaksanakan, KH Sujito berharap berbagai program yang dicanangkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. 

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan bimbingan kepada kita semua dalam menjalankan tugas-tugas di tahun mendatang,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Desa Sampiran terus melangkah maju untuk mewujudkan visi sebagai desa yang sejahtera, nyaman, dan harmonis. (Ara)