Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 20 Mei 2022

Kabupaten Cirebon Kembali Meraih Predikat WTP, Ini Yang Ke 7

CIREBON, FC - Untuk yang ketujuh kalinya, Kabupaten Cirebon berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI. Penyerahan WTP sendiri dilakukan di kantor BPK-RI Perwakilan Jawa Barat, Jumat (20/5/2020). 

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon, Imron mengatakan, Pemkab Cirebon menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003. Isinya, tentang Keuangan Negara dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 beserta perubahannya tentang Pemerintah Daerah. 

"Pemkab Cirebon telah melaksanakan kewajibannya untuk menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021. Laporan ini, kami sampaikan ke BPK-RI Perwakilan Jabar untuk dilakukan audit," ungkap Imron. 

Menurutnya, BPK Jabar, telah  melakukan audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2021 melalui pemeriksaan interim. Pemeriksaannya sendiri dilakukan selama 25 hari, atau mulai tanggal 2 sampai tanggal 23 Februari 2022.

"Pemeriksaan terincinya dilaksanakan selama 33 hari kalender, mulai tanggal 22 Maret sampai tanggal 23 April 2022. Namun banyak kelemahan kami, sehingga masih ada  temuan-temuan yang harus kami tindaklanjuti demi perbaikan kedepan," papar Imron.

Bupati menyebutkan, dalam menindaklanjuti temuan-temuan, pihaknya telah menyusun rencana aksi (action plan). Nanti dalam implementasinya akan memantau dan memonitor, agar tindak lanjut hasil audit dapat terselesaikan tepat waktu. 

"Selama dalam proses audit, mulai dari entry meeting, exit meeting sampai dengan penyerahan hasil audit. Apabila terdapat tanggapan yang kurang dan menjadikan tidak berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," jelas Imron. (din)

Mahasiswa KPI IAIN Cirebon Rebut Juara Dua Pada Kejuaraan Internasional di UNPAD

RASA SYUKUR : Percaya diri dan selalu bersyukur menjadi motivasi Sinta dalam memenangkan lomba mediation, dari  kejuaraan internasional yang diselenggarakan di UNPAD.

FOKUS CIREBON - Mahasiswa Komisi Penyiaran Islam (KPI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi gemilang. Riuh tepuk tangan bergemuruh menyambut sang idola yang dinobatkan juara 2 pada ajang bergengsi internasional. 

Siapa dia ?, Dia adalah Neng Sinta Khoerotunnisa, mahasiswa Semester 6 yang ikut dalam debut di kejuaraan lomba Mediation, tingkat Internasional, yang diselenggarakan oleh Fakultas ilmu komunikasi, universitas padjadjaran, Jum'at, (20/5/2022).

Terkait peserta, menurut Neng Sinta, sapaan akrab di kampusnya, peserta datang dari berbagai universitas yang ada di Indonesia bahkan dari luar Indonesia (luar negeri).

Dijelaskan, dalam ajang lomba ini, katanya, diikuti oleh team yang terdiri dari 3-5 orang. Sementara team dari pihaknya terdiri dari 5 orang.

"Alhamdulillah, kami dinobatkan juara 2, hasil ini tentu penuh dengan perjuangan, di mana kami harus memaksimalkan dalam proses pembuatan project ini dengan sering mengadakan meeting online bersama team. Selain itu juga kami mendapat arahan dari Bapak Mochamad Syaefudin M.I.Kom selaku dosen mata kuliah yang berkaitan," terang Neng Sinta.

Sinta juga mengaku tidak menyangka, jika dilihat dari persaingan yang begitu ketat apalagi lomba ini bertaraf internasional.

Tetapi, dengan modal kuat yang kita miliki, yakni motivasi, maka kemenangan akan bisa tergenggam. 

"Ya, motivasi kami adalah hadapilah setiap apa yang ada di depan kamu, karena itu adalah sebuah tantangan yang harus kamu selesaikan, jangan pernah berfikir kamu tidak bisa, yakin dan percaya bahwa di dalam diri kita mempunyai keistimewaan yang luar biasa, tetapi ingat jangan pernah lupa untuk bersyukur," katanya.

Neng Sinta menjelaskan, dalam lomba ini, dukungan penuh datang dari keluarga, teman-teman serta dosen mata kuliah yang memberi informasi terkait lomba tersebut, sehingga kita tergerak untuk mengikuti lomba yang di adakan oleh Fikom UNPAD.

"Harapannya semoga bisa mengangkat nama baik dan memperkenalkan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah kampus yang mampu bersaing di ajang nasional maupun internasional serta bisa menjadi wadah bagi mahasiswa lain yang ingin menyalurkan prestasinya di bidang apapun.
Semoga bisa menjadi acuan bagi teman-teman supaya termotivasi dalam mengembangkan bakatnya," pungkas Sinta. (Udin)


Kabiro AUAK IAIN Cirebon, Ir Sunarini, M.Kom : Pengisian Aplikasi eSMS Butuh Kesesuaian Instrumen dan Kelayakan Data

Kegiatan Workshop Pengisian Aplikasi Sistem Manajemen Strategi Elektronik (eSMS) tahun pelaporan 2021.


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Workshop Pengisian Aplikasi Sistem Manajemen Strategi Elektronik (eSMS) tahun pelaporan 2021 dan diikuti oleh seluruh unsur pimpinan dan bagian yang berkompeten, di salah satu hotel di Kota Cirebon, Jum'at (20/5/2022).

Kepala Biro (Karo) Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ir Sunarini, M.Kom dalam sambutannya menjelaskan, bahwa ada beberapa hal pada kegiatan ini yang perlu kita samakan. 

Karena eSMS itu tidak lain menggambarkan siapa kita. Artinya, kalau kita baik tetapi kita tidak pernah mau menunjukkan kita baik. 

"Ini bukan sombong, tetapi orang harus tahu kalau aku atau kita seperti ini. Kalau kita bisa bahasa Inggris tetapi saat ditanya kita diam saja, seperti tidak bisa berbahasa inggris. Nah eSMS itu seperti itu," paparnya.

Jadi, kata Sunarini, kita bisa seperti ini, harus kita tunjukkan, jika kita bisa di DI, DII, DIII dan DIV, karena berdasarkan dari data dan informasi yang disampaikan.

Maka, ekspresikanlah apa yang kita miliki dalam mengisi instrumen-instrumen yang ada di eSMS.

Kalau kita lihat, lanjutanya, sebenarnya banyak informasi yang bisa kita masukan ke instrumen-instrumen, tapi terkadang kita bingung sendiri, seperti mana barangnya, datanya dan lain sebagainya. 

Sunarini juga mencontohkan pada beberapa instrumen yang dibuka dirinya, salah satunya saat membuka instrumen di SPI. Di mana SPI itu kalau ada pelaksana, ada PPK, saat akan melaksanakan kegiatan musti tanya dulu ke SPI. Tapi karena ini belum ditampilkan, belum diuploadkan datanya, bahkan jangan-jangan belum terekam pada satu form yang lengkap, karena  harus ditampilkan pada suatu tabel. 

"Jadi, inilah hal-hal yang kadang kita tidak menyadari jika itu penting yang menunjukkan salah satu bentuk, jika kita punya kinerja terkait hal itu," terangnya.

Sunarini mengaku, berdasarkan apa yang sudah direkam pihaknya, terdapat 179 instrumen dari 13 unit dan itu belum termasuk Pasca. Dan dari 179 instrumen itu ada yang belum lengkap data dukungnya, ada juga yang masih merah.

"Merah itu bisa jadi memang belum diisi, tetapi ada juga yang diisi tetapi nilainya kurang," jelasnya.

Kendati demikian, kata Sunarini, kita masih di level 1 yaitu kerjasama dengan luar negeri. Itu kita masih dibawah sepuluh. 

Sunarini juga kembali mengulas eksistensi SPI, di mana kalau SPI mampu merekam semua saran atau masukan dalam melaksanakan kegiatan karena pengawasan tadi itu bisa menambah nilai.Tetapi kalau seperti LPM yang baru punya tujuh kerjasama itu belum bisa kita masuk ke level dua.

"Inilah kondisi kita, maka kita harus segera mengupgrade, meningkatkan dan membuat kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan level kita," katanya.

Untuk itu, Sunarini berharap, kepada masing-masing unit bisa saling mengecek dan memperbaikinya. Jadi hal-hal yang masih bisa kita perbaiki, ya kita perbaiki karena waktunya masih ada sampai dengan 10 Juni 2022. Dan untuk kelengkapan data, bahwa data tidak senantiasa dimiliki oleh teman-teman operator.

"Silahkan berkomunikasi kepada level atasnya karena di eSMS ini dua, satu ada operatornya dan satu atasanya. Jadi kesesuaian instrumen dan kelayakan data benar-benar harus diperhatikan, karena ini akan mempengaruhi nilai kualitas data tersebut," tandasnya. (din)


Rabu, 18 Mei 2022

Peran Dharma Wanita dan PKK Jangan Dianggap Remeh

CIREBON, FC - Keberadaan dan peran Dharma Wanita serta PKK yang ada di Kabupaten Cirebon, sangatlah penting. Mereka adalah pahlawan keluarga dan telah memberikan sumbangsih terhadap pembangunan di Kabupaten Cirebon. Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, saat memberikan sambutan dalam acara halal bi halal Dharma Wanita dan PKK Kabupaten Cirebon, Rabu (18/5/2022).

Halal bi halal yang bertempat di Pendopo Bupati tersebut, menurut Imron adalah sebagai momentum saling memaafkan satu sama lain. Bupati menilai, begitu mulianya peran seorang wanita. Selain kodrat  melahirkan dan merawat anak, juga harus  melayani suami.

"Peran wanita atau seorang ibu itu sangat luar biasa. Mereka harus serba bisa, karena perannya tidak terbatas. Jadi, dalam mengurus keluarga, peran perempuan kebanyakan sangat dominan," ungkapnya.

Bupati juga memandang, saat ini keterlibatan dan pemberdayaan wanita telah menemukan tempatnya. Mereka mempunyai organisasi yang tujuannya untuk pembinaan kesejahteraan keluarga. Lalu dalam perkembangannya, program pemberdayaan wanita bisa mensejajarkan antara pria dan wanita. 

"Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh anggota Dharma Wanita dan PPK, untuk terus meningkatkan kualitas. Perannya sangat penting untuk kemajuan Kabupaten Cirebon," jelas Imron.

Bupati menambahkan, pentingnya peran perempuan sudah ada sejak zaman nabi-nabi dulu. Untuk itu, perilaku seorang istri akan sangat berpengaruh kepada sikap seorang suami. Apalagi, ASN yang ada di Pemkab Cirebon. Tentu, peran seorang istri sangat penting, karena bisa mengingatkan suaminya supaya bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Sejak zaman nabi, peran istri sangat berpengaruh besar dalam membangun sebuah rumah tangga. Ini akan melebar pada peran dan kinerja ASN. Istri ASN yang baik, tentu akan mendukung suaminya bekerja profesional. Begitupun sebaliknya," tukas Imron. (Indah)

Selasa, 17 Mei 2022

Kota Cirebon Raih WTP dari BPK Atas LKPD Enam Kali Berturut-Turut

CIREBON, FC – Kota Cirebon kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2021.

Opini WTP diserahkan BPK Perwakilan Jawa Barat kepada Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati mewakili Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., didampingi pula oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati, S.Pd, Selasa (17/5/2022), di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat.

Atas capaian tersebut, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., mengaku bersyukur. Menurut Azis, keberhasilan dalam meraih opini WTP ini salah satunya berkat kerja keras seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Kota Cirebon.

“Terimakasih kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon yang telah berupaya maksimal melaksanakan tertib tata kelola keuangan, sehingga Kota Cirebon kembali menerima opini WTP dari BPK yang keenam berturut-turut,” ungkap Azis.

Oleh karena itu, Azis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon. 

“Untuk itu, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kinerja para ASN,” kata Azis.

Capaian itu, sambung Azis, harus menjadi motivasi untuk pihaknya agar selalu menjalankan tata kelola keuangan pemerintahan daerah secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Semoga bisa menjadi motivasi untuk kita semua untuk selalu tertib dalam melaksanakan aturan-aturan pemerintahan,” katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, bahwa keberhasilan Pemda Kota Cirebon meraih opini WTP dari BPK adalah hasil kerja keras ASN di seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemda Kota Cirebon.

“Capaian ini tentu merupakan keberhasilan semua pihak, terutama para ASN kami. Oleh karenanya, saya sangat berterimakasih dan mengapresiasi. Kedepannya harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi,” kata Eti.

Sementara itu, berdasarkan keterangan tertulis BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, pemeriksaan terhadap laporan keuangan bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan.

Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. (din)