Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 01 Februari 2023

Webinar Internasional Series Ke 21, IAIN Cirebon Turut Menjadi Guest Speaker

CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui kegiatan Webinar Internasional Series ke 21, Kerjasama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN RF Palembang yang bekerjasama dengan Fakultas Sain dan Kemanusiaan UPSI Malaysia, menjadi Guest Speaker, yakni Turasih, S.K.Pm, M.Si. dari Fak. UAD UIN Syekh Nurjati Cirebon.

Oleh karena itu, IAIN Cirebon mengundang para mahasiswa, dosen dan peneliti untuk bergabung melalui platform online (Zoom Cloud Meetings), hari Rabu, 1 Februari 2023 pukul 09.30 WIB (Indonesia) / 10.30 (Malaysia) dalam Webinar Internasional Series ke-21 Kerjasama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN RF Palembang dengan Fakulty Sain dan Kemanusiaan UPSI Malaysia dengan tema: "Towards Human Quality for Society Development: Cross-Disciplinary Perspective" - (Menuju Kualitas Manusia untuk Pembangunan Masyarakat: Perspektif Lintas Disiplin)

Adapun pada kegiatan tersebut, Narsum Fushpi UIN RF di antaranya  Yen Fikry Rani,  MA, Eko Zulfikar, MA, Eko Hendro, Lc,  MA.

Sedangkan Narsum FSK UPSI Malaysia, yakni Dr. Hafizul Fahri Hanafi, Dr (cand) Ahmad Faizuddin Ramli dan Dr. Makmur Harun.

Kemudian sebagai Guest Speaker: Turasih, S.K.Pm., M.Si. (Fak. UAD UIN Syekh Nurjati Cirebon) dengan Keynote speech : Dr. Naqiyah, M.Ag. (Dekan Fakultas Ushuluddin, adab, dan Humaniora UIN Saizu Purwokerto). 

Sedangkan untuk Opening speech akan disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA, yakni Dekan FUSHPI UIN Raden Fatah.

Dekan Fakultas Ushuludin, IAIN Cirebon, Dr Anwar Sanusi, M.Ag menyatakan, bahwa itu berkat kerjasama forum dekan ushuludin se Indonesia. Sehingga Dekan FUA IAIN Syekh Nurjati mengikutsertakan dosen untuk jadi Guest Speaker.

"Alhamdulillah mendapat persetujuan dari dekan fakultas ushuludin UIN Raden Fatah Palembang. Mudah-mudahan kerjasama ini  bisa ditindaklanjuti dengan seminar internasional," ujarnya. (din)


Selasa, 31 Januari 2023

Kota Cirebon Raih Trofi Penghargaan Sebagai Badan Publik

CIREBON, FC – Komisi Informasi (KI) Jawa Barat menyerahkan trofi penghargaan sebagai Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif tahun 2022 kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, di ruang Kanigaran, Balai Kota Cirebon, Selasa (31/1/2023).

Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati. Penyerahannya disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. Agus Mulyadi, M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Ma’ruf Nuryasa, A.P., M.M., dan jajaran komisioner KI Kota Cirebon.

Eti mengatakan, penghargaan ini berkat sinergi antara KI Kota Cirebon dan seluruh badan publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya mengenai keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses informasi.

“Sinergi harus terus ditingkatkan. Sehingga masyarakat mudah dalam mengakses informasi,” katanya.

Penghargaan ini juga harus menjadi motivasi seluruh perangkat daerah maupun badan publik secara umum untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi di era digital menjadi keharusan bagi perangkat daerah di Kota Cirebon.

“Berikan kemudahan akses saat dibutuhkan masyarakat. Perangkat daerah juga sudah waktunya melek teknologi,” tutur Eti. (din)

Senin, 30 Januari 2023

Komisi I DPRD Kota Cirebon Menilai Pengoperasian BRT Belum Optimal

Kantor DPRD Kota Cirebon

CIREBON - Dipandang belum optimal, Komisi I DPRD Kota Cirebon menilai pengoperasian bus rapid transit (BRT) hanya menjadi beban untuk APBD Kota Cirebon.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani mengatakan dari 10 unit BRT yang diberikan Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kota Cirebon, hanya empat yang beroperasi.

“Tentunya ini hanya akan menjadi beban APBD saja, jadi kurang optimal untuk ukuran Kota Cirebon ini, kalau hanya empat bus saja,” kata Dani, Senin, 30 Januari 2023.

Menurut Dani, setiap tahun Pemerintah Kota Cirebon menghabiskan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk kepentingan operasional BRT.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani 

“Komisi I sudah melakukan peninjauan lapangan, dengan memutar satu putaran hanya dapat lima penumpang, berarti pendapatan sekali putar hanya Rp 25 ribu. Itu pun rata-rata hanya untuk berkeliling Kota Cirebon,” ucapnya.

Melihat hal ini, Dani menilai dengan keberadaan BRT ini terkesan seperti bus pariwisata, tidak untuk kepentingan perekonomian. (Nisa)

Bupati Cirebon Resmikan Mall Pelayanan Publik

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cirebon.

Dengan adanya MPP ini, masyarakat akan menjadi lebih mudah, cepat, praktis dan efisien dalam mengurus segala keperluan terkait administrasi dan hal lainnya.

"Jadi, nanti tidak perlu pindah-pindah gedung. Disini semua pelayanan tersedia," kata Imron, Senin (30/1/2023).

Imron mencontohkan, bahwa di MPP ini masyarakat bisa mengurusi keperluan terkait pajak, SIM, sertifikat tanah, SKCK, KTP dan lainnya. Karena semuanya berada dalam satu gedung, membuat pelayanan ini menjadi lebih praktis.

Bahkan menurut Imron, dengan adanya MPP ini, berperan juga dalam mengurangi tindakan korupsi yang mungkin terjadi pada sejumlah pelayanan publik.

"MPP ini juga, bisa mengurangi tindakan korupsi yang bisa terjadi pada proses pelayanan," ujar Imron.

Imron berharap, kedepan sejumlah fasilitas di MPP ini akan kembali ditingkatkan, sehingga bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang mengakses fasilitas di MPP.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Dede Sudiono menjelaskan, bahwa mitra MPP ini sebanyak 38 instansi, yang terdiri dari 134 layanan publik.

"Semua itu atas dukungan 9 instansi vertikal, 5 BUMN, 4 BUMD, 2 OPD Provinsi Jawa Barat, yaitu Samsat dan DPMPTSP Provinsi Jawa Barat, 7 dinas pelayanan, 9 dinas teknis dari Pemkab Cirebon, 2 swasta dan 1 gerai Dekranasda," jelas Dede.

Dede menambahkan, penganggaran pembangunan MPP berasal dari APBD Kabupaten Cirebon, yaitu anggaran tahun 2022 sebesar 2,8Miliar dan mempunyai beberapa tujuan.

"MPP ini bertujuan mengintegrasikan pelayanan untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, keterjangkauan, kenyamanan, keamanan pelayanan, serta meningkatkan daya saing dan memberikan kemudahan berusaha," sambung Dede. (din)

Jumat, 27 Januari 2023

Enam Pejabat Dilantik, Rektor IAIN Cirebon Minta Pegawai Bekerja Sesuai Tusi

CIREBON, FC - Sebentar lagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon bakal bertransformasi menjadi PTKIN bertaraf universitas. Hal itu disampaikan Sang Rektor, Dr H Sumanta Hasyim MAg dalam pelantikan bersama 6 pegawai yang naik jabatan. 

Menyambut itu, Sumanta berpesan pegawai IAIN Cirebon melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional sesuai leading sektor yang ditempati. "Kita harus bekerja sesuai dengan tusi kita, leading sektor kita," ujarnya.

Pejabat yang dilantik antara lain Prof Dr H Huriyah MPd dan Prof Dr H Kosim MAg dari lektor kepada menjadi guru besar. Kemudian Budi Affandi SAg MPdI, Dra Elly Suherli MPd, Firman Agung Saputra SE MM, Dr H Ayus Ahmad Yusuf SE MSi dan Toheri SSi MPd.

Sumanta menegaskan kepada para pejabat yang dilantik agar bisa memberikan kontribusinya terhadap program-program yang dijalankan IAIN Cirebon. "Agar bisa memberikan pengaruh memberikan andil terhadap program yang dicanangkan kampus kita," jelas Sumanta. 

Sumanta berujar, lahirnya dua guru besar baru tentu saja meningkatkan rasio dosen bergelar profesor. Walau diakuinya, rasio dosen dibanding mahasiswa masih belum seimbang. 

"Bapak ibu yang dilantik ini merupakan andalan kita yang akan mem-back up pada leading sectornya masing-masing," jelasnya.

Diketahui, proses transformasi IAIN Cirebon sudah berhasil mengubah Satker dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Satu tahap lagi yang sedang diupayakan. Yakni berubah menjadi universitas.

"Kita akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati. Izin prakarsa sudah kita terima," jelasnya.

Sumanta menjelaskan, pengangkatan ke dalam jabatan administrasi merupakan pengisian jabatan yang kosong dan dalam rangka pelaksanaan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2022 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon.

Sumanta melanjutkan, dengan dilantiknya para pejabat diharapkan dapat meningkatkan performa pelayanan kepada mahasiswa. Di samping itu, juga kian mempercepat transformasi IAIN menjadi universitas. 

"Harapan kami tentu saja dengan Ortaker yang baru ini bisa memberikan akselerasi bagi transformasi kelembagaan juga pelayanan prima kepada mahasiswa, dosen dan masyarakat," pungkasnya. (din)