Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 07 November 2019

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Jalankan Patroli Malam


MERAUKE -- Guna mencegah adanya penyelundupan barang-barang ilegal dan masuknya warga Papua Nugini melalui jalur sungai, Pos Kaliwanggo Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad melaksanakan patroli malam di pinggir sungai Warma, Distrik Sota.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han, dalam rilis tertulisnya di Distrik Sota, Merauke, Papua, Rabu (6/11).

Dansatgas mengungkapkan, tindakan Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang terus melaksanakan pencegahan peredaran barang-barang ilegal dan terlarang lainnya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan kendaraan secara rutin yang melintas di jalur Trans Papua saja, namun juga melalui kegiatan patroli malam di tempat-tempat yang telah dicurigai seperti jalur tikus dan jalur sungai.

Lanjutnya, seperti yang dilakukan Pos Kaliwanggo berjumlah 8 personel dipimpin langsung oleh Danki C (Danpos Kaliwanggo) Kapten Inf Adik Sunarto, melaksanakan patroli malam di jalur sungai dalam rangka mencegah masuknya warga negara Papua Nugini tanpa surat izin resmi, barang ilegal dan barang terlarang lainnya ke Indonesia melalui jalur Sungai Warma yang posisinya kurang lebih ±1 Km dari Pos Kaliwanggo.

“Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyelundupan barang ilegal dan terlarang serta masuknya warga Negara Papua Nugini ke Indonesia tanpa dilengkapi surat pelintas batas, hal tersebut sebagai tindakan pencegahan dan pengamanan wilayah perbatasan RI-PNG sektor selatan Kab.Merauke yang menjadi tanggung jawab Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad dibawah Kolakops Korem 174/ATW," kata Alumni Akmil tahun 2003 tersebut.

Sementara itu, Mayor Inf Rizky menerangkan, bahwa jalur sungai pun dicurigai menjadi alternatif pilihan untuk menyelundupkan barang ilegal dari negara tetangga, sehingga kegiatan pemeriksaan yang rutin dilaksanakan tidak hanya dijalur darat saja.

"Patroli rutin juga akan lebih ditingkatkan lagi, guna menjamin tegaknya peraturan yang ada sehingga akan membuat wilayah perbatasan selalu aman dan nyaman tanpa beredarnya barang terlarang," terangan. (dade)

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Narkoba


JAKARTA -- Penyalahgunaan narkoba sudah sangat memprihatinkan. Namun pihak penegakan hukum pun semakin gencar melakukan pencegahan dan tindakan penangkapan terhadap pelaku. Seperti yang dilakukan Satuan Reskrim Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, belum lama ini berhasil mengungkap kasus tindak pidana Narkotika jenis Sabu di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

Satuan Reskrim Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan laki-laki berinisial EH Bin S (30) warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat pada Minggu, (3/11) lalu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung, S.E.,S.I.K.,M.Si.,M.H. melalui Kasat Resnarkoba AKP Emerich Simangunsong, S.H.,S.I.K.,M.Si. pengungkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika di wilayah Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung Jakarta Timur.

Selanjutnya, berdasar informasi tersebut, Kasat Resnarkoba AKP Emerich Simangunsong, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Kanit I Ipda Iperda, S.H., meringkus pelaku EH Bin S (30) di halaman parkir depan Gereja Wilayah Cakung, Jakarta Timur.

"Dari penangkapan ini, kami   mengamankan barang bukti dari kantong celana pelaku, yang disimpan dalam bungkus rokok Gudang Garam," kata Emerich, Kamis (7/11), kepada awak media.

Berdasarkan pengakuan pelaku,  barang haram tersebut didapat dari seorang bernama A (DPO) di daerah Johar baru, Jakarta Pusat, selain dikonsumsi juga akan dijual atau diedarkan.

"Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku EH Bin S (30) diantaranya lima bungkus plastik bening berisi kristal putih Sabu dengan berat 5,07 Gram brutto dan satu buah Handphone Merk Redmi 4A Warna gold," ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Primair Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (dade)

Ramah Dan Cepat, Upaya PKB KIR Kota Cirebon Utamakan Pelayanan


CIREBON – Pengguna jasa di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), KIR Kota Cirebon, tidak akan dilayani jika kendaraan tidak datang sendiri ke kantor PKB.

Hal itu diungkapkan Kepala UPTD PKB Dishub Kota Cirebon, melalui penguji senior di PKB Kota Cirebon, Erik, saat dikunjungi di kantornya.

Menurut Erik, kegiatan PKB dilakukan sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.00 WIB. Sedangkan dari pukul 15.00 hingga menjelang pulang kantor, dipergunakan untuk merapihkan adminitrasi dan ucapara jam pulang kerja. Semua dilakukan setiap hari dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi.

“Jika konsumen datang dengan kendaraannya maka dengan cepat kami berikan pelayanan kepada mereka, dan saat proses pelayanan berjalan, mereka sudah disediakan tempat menunggu yang nyaman,” jelasnya.

Menurut Erik, UPTD PKB Dishub Kota Cirebon terus berbenah diri. Berbagai kebutuhan konsumen sudah disediakan di kantor UPTD ini. Konsumen yang datang dari mulai masuknya kendaraan, area parkir yang luar, pengaturan kendaraan saat memasuki gedung uji, termasuk ketatnya pemeriksaan, sebagai bentuk kecepatan dan kepuasan pelayanan.

“Kami ingin konsumen puas dan nyaman. ini prinsip kami, dimana kami harus profesional memperlakukan konsumen, hal itu juga sudah berdasarkan aturan yang ada, sehingga kepuasaan, ketepatan dan kecepatan menjadi prinsip kerja kami, inilah profesionalisme para kru dan penguji saat melayani para konsumen di UPTD PKB Dishub Kota Cirebon,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ujianto ATD, pelayanan di kantor pengujian kendaraan bermotor memang harus terus ditingkatkan. 

Rasa puas terhadap konsumen yang tengah mengurus  kendaraannya juga harus ikut ditingkatkan. Dan saat ini, kepuasaan sudah dapat dirasakan para konsumen dengan perubahan perubahan yang dilakukan di dalam lingkungan UPTD PKB ini.

Sebab yang terpenting dari pelayanan adalah memberikan rasa puas bagi seluruh pengguna jasa KIR atau PKB di Dishub Kota Cirebon.

“Semua kami layani dengan sama, yang penting kendaraannya dibawa ke pengujian. Dan kami akan utamakan mereka yang cinta ketertiban, cinta kejujuran dan cinta aturan. Jika semua bisa dilaksanakan maka pelayanan lebih memuaskan mereka,” ujarnya. (sigit)

Camat Talun Buka Kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa


CIREBON - Agar pengelolaan keuangan desa dan perencanaan lainnya di desa semakin baik dan sesuai aturan yang ada, Camat Talun, Tarsidi pun membuka kegiatan Bimtek tentang peningkatan kapasitas aparatur desa se-Kecamatan Talun, bertempat di ruang Kantor Kecamatan Talun.

Camat Talun dalam sambutannya meminta peserta bimtek untuk benar-benar memperhatikan materi yang akan dikelas dan disajikan pada kegiatan tersebut. Hal itu kata Camat Talun,  Tarsidi, untuk menambah wawasan pengetahuan dan semakin tertatanya perencanaan dan pengelolaan keuangan desa dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada.

"Ini materi penting, karena belanja disusun secara berimbang antara penerimaan dan pengeluaran keuangan desa dan harus konsisten sesuai dengan rencana, tepat jumlah, dan tepat peruntukannya dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada," terangnya.

Hal senada disampaikan Rahman,  Sekretaris Desa Kubang, pada kegiatan ini banyak materi yang dikuasai,  diantaranya juga menjelaskan tentang bagaimana pengelolaan keuangan desa meliputi perencanaan, pelaksanaan,  penatausahaan, dan pertanggungjawaban.

"Ya, kegiatan sangat membantu kami dan materinya sangat penting bagi kami di aparatur desa," kata Rahman.

Sementara itu, peserta yang dilibatkan pada kegiatan tersebut diantaranya Kuwu, Sekdes, Kaur Keuangan, Kaur Ekbang dan Kadus.

"Mengikuti kegiatan ini, kami merasa  terbantu karena ada arahan dan peningkatan aparatur desa, ya kami sangat senang dan antusias mengikutinya," terang Radi, Kadus dari Desa Krandon serta Taka Kaur Ekbang Desa Sampiran. (bam)

Selama Musim Kemarau, PDAM Tirta Jati Kab Cirebon Maksimalkan Pelayanan



CIREBON -  Melalui komitmen dan kinerja yang baik,  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jati Kabupaten Cirebon berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan selama musim kemarau. Bahkan pihak  PDAM Tirta Jati juga memberikan diskon sebesar 45 persen dari total tagihan pelanggan.

Direktur Utama PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Suharyadi menjelaskan, kebijakan diskon 45 persen itu, juga sebagai bentuk tanggung jawab PDAM akan adanya kebocoran dua bendung karet yang mengakibatkan air menjadi asin.

"Ya,  PDAM memberikan kebijakan kepada pelanggan potongan 45 persen dari tagihan rekening air. Misal pelanggan bayar Rp 100 ribu namun hanya bayar Rp 55 ribu dan diskon tersebut akan terus diberikan hingga seluruh pelayanan PDAM kembali normal, seiring dengan perbaikan dua bendung karet di Tawangsari Losari dan Babadan," jelasnya.

Menurut Suharyadi, pihaknya juga menambah jam operasional WTP Ciwaringin dari yang sebelumnya hanya 16 jam operasional, menjadi 24 jam operasional.

"Kami meningkatkan pelayanan di musim kemarau ini dari sistem WTP Ciwaringin. Biasanya hanya 16 jam, tapi karena kebutuhan kami mengupayakan menjadi 24 jam. Jadi khusus bagi yang terdampak kekeringan seperti di daerah Desa Kebon Turi," ujarnya.

Suharyadi menambahkan, tak hanya mengganti bendungan karet saja, BBWSCC pun sesuai dengan permintaan pihaknya sudah membuat kisdam sebelum bendungan karet permanen itu jadi. Sehingga, pengolahan air di dua unit milik perusahaannya itu tetap berjalan untuk mendistribusikan ke para pelanggan.

Pihaknya mengaku pelayanan yang diberikan pihaknya di musim kekeringan sekarang ini tak hanya yang sifatnya komersil saja, tetapi juga sosial.

Pasalnya, selain memberikan potongan sebesar 45 persen kepada para pelanggan, juga membagikan air secara gratis ke masyarakat atas rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.  (bam)