Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 17 September 2025

Bagian Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Mengikuti Proses Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025

CIREBON, - Bagian Humas Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon mengikuti proses Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025 yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Selasa, 16 September 2025.

Audit ini merupakan bagian dari pelaksanaan kalender akademik tahun 2025/2026 sesuai SK No. 824 Tahun 2025.

Proses audit dipimpin oleh auditor Umamatul Bahiyah dan Listiana Ikawati dengan menghadirkan tim auditee yang terdiri dari Mohamad Arifin, Bekti Sugiyono, dan Amelia Ayu Lestari.

Listiana Ikawati membuka sesi visitasi dengan menjelaskan bahwa penilaian awal telah dilakukan secara online. Visitasi ini bertujuan untuk klarifikasi dokumen yang sebelumnya telah diunggah ke platform e-SAMI.

Ketua tim auditee, Mohamad Arifin, memaparkan kesiapan dan kelengkapan dokumen yang telah disiapkan. Hardcopy dokumen ditunjukkan oleh Bekti Sugiyono, sementara Amelia Ayu Lestari mencatat poin-poin penting dan temuan dari auditor.

Selama sesi klarifikasi, auditor memberikan sejumlah masukan terkait dokumen dan indikator penilaian, seperti analisis SWOT, deskripsi tugas, Rencana Tinjauan Manajemen (RTM), serta SOP Kehumasan.

Di akhir kegiatan, Umamatul Bahiyah menekankan pentingnya menindaklanjuti temuan minor agar hasil audit dapat maksimal.

“Segera lengkapi temuan yang ada agar bagian Humas bisa memperoleh nilai maksimal dalam audit mutu internal,” ujarnya.

Audit Mutu Internal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tahun 2025 dilaksanakan dalam empat tahap, yakni pengisian dokumen (19 Agustus – 4 September), penilaian online (8-12 September), visitasi/klarifikasi (15 – 26 September), dan tindak lanjut hingga 30 September 2025. (din)

Selasa, 16 September 2025

Pemkab Cirebon Dorong Peningkatan Kualitas-Daya Saing Pencaker Lewat Pelatihan Kerja DBHCHT

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon secara resmi membuka Pelatihan Kerja Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) di Aula UPTD BLK Plumbon, Selasa (16/9/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Cirebon dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi pencari kerja.

Bupati Cirebon, Imron, dalam sambutannya menyampaikan, pelatihan kerja merupakan program unggulan yang sejalan dengan visi-misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, yang menitikberatkan pada pendidikan dan pelatihan kerja.

“Saya menyambut baik pelatihan kerja ini sebagai langkah nyata menyiapkan tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan memiliki daya saing di pasar kerja,” ujar Imron.

Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon itu menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Kabupaten Cirebon terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2020, TPAK berada di angka 63,79 persen, kemudian meningkat menjadi 66,16 persen pada 2023.

Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan signifikan dari 11,52 persen pada 2020 menjadi 7,65 persen pada 2023.

“Ini menunjukkan bahwa arah kebijakan yang fokus pada peningkatan keterampilan mulai menunjukkan hasil,” tutur Imron.

“Namun, upaya ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan masyarakat, khususnya para pencari kerja,” ucapnya menambahkan.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan simbolis Sertifikat Izin Operator (SIO) forklift kepada peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi.

Imron berpesan agar seluruh peserta pelatihan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan diri dan memperluas peluang kerja.

“Selamat mengikuti pelatihan dan berjuang mencapai tujuan serta cita-cita demi kemajuan masyarakat Kabupaten Cirebon,” tutup Imron.

Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon mencatat sebanyak 656 warga telah mengikuti pelatihan kerja sepanjang tahun 2025 melalui Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja yang bersumber dari APBD serta DBH CHT.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, dalam laporannya mengatakan, hingga saat ini Disnaker telah melaksanakan 41 paket pelatihan yang mencakup 13 subkejuruan dengan jumlah peserta mencapai 656 orang.

Sementara dalam pembukaan pelatihan hari ini, hadir 160 orang peserta yang mewakili 14 paket dari 7 subkejuruan, berasal dari beberapa kecamatan seperti Plered, Weru, Ciwaringin, Gegesik, Lemahabang, serta masyarakat umum.

“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki keterampilan dan daya saing dalam dunia kerja,” ujar Novi.

“Ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon,” kata Novi.

Novi berharap, pelatihan ini dapat membuka peluang kerja baru bagi para peserta.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Cirebon dalam mendorong peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal. (din)






Pemkab Cirebon Dorong Visitasi PKN Tingkat II Jadi Wadah Pembelajaran Strategis

 


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima kunjungan peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II dari Pusat Pendidikan Administrasi Lemdiklat Polri, Senin (15/9/2025).

Kegiatan berlangsung di Ruang Paseban – Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon dan diikuti oleh puluhan peserta yang akan melakukan studi lapangan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala mewakili Bupati Cirebon Imron, mengapresiasi dipilihnya Kabupaten Cirebon sebagai lokus visitasi kepemimpinan nasional.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada Kabupaten Cirebon sebagai lokus Visitasi Kepemimpinan Nasional PKN Tingkat II. Semoga kunjungan ini memberi kesan positif dan pengalaman yang bermanfaat,” ujar Hendra.

Hendra menjelaskan, visitasi menjadi bagian dari kurikulum PKN Tingkat II sebagaimana diatur dalam Keputusan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1/K.1/PDP.07/2023.

Tujuan visitasi adalah untuk menghubungkan teori pelatihan dengan praktik pelayanan pemerintahan secara nyata di lapangan.

“Teori yang diajarkan kadang perlu dilengkapi dengan seni manajerial yang bersifat kondisional. Karenanya, sangat beruntung para peserta yang melengkapi proses pembelajaran mereka dengan visitasi di lapangan,” tuturnya.

Ia menambahkan, data dan informasi yang diperoleh dari kegiatan ini dapat menjadi solusi alternatif atas berbagai persoalan yang dihadapi dalam birokrasi dan pelayanan publik.

Dalam era reformasi, menurutnya, pemimpin harus semakin adaptif menghadapi tantangan dan ekspektasi masyarakat yang dinamis terhadap kebijakan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan potensi wilayah Kabupaten Cirebon, yang memiliki kekayaan industri kreatif dan ekonomi lokal seperti batik Trusmi, rotan, industri kuliner khas, serta pasar kain Tegalgubug yang terbesar di Asia Tenggara.

Hendra menyebut, potensi itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan kemandirian fiskal daerah.

“Kami berharap kehadiran para peserta dapat memberi manfaat bagi kedua belah pihak—baik dalam memperkaya pengetahuan peserta maupun memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Pusat Pendidikan Manajemen (Pusdikmin) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, AKBP Henny Purwanto, mendorong peserta Visitasi (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI agar mampu mengaktualisasikan kepemimpinan strategis dalam konteks nyata pemerintahan daerah.

“Tujuan utama visitasi ini adalah memfasilitasi peserta dalam mengaktualisasikan kepemimpinan dan manajemen strategis, serta mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi,” kata Henny dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, setiap tahun tema visitasi selalu berbeda, menyesuaikan konteks dan isu strategis di daerah yang dikunjungi.

Untuk tahun ini, subtema yang diangkat adalah “Kolaborasi Lintas Sektoral dalam Mendorong Produktivitas Pertanian”.

Menurut Henny, visitasi difokuskan pada pencapaian tujuan dan sasaran yang konkret, antara lain memperluas wawasan peserta terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) organisasi pemerintahan, meningkatkan tanggung jawab, serta mengidentifikasi keunggulan kompetitif organisasi dalam negeri.

“Kami berharap peserta mampu merumuskan strategi peningkatan keunggulan organisasi, dan pada akhirnya mampu menyusun tugas, serta menyajikan hasil optimal dari proses pembelajaran ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama visitasi diharapkan memberi kontribusi nyata dalam penguatan peran kepemimpinan strategis di lingkungan masing-masing.

Kegiatan visitasi ini juga menjadi ruang kolaboratif antara peserta PKN dengan pemerintah daerah, yang tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih inovatif dan adaptif. (Nur)







Didapuk Ketua KONI 2025-2029, Wabup Jigus: Siap Angkat Prestasi Olahraga ke Level Lebih Tinggi

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon agar mampu mengangkat prestasi atlet daerah ke level lebih tinggi, baik di Jawa Barat maupun nasional.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Cirebon tahun 2025 yang digelar dengan agenda tunggal Pemilihan Ketua Umum masa bakti 2025-2029.

“Kami berharap ketua KONI yang terpilih nanti dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mendorong prestasi atlet,” kata Imron di Off Room Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (16/9/2025).

Ia menilai capaian atlet Kabupaten Cirebon masih berada di peringkat 22 Jawa Barat. Dengan kepengurusan baru, target realistis yang dipasang adalah masuk 15 besar.

“Minimal bisa masuk 15 besar. Itu target yang realistis,” ujarnya.

Imron menegaskan, keberhasilan atlet tak bisa dilepaskan dari tiga faktor utama, yakni dukungan keluarga, peran pelatih, dan pembinaan organisasi olahraga di bawah KONI.

“KONI harus bisa menjadi rumah besar bagi olahraga di Kabupaten Cirebon, sehingga prestasi dapat terukur dan kita tahu posisi Kabupaten Cirebon akan berada di level mana,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Arief Prayitno, mengapresiasi kekompakan pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Cirebon serta dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Musorkablub.

“Ini bentuk indikasi bahwa olahraga di Kabupaten Cirebon tidak hanya jalan di tempat. Insyaallah akan naik. Mudah-mudahan nanti ketua yang baru bisa membuat terobosan signifikan,” ujarnya.

Musorkablub kemudian menetapkan Agus Kurniawan Budiman. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Cirebon dan akrab disapa Jigus ini, didapuk sebagai Ketua KONI Kabupaten Cirebon terpilih periode 2025-2029.

Jigus menyatakan siap meningkatkan prestasi olahraga dengan menggandeng seluruh pengurus cabor, pengurus KONI, serta masyarakat. Ia menargetkan peringkat Kabupaten Cirebon dapat naik ke level belasan.

“Kita tahu bahwa Kabupaten Cirebon berada di rangking 22 se-Jawa Barat. Mudah-mudahan ke depan dengan adanya pengurusan yang baru, akan ada penambahan medali dan perbaikan rangking,” katanya.

Terkait dinamika organisasi, termasuk keberatan salah satu pihak yang berencana menempuh jalur hukum, Jigus menyebut hal itu wajar dalam proses berorganisasi.

Ia menegaskan, kepengurusan baru fokus pada pembinaan atlet menghadapi Porprov Jabar.

“Kita ada 47 cabor, nanti akan ditentukan skala prioritas agar bisa bersaing dengan daerah lain. Hingga saat ini belum ada penambahan cabor baru,” ujar Jigus. (din)







Agus Kurniawan Budiman Terpilih Pimpin KONI Cirebon, Wujud Kebersamaan Insan Olahraga

CIREBON – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Cirebon berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Offroom Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (16/9/2025). 

Dalam forum ini, H. Agus Kurniawan Budiman resmi ditetapkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Cirebon periode 2025–2029.

Agus, yang juga menjabat Wakil Bupati Cirebon, terpilih secara aklamasi. Seluruh peserta Musorkablub yang terdiri dari 41 cabang olahraga (cabor) aktif, dua cabor nonaktif, dua Badan Fungsional Keolahragaan (BFK), serta perwakilan KONI Jawa Barat kompak memberikan dukungan penuh. Suasana penuh kebersamaan itu menegaskan kepercayaan kuat terhadap kepemimpinan Agus.

Bupati Cirebon, H. Imron, yang hadir sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan apresiasi terhadap semangat persatuan insan olahraga. 

Ia berharap kepengurusan KONI yang baru mampu menjadi motor penggerak peningkatan prestasi sekaligus pemersatu masyarakat melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Agus yang akrab disapa Jigus menegaskan komitmennya untuk membangun olahraga Kabupaten Cirebon dengan semangat kolaborasi.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya butuh dukungan dari pengurus KONI, seluruh cabor, dan tentunya jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dengan sinergi semua elemen, saya yakin kita bisa membawa olahraga Cirebon semakin berprestasi,” ucapnya penuh optimisme.

Musorkablub ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga momentum silaturahmi dan tekad bersama untuk mengangkat harkat olahraga di Kabupaten Cirebon. 

Semangat kekeluargaan yang mengalir di forum tersebut mencerminkan harapan baru: bahwa olahraga tidak sekadar kompetisi, tetapi juga ruang untuk merajut persaudaraan dan kebanggaan daerah. (din)