Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 20 September 2025

Ketua Pengaduan dan Kode Etik Dewan Pers : Gaya Menulis Khas Menjadi Kunci Sukses Karier

 


CIREBON — Memiliki gaya menulis khas bukan hanya soal estetika, tapi bisa menjadi penentu arah karier. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengaduan dan Kode Etik Dewan Pers RI, Muhammad Jazuli, S.HI., M.I.Kom., dalam sesi hari kedua Writing Clinic yang diselenggarakan oleh UPT Pengembangan Karir di Cirebon.(20/09).

Dalam pemaparannya bertajuk "Pentingnya Menulis dengan Gaya Khas dalam Menunjang Karir", Jazuli menekankan bahwa di era digital yang penuh dengan banjir informasi, gaya penulisan yang unik dapat menjadi pembeda sekaligus identitas seorang penulis.

“Tulisan yang menonjol dan punya karakter akan lebih mudah dikenali, diingat, bahkan dipercaya. Ini bukan hanya tentang keterampilan teknis, tapi juga soal membangun citra diri,” ujar Jazuli di hadapan peserta.

Lima Kunci Mengembangkan Gaya Menulis

Untuk membantu peserta mengembangkan gaya menulis pribadi, Jazuli membagikan lima kiat praktis:

1. Kenali Diri dan Nilai yang Ingin Disampaikan

“Mulailah dengan memahami siapa kita dan apa yang ingin disampaikan. Kejujuran dalam tulisan akan terasa lebih kuat dan mengena,” ujarnya.

2. Latihan Menulis Secara Konsisten dan Reflektif

Menurutnya, keterampilan menulis tidak lahir dari teori semata, tetapi melalui praktik rutin dan refleksi terhadap hasil tulisan sendiri.

3. Baca Berbagai Jenis Tulisan

Membaca beragam genre, dari fiksi hingga opini, akan memperkaya gaya dan memperluas perspektif.

4. Minta Umpan Balik

Jazuli mendorong peserta untuk tidak ragu menerima kritik. “Umpan balik adalah cermin. Kita bisa tahu mana yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

5. Eksperimen dengan Format dan Gaya

Ia juga menyarankan agar penulis mencoba berbagai bentuk tulisan untuk menemukan suara dan format terbaik yang sesuai dengan kepribadian masing-masing.

Tiga Kunci Sukses dari Jazuli

Menutup sesi, Jazuli berbagi tiga prinsip hidup yang ia yakini sebagai fondasi menuju kesuksesan, yaitu:

1. Ibadah yang benar,

2. Taat kepada orang tua,

3. Menjaga akhlak dalam hubungan sosial.

“Jika tiga hal ini dijaga, insyaAllah kesuksesan akan mengikuti,” pungkasnya.

Sesi ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, terutama mahasiswa dan penulis muda yang ingin mengembangkan kemampuan menulis untuk mendukung karier mereka di berbagai bidang. (din)

Jumat, 19 September 2025

Pemkot Cirebon Perkuat Komitmen Cegah Korupsi melalui Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Komitmen ini kembali ditegaskan oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan bersama jajaran kepala perangkat daerah, Jumat (19/9/2025).

Rapat koordinasi ini berfokus pada dua agenda utama, yaitu Evaluasi Perbaikan Tata Kelola melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) serta Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP). 

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Koordinasi dan Supervisi KPK yang telah melakukan pendampingan dan supervisi terhadap Pemerintah Kota Cirebon. 

Menurutnya, dukungan dari KPK sangat penting untuk memastikan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan bebas dari tindak pidana korupsi. Wali Kota meminta kepada seluruh perangkat daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan. 

"Mulai dari peningkatan kualitas layanan, keterbukaan informasi, penyelenggaraan forum konsultasi publik, hingga kemudahan dalam akses layanan bagi masyarakat,” tegas Wali Kota.

Ia menambahkan, hasil SPI yang tengah berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2025 diharapkan menunjukkan peningkatan signifikan, seiring dengan upaya perbaikan menyeluruh yang dilakukan oleh seluruh perangkat daerah.

"Jangan ragu menyampaikan kendala yang dihadapi, agar Tim KPK dapat memberikan solusi yang tepat. Ini penting demi keberlangsungan pemerintahan yang bersih dan kredibel di masa depan,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya hingga lima tahun ke depan, seluruh unsur pemerintahan di Kota Cirebon harus bekerja secara tegak lurus sesuai peraturan. Ia memastikan akan terus turun langsung ke lapangan untuk mengawasi jalannya program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Tiga hal yang menjadi fokus saya adalah tata kelola pemerintahan yang baik, tata kelola keuangan yang baik, dan tata kelola pembangunan yang baik. Ketiganya menjadi fondasi kita dalam membangun Kota Cirebon yang maju dan bebas korupsi,” katanya.

Wali Kota kembali menekankan pentingnya kolaborasi, integritas, dan kesungguhan dalam membangun pemerintahan yang bersih dan profesional. "Semoga kerja sama yang erat antara Pemerintah Kota Cirebon dan KPK dapat terus terjalin dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan terpercaya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, Arif Nurcahyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan komitmen bersama penguatan sinergi pemberantasan korupsi oleh kepala daerah dan Ketua DPRD se-Jawa Barat yang digelar sebelumnya di Gedung Pakuan, Bandung.

“Kami harapkan, komitmen tersebut bukan hanya menjadi pernyataan simbolik dari kepala daerah atau ketua DPRD, tapi juga menjadi komitmen nyata seluruh jajaran pemerintah daerah, baik di eksekutif maupun legislatif,” ujar Arif.

Ia juga menambahkan bahwa strategi pemberantasan korupsi tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga melalui pendekatan pendidikan antikorupsi sejak dini. "Mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi, serta pembinaan kepada ASN, BUMD, dan penyelenggara negara lainnya," pungkasnya.



Wabup Jigus Pimpin Apel Harhubnas 2025

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 yang dirangkaikan dengan Apel Kebangsaan di Taman Parkir Sumber, Jumat (19/9/2025).

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Jigus menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon yang telah menginisiasi apel bersama tersebut.

“Apel ini menjadi momentum penting bagi kemajuan Kabupaten Cirebon. Tema Harhubnas tahun ini, ‘Bhakti Transportasi untuk Negeri’, selaras dengan semangat kebangsaan bahwa transportasi adalah urat nadi kehidupan,” kata Jigus.

Ia menuturkan, transportasi memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian sekaligus perekat persatuan bangsa.

Menurut dia, sistem transportasi yang baik dapat memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat.

“Dengan transportasi maju, daerah bisa saling terhubung, kesenjangan antarwilayah berkurang, dan masyarakat semakin mudah mengakses pendidikan, kesehatan, maupun peluang ekonomi,” ujarnya.

Jigus menambahkan, apel kebangsaan yang digelar bersamaan, menjadi ruang untuk memperkuat sinergi menjaga persatuan, terutama dalam situasi politik saat ini.

Ia mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap berkomitmen menjaga kondusivitas Kabupaten Cirebon.

“Kita juga punya kewajiban mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpancing melakukan hal-hal yang bisa merusak persatuan,” tuturnya.

Selain itu, ia mengajak insan perhubungan, aparatur sipil negara, pelaku usaha, serta masyarakat untuk terus bersinergi dan berinovasi dalam memajukan sektor transportasi.

“Mari jadikan sektor perhubungan sebagai lokomotif pembangunan daerah dan bangsa, serta momentum Harhubnas ini untuk memperkuat rasa syukur dan cinta tanah air,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah digelar dalam rangka Harhubnas 2025.

Kegiatan tersebut antara lain, bakti sosial berupa pembagian sembako kepada sopir angkot, pengusaha jasa transportasi, hingga pengemudi ojek daring, serta pembagian helm gratis bagi masyarakat.

Dishub pun menggelar edukasi keselamatan lalu lintas untuk meningkatkan kesadaran tertib jalan dan menekan angka kecelakaan.

“Kami mengampanyekan pentingnya keselamatan lalu lintas agar masyarakat lebih disiplin di jalan,” ujar Hilman.

Ia menekankan, bahwa transportasi menjadi urat nadi pembangunan sekaligus berpengaruh terhadap inflasi. Karena itu, kata dia, penyediaan transportasi publik yang layak harus menjadi perhatian bersama.

“Harapan kami seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, hingga sektor swasta dapat bersama-sama memikirkan ketersediaan transportasi publik yang memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (din)

Kamis, 18 September 2025

Cek Kesehatan Gratis Sudah Menjangkau Hampir 30 Juta Penerima Manfaat

JAKARTA – Hingga pertengahan September 2025, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sudah menjangkau hampir 30 juta orang. CKG merupakan program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dalam upaya membangun sistem kesehatan yang adil, menyeluruh, dan fokus pada pencegahan.

“Program Cek Kesehatan Gratis ini sudah menjangkau sebanyak 29,8 juta penerima manfaat,” ujar Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maria Endang Sumiwi, dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (18/9).

Masyarakat yang sudah mendaftar CKG tercatat sebanyak 32,3 juta orang yang tersebar di 10.226 puskesmas di seluruh Tanah Air. Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program CKG pada 10 Februari 2025 sebagai bagian dari strategi nasional membangun sistem kesehatan yang adil. 

Selain pelaksanaan nyata dari PHTC, program ini juga bagian dari Asta Cita untuk mewujudkan rakyat Indonesia yang sehat, produktif, dan terlindungi sejak dini. Layanan ini diberikan gratis minimal satu kali dalam setahun.

Tahun ini pemerintah menargetkan 60 juta penerima manfaat dan cakupan penuh secara bertahap untuk seluruh rakyat Indonesia. CKG melibatkan puskesmas, posyandu, sekolah, klinik BPJS, kantor, dan komunitas.

Endang menjelaskan, dari 29,8 juta masyarakat yang sudah mendapatkan layangan kesehatan gratis, 5,9 juta di antaranya adalah peserta didik yang berasal dari 91.184 sekolah. Mulai dari jenjang SD hingga SMA, termasuk pesantren di 38 provinsi.

Endang mengatakan, sebaran dari masyarakat peserta cek kesehatan gratis meliputi perempuan dengan total 17.176.524 orang dan laki-laki sebanyak 12.688.214 orang. Peserta terbanyak berasal dari Jawa Tengah, disusul Jawa Timur, dan Jawa Barat.

“Tentu kita bisa mengerti karena jumlah populasi yang sangat besar di provinsi-provinsi tersebut. Tapi tentu kita juga menginginkan supaya provinsi-provinsi lain segera juga mengejar dengan rate yang sama,” ujarnya.

Provinsi yang jumlah peserta CKG masih kecil, kata Endang, adalah Provinsi Papua, Papua Barat, dan Papua Pegunungan. Untuk mengejar target 60 juta penerima manfaat tahun ini, Endang mengatakan pemerintah akan terus mengoptimalkan tren pendaftar dan kehadiran periode 10 Februari hingga 17 September 2025, yakni 603.059 pendaftar dan 491.597 orang setiap hari, baik di puskemas maupun di sekolah.

Data penyakit yang terdeteksi

Terkait hasil pemeriksaan kesehatannya, Endang memaparkan, untuk bayi baru lahir didapati lima masalah kesehatan tertinggi. Meliputi kelainan saluran empedu, berat lahir rendah, penyakit jantung bawaan kritis, hipotiroid kongenital, dan defisiensi enzim G6PD (kelainan yang menyebabkan tubuh kekurangan enzim pelindung sel darah merah).

Sementara, pada anak balita adalah gigi karies, anemia, stunting, gizi kurang, dan perkembangan tidak normal. Dan untuk hasil pemeriksaan masyarakat dewasa, top lima masalah kesehatan tertinggi adalah kurangnya tingkat aktivitas fisik, karies gigi (gigi berlubang), obesitas sentral, kelebihan berat badan (overweight) & obesitas, serta hipertensi.

“Jadi pesan kami, pertama tolong CKG ini dimanfaatkan. Sekolah-sekolah juga dikunjungi dan orang tua mengizinkan anak-anaknya untuk cek kesehatan gratis,” kata Endang. Pesan kedua, Endang meminta masyarakat mengubah gaya hidup dengan lebih banyak berolah raga dan mengurangi makanan minuman manis, asin, dan berlemak.

“Ketiga, kalau sudah diketahui hasilnya dan harus diobati, obatnya harus diminum untuk mencegah penyakit yang lebih berat,” tutup Endang. (Nur)

Rabu, 17 September 2025

UIN Siber Cirebon Resmi Tandatangani MoU Program BIB Dengan Puspenma Kemenag RI

CIREBON – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Selasa (17/9/2025). 

Kerja sama ini terkait pelaksanaan Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang diinisiasi Kemenag.

Penandatanganan berlangsung di Gedung Siber SBSN lantai 8 dan dirangkaikan dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan BIB untuk Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses beasiswa serta memperkuat tata kelola pendidikan tinggi berbasis teknologi.

“MoU ini mengukuhkan komitmen UIN Siber dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama melalui Beasiswa Indonesia Bangkit. Harapannya, mahasiswa, khususnya di program PJJ, dapat memperoleh pendidikan berkualitas dengan dukungan beasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puspenma Kemenag RI, Dr. Ruchman Basori, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui beasiswa BIB dan LPDP menjadi kunci dalam penguatan pendidikan tinggi.

“Kami akan terus mendorong perguruan tinggi untuk memiliki tata kelola administrasi dan pengelolaan karir yang matang, agar beasiswa bisa dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

MoU ini mencakup kerja sama dalam penyelenggaraan, pendampingan, dan pengelolaan program BIB, termasuk kesiapan administrasi maupun akademik bagi para penerima beasiswa.

Acara penandatanganan turut dihadiri jajaran pimpinan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari para wakil rektor, kepala biro, dekan, kepala UPT, dosen, hingga mahasiswa PJJ, serta perwakilan dari Puspenma Kemenag RI. (Nur)