Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 23 Juli 2025

DKUKMPP Kota Cirebon Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Koperasi, Dorong Penguatan Kelembagaan

CIREBON, FC – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Koperasi selama dua hari, pada 23–24 Juli 2024.

Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan kualitas data koperasi yang tercatat di daerah. Data yang valid dan mutakhir akan menjadi landasan penting dalam upaya penguatan kelembagaan koperasi di era digital.

“Pemutakhiran data bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Melalui data yang valid, program pembinaan dan pengembangan koperasi bisa lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Selama dua hari, peserta mendapatkan materi seputar tata cara pemutakhiran data koperasi melalui dan juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya tata kelola yang baik dan transparan dalam pengelolaan koperasi.

DKUKMPP berharap, kegiatan ini mampu mendorong koperasi-koperasi di Kota Cirebon untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, sekaligus memperkuat posisi kelembagaan mereka dalam ekosistem ekonomi lokal. (Ara)

Dr.H.Acep Komara, M.Si Resmi Dilantik sebagai Ketua DPD AFEBSI Jawa Barat Periode 2025–2030


CIREBON, FC — Segenap keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati (FEB UGJ) dengan bangga mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Drs. H. Acep Komara, SE., M.Si., AK., CSRS atas pelantikannya sebagai Ketua DPD AFEBSI (Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia) Provinsi Jawa Barat untuk masa bakti 2025–2030. 

Pelantikan ini menandai kepercayaan dan pengakuan terhadap dedikasi, integritas, dan kiprah beliau dalam memajukan dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis. 

AFEBSI merupakan wadah kolaborasi antar fakultas ekonomi dan bisnis dari perguruan tinggi swasta se-Indonesia yang bertujuan meningkatkan mutu akademik, riset, serta kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. 

Dengan terpilihnya Dr. Acep Komara sebagai Ketua DPD Jawa Barat pertama, diharapkan akan memperkuat sinergi antar kampus swasta, meningkatkan kualitas SDM akademik, serta memperluas jejaring kerja sama regional dan nasional. 

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGJ sebagai tempat beliau mengabdi, turut merasa bangga dan siap mendukung penuh segala langkah dan program strategis yang akan dijalankan selama masa kepemimpinan lima tahun mendatang. 

FEB UGJ menyatakan komitmen penuh untuk mendukung seluruh program strategis AFEBSI di bawah kepemimpinannya. Bahkan semua harus siap menyongsong era baru pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis yang lebih kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap transformasi digita. 

Dengan semangat ini, FEB UGJ siap terus mencetak lulusan unggul dan berdaya saing tinggi di era digital, sejalan dengan misi besar AFEBSI dalam memajukan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. (din)



Dr. H. Acep Komara, M.Si : AFEBSI Jawa Barat Wadah Startegis Perkuat Kolaborasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Se-Indonesia

Dr. H. Acep Komara, SE., M.Si., AK., CSRS, 
Ketua DPD AFEBSI Jawa Barat 


CIREBON, FC – Sebuah tonggak penting dalam dunia pendidikan tinggi swasta kembali tercatat. Dr. Drs. H. Acep Komara, SE., M.Si., AK., CSRS resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) Provinsi Jawa Barat untuk periode 2025–2030.

AFEBSI adalah wadah strategis yang menghimpun fakultas ekonomi dan bisnis dari perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Indonesia. 

Organisasi ini, menurut Dr H Acep Komara, hadir dengan semangat “Tumbuh Bersama, Berkembang Bersama, dan Sukses Bersama”, sebagai sarana koordinasi, komunikasi, sinergi, dan kolaborasi antar-fakultas dalam menghadapi tantangan zaman dan memperkuat kualitas pendidikan tinggi.

"AFEBSI tidak dibentuk untuk berkompetisi, tetapi untuk berkolaborasi. Kita percaya bahwa di era sekarang, kekuatan perguruan tinggi terletak pada kolaborasi dan saling dukung, bukan persaingan," ungkap Dr. Acep Komara, M.Si.

Sebagai informasi, DPN AFEBSI Pusat baru terbentuk 4 tahun, yakni di bulan april 2021. Sedangkan pada tahun 2025 ini, DPD Jabar baru terbentuk, dan Acep Komara adalah Ketua DPD Jabar yang pertama untuk masa bakti 2025-2030 yang dilantik hari ini di Bandung.

Menurut Dr H Acep Komara, di jawa barat sendiri, terdapat lebih dari 350 PTS, dan hampir seluruhnya memiliki fakultas ekonomi dan bisnis yang kerap menjadi fakultas favorit dengan jumlah mahasiswa terbesar.

"AFEBSI hadir untuk menjembatani kebutuhan pertukaran informasi, peningkatan kapasitas SDM akademik, pengembangan riset kolaboratif, hingga membangun jejaring kerja sama antarkampus," ujar Dr H Acep Komara, M.Si.

Melalui platform ini, setiap fakultas memiliki peluang untuk tumbuh bersama dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional. (din)


SMK Presiden Delta Cirebon Berikan Beasiswa dan Program Unggulan untuk Siswa, Termasuk Magang ke Bali hingga Jepang

 Susanti, S.Pd
Kepsek SMK Presiden Delta Cirebon


CIREBON, FC - SMK Presiden Delta Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas kepada siswanya. 

Hingga tahun keempat berdirinya, sekolah ini tetap memberikan perhatian besar terhadap siswa dari keluarga menengah ke bawah. Sekitar 40% siswa berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah, dan sekolah tetap memberikan beasiswa penuh hingga kelas 3. Beasiswa tersebut mencakup pembebasan biaya SPP, uang kegiatan, dan kebutuhan lainnya.

Salah satu program unggulan yang dijalankan sekolah ini adalah program magang yang terbukti berjalan dengan baik. Tahun ini, sebanyak 22 siswa diberangkatkan magang ke Bali, disusul oleh 31 siswa lainnya yang saat ini juga tengah mengikuti program serupa. 

Program magang ini dirancang agar para siswa belajar langsung mengenai budaya kerja profesional di berbagai sektor.

“Anak-anak kami anggap sebagai karyawan kontrak selama enam bulan. Mereka tinggal di Bali dan menjalani kehidupan sebagai pekerja penuh, bukan sekadar magang biasa,” ujar Susanti, S.Pd Kepala SMK Presiden Delta Cirebon.

Meskipun demikian, kata Susanti, kontrol dari pihak sekolah tetap dilakukan secara berkala, seperti melalui pertemuan virtual (Zoom Meeting) bulanan dan absensi daring.

Selain di dalam negeri, sekolah juga telah memberangkatkan satu angkatan pertama untuk magang ke Jepang. Permintaan dari berbagai perusahaan di Jepang terus berdatangan, sehingga sekolah juga mempersiapkan siswa dengan pelatihan bahasa dan keterampilan kerja untuk dapat bersaing secara global.

Berbeda dengan sekolah lain yang hanya melaksanakan MPLS selama lima hari, MPLS di sekolah ini menjalankan program pelatihan dasar disiplin dan kepemimpinan siswa (DKS) selama satu bulan penuh. 

Para siswa baru tidak langsung mengenakan seragam kebanggaan mereka, melainkan hanya diperbolehkan setelah mengikuti pelantikan resmi sebagai bagian dari penanaman nilai kedisiplinan.

“Ini bukan sekolah taruna, tetapi kami terapkan sistem yang mendidik siswa agar tangguh dan bermental pekerja. Mereka harus menyelesaikan pelatihan satu bulan setengah sebelum masuk masa belajar penuh selama satu setengah tahun,” jelasnya.

Program magang juga bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar seperti Astra. Para siswa tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan upah selama magang, dengan nominal yang bervariasi antara Rp500.000 hingga Rp1.200.000 per bulan, tergantung perusahaan. 

“Yang kami tekankan bukan nominalnya, tetapi bagaimana siswa memahami budaya kerja, membangun kedisiplinan, dan mengenali etos kerja di dunia nyata,” pungkasnya.

Sekolah ini juga menjalin kerja sama magang dengan beberapa kota seperti Madiun, Salatiga, dan Pekalongan. Program ini menjadi jembatan penting bagi siswa untuk siap terjun ke dunia kerja, baik nasional maupun internasional. (Udin)

Job Fair 2025, Ikhtiar Pemkot Cirebon Kurangi Pengangguran dan Buka Peluang Baru

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Tenaga Kerja kembali menggelar  Job Fair atau Bursa Kerja Tahun 2025 di Grage City Mall, Rabu-Kamis  (23-24/7/2025).

 Kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Cirebon ke-598, dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cirebon, Sumanto, mewakili Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.

Job Fair 2025 ini hadir tidak semata sebagai pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan, melainkan sebagai jembatan harapan yang kokoh antara potensi lokal dan peluang kerja. Bertemakan “Cirebon Nyumponi Ing Gawe” yang berarti Cirebon menyediakan dan menyiapkan pekerjaan.

Acara ini mencerminkan tekad dan kolaborasi semua pihak dalam menata masa depan ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Sumanto menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Tenaga Kerja atas konsistensinya dalam menyelenggarakan kegiatan ini. 

Ia menekankan bahwa pembangunan suatu daerah tidak semata diukur dari kemegahan infrastruktur, melainkan dari kualitas sumber daya manusia yang mengisinya. Menurutnya, peningkatan kualitas tenaga kerja adalah batu pijakan utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan

“Job Fair ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata dari kepedulian pemerintah untuk menyediakan ruang yang adil dan terbuka bagi seluruh pencari kerja, khususnya generasi muda,” lanjutnya.

Sumanto juga berterimakasih kepada para perusahaan, terima kasih atas dedikasi dalam membuka kesempatan kerja untuk masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya lewat ajang ini.  

“Kepada para pencari kerja, jangan hanya mencari pekerjaan, carilah juga pengalaman dan pemahaman. Karena di antara angka-angka statistik ini, ada harapan, ada keluarga, dan ada masa depan yang sedang diperjuangkan," tuturnya.

Untuk diketahui, Job Fair tahun ini diikuti oleh 35 perusahaan dari dalam dan luar Kota Cirebon yang bergerak di berbagai sektor seperti perbankan, jasa, konstruksi, dan industri lainnya. 

Tak kurang dari 1.839 lowongan kerja tersedia, terdiri dari 1.530 posisi dalam negeri, 304 posisi luar negeri, dan 5 posisi yang disediakan khusus untuk penyandang disabilitas. Tercatat sebanyak 4.252 orang telah mendaftar secara daring.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Agus Suherman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konkret Pemerintah Kota Cirebon dalam menurunkan angka pengangguran yang saat ini berada pada angka 6,29 persen atau sekitar 12 ribu orang.

“Ini adalah momentum penting untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha secara langsung. Lewat Bursa Kerja Khusus (BKK) yang telah kami bentuk di 28 sekolah, baik SMA, SMK, maupun madrasah, kami berharap job fair ke depan bisa hadir juga di sekolah-sekolah dan kampus,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana pencarian kerja, tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan pemetaan potensi angkatan kerja muda. Informasi mengenai peluang kerja kini tidak lagi terbatas di papan pengumuman, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat, membuka pintu-pintu masa depan yang lebih luas.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melewatkan kesempatan ini," tutup Agus. (din)