Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 21 Oktober 2025

Kasad Ajak Perwira Muda Jadi Pemimpin Visioner dan Penggerak Satuan

 

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa seorang perwira harus memiliki cara pandang yang visioner serta mampu hadir sebagai motor penggerak satuan, pembentuk semangat juang prajurit, dan teladan di lingkungannya.

Hal tersebut disampaikan Kasad saat melantik 1.268 Perwira Remaja TNI Angkatan Darat yang terdiri dari lulusan Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Gelombang II dan Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktukpasus) TNI AD Tahun 2025.

Upacara pelantikan digelar dengan khidmat di Lapangan Krida Wiradhika, Secapaad Bandung Selasa, (21/10/25).

“Hadirlah sebagai sosok perwira yang visioner dan mampu menjadi agen perubahan, motor penggerak budaya kerja yang sehat, dan penjaga semangat juang satuan,” tegas Kasad.

Upacara yang ditandai dengan pengambilan sumpah perwakilan siswa ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya perwira-perwira muda Angkatan Darat.

Mereka kini resmi mengemban amanah dan tanggung jawab baru sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira remaja yang baru dilantik.

ia juga mengajak para perwira remaja untuk mensyukuri momen ini. “Keberhasilan menempuh pendidikan tanpa kendala berarti, merupakan bukti kerja keras dan ketekunan yang tentunya patut disyukuri dan dijadikan motivasi untuk menapaki jenjang pengabdian yang lebih tinggi sebagai seorang Perwira TNI Angkatan Darat,” ujar Kasad.

Kasad juga menekankan pentingnya kepemimpinan lapangan yang humanis namun tegas, serta kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Baik dalam menjalankan Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk dalam tugas-tugas kemanusiaan.

Lebih lanjut, Kasad berpesan agar ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di Secapa AD dijadikan sebagai landasan dalam membangun profesionalisme, sekaligus fondasi untuk menempuh pendidikan kecabangan lanjutan.

ia juga menggarisbawahi pentingnya penguasaan teknologi untuk mendukung pelaksanaan tugas secara efektif dan efisien.

“Perwira TNI Angkatan Darat masa kini harus menguasai teknologi untuk mendukung tugas operasional maupun administratif secara profesional.

Manfaatkan kemajuan teknologi seperti digitalisasi dan sistem komunikasi modern,” pesan Kasad.

Pelantikan tersebut turut dihadiri para pejabat utama TNI AD, Komandan Kodiklatad, Gubernur Jawa Barat, serta keluarga dan orang tua para lulusan.

Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi penyematan tanda pangkat Letnan Dua kepada perwakilan lulusan terbaik.

Adapun dari total 1.268 lulusan, sebanyak 1.008 orang merupakan lulusan Diktukpa Gelombang II yang terdiri dari 978 pria dan 30 Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), sedangkan 260 orang merupakan lulusan Diktukpasus.

Lulusan terbaik Diktukpa Gelombang II diraih oleh Letda Inf Ramadhan N dari Kopassus dan Letda (K) Caj Dwi Sulistyowati dari Ditajenad, sementara lulusan terbaik Diktukpasus diraih Letda Arm Afrizal dari Kodam Jaya.

Senin, 20 Oktober 2025

Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon Gelar Pendampingan & Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Digital bagi Dosen dan Tendik

 

CIREBON, FC — Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era transformasi digital. 

Melalui kegiatan Pendampingan dan Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Digital bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan, fakultas ini berupaya memperkuat kemampuan digital civitas akademika agar siap menghadapi tantangan dunia pendidikan berbasis teknologi.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 20–22 Oktober 2025 di kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Fakultas Syariah. 

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya strategis fakultas dalam mewujudkan SDM unggul, adaptif, dan kompeten di bidang digital sesuai dengan visi besar UIN Siber Syekh Nurjati sebagai Smart and Digital Islamic University.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah, menyampaikan bahwa penguasaan kompetensi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi sivitas akademika perguruan tinggi keagamaan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Syariah memiliki kemampuan digital yang mumpuni. Ini penting untuk mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi serta pelayanan akademik yang efektif dan modern,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional dari bidang teknologi pendidikan dan lembaga sertifikasi kompetensi digital. Para peserta mendapatkan materi dan pendampingan intensif terkait literasi digital, keamanan siber, pengelolaan data digital, penggunaan platform pembelajaran daring, serta pembuatan konten digital edukatif.

Selain pelatihan teknis, peserta juga diberikan bimbingan dalam menghadapi ujian sertifikasi kompetensi digital nasional, sebagai bentuk pengakuan resmi terhadap kemampuan digital mereka.

Wakil Dekan Bidang Akademik menambahkan, pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun mindset digital yang inovatif di lingkungan akademik.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan dosen dan tendik yang bukan hanya melek digital, tetapi juga mampu menjadi digital leader di lingkungannya masing-masing,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Banyak dosen dan tendik yang mengapresiasi langkah Fakultas Syariah karena memberikan ruang untuk belajar sekaligus bersertifikat resmi di bidang digital.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan perannya sebagai pelopor dalam penguatan kompetensi digital di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam, menuju kampus yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. (din)

Pemkot Cirebon Raih Peningkatan Signifikan dalam Evaluasi Akuntabilitas dan Reformasi Birokrasi


CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon kembali mencatat capaian membanggakan pada hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dan Evaluasi Penyelenggaraan Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2025. 

Berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Pemkot Cirebon berhasil memperoleh Indeks Reformasi Birokrasi sebesar 85,14 dengan kategori A– (Memuaskan), meningkat 11,23 poin dari tahun sebelumnya yang memperoleh nilai 73,91 dengan kategori BB (Sangat Baik).

Selain itu, nilai AKIP Kota Cirebon juga meningkat signifikan, dari 69,04 (kategori B) menjadi 73,96 (kategori BB) pada tahun ini. Peningkatan tersebut mencerminkan kesungguhan seluruh perangkat daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta berorientasi hasil.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang hadir langsung dalam kegiatan Penyerahan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja, Evaluasi Penyelenggaraan Reformasi Birokrasi, dan Pemberian Dukungan Tata Kelola Pengawasan Internal Tahun 2025  menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh perangkat daerah, di Balai Kota, Senin (20/10/2025). 

"Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata bahwa reformasi birokrasi di Kota Cirebon telah berjalan di jalur yang benar. Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sekretariat Daerah, Inspektorat Daerah, serta Bagian Organisasi yang telah berperan aktif dalam membimbing seluruh perangkat daerah,” ujar Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa evaluasi kinerja bukanlah agenda seremonial tahunan, melainkan refleksi komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

"Kita memasuki fase akhir Grand Design Reformasi Birokrasi 2010–2025 dan bersiap menyongsong Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional 2025–2045. Visi kita adalah menciptakan birokrasi yang kolaboratif, kapabel, dan berintegritas, menuju birokrasi kelas dunia yang mendukung pembangunan nasional,” jelas Wali Kota.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak hanya fokus pada peningkatan nilai indeks, tetapi juga menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Indeks Reformasi Birokrasi dan SAKIP jangan berhenti pada angka. Ukuran keberhasilan sejati ada pada dampak yang dirasakan masyarakat, baik melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan transformasi digital birokrasi, maupun penguatan fungsi pengawasan internal,” tegasnya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah untuk memperkuat tata kelola berbasis data dan teknologi. Menurutnya, sistem digital yang terintegrasi akan memudahkan koordinasi dan mempercepat pengambilan kebijakan yang lebih efisien dan transparan.

"Reformasi birokrasi adalah perubahan budaya kerja dan sistem nilai. Ini bukan beban administrasi, melainkan jalan menuju pemerintahan yang adaptif, responsif, dan dipercaya rakyatnya,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota  mengajak seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon untuk menjadikan capaian ini sebagai motivasi dalam mewujudkan pemerintahan yang semakin terbuka, akuntabel, dan inovatif.

"Mari kita terus melangkah bersama, menata birokrasi yang profesional dan berintegritas demi kemajuan Kota Cirebon yang kita cintai,” pungkasnya.

Sementara itu, Inspektur Daerah Kota Cirebon, Asep Gina Muharam, menjelaskan bahwa peningkatan indeks reformasi dan akuntabilitas merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti rekomendasi tahun-tahun sebelumnya.

"Secara umum, hasil evaluasi menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Cirebon telah menunjukkan komitmen kuat dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, baik pada level pemerintah daerah secara keseluruhan maupun di tingkat perangkat daerah,” ungkap Asep Gina.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi AKIP tahun 2025, terdapat sembilan rekomendasi yang perlu segera ditindaklanjuti. Selain itu, masih terdapat tiga rekomendasi dari hasil evaluasi Kementerian PANRB tahun 2024 serta lima rekomendasi dari Inspektorat tahun 2024 yang belum sepenuhnya diselesaikan.

"Rekomendasi tersebut bukan bentuk kekurangan, melainkan peluang perbaikan. Inspektorat berkomitmen menjadi mitra strategis bagi perangkat daerah dalam meningkatkan tata kelola dan efektivitas pengawasan internal,” jelasnya. (din)



Pemkab Cirebon Gelar Pelatihan Penyusunan Policy Brief untuk Tingkatkan Kapasitas ASN

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berkolaborasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan kegiatan pelatihan penyusunan policy brief.

Kegiatan yang digelar selama dua hari, Kamis hingga Jumat (16-17/10/2025) di Hotel Apita Cirebon ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) dalam merumuskan kebijakan yang sistematis, berbasis bukti, dan implementatif.

Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno dalam sambutannya menyampaikan, di tengah dinamika penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks, kemampuan ASN dalam menyusun naskah kebijakan yang ringkas dan berbasis data menjadi hal yang tidak dapat ditawar.

“Dalam konteks pemerintahan yang semakin kompleks dan dinamis, kemampuan aparatur dalam menyusun naskah kebijakan yang sistematis, singkat, dan berbasis bukti menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, policy brief merupakan instrumen penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memperkuat kapasitas analitis dalam mengidentifikasi permasalahan kebijakan secara tepat, serta meningkatkan keterampilan dalam merumuskan alternatif solusi berbasis data dan bukti empiris.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan policy brief yang relevan, implementatif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perumusan kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan komitmen BKPSDM untuk terus mendorong peningkatan kompetensi ASN, khususnya dalam bidang perumusan dan analisis kebijakan publik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan aparatur yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.

“Kami mengajak seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan kesempatan untuk memperluas wawasan serta jejaring profesional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Evaluasi Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Eva Musyaerofah menyampaikan, kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kompetensi ASN, khususnya bagi para analis kebijakan dan juga fungsional perencana.

“Selain para analis kebijakan, kegiatan ini diikuti pula oleh fungsional perencana yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi serta menumbuhkembangkan kualitas analisis bagi para peserta,” jelasnya.

Sekadar diketahui, pelatihan hari pertama diisi oleh para analis kebijakan dari Pusat Pembelajaran dan Pengembangan Kajian Sumber Daya Aparatur Negara (Pusjar SKTAN) Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Dimulai pada materi teknik menulis ringkas dan komunikatif, menyusun latar belakang dan analisis masalah, hingga penyusunan alternatif solusi dan rekomendasi kebijakan.

Pelatihan hari kedua dibuka dengan materi Kebijakan pengembangan kompetensi ASN dengan fokus pada peran policy brief dalam perumusan kebijakan, struktur dan elemen utamanya, serta identifikasi isu kebijakan strategis.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyusunan draft policy brief: mendesain policy brief yang efektif dan informatif melalui aplikasi Canva.

Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga praktik langsung dalam menyusun naskah kebijakan yang komunikatif, berbasis data, dan mudah dipahami oleh pengambil keputusan. (sin)

"Dari Madrasah untuk Negeri": Gudep Pramuka MTsN 1 Belitung Borong Prestasi Gemilang di HUT SMKN 1 Belitung

 

Gudep MTsN 1 Belitung tampil luar biasa dengan memborong lima trofi kemenangan sekaligus


TANJUNGPANDAN, FC– Semangat juang dan kekompakan anggota Gerakan Pramuka MTsN 1 Belitung kembali membuahkan hasil manis. Dalam ajang Lomba Ketangkasan Pramuka Tingkat Penggalang yang digelar memperingati HUT ke-35 SMK Negeri 1 Tanjungpandan, Sabtu (18/10/2025), Gudep MTsN 1 Belitung tampil luar biasa dengan memborong lima trofi kemenangan sekaligus.

Adapun raihan prestasi yang berhasil dibawa pulang yakni Juara 1 Tandu Darurat Putri, Juara 2 Tandu Darurat Putra, Juara 2 Gapura Putri, Juara Harapan 3 Kreasi Senam Semaphore, Juara Umum 3 Lomba Ketangkasan Penggalang.

Capaian gemilang ini tidak datang secara instan. Di balik deretan trofi tersebut tersimpan cerita tentang latihan rutin, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah dari para anggota Pramuka yang dibimbing langsung oleh para pembina.

Pembina Pramuka MTsN 1 Belitung, Juniah, S.Mn., S.Pd.Ek, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya.

“Alhamdulillah, kerja keras dan latihan anak-anak membuahkan hasil. Mereka benar-benar menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berprestasi di ajang-ajang berikutnya,” ujarnya penuh syukur.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Belitung, Yurliana, S.H., turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih peserta didik dan para pembina Gudep.

“Kemenangan ini bukan hanya soal piala atau peringkat, tetapi tentang nilai-nilai tanggung jawab, kerja sama, dan karakter pantang menyerah yang tumbuh di diri anak-anak. Inilah pendidikan karakter sejati,” ungkapnya.

Dengan torehan prestasi tersebut, Gudep Pramuka MTsN 1 Belitung semakin menegaskan eksistensinya sebagai gugus depan aktif, disiplin, dan berprestasi di Kabupaten Belitung. 

Mereka tak hanya membawa nama baik madrasah, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air melalui gerakan Pramuka. (din)