Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 21 April 2020

Kapolsek Muara Baru Bersama HNPN Bagikan 500 Sembako Kepada Warga Penjaringan Jakut


JAKARTA - Kita tunjukkan dalam kondisi di rumah saja, kita tidak menjadi semakin Individualis,tetapi semakin peduli satu sama lain. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. "Tidak bisa Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangatlah penting”. Mengutip kalimat Presiden Jokowi pada 18 April 2020.

Karena itu, Kapolsek Kawasan Muara Baru bersama Stakeholder Pelabuhan Muara Baru memberikan 500 paket Sembako kepada warga masyarakat Muara Baru RW. 01 Penjaringan Jakarta Utara. Kegiatan pemberian paket sembako yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP. Slamet Riyanto,S.H., S.I.K.,M.Si, didampingi oleh James (Stakeholder Ketua HNPN Muara Baru) dan Personil Polsek Kawasan Muara Baru.

Paket sembako yang berisi Indomie, satu kg gula, satu kg Minyak Goreng dan lima Liter Beras dikemas di dalam plastik diterima oleh Ketua Rw. 01 Hery dan dibagikan kepada warga masyarakat Rw. 017, kaum Dhuafa, Janda, Lansia, Jompo dan Yatim Piatu. Dari warga Rt. 01 sampai warga Rt. 11 Kec. Penjaringan Jakut.

“Pembagian sembako ini sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang terkena dampak dalam menghadapi wabah virus corona serta sebagai bentuk empati dan ikatan sosial kepada masyarakat," kata AKP. Slamet riyanto, Rabu (21/4).

Kapolsek berpesan kepada Pak RW. 01 agar masyarakatnya dalam menghadapi wabah virus corona ini tetap tenang dan tidak panik, mematuhi aturan kebijakan pemerintah dan protokol kesehatan serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaxs) dan bijaklah dalam bermedia sosial.

"Kegiatan pembagian sembako ini mendapat respon positif dan ucapan terima kasih dari warga masyarakat Penjaringan Jakarta Utara atas kepedulian Kapolsek Muara Baru dan Stakeholder Pelabuhan Muara Baru," ujarnya. (dade)

Cimindi Kabupaten Bandung Diterjang Banjir, 1 Orang Terseret Arus

Sejumlah warga tengah mencari jasad korban yang terseret arus banjir di Cimindi, Leuwigajah, Bandung, korban dikabarkan meninggal dunia.
CIREBON, FC - Hujan deras yang mengguyur hampir merata di Jawa Barat, membuat sejumlah tempat terendam banjir. Bahkan kiriman foto dan video di sebuah Medsos menggambarkan banjir yang menerjang sebuah permukiman di daerah Cimindi, Bandung, Jabar.

Pada video berdurasi 09 detik itu, tampak arus air cukup kencang yang terjadi di daerah Cimindi. Dalam video tersebut satu orang warga bersama sepeda motornya terseret arus.
Peristiwa banjir ini terjadi, sekitar pukul 07.00 pagi, Selasa (21/4/2020). 

Tampak dalam video seorang warga seperti ingin menyelamatkan warga yang terseret arus, namun karena arus deras, korban keburu terseret dan seperti masuk kedalam kubangan (solokan) atau drainase.

"Allahuakbar, astagfirullahaladzim," teriak warga dalam video.

Pada KTP, korban diketahui bernama Iwan Alamsyah dengan alamat Binong Utara, RT 007/001 Kebon Kangkung, Kota Bandung. 

Tampak sejumlah warga tengah mencari jasad korban, dan setelah dicari di saluran air yang menyeret tubuh korban, warga pun akhirnya menemukan jasad korban yang sudah terlihat kaku.


Sementara itu, berdasarkan keterangan warga Bandung, Jawa Barat, wilayah Bandung memang tengah diguyur hujan sejak tadi malam, bahkan hujan masih mengguyur wilayah ini hingga siang ini.  (din)

Atalia Ridwan Kamil dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Tinjau Dapur Umum di Desa Lambangsari

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Ridwan Kamil didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja, saat meninjau dapur umum di kantor Desa Lambangsari
KAB. BEKASI – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil di dampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja meninjau secara langsung dapur umum di Kantor Desa Lambangsari Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (21/4).
Atalia juga ikut serta membantu menyiapkan nasi bungkus yang nantinya akan disebarkan ke seluruh masyarakat Desa Lambangsari yang membutuhkan.
“Gerakan Nasi Bungkus atau Gasibu ini merupakan arahan dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil, tentunya untuk memastikan agar tidak ada warga yang kelaparan di tengah pandemi Covid-19 ini,” jelasnya.
Dirinya juga mengatakan rasa bangganya terhadap Kabupaten Bekasi, karena selain menyiapkan Dapur Umum di Kabuapaten Bekasi juga menyiapkan Lumbung Pangan yang tersebar di setiap Desa.
“Saya merasa bangga, karena tadi saya juga melihat adanya Lumbung Pangan yang dihasilkan dari bantuan-bantuan masyarakat dan pihak terkait dimasing-masing Desa,”  ucapnya.
Diakhir, bertepatan dengan Hari Kartini, Atalia juga memberikan pesan bahwa kartini-kartini di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bekasi ini muncul dan memberikan solusi bagi masyarakat.
“Hari ini banyak sekali perempuan-perempuan yang bergerak di Kabupaten Bekasi untuk saling membantu satu sama lain dalam melawan Covid-19 ini. Tetap selalu berikan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan teladan yang baik.” Tutupnya.
Selain meninjau operasional dapur umum, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi juga sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Lambangsari.
“Kegiatan ini masih sama seperti kegiatan sebelumnya, kami keliling ke setiap Kecamatan khususnya yang menjadi Zona Merah, sekaligus kita menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” ucapnya.
Dirinya mengatakan, setiap harinya sebanyak 700-800 nasi bungkus disiapkan dan siap dibagikan kepada masyarakat sekitar.
“Seperti yang dikatakan Bu Atalia tadi, jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan. Di kecamatan tambun Selatan sendiri masing-masing Desa ada yang memiliki 2 sampai 3 dapur umum sesuai dengan kondisi masyarakatnya.” Tuturnya.
Selain itu, Baznas Kabupaten Bekasi juga turut memberikan bantuan sembako untuk dapur umum di Kecamatan Tambun Selatan, yang diterima secara simbolis oleh Camat Tambun Selatan.
(Humas Kab.Bekasi)

Tanggap Covid 19, BAZNAS Microfinance Desa Gunung Sari Gelar Family Farming


JAKARTA FC - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Microfinance Desa Gunung Sari menjalankan program Family Farming di Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Family Farming merupakan salah satu bagian dari aksi Tanggap Covid-19 BAZNAS yang bertujuan untuk menjaga kebutuhan pangan yang bergizi seimbang di tengah pandemi Covid-19.

Family Farming masuk dalam program skema pembiayaan baru, dimana BAZNAS melakukan refocusing pembiayaan untuk mendorong investasi dan tenaga kerja, seperti gerai Mikro Tanggap Covid-19 yang telah berjalan sebelumnya. Desa Langko merupakan desa pertama dalam pelaksanaan Family Farming ini.

Dalam proses sosialisasi program, Pemerintah Desa menyambut baik program ini dan menjadikannya sebagai program desa tanggap Covid-19," Kepala Program BAZNAS Microfinance, Noor Aziz, Selasa (21/4).

Skema yang dikembangkan oleh BAZNAS Microfinance di Desa Langko adalah mitra mustahik berperan sebagai kelompok yang menyediakan bibit, untuk kemudian dibeli oleh Pemerintah Desa yang selanjutnya akan didistribusikan kepada sekitar 3.000 Kepala Keluarga (KK) di Desa tersebut.

Target pembibitan yang disiapkan sebanyak 15.000 bibit yang terdiri atas cabai, terong, tomat, dan kacang panjang.

"Lebih lanjut, kata Noor mengungkapkan BAZNAS akan turut serta melakukan pendampingan, terutama kepada para mustahik. 

Konsep Family Farming adalah mengajak setiap keluarga untuk menanam tanaman pangan di pekarangan rumahnya.

Hal ini dilakukan agar setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri saat dalam kondisi pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

Pada akhirnya semua akan bermuara pada bagaimana orang bisa tetap produktif dalam kondisi yang serba sulit saat ini. 

Selain itu, dengan semakin banyaknya ruang-ruang terbuka yang berisi tanaman produktif, diyakini juga dapat memberikan dampak psikologis bagi masyarakat untuk menumbuhkan harapan.

Sementara itu, Kepala Divisi Pendayagunaan BAZNAS, Randi Swandaru menambahkan dalam kondisi krisis Covid-19 yang tidak bisa diprediksi kapan akan berhenti, perlu adanya upaya antisipasi khususnya terkait dengan cadangan kebutuhan pangan agar masyarakat dapat berproduksi secara mandiri tidak bergantung pada pasokan bahan pangan dari daerah lain.

"Dengan adanya inisiasi dari BAZNAS terkait program family farming, diharapkan dapat menjadi alternatif masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya dengan hasil pengembangan di lahan mereka secara mandiri selama kondisi pandemi ini. Kedepannya bukan tidak mungkin dapat menjadi industri baru terkait dengan penyediaan pangan di Indonesia,” ungkap Randi.

Melalui berbagai lembaga program, BAZNAS terus mengupayakan untuk melakukan pemberdayaan kepada masyarakat atau mustahik binaan khususnya agar tetap produktif meskipun dalam kondisi yang sulit. 

BAZNAS telah menjalankan program bantuan secara tidak langsung lewat berbagai aksi seperti pelibatan UKM disabilitas dalam produksi masker dan juga pendirian gerai mikro untuk pelaku UKM. (dade)

Senin, 20 April 2020

Jalankan SE Dirjen Bimas RI, Kemenag Kota Cirebon Menunda Akad Nikah Hingga Covid 19 Berakhir


Kondisi Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon memberlakukan Work From Home di tengah wabah covid 19 dan tidak melayani tatap muka
CIREBON, FC - Turunnya Surat Edaran (SE) Dirjen Bimas RI, terkait pelaksanaan protokol penanganan covid 19, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon meminta kepada masyarakat untuk menunda akad nikah, hingga darurat Covid-19 berakhir.

Hal itu sesuai dalam surat edaran Nomor: P-003/DJ.III/Hk.00.7/04/2020, perubahan atas surat edaran Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Nomor: P-002/DJ.III/Hk.00.7/03 2020 tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19 pada Area Publik di Lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Kasi Bimbingan Masyarakat Islam H.Selamet M.Ag mengatakan, dalam surat edaran itu salah satunya dijelaskan, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, pendaftaran nikah dilayani secara online melalui simkah.kemenag.go.id.
“Kemudian, tidak dilayani pendaftaran baru permohonan pelaksanaan akad nikah di masa darurat Covid-19. Karena itu masyarakat diharapkan menundanya,” kata H Selamet mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Cirebon, Senin (20/4/2020).
Menurut Selamet, pelayanan akad nikah di luar KUA ditiadakan. "Kami harapkan masyarakat memahami edaran dari Kemenag tersebut,” tegasnya.
Lebih jauh Selamet  mengungkapkan, Kantor Kemenag Kota Cirebon tetap memberikan pelayanan konsultasi dan informasi kepada masyarakat yang dilaksanakan secara online. Kemudian akan memberitahukan kepada masyarakat nomor kontak atau email petugas layanan KUA.
“Untuk akad nikah secara online, baik melalui telepon, video call atau penggunaan aplikasi berbasis web lainnya, tentu tidak diperkenankan, pelayanan akad nikah hanya untuk pasangan yang mendaftar sebelum 1 April 2020 ," katanya. (din)