Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 09 Agustus 2020

Wakil Walikota Cirebon Apresiasi Kader Posyandu Apel Cisalung

FOKUS CIREBON  - Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati mengunjungi Posyandu Apel di Sicalung, Karyamulya, Kota Cirebon.

"Alhamdulillah, antusias warga untuk membawa anak-anaknya ke posyandu sangat bagus. Tentu, di posyandu tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ucapnya.

Eti Herawati juga mengapresiasi para kader posyandu, karena apa yang mereka kerjakan adalah
bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan posyandu di tempat nya masing-masing untuk menjaga kesehatan keluarganya, terutama anak-anak dan bayi," pintanya. (din)

Sabtu, 08 Agustus 2020

PTP Multipurpose Cabang Pangkal Balam Pelabuhan Kawasan Belinyu Layani Muat Ekspor Cangkang Sawit

JAKARTA -  Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose Cabang Pangkal Balam Pelabuhan Kawasan Belinyu, layani muat ekspor cangkang sawit keluar negeri yakni Negara Jepang sebanyak 10.000 Ton, Jumat (7/8) kemarin. 

Acara pelepasannya langsung dipimpin oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Erzaldi Rosman, pasalnya ini merupakan kegiatan ekspor perdana cangkang sawit ke jepang.

Peran PTP Multipurpose Cabang Pangkal Balam dalam melayani kegiatan muat cangkang sawit tersebut, dilakukan secara truck losing di dermaga, dimuat ke atas tongkang dan selanjutnya dimuat ke mothervessel secara ship to ship (STS).

"Tentunya pada pelaksanaan kegiatan muat tersebut tetap mengikuti aturan dan ketentuan berlaku terkait protokol kesehatan Covid-19," kata Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha yaitu Yossianis Marciano, Sabtu (8/8).

Kami sebagai Profesional terminal multipurpose akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik guna mendukung peningkatan nilai tambah produk Indonesia serta meningkatkan devisa khususnya di wilayah Bangka Belitung dari kegiatan ekspor. (dade)

Kamis, 06 Agustus 2020

UIN Bandung Lakukan Studi Banding Prodi Bahasa Arab Ke IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat kunjungan studi banding dari Univeritas Islam Negeri (UIN) Bandung, Kamis (6/8/2020).  Kunjungan tersebut merupakan langkah lanjutan dari MoU sebelumnya antara IAIN Cirebon dengan UIN Bandung.

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Bandung, Dr Dedih Wahyudin MAg, mengatakan bersama Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa, FTK UIN Bandung, Dr Nanang Kosim MAg, bahwa kegiatan ini, selain silaturrahmi juga sedang mengadakan review kurikulum pendidikan bahasa arab.

"Jadi maksud kedatangan kesini itu di antaranya bertukar pikiran dari distingsi kurikulum dari setiap prodi. Prodi kami distingsinya apa, Prodi PBA di IAIN Syekh Nurjati ini distingsinya apa, ini akan jadi kajian bersama untuk mendapatkan hasil kurikulum yang baik," ujarnya kepada fokuscirebon.com

Berikutnya kata Dedih, kita membicarakan kerjasama dalam bentuk penelitian dalam bentuk jurnal, seminar atau segala macamnya.

"Tadi kita sudah bicara banyak terkait kerjasama dalam hal publikasi jurnal, terutama nanti bertukar artikel, penulis, bertukar reviewer atau nanti berbagai narasumber atau segala macam dalam seminar nasional maupun internasional. Ini yang akan menjadi fokus antara UIN bandung dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dalam hal ini Prodi Bahasa Arab," katanya.

Dedih juga menjelaskan tentang manfaat dari kegiatan ini, terutama dalam meningkatkan nilai akreditasi. Dan itu bisa meningkatkan nilai akreditasi jurnal maupun prodi itu sendiri. Sebab itu dapat terakreditasi dengan baik, maka publikasi dari setiap dosennya itu harus tinggi dan publikasi itu kalau bisa di tempat yang lain. 

"Kita punya jurnal, tapi tidak mungkin penulisnya orang dalam, itu harus ada orang luar. Dengan begitu nilai akreditasi jurnal kita akan naik. Kemudian reviewer juga begitu, tidak mungkin reviewernya itu orang dalam, harus melibatkan orang luar, itu akreditasinya akan naik," terangnya.

Untuk itu, tandas Dedih, jika publikasi dosen itu sudah baik, maka hal itu akan berdampak pada akreditasi prodi. "Jadi manfaat yang diterima ini secara institusi dapat meningkatkan akreditasi prodi, untuk dosen meningkatkan jumlah publikasi dan untuk mahasiswa pun banyak, seperti seminar dan lainnya yang dapat meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan PBA, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Masyriah MAg menerangkan, bahwa ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya, baik dari UIN Bandung ke IAIN Cirebon maupun sebaliknya. 

Kegiatan ini merupakan eksyen dari MoU yang dibuat pada tahun 2019 sebelum Covid 19. Kita sepakat untuk bertukar naskah jurnal, bertukar reviewer dan kerjasama seminar dan kerjasama ini sudah mulai berjalan.

"Semoga kerjasama ini terus terjalin untuk sama-sama mengawal demi meningkatkan kualitas, baik itu SDM seperti untuk dosen dan mahasiswa. Apalagi ke depan ada konsep kampus merdeka belajar, itu kan bisa kerjasama dosen IAIN mengajar di UIN Bandung dan dosen UIN ngajar di IAIN, dan dalam waktu dekat semuanya bisa dilaksanakan.

"Jadi ya, ini merupakan tindaklanjut dari MoU tahun 2019 di UNPAD. Dan kita akan bertukar dalam hal pertukaran jurnal, bidang reviewernya atau materi jurnalnya. Kemudian sharing kurikulum antara PBA di IAIN Cirebon dan UIN Bandung," ulasnya.

Kedepannya, lanjut Masriyah, kita akan ada kerjasama dalam berbagai hal, terutama pengajaran, pengabdian, dan penelitian. Mudah-mudahan kerjasama ini tetap langgeng sebagai tugas akademisi di bidang-bidang tersebut sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi dan melalui kerjasama ini, dari MoU ini benar-benar dilaksanakan," tandasnya. (nurudin)

Letkol Kav Ricky Arinuryadi Resmi Jabat Dandim 0608/Cianjur

CIANJUR-- Acara tradisi lepas sambut Dandim 0608/Cianjur dari Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, SE,. M. Han ke Letkol Kav Ricky Arinuryadi S.H., M. M, digelar sederhana, Kamis (6/8).

Lepas sambut orang nomor satu di lingkungan Kodim 0608/Cianjur itu digelar di Halaman Makodim 0608, Jalan Siliwangi, Cianjur, setelah sebelumnya melakukan Sertijab di Makorem 061/SK pada Rabu (5/8) kemarin.
 
Diketahui, Letkol Kav Ricky Arinuriyadi sebelumnya menjabat sebagai Danronkapser Paspampres. Sedangkan Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani akan mengemban jabatan baru sebagai Paban III Latgab SOPS Mabes AD.

Letkol Rendra Dwi Ardhani, mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bekerjasama dan sama-sama bekerja dalam membangun dan menjaga Kabupaten Cianjur selama dirinya menjabat dandim lebih kurang satu tahun enam bulan.

“Terimakasih banyak, bangga pernah menjadi bagian dari Kabupaten Cianjur. Saya serahkan prajurit Kodim 0608 kepada Letkol Ricky. Tolong dijaga saja,” kata Rendra.

Sementara itu, Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav Ricky Arinuryadi, mengungkapkan sangat bangga dengan penerimaan masyarakat Cianjur.

Selain itu, lanjut Ricky, akan melanjutkan kepemimpinan yang telah dirintis pejabat dandim sebelumnya yang sudah cukup baik.

“Kami mempunyai niat tulus dalam mengemban amanah yang diberikan pimpinan atas dan tentunya kami juga akan memberikan yang terbaik bagi Cianjur,” tandas Ricky.

Ricky juga berharap bisa solid dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cianjur dengan baik. Ia bertekad mewujudkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Fokusnya, nanti saya akan program teritorial, kemarin sempat ada covid jadi ada beberapa yang tertunda nanti akan dilanjutkan. Termasuk Percepatan penanganan covid ini,” katanya.

Menurutnya, penanganan Covid-19 di Cianjur sangat baik. Diharapkan bisa mewujudkan percepatan penanganan Covid-19 bersama masyarakat Cianjur.

“Percuma masyarakat tanpa disiplin dan menjaga kesehatan, tidak akan terwujud. Kedepan kami akan buat program untuk masyarakat.” imbuhnya. (dade)

Rabu, 05 Agustus 2020

Gubernur Jawa Barat Meminta Daerah Galakan Penggunaan Masker

FOKUS CIREBON - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat melakukan rapat dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota dan Kabupaten Cirebon menjelaskan jika perang mereka menghadapi Covid-19 masih lama. 

Untuk itu, Gubernur Jawa Barat, mengingatkan kepada kepala daerah yang ada di wilayahnya untuk senantiasa menjaga semangat dan kekompakan. Termasuk perekonomian untuk diperkuat kembali. 

“Forkopimda harus kompak dan saling mengingatkan. Jaga kesehatan mental dan fisik. Vaksin saat ini akan diuji coba, namun kemungkinan baru bisa digunakan seluruh masyarakat sekitar 6 hingga 7 bulan lagi,"   ungkap Ridwan Kamil. 

Ridwan Kamil juga mengingatkan agar pemerintah daerah semakin menggalakkan penggunaan makser.  

“Hasil penelitian, menggunakan masker itu sama dengan melakukan lockdown,” ujarnya. 

Bedanya, kalau lockdown menimbulkan beragam dampak, hingga resesi ekonomi, sedangkan jika menggunakan masker, orang tetap bisa beraktivitas.

Panduan untuk menggunakan masker juga ada, yaitu Peraturan Gubernur yang juga mengatur sanksi. Sanksi disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan, bisa sanksi sosial maupun sanksi berupa denda. 

Dalam masa adaptasi kebiasaan baru, Emil juga meminta kepada pemerintah daerah untuk kembali menguatkan ekonomi berdasarkan ciri khasnya masing-masing. Untuk Kota Cirebon diminta memperkuat sektor pariwisata.

Bahkan Emil yakin pariwisata di Kota Cirebon bisa lebih cepat pulih dibandingkan Bali. 

“Tarik wisatawan lokal dengan sebanyak-banyaknya,” ungkap Emil. 

Sedangkan di Bali sangat bergantung dengan wisatawan dari luar negeri. Sedangkan untuk Kabupaten Cirebon diminta untuk memperkuat sektor pertanian. 

“Di masa pandemi, sektor pertanian paling bisa bertahan terhadap krisis,” ungkap Emil.

Namun Emil meminta pertanian yang berbasis 4.0, menggunakan teknologi dalam pengolahan hingga distribusinya.

Kepada pemerintah Kota dan Kabupaten Cirebon Emil juga meminta untuk memaksimalkan penyerapan belanja pemerintah. 

Ekonomi jalan karena 4 faktor, yaitu karena adanya ekspor, investasi, daya beli serta belanja pemerintah. Tiga faktor pertama menurut Emil hancur karena adanya Covid-19, yang tertinggal yaitu belanja pemerintah.

Untuk itu, kepada pemerintah daerah diminta untuk memaksimalkan penyerapan anggaran dan mereka juga telah mendapatkan pinjaman dari pemerintah pusat untuk melaksanakan sejumlah program padat karya untuk masyarakat. 

Emil meminta dana yang ada dimanfaatkan untuk memutar roda perekonomian masyarakat.

Sementara itu Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, mengungkapkan jika adanya dana pinjaman untuk melaksanakan pembangunan merupakan kabar baik yang mereka terima. 

“Karena sejumlah dana pada APBD 2020 telah kena refocusing,” ungkap Azis. 

Dana tersebut bisa digunakan untuk meningkatkan perekonomian yang sudah hilang yang dipacu melalui belanja pemerintah daerah.

Untuk penggunaan masker, jajaran Pemda Kota Cirebon juga akan semakin menggencarkan razia. 

“Apalagi penggunaan masker sama dengan melakukan lockdown,” ungkap Azis. 

Yang berbeda selama menggunakan masker orang bisa tetap produktif, sehingga roda perekonomian bisa berjalan. 

Sedangkan lockdown justru berdampak buruk bagi perekonomian. “razia berkala akan kita gencarkan,” ungkap Azis.

Aturannya sudah ada, yaitu Peraturan Gubernur yang juga mengatur sanksi baik berupa sanksi sosial maupun sanksi denda. 

Pemda Kota Cirebon menurut Azis, bahkan siap untuk menerapkan sanksi berupa denda dengan melihat situasi di lapangan. (Yono)