Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 25 Maret 2022

Peringati Hari Jadi, Bupati Imron Santuni 200 Anak Yatim di Ciwaringin

FOKUS CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-540 Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan santunan kepada ratusan anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Ciwaringin, Jumat (25/03/2022). 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, ada sebanyak 200 anak yatim dan dhuafa dari 8 desa di Kecamatan Ciwaringin yang mendapatkan santunan. 

"Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-540 Kabupaten Cirebon," ujar Imron. 

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga sekaligus meresmikan Balai Desa Budur Kecamatan Ciwaringin. Ia mengapresiasi pembangunan balai desa yang cukup megah tersebut. 

Menurut Imron, dirinya merasa bangga, karena pembangunan balai desa ini, memanfaatkan anggaran Pendapatan Asli Desa (PAD). "Tidak mendapatkan bantuan dari manapun," kata Imron. 

Imron juga menjelaskan, bahwa peringatan Jari Jadi Kabupaten Cirebon pada tahun ini, digelar seperti tahun kemarin dengan sederhana. 

Karena sedang dalam kondisi pandemi, pihaknya tidak mengadakan kegiatan secara terpusat, namun dibagi di sejumlah lokasi. "Nanti malam, disini juga ada wayang," kata Imron. (din)

Pemkab Cirebon Lakukan Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh

Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag


CIREBON, FC - Keberagaman agama, budaya dan suku bangsa di Indonesia, merupakan asset bangsa yang harus dijaga. Sebagai muslim harus mempunyai keyakinan, bahwa perbedaan merupakan sunatullah dan berkah dari Allah SWT. 

Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, saat menghadiri acara Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, pada kamis malam (25/3/2022).

Imron menjelaskan, Allah yang telah menciptakan makhluk antara yang satu dengan yang lainnya pasti ada perbedaan. Baik berbeda bentuk, warna, kelamin, pemikiran dan keyakinan. Semuanya itu untuk membuat manusia saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. 

"Adanya ketidaksesuaian antara ajaran agama yang dianut dengan perilaku pemeluknya, hendaknya jangan dijadikan sentimen keagamaan yang dapat memicu perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap Imron.

Menurutnya, seluruh agama khususnya yang ada di indonesia pasti mengajarkan kedamaian, kerukunan dan keharmonisan. Ini sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dengan sesama maupun dengan pemeluk agama lainnya. 

"Jadi tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk meningkatkan pemahaman ideologi dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Kita gandeng forum ulama umaroh, karena ideologi pancasila merupakan cara pandang bangsa indonesia," ujarnya.

Sementara itu, pengasuh pondok pesantren KHAS Kempek Cirebon, Mustofa Aqil Siraz menilai,  ideologi pancasila akan semakin kokoh dengan keimanan dan ketakwaan. Dengan semakin kokohnya ideologi pancasila, diyakini dapat menjadi benteng kuat dari pengaruh-pengaruh negatif. 

"Ulama memiliki peran yang sangat signifikan dalam menyebarkan paham keagamaan. Juga dapat memberikan pemahaman tentang ideologi dan wawasan kebangsaan terhadap masyarakat," katanya.

Sedangkan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman menambahkan, saat ini investasi yang ada sudah mulai menggeliat. Semuanya itu berkolerasi dengan situasi Kamtibmas yang kondusif. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan langkah perspektif, dan tidak hanya upaya represif juga preventif.

"Kalau kami mengedepankan mencegah di hulu permasalahan. Sehingga silaturahmi ke tokoh agama dan masyarakat menjadi prioritas kami, khususnya di Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Indah)

Bupati Cirebon Buka Forum Musrembang RKPD Tingkat Kabupaten

CIREBON, FC - Forum Musrembang RKPD tingkat Kabupaten Cirebon dibuka Bupati, Kamis (24/3/2022). Bertempat di Hotel Apita, forum ini bertujuan untuk penyempurnaan rancangan akhir RKPD Kabupaten Cirebon tahun 2023. 

Disamping itu, forum Musrembang RKPD ini, merupakan entry poin untuk membangun keterpaduan dan sinergitas antar wilayah, antar strata pemerintahan, pemangku kepentingan maupun antar perangkat daerah, selaku penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah. Demikian dikatakan Bupati Imron.

Menurutnya, musyawarah pemangku kepentingan Kabupaten Cirebon, untuk mematangkan rancangan RKPD Kabupaten melalui sinkronisasi dan sinergitas. Ini juga hasil usulan sektoral, kewilayahan dan pokok-pokok pikiran DPRD. Nanti hasilnya akan digunakan untuk pemutakhiran rancangan Renja perangkat daerah.

"Ini supaya visi dan misi pembangunan Kabupaten Cirebon tercapai. Perencanaan pembangunan di tahun 2023, merupakan penjabaran tahun ke-4 RPJMD Kabupaten Cirebon tahun 2019-2024," jelasnya.

Bupati menjelaskan, upaya-upaya dalam mencapai target pembangunan daerah terus dilakukan dan ditingkatkan. Tercatat, pada tahun 2021 rata-rata lama sekolah berada di angka 7,10, yang berarti berhasil melebihi dari target yang ditetapkan, yakni 7.05. Demikian juga dengan tingkat kesempatan kerja yang berada di angka 89,624 dari target 88.884. 

"Tingkat pengangguran terbuka dapat turun di angka 10,38 dari target 11,12. Keberhasilan ini tentunya merupakan bentuk komitmen Pemkab untuk memajukan Kabupaten Cirebon," ucapnya.

Imron juga menyebutkan, beberapa sektor sudah berhasil mencapai target. Diantaranya reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Ada juga kemiskinan, kualitas sumber daya manusia dan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Disamping itu, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dinilai cukup baik.

"Oleh karena itu, tema pembangunan Kabupaten Cirebon tahun 2023 adalah Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditi Unggulan. Ini didukung oleh pembangunan SDM unggul, serta layanan publik yang berorientasi dan kebijakan kepada masyarakat," papar Imron.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono menyebutkan, pasca pandemi penerapan strategi diperlukan. Ini dalam upaya menangani isu strategis, permasalahan, dan tantangan pembangunan. Diantaranya, fokus pada permasalahan utama seperti banjir, sampah, pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, layanan publik, dan penanganan pandemi Covid-19.

"Saya minta nanti, dalam proses penyusunan RKPD tahun 2023 ini, seluruh pimpinan dan aparatur daerah, serta seluruh perangkat stakeholder untuk dapat integrate inovatif, dan kolaboratif," pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Cirebon, Asisten Administrasi Umum Daerah Pemprov Jabar, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Barat, 

Wakil Bupati Cirebon, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Cirebon, unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, serta para Kepala SKPD. (din)

Kamis, 24 Maret 2022

IAIN Cirebon dan Unisa Kuningan Buka Kerjasama di Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi

KOLABORASI : Dua Perguruan Tinggi Islam, IAIN Cirebon dan Unisa Kuningan bertemu untuk membuka kerjasama di bidang Tri Dharma Peguruan Tinggi, Kamis (24/3/2022).


CIREBON, FC – Kerjasama antar Perguruan Tinggi kembali dijalin, kali ini kedua pimpinan PT bertemu, yakni Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Rektor Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan, yang sepakat teken kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kamis (24/3/2022).

Pertemuan itu dalam rangka kunjungan kerja Unisa ke IAIN Cirebon. Ada sejumlah poin yang dicetuskan. Antara lain, kedua pihak saling sepakat kolaborasi sesama perguruan tinggi jadi kebutuhan.

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, pintu kolaborasi IAIN Cirebon telah terbuka lebar bagi perguruan tinggi manapun. Apalagi sesama perguruan tinggi Islam.

“Bahwa terbuka sekali bagi kita untuk bersinergi melakukan MoU, melakukan kerja sama dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata dia.

Sumanta merasakan betul kebutuhan bekerja atau berkolaborasi dengan pihak lain. Dan pemerintah sudah membuka ruang untuk ini melalui konsep atau kebijakan Kampus Merdeka.

“Karena sesungguhnya masing-masing kampus memiliki kelebihan. Dan saya yakin ada kekurangan,” katanya.

Kelebihan dan kekurangan ini menjadi warna akademik di kampus masing-masing. Dalam Kampus Merdeka yang telah memberikan tawaran untuk belajar di luar kampusnya itu menunjukan bahwa pengayaan terhadap anak didik itu tidak bisa digembleng oleh perguruan tinggi secara mandiri. Harus ada kolaborasi satu dengan yang lainnya.

“Kolaborasi juga telah membuka mata kita semua untuk stake holder yang memakai jasa lulusan kita. Jadi ruang itu dibuka oleh kebijakan Kementerian dan ini sedang dilakukan upaya implementasi dari kebijakan tersebut,” kata Sumanta.

Sementara itu, Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman Bima Amrullah SAg MSi, mengatakan, ada hanyak peluang yang bisa dikerja samakan dengan IAIN Cirebon. Pasalnya, Unisa dan IAIN punya fakultas dan program studi yang mirip.

“Unisa punya 4 fakultas dan 14 program studi. Antaranya Fakultas Ilmu Keislaman, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik dan Fakultas Kesehatan,” ujar Nurul Iman.

Pihaknya berharap kolaborasi dengan IAIN Cirebon dapat segera diimplementasikan dalam bentuk aktivitas yang riil. “Misalnya kolaborasi KKN mahasiswa,” pungkasnya. (din)

Bupati Cirebon Lantik PAW Kuwu Gumulung Lebak

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, melantik Penggantian Antar Waktu (PAW) Kuwu Desa Gumulung Lebak Kecamatan Greged, Kamis (24/3/2022). Pelantikannya sendiri bertempat di Ruang Paseban Pemkab Cirebon. Pelantikan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Gumulung Lebak, Ketua BPD, Pejabat Kuwu dan Ketua Panitia PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak.

Menurut Imron, Ahman Sodikin telah resmi menjabat sebagai PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak. Otomatis, mulai hari itu juga Ahman resmi mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai kuwu. Untuk itu, Sebagai kuwu dia harus siap menjalankan roda pemerintahan Desa Gumulung Lebak.

"Saudara harus mampu menjalankan roda pemerintahan desa dan berperan aktif. Kuwu harus bisa menjadi motivator, kreator dan inovator pembangunan di tengah-tengah masyarakat," kata Imron.

Imron meminta, Kuwu Desa Gumulung Lebak mampu memberikan contoh yang baik kepada warganya. Disamping itu, harus bisa bekerjasama dengan masyarakat dalam membangun desa, serta menjalankan fungsinya sebagai kuwu. Kalau sinergitas dengan warga bisa tercipta, maka dengan sendirinya pembangunan akan berjalan lancar.

"Eratkan kerjasama yang baik dengan masyarakat dan BPD. Semua harus sinergi, demi terciptanya kondusifitas dalam membangun desa," pinta Imron.

Bupati juga mengapresiasi atas suksesnya semua tahapan dalam pelaksanaan PAW Kuwu Desa Gumulung Lebak. Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada ketua dan anggota BPD, Panitia PAW serta penjabat kuwu. Imron menilai, mereka telah  sukses menghantarkan PAW tersebut.

"Pemerintah desa mempunyai tugas menyelenggarakan pemerintahan yang disertai dengan hak, wewenang dan kewajiban. Mereka bisa mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat. Ini pekerjaan yang tidak mudah," ungkap Imron.

Bupati menambahkan, kuwu saat ini harus berperan serta juga dalam penanganan Covid-19. Kuwu harus bisa menjembatani dan ikut serta membantu dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu, kuwu harus bisa merangkul dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat.

"Kuwu harus mengedepankan peran rakyat pada setiap aspek kehidupan, termasuk memfungsikan lembaga kemasyarakatan yang ada di desa. Satu lagi, kuwu harus siap dikritik dan berbesar hati menerima kritikan warganya," tukas Imron. (Bambang)