Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 31 Maret 2022

KPK Datangi Pemkab Cirebon, Bahas PSU

CIREBON, FC - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Pemkab Cirebon. Mereka mengadakan rapat koordinasi, terkait  Penyerahan Sarana Prasarana Utilitas (PSU) oleh Pengembang Perumahan ke Pemkab Cirebon, bertempat di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon. Direktur Koordinasi dan Supervisi II KPK, Brigjen Pol. Yudhiawan Wibisono mengatakan, koordinasi tersebut untuk memberikan pemahaman terkait manajemen asset.

"Selain melaksanakan tugas pokok KPK bidang koordinasi, juga kami melakukan koordinasi dalam hal manajemen asset," aku Yudhiawan, Kamis (31/3/2022).

Menurutnya, ada asset yang memang hak negara, yang dihasilkan oleh PSU. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang No 1 Tahun 2009. Isinya, PSU harus diserahkan ke pemerintah daerah. Persoalan itu masuk kedalam program penertiban asset. Untuk itu, semuanya harus disertifikatkan.

"Jadi PSU itu merupakan asset pemerintah dan harus disertifikatkan. Jenisnya ada sarana dan prasarana, serta utilitas. Dari ketiga poin itu, objeknya berbeda-beda," ungkapnya.

Sedangkan penertiban asset itu sendiri lanjutnya, memang diperoleh dari seluruh pengembang yang ada di Kabupaten Cirebon. Aturan tersebut ada pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011, tentang Perumahan dan Permukiman. Untuk itu, pihaknya mengumpulkan para pengembang juga dalam rapat koordinasi tersebut.

"Memang kami libatkan para pengembang. Akan kami cek satu persatu, dan mereka harus tertib. Kalau tidak tertib, kami sarankan kepada Pemda untuk tidak memberikan izin lahan lagi," jelasnya.

Yudhiawan mencontohkan, objek sarana adalah meliputi pemakaman, peribadatan atau bisa juga tempat pendidikan. Sedangkan objek prasarana, diantaranya adalah jaringan jalan, jaringan saluran pembuangan air limbah dan tempat sampah. Sementara utilitas bisa meliputi sarana air bersih, listrik, gas, serta PJU.

"Jadi PSU itu memang milik negara dan harus disertifikatkan, nanti diberikan ke pemerintah daerah. Ini yang harus secepatnya dilakukan oleh pengembang perumahan," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron menyambut baik rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, persoalan yang sedang dihadapi Pemkab Cirebon adalah tingginya angka korupsi di semua lini. Persoalan korupsi juga sangat berdampak buruk kepada semua sektor kehidupan.

"Korupsi itu kejahatan yang luar biasa, maka penanganannya juga harus sangat luar biasa. Saya menyambut baik arahan dari KPK terkait masalah PSU ini. Karena akhirnya, asset Pemda akan bertambah dan mulai terkumpul kembali," aku Imron.

Imron menambahkan, pihaknya saat ini sudah bekerjasama dengan baik tekait masalah pencegahan korupsi. Pemkab Cirebon sudah menjalin kemitraan, baik dengan kepolisian maupun kejaksaan. Untuk itu, dirinya meminta semua pihak, terlebih ASN di Kabupaten Cirebon untuk bisa bekerjasama dengan baik, dan menjalankan tugas sesuai dengan koridor aturan yang berlaku.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada KPK yang terus memberikan saran dan masukan. Ini sangat berguna sekali, karena kami punya rambu-rambu dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemerintahan daerah," tukasnya. (din)

Rabu, 30 Maret 2022

Pemkab Cirebon Siap Bekerjasama dengan Pengurus PCNU Kabupaten Cirebon yang Baru

WALED, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon siap untuk bekerjasama dan bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon, dengan  kepengurusan PCNU Kabupaten Cirebon yang baru. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, saat menghadiri Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon di Pondok Pesantren Nihayatul Amal, Desa Gunungsari Kecamatan Waled Cirebon, Rabu 30 Maret 2022. 

Imron juga mengapresiasi gotong royong yang dilakukan oleh warga NU Kabupaten Cirebon, untuk suksesnya penyelenggaraan Konfercab ini. 

"Buktinya, uang yang terkumpul untuk penyelenggaraan kegiatan ini, melampaui dari target," ujar Imron. 

Imron mengungkapkan, bahwa potensi yang dimiliki oleh NU Kabupaten Cirebon sangatlah besar, terutama dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM). 

Ia melihat, sangat banyak kepengurusan di Lembaga, Badan Otonom, serta unsur lainnya di lingkungan NU Kabupaten Cirebon, yang sangat potensial jika bisa digerakkan. 

"Oleh karena itu, kami siap bekerjasama dengan pengurus PCNU Kabupaten Cirebon yang baru nanti," kata Imron. 

Imron menilai, banyak sekali program untuk merealisasikan visi dan misi Kabupaten Cirebon, sejalan dengan sejumlah program yang dilaksanakan oleh PCNU Kabupaten Cirebon. 

Pihaknya mengaku siap bekerjasama dengan PCNU Kabupaten Cirebon, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon lebih baik.

"Mari bersama menata Kabupaten Cirebon untuk lebih baik lagi," kata Imron.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozi menuturkan, bahwa kegiatan Konfercab ini, didanai secara urunan oleh warga NU di Kabupaten Cirebon.

Ia juga mengaku bangga dan kagum, karena jumlah dana yang terkumpul, melebihi dari jumlah yang ditargetkan.

"Kami targetkan sebesar Rp 115 juta, tapi yang terkumpul hingga saat ini, mencapai Rp 220 juta," kata Aziz. 

Aziz juga mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, sudah berupaya untuk menggerakkan sebanyak 18 lembaga dan sejumlah banom di Kabupaten Cirebon. 

Beberapa program sudah terealisasikan dengan baik diantaranya, yaitu melalui program perekonomian dan pemahaman Aswaja kepada ribuan siswa di Kabupaten Cirebon. 

"Kami memiliki produk air mineral dan memiliki dua klinik, serta kami juga membuat bahan ajar pelajaran Ke-NU-an," ujar Aziz. (din)

Forkopimda Libas Legislatif Tiga Gol Tanpa Balas

CIREBON, FC - Forkopimda Kabupaten Cirebon, melibas legislatif tiga gol tanpa balas, pada pertandingan sepakbola persahabatan memperingati hari jadi Kabupaten Cirebon ke-540. Tempatnya sendiri, di lapangan Kodim 0620 Kabupaten Cirebon. Satu gol dilesakan pada babak pertama dan dua gol pada babak kedua. 

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, hampir saja mencetak hatrik pada babak kedua. Sementara pada babak pertama, gol dicetak oleh Sekdis Dinkes, Edi Susanto. Meskipun hanya pertandingan persahabatan, kedua tim memperlihatkan skill dan kemampuan yang dimiliki.

Namun sayang, jalannya pertandingan tetap didominasi Forkopimda. Serangan demi serangan dilancarkan dan terus mengancam gawang legislatif. Beberapa kali upaya penyelamatan dilakukan penjaga gawang legislatif dan harus tiga kali memungut bola di dalam gawang.

Sementara, Bupati Cirebon Imron yang menjadi penjaga gawang tim Forkopimda, terlihat santai. Hal itu karena, tidak ada serangan berarti dari pihak legislatif. Hanya sesekali Imron menangkap bola, selebihnya terlihat ngobrol dengan warga sekitar yang menonton di belakang gawang.

"Ini adalah rangkaian hari jadi Kabupaten Cirebon ke-540. Meskipun sifatnya persahabatan, tapi saya lihat semangat kawan-kawan, baik dari forkopimda maupun legislatif sangat luar biasa," ungkap Imron usai pertandingan.

Menurutnya, acara sepak bola tersebut, juga bisa mempererat tali silaturahmi antara eksekutif maupun legislatif. Bagaimanapun, peran eksekutif sangat penting, begitupun sebaliknya. Dia berharap, kedepan acara tersebut terus berlangsung meskipun hanya setahun sekali.

"Eksekutif dalam hal ini di dalamnya ada Forkopimda, harus menjalin kemitraan dengan legislatif. Ini sangat penting, karena semua pihak saling membutuhkan dan bisa saling melengkapi dalam membangun Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Indah)

Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Cimanuk Cintanduy Peringati HRB dengan Melakukan Penanaman Pohon

CIREBON, FC - Peringati Hari Bakti Rimbawan (HRB), Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Cimanuk-Citanduy, Ir. Rukma Dayadi, M.Si melakukan penanaman pohon serta Penandatangan MoU bersama 7 (tujuh) perguruan tinggi, yaitu UNPAD, ITB, Sekolah Tinggi Ilmu Hayati (STIH), Universitas Siliwangi, Universita Galuh Ciamis, Universitas Winaya Mukti dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman antara Kementerian LHK dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi pada 16 Juni 2015 lalu, untuk mengajak dan menumbuhkembangkan budaya cinta lingkungan di kalangan peserta didik, pendidik dan tenaga pendidik dengan menanam minimal 5 batang pohon untuk setiap pelajar atau mahasiswa.

Tindaklanjut tersebut secara resmi dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman untuk menegaskan komitmen bersama pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (TI) yaitu pendidikan dan pengajaran penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Ir. Rukma Dayadi, Kepala Balai BPDASHL Cimanuk-Citanduy, Hari Bakti Rimbawan Tahun 2022 ini mengusung tema Rimbawan Menjaga Lingkungan, Menyukseskan Presidensi G 20.

“Dalam memperingati Hari Bakti Rimbawan Tahun ini, masyarakat bisa turut andil dengan melakukan bersih-bersih lingkungan sekitar, bisa juga mengikuti kegiatan sosial yang berkaitan dengan lingkungan untuk menghijaukan bumi kembali,” ujar Ir Rukma di Jatinangor, Rabu, (30/03/2022).

Gerakan menanam sejuta pohon yang di inisiasi oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) yang dilakukan bersama-sama di Universitas Padjajaran. sBPDASHL Cimanuk-Citanduy memberikan 400 batang bibit diantaranya jenis alpukat, jambu kristal, jeruk, manga, durian, jengkol, nangka, petai dan sukun sebagai awal dari perjanjian kerjasama ini.

Dikatakan Ir Rukma, MoU ini merupakan komitmen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk meningkatkan proses ataupun usaha menghijaukan bumi, karena Provinsi Jawa Barat memiliki  lahan yang masih cukup luas, dan ini harus diupayakan oleh seluruh pihak. Konteksnya perguruan tinggi, tenaga didik dan mahasiswa.

Lahan di UNPAD atau ITB yang masih memerlukan penanaman pohon, “Ini akan kita kembangkan ke depan. Yang penting adalah apa yang kita tanam harus dirawat dan itu bisa muncul kalau memang ada kesadaran serta kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan," papar Ir Rukma.

Lebih lanjut Rukma mengatakan, pemerintah khususnya BPDASHL Cimanuk-Citanduy akan memfasilitasi kebutuhan bibit, kemudian pemegang otoritas di wilayah masing-masing harus menjaga, merawat sehingga bibit tersebut bisa tumbuh dan bisa bermanfaat untuk masyarakat maupun pengelolanya itu sendiri.

Sementara Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran, Dr. Meddy Rachmadi, Ir., M.S, mengapresiasi dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada BPDASHL Cimanuk-Citanduy, karena Universitas Padjajaran menjadi lokasi pertama penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan ke 39.

“Harapannya, kita bisa bekerja sama lebih mendalam dan intensif jangka panjang. Terkait dengan itu, kami juga menyediakan lahan seluas 5 Hektar perihal penghijauan kembali bumi kita. Oleh karena itu dipersilahkan untuk ditanami berbagai tanaman pohon produktif dalam konteks dari sisi agroklimat, ekonomi dan kesosialan lahan itu bermanfaat untuk kita semua sehingga menjamin pemeliharaannya, kita juga plotkan lahan-lahan miring untuk tanaman-tanaman hutan,” ungkap Dr. Meddy Rachmadi, Ir., M.S. saat ditemui media ini disela-sela acara tersebut.

“Kalau ini bisa terlaksana, akan mendukung pembelajaran, mendukung research mahasiswa dan menjadikan eduwisata tanaman-tanaman pohon. Sekaligus nanti kita akan membangun kebun koleksi dari beberapa jenis dan spesies tanaman yang saat ini sudah semakin langka,” ucap Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran ini.

Dr. Meddy Rachmadi menambahkan, Ini merupakan kerjasama yang pertama kali dan tindaklanjut MoU antara kementerian dan rektor UNPAD Prof. dr Rina Indiastuti. Ranahnya kami dari dekan untuk mengoperasionalkan kerjasama itu, yang terlibat Fakultas Pertanian UNPAD, ITB, Sekolah Tinggi Ilmu Hayati (STIH), Universita Siliwangi, Universita Galuh Ciamis, Universita Winaya Mukti.

“Mari kita sama-sama menghijaukan bumi agar kedepan anak cucu kita tidak  kekurangan air” pungkasnya. (din)

Selasa, 29 Maret 2022

Kapolda Jabar Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Presisi di Universitas Muhammadiyah Cirebon


Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana


CIREBON, FC - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana meninjau langsung pelaksanaan  vaksinasi presisi yang dilaksanakan Polresta Cirebon bertempat di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Selasa (29/3/2022).

Kapolda Jabar  mengungkapkan, pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini, akan ada pelonggaran pada arus mudik.

“Seperti disampaikan oleh pemerintah pusat kita memberikan kelonggaran, namun, tetap kita standar prokes, yaitu masyarakat ada booster, vaksin kedua, PPKM di tingkat kuwu, lurah, itu akan kita optimalkan,” kata Kapolda Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat juga menjelaskan, bahwa pihaknya tengah fokus pada vaksinasi dosis ketiga atau booster. Vaksinasi dosis lengkap ini akan menjadi syarat untuk masyarakat dalam berkegiatan.

“Angka vaksinasi booster di Jawa Barat sudah mencapai 9,5 sampai 10 persen saat bulan puasa atau menjelang Idul Fitri kita akan target di atas 40 persen,” ungkapnya.

Untuk itu, Kapolda Jawa Barat mengimbau kepada masyarakat untuk segera mendatangi sentra vaksinasi yang akan dilaksanakan Polri, TNI, dan pemerintah daerah setelah salat tarawih di sejumlah masjid besar.

“Sekali lagi kesadaran buat masyarakat, bagi yang belum vaksin tidak usahlah jalan-jalanlah, cukup diam di rumah ajalah, ya toh. Tapi kalau yang sudah vaksin sesuai aturan, silahkan. Tapi tetap jaga kesehatan dan standar prokes,” ucapnya. (Indah)