Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 27 Januari 2026

UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Cirebon Salurkan Beasiswa dan Subsidi UKT Semester Genap 2025/2026

CIREBON, FC — Wujud kepedulian Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon terhadap mahasiswa yang membutuhkan terus ditunjukkan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Syarifah Mudaim Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Pada Selasa, 27 Januari 2026, UPZ Syarifah Mudaim menggelar Penyaluran Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera dan Sekitarnya serta Beasiswa dan Subsidi UKT Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, bertempat di Auditorium Rektorat Lantai 3.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, pengelola UPZ, serta para mahasiswa penerima manfaat. Penyaluran beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan keadilan sosial dan keberpihakan terhadap mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi maupun dampak bencana.

Ketua UPZ Syarifah Mudaim, Syifauzakia, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan urgensi program bantuan ini sebagai bentuk solidaritas sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Ia menjelaskan bahwa pada kesempatan ini, 10 mahasiswa menerima Beasiswa Pendidikan Terdampak Bencana Sumatera dan sekitarnya, sementara 100 mahasiswa lainnya menerima Beasiswa dan Subsidi UKT Semester Genap 2025/2026.

“Seluruh dana beasiswa ini bersumber dari zakat pegawai UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang setiap bulan dipotong secara rutin. Total dana yang disalurkan pada hari ini mencapai Rp137.500.000,” jelasnya.

Syifauzakia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban mahasiswa dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang proses studi. 

Ia juga menegaskan bahwa beasiswa UPZ diberikan satu kali, namun diharapkan mampu menjadi motivasi kuat bagi mahasiswa untuk terus berprestasi hingga lulus dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi penyemangat, sehingga kelak para penerima beasiswa dapat sukses dan menjadi orang-orang yang juga mampu memberi serta membantu sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., dalam sambutannya berpesan agar mahasiswa menggunakan dana bantuan tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.

“Gunakan dana ini dengan baik, manfaatkan seluruh fasilitas kampus yang sudah tersedia, dan jadikan bantuan ini sebagai pemantik semangat untuk belajar lebih giat hingga sukses,” pesannya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menegaskan bahwa beasiswa UPZ merupakan bentuk nyata kepedulian para pegawai UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kepada mahasiswa.

“Zakat yang diterima hari ini adalah amanah dan bentuk kasih sayang dari para pegawai. Kami berharap doa terbaik dari kalian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Hajam juga menyampaikan bahwa universitas terus berupaya memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan nasional dan internasional, guna membuka peluang magang dan pengembangan karier mahasiswa. Ia menyebutkan salah satu contoh PT KAI telah menjalin kerja sama dengan UIN Siber Cirebon, serta adanya peluang dari perusahaan luar negeri.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan seperti kemampuan bahasa asing dan skor TOEFL masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan terus meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing dan memanfaatkan peluang studi lanjut maupun magang di dalam dan luar negeri.

“Jadikan bantuan ini sebagai semangat untuk berkembang, bukan alasan untuk berhenti berjuang. Kampus sudah menyiapkan sarana dan prasarana, tinggal bagaimana mahasiswa kuliah dengan baik, disiplin, dan taat pada regulasi,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan perannya sebagai instrumen kepedulian sosial yang berkelanjutan, sekaligus penguat ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. (Ara)

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Madrasah Pilot

 

CIREBON, FC — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali melanjutkan peran strategisnya dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan menggelar Pelatihan KBC bagi madrasah pilot di Kabupaten Cirebon. 

Kegiatan ini merupakan kerja sama Program INOVASI dan Kementerian Agama RI, yang berlangsung pada 26–27 Januari 2026 di Ruang Telekonferensi Lantai 4 Gedung Siber UIN SSC.

Pelatihan diikuti 40 peserta yang terdiri dari pengawas, kepala madrasah, serta guru kelas 3, 4, dan 5 dari delapan Madrasah Ibtidaiyah (MI) pilot KBC di Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menandai dimulainya fase penting implementasi KBC di tingkat satuan pendidikan.

Acara dibuka oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, didahului sambutan dari perwakilan Program INOVASI, Kemenag Kabupaten Cirebon, serta Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). 

Dalam sambutannya ditegaskan bahwa KBC merupakan pendekatan strategis dalam penguatan pendidikan karakter madrasah yang menekankan nilai spiritualitas, kemanusiaan, dan pengembangan kepribadian peserta didik secara utuh.

Pelatihan dirancang untuk memperkuat pemahaman konseptual dan keterampilan praktis peserta dalam mengimplementasikan KBC. Materi meliputi pengantar KBC, dukungan Program INOVASI, serta pendalaman unit-unit utama KBC yang berfokus pada penguatan nilai spiritual dan personal dalam pembelajaran.

Sejumlah dosen FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bertindak sebagai fasilitator bersama tim Program INOVASI. Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Training of Facilitators (ToF) dan pembekalan enumerator dalam satu timeline implementasi KBC yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan pendidikan madrasah yang transformatif. 

Sinergi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan Program INOVASI diharapkan mampu mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan madrasah yang berkarakter, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Cirebon. (din)

Senin, 26 Januari 2026

Penataan Wajah Baru Sukalila, Pemkot Cirebon dan BBWS Targetkan Wajah Baru Rampung Tahun Ini

CIREBON— Komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam menata kawasan Sungai Sukalila memasuki babak baru. Tepat pada Senin (26/1) pagi, alat berat resmi diterjunkan untuk memulai tahap pengerukan sedimen sebagai langkah awal transformasi kawasan jantung kota tersebut menjadi ruang publik yang lebih estetik dan fungsional.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memantau langsung dimulainya pekerjaan yang berlokasi di area Kali Baru. Pengerukan ini merupakan hasil kolaborasi maraton antara Pemerintah Kota Cirebon dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung untuk mengembalikan daya tampung sungai sekaligus menyiapkan fondasi bagi penataan estetika tahap selanjutnya.

“Alhamdulillah, sesuai komitmen kita bersama BBWS, hari Senin ini tahap pengerukan sudah dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Ini adalah langkah konkret yang sudah kita janjikan kepada masyarakat untuk membenahi Sukalila,” ujar Wali Kota di sela-sela peninjauan.

Pengerjaan tahap awal di kawasan Kali Baru ini diprediksi memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan sebelum berlanjut ke titik berikutnya. Seluruh material sedimen hasil pengerukan akan dialokasikan ke dua titik pembuangan yang telah disiapkan, yakni di kawasan Kesenden dan Kebon Baru, guna memastikan proses normalisasi tidak mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.

Wali Kota menekankan bahwa seluruh rangkaian penataan, baik normalisasi sungai maupun penataan infrastruktur pendukung di darat, ditargetkan selesai dalam tahun anggaran ini.

“Tahun ini pengerukan harus selesai, begitu pula dengan penataannya. Kami bekerja maraton agar masyarakat bisa segera menikmati perubahan wajah Sukalila yang lebih rapi dan nyaman,” tambahnya.

Proyek ini mengedepankan skema kolaborasi anggaran dan teknis antara Pemkot Cirebon dan BBWS. Dukungan penuh dari warga, terutama yang beraktivitas di sepanjang bantaran, menjadi kunci kelancaran proyek yang bertujuan mengurai keruwetan kawasan dan meminimalisir risiko banjir ini.

“Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Cirebon agar pekerjaan ini lancar tanpa kendala. Sinergi semua pihak sangat kami harapkan demi masa depan kota kita yang lebih asri dan tertata,” pungkas Effendi Edo. (Nisa)



Jumat, 23 Januari 2026

Bupati Imron Lantik Panitia PTSL 2026, Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah

 

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron melantik dan mengambil sumpah Panitia Ajudikasi, Satuan Tugas (Satgas) Fisik, Satgas Yuridis, serta Satgas Administrasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026 di Ruang Nyimas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (22/1/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan legalisasi aset tanah masyarakat sekaligus memperkuat tertib administrasi pertanahan di Kabupaten Cirebon.

Perlu diketahui, PTSL merupakan program strategis nasional dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang bertujuan mendaftarkan seluruh bidang tanah di Indonesia secara serentak dan menyeluruh, khususnya tanah yang belum bersertifikat.

Melalui program ini, pemerintah berupaya memberikan kepastian hukum hak atas tanah, menekan potensi sengketa pertanahan, serta meningkatkan nilai ekonomi tanah bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Imron menegaskan, bahwa PTSL harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesional, transparan, serta berorientasi pada hasil.

“Saya menekankan beberapa hal penting, di antaranya laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jujur, dan profesional,” ujar Imron.

Ia juga mengingatkan seluruh panitia agar memberikan pelayanan yang berkeadilan tanpa membeda-bedakan masyarakat.

“Berikan pelayanan yang transparan dan berkeadilan, tanpa membeda-bedakan masyarakat,” tegas Imron.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dengan menghindari segala bentuk pungutan liar yang dapat merusak kepercayaan publik dan citra pemerintah daerah.

“Hindari segala bentuk pungutan liar yang dapat mencederai kepercayaan publik dan merusak citra pemerintah,” lanjutnya.

Menurut Imron, keberhasilan PTSL tidak hanya diukur dari capaian target sertifikasi, tetapi juga dari ketepatan waktu penyelesaian, kualitas data pertanahan, serta minimnya permasalahan hukum di kemudian hari.

“Keberhasilan PTSL diukur dari capaian target, ketepatan waktu, kualitas data, dan minimnya permasalahan hukum di kemudian hari,” pungkasnya.

Panitia PTSL memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan program, mulai dari pendataan, pengukuran, pengumpulan berkas, hingga pendampingan kepada masyarakat agar proses sertifikasi tanah berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. (Ara)






PWI Kota Cirebon Awali Rangkaian HPN 2026 dengan Ziarah Spiritual di Makam Sunan Gunung Jati

 

CIREBON FC — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon mengawali rangkaian kegiatan dengan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati (Syekh Syarif Hidayatullah), Kamis (22/1/2026) sore.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi kunjungan fisik, tetapi juga dimaknai sebagai ruang refleksi spiritual bagi insan pers di Kota Udang sebelum memasuki puncak peringatan HPN. Suasana khidmat menyelimuti prosesi doa bersama yang dipanjatkan sebagai bentuk ikhtiar batin para jurnalis.

Ketua PWI Kota Cirebon, Muhammad Alif Santosa, H, menegaskan bahwa ziarah tersebut merupakan simbol doa dan harapan agar wartawan senantiasa diberi kekuatan, keteguhan, serta kelapangan hati dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan beretika.

“Ziarah ini menjadi momentum untuk mengingat nilai-nilai perjuangan dan keteladanan Sunan Gunung Jati. Kami berharap nilai-nilai tersebut menginspirasi wartawan untuk terus menjadi pilar demokrasi yang bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Alif.

Selain aspek spiritual, Alif menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat solidaritas dan kebersamaan antaranggota PWI Kota Cirebon, sehingga semangat kolektif dalam membangun pers yang sehat semakin kuat.

Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2026 PWI Kota Cirebon, Hedy Herdyanto, menjelaskan bahwa peringatan HPN tahun ini telah disiapkan dengan berbagai agenda besar yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, khususnya warga Cirebon.

Pada puncak upacara peringatan HPN 2026, rencananya akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Berbagai kegiatan sosial dan edukatif akan mewarnai rangkaian HPN 2026, di antaranya, Aksi kemanusiaan donor darah dengan target 1.000 labu darah, Layanan kesehatan, berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi wartawan dan masyarakat umum, Syukuran melalui prosesi potong tumpeng, Pembacaan Puisi Perempuan, Turnamen futsal, Safari jurnalistik untuk mahasiswa dan pelajar SMA, Upacara HPN dengan petugas upacara dari jurnalis PWI Kota Cirebon, Ziarah ke  Makam Sunan Gunungjati dan Mbah Kuwu Cirebon (Syekh Syarif Hidayatullah), Audiensi dengan Pemerintah Daerah Kota Cirebon

Hedy menekankan bahwa HPN 2026 tidak hanya dirancang sebagai perayaan internal insan pers, tetapi sebagai momentum menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin HPN 2026 menjadi perayaan yang dekat dengan masyarakat dan membawa manfaat konkret melalui berbagai aksi sosial dan edukasi,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan yang panjang dan sarat makna ini, PWI Kota Cirebon berharap peran pers sebagai lembaga yang berintegritas, humanis, dan peduli terhadap isu-isu kemanusiaan semakin kuat dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas. (Nurdin)