Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 26 Juli 2022

Peduli Sosial, IKMI Luncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Cikawung

IKMI SE wilayah Cirebon Gelar Kegiatan Peduli Sosial


CIREBON, FC - Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu (IKMI) Se-wilayah Cirebon mengadakan kegiatan pembukaan IKMI Sosial. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli – 01 Agustus 2022 di balai Desa Cikawung, Indramayu dengan mengusung tema Optimalisasi Kepedulian Sosial dan Ilmu Sosial yang Tinggi kepada Sesama Pasca Pandemi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dadang selaku staf pemerintah desa, tepatnya pada pukul 09.30 WIB. 

Adapun susunan acara pada kegiatan opening ceremony IKMI Sosial tersebut ialah penyampaian sambutan oleh ketua umum serta sambutan pembukaan oleh staf pemerintahan desa setempat. Serta ada penampilan tari seni topeng oleh Adinda Raisha Liona. 

Selain dihadiri oleh pengurus IKMI kegiatan opening Ceremony IKMI sosial ini di hadiri oleh beberapa pemuka agama, dan hadir pula lima Kepala Dusun yaitu dusun Cikamurang, Cikawung 1, Cikawung 2, Sukasari, dan Dusun Lajem.   

Dadang berharap kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran mahasiswa sebagai pengontrol sosial di masyarakatnya. Sehingga keberadaan IKMI Cirebon diaku keberadaannya didalam masyarakat khususnya masyarakat Indramayu.

“Saya acungi jempol karena cukup bagus dan acaranya tertata rapih ada penampilan seni tari sebab itu sebagai upaya pelestarian budaya. Maka dari itu diharapkan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi IKMI teruslah berjuang sebagai mahasiswa, sebagai kontrol sosial di masyarakat-masyarakat dimanapun mereka berada sehingga keberadaannya IKMI Cirebon diakui oleh masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat," katanya. 

Selanjutnya, kata Dadang, silahkan kepada para mahasiswa terus bergerak, berkarya dan erbakti. "Sehingga ada pengakuan dari masyarakat hasil kegiatan ini dan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Cikawung," ujarnya. 

Tidak ketinggalan, kepala desa pun menitipkan pesan dan harapan terhadap mahasiswa mahasiswi IKMI Cirebon.

"Harapan IKMI Sosial ke depan, pertama kalian harus kompak bersama IKMI. Kedepan siapkan kader-kader pemimpin di daerahnya masing-masing dan kalian harus jadi pemimpin bagi diri sendiri. Mudah-mudahan dari kader-kader IKMI ini bisa mencetak calon calon pemimpin. Karena pada dasarnya kelembagaan organisasi mahasiswa ini menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan dan semoga kalian sukses dan berhasil di masa depan. Dan ambil alih dan ambil kesempatan dari sini," ujar. 

Ketua Umum IKMI se Wilayah Cirebon, Helmi Fakhrudin, berharap kegiatan ini kali bisa menjadikan kita mengetahui situasi dan kondisi masyarakat masyarakat kita agar nanti ketika kita turun terhadap masyarakat tidak kaget melihat situasi kondisi yang ada disini. 

“Saya berharap kegiatan kali kita sebagai kader daerah Indramayu khususnya bisa mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi agar nanti kelak kita ketika turun dimasyarakat bisa membaur terhadap masyarakat sekitar dan tidak kaget melihat perubahan perubahan yang terjadi dimasyarakat kita," ujarnya. (din)

Tingkatkan Kinerja Dosen, Jurusan KPI Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar Untuk Persiapan Akreditasi

Persiapan Akreditasi, Jurusan KPI adakan rapat evaluasi Kegiatan Belakang Mengajar Semester Genap. 


FOKUS CIREBON, FC - Menjelang persiapan akreditasi, Jurusan KPI, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan rapat awal tahun akademik 2022/2023, Selasa (26/7/2022), di Santana Resto, Cigugur, Kuningan.

Hadir pada rapat tersebut, Dekan Fakuktas DKI, Dr. Hajam, M.Ag, Wadek 1, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, Wadek 2, Dr. Arief Rachman, M.Si, Kajur KPI, H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, dan seluruh dosen KPI.

Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), H.Aan Mohamad Burhanudin, MA menjelaskan, kegiatan  ini sebagai bentuk evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester genap.

"Tujuannya untuk meningkatkan kinerja dosen KPI dalam melaksanakan semester ganjil pada tahun pelajaran baru 2022/2023," terang Aan.

Selain itu, kata Aan, juga untuk mengembangkan kurikulum jurusan yang relevan dengan core jurusan,  meningkatkan mutu dosen, serta memetakan bakat dan potensi mahasiswa, juga meningkatkan IKU Prodi.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Jurusan KPI, H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, berlangsung hanya satu hari, di mulai dari pukul 09.00 WIB, hingga sore hari. (din)

Bupati Ajak Warga Tinggikan Toleransi

 

KABUPATEN CIREBON - Kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba dan juga intoleransi di masyarakat menjadi catatan khusus Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag untuk terus diminimalisir. Bukan hanya kepada masyarakat luas, bupati juga terus mengingatkan kepada pegawai di internal Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk ikut membantu dalam menjaga kondusifitas di masyarakat.

Dijelaskan Imron, keberagaman agama, budaya dan suku bangsa di Indonesia, merupakan aset bangsa yang harus dijaga. Sebagai muslim, Imron mengajak semua untuk meyakini perbedaan yang merupakan sunatullah dan berkah dari Allah SWT.

"Yang telah menciptakan mahluk-Nya antara yang satu dengan yang lain pasti ada perbedaan, baik berbeda bentuk, warna, kelamin, pemikiran dan keyakinan yang kesemuanya itu untuk membuat kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut," ujar Imron saat kegiatan Dialog Ulama Umara Kabupaten Cirebon, Senin malam (25/7/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Dikatakan Imron, adanya ketidaksesuaian antara ajaran agama yang dianut dengan perilaku pemeluknya, hendaknya jangan dijadikan sentimen keagamaan yang dapat memicu perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, seluruh agama khususnya yang ada di Indonesia pasti mengajarkan kedamaian, kerukunan dan keharmonisan sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dengan sesama maupun dengan pemeluk agama lainnya. 

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melaksanakan program kerja di bidang ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama. Yaitu dengan melaksanakan dialog/pembinaan dan pengembangan ketahanan ekonomi, sosial dan budaya. Dimana yang menjadi perhatian kita semua antara lain adalah maraknya kejahatan di jalan dan peredaran narkoba di kalangan masyarakat dan hadirnya paham-paham aliran kepercayaan. Hal tersebut, tentu sangat berpengaruh terhadap stabilitas di bidang ekonomi, sosial serta budaya dan agama," tambahnya.

Untuk mengantisipasi merebaknya penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon, Imron sebut seluruh pemangku kepentingan yang ada dituntut untuk memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi, serta mewaspadai setiap ada hal-hal yang tidak biasa. Oleh karena itu, seluruh masyarakat anggota masyarakat di Kabupaten Cirebon diharapkan untuk mampu menjalin komunikasi yang intens dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Cirebon. 

"Dengan langkah tersebut, maka kita semakin mempersempit ruang gerak dan kesempatan munculnya tindakan intoleran dan tumbuh kembangnya sikap-sikap yang menciderai rasa persatuan dan kesatuan. Banyak organisasi kemasyarakatan, serta pondok pesantren yang berbasis agama di Kabupaten Cirebon yang bisa menjadi wadah generasi muda pada kegiatan sosial adalah merupakan media yang strategis untuk dikembangkan," tuturnya. 

Diakhir, Imron juga berharap organisasi kemasyarakatan dan pondok pesantren untuk mampu menyusun program kegiatan yang inovatif, kreatif dan atraktif, sehingga para pemuda tertarik bergabung dalam lembaga ini. Ulama sendiri, lanjut Imron, memiliki peran yang sangat signifikan dalam menyebarkan paham keagamaan, juga dapat memberikan pembinaan mengenai ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama terhadap masyarakat. 

"Demikian juga peran ulama dalam menyiarkan paham keagamaan, dapat dengan melalui klasifikasi kelompok sasaran, yaitu dengan melalui jalur pendidikan formal dan non formal dengan sasaran utamanya adalah generasi muda melalui majelis-majelis thariqah yang sasaran utamanya adalah kelompok orang dewasa, melalui khutbah, ceramah, dan dakwah secara umum kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan usia. Melalui jalur politik dengan sasaran para elit politik, birokrat dan para pelaku usaha. Melalui jalur lintas agama yang sasarannya adalah saudara sebangsa setanah air yang non muslim, strategi yang demikian sangat efektif dalan menyiarkan paham keagamaan," tutupnya. (Nisa)

Selain Fisik dan Sosial, Stunting Menjadi Salah Satu Fokus TMMD

KABUPATEN CIREBON -, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan TMMD Tahun 2022 di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. Acara tersebut dibuka langsung oleh Komandan Korem 063/SGJ, Kolonel Inf Dany Rakca Andalasawan dan dihadiri oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg.

Ada yang menarik dari pelaksanaan TMMD kali ini. Masuknya pengentasan stunting menjadi salah satu program yang akan dijalankan pada TMMD, selain pembangunan fisik maupun sosial lainnya.

Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Dany Rakca Andalasawan membenarkan bahwa program stunting akan dijalankan pada TMMD. Menurutnya, masuknya pengentasan stunting sebagai program, tidak terlepas dari posisi Kepala Staff Angkatan Darat, Jendral TNI Dudung Abdurrachman yang didaulat sebagai Bapak Asuh Angkat Stunting Nasional.

"TNI itu kan memiliki tugas, yaitu saat Operasi Perang dan Selain Perang. Ada 14 tugas kami selain perang, yaitu membantu pemerintah daerah untuk percepatan target pembangunan nasional yang diantaranya pengentasan stunting ini," terang Dany usai pembukaan, Selasa (26/7/2022).

Dikatakan Dany Rakca, stunting ini merupakan permasalahan nasional yang tidak bisa diatasi oleh pemerintah daerah saja. Oleh karena itu, dirinya juga menegaskan TNI akan siap membantu dalam Program Pengentasan Stunting.

"Pak Bupati dan Wakil nanti akan merumuskan bagaimana penanganan terpadunya dalam waktu dekat. Kami dengan jajaran juga sudah berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam program stunting ini. Tak lupa, masyarakat juga akan kami ajak, karena penanganan stunting ini harus bersama," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Korem 063/SGJ dan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang telah melaksanakan TMMD di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug. Bupati mengatakan, banyak manfaat dari kegiatan TMMD yang bisa diperoleh masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, karena dalam TMMD ini banyak kegiatan yang baik, seperti pembangunan fisik, sosial dan juga rutilahu. Masyarakat juga nantinya pasti akan mengikuti program yang dijalankan dan tentu akan membawa dampak positif kedepannya," tutur Imron.

Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE MSi menambahkan, TMMD sebagai bukti kemanunggalan TNI kepada masyarakat. Untuk program penanganan stunting sendiri, Wabup menyebut perlu peran serta semua pihak.

"Ini dibuktikan dengan sinergitas antara TNI/Polri dengan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon. Semoga, langkah ini juga dapat mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, yaitu Kabupaten Cirebon Bersama," singkatnya. (Hafidz)

Mahasiswa IKMI IAIN Cirebon Berdayakan Masyarakat Desa Cikawung

CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu (IKMI) Se-Wilayah Cirebon mengadakan kegiatan IKMI Sosial, di Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.


Kegiatan ini dilaksanakan selama satu Minggu, dimulai sejak tanggal 26 Juli hingga 01 Agustus 2022, bertempat di  Desa Cikawung, Indramayu dengan mengusung tema Optimalisasi Kepedulian Sosial dan Ilmu Sosial yang Tinggi kepada Sesama Pasca Pandemi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dadang selaku staf pemerintah desa, tepatnya pada pukul 09.30 WIB. 

Adapun susunan acara pada kegiatan opening ceremony IKMI Sosial tersebut ialah penyampaian sambutan oleh ketua umum serta sambutan pembukaan oleh staf pemerintahan desa setempat. Serta ada penampilan tari seni topeng oleh Adinda Raisha Liona. 

Selain dihadiri oleh pengurus IKMI kegiatan opening Ceremony IKMI sosial ini di hadiri oleh beberapa pemuka agama, dan hadir pula lima Kepala Dusun yaitu dusun Cikamurang, Cikawung 1, Cikawung 2, Sukasari, dan Dusun Lajem.   

Dadang berharap kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran mahasiswa sebagai pengontrol sosial di masyarakatnya. Sehingga keberadaan IKMI Cirebon diaku keberadaannya didalam masyarakat khususnya masyarakat Indramayu.

“Saya acungi jempol karena cukup bagus dan acaranya tertata rapih ada penampilan seni tari sebab itu sebagai upaya pelestarian budaya. Maka dari itu diharapkan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi IKMI teruslah berjuang sebagai mahasiswa, sebagai kontrol sosial di masyarakat-masyarakat dimanapun mereka berada sehingga keberadaannya IKMI Cirebon diakui oleh masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat," katanya. 

Selanjutnya, kata Dadang, silahkan kepada para mahasiswa terus bergerak, berkarya dan erbakti. "Sehingga ada pengakuan dari masyarakat hasil kegiatan ini dan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Cikawung," ujarnya. 

Tidak ketinggalan, kepala desa pun menitipkan pesan dan harapan terhadap mahasiswa mahasiswi IKMI Cirebon.

"Harapan IKMI Sosial ke depan, pertama kalian harus kompak bersama IKMI. Kedepan siapkan kader-kader pemimpin di daerahnya masing-masing dan kalian harus jadi pemimpin bagi diri sendiri. Mudah-mudahan dari kader-kader IKMI ini bisa mencetak calon calon pemimpin. Karena pada dasarnya kelembagaan organisasi mahasiswa ini menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan dan semoga kalian sukses dan berhasil di masa depan. Dan ambil alih dan ambil kesempatan dari sini," ujar. 

Ketua Umum IKMI se Wilayah Cirebon, Helmi Fakhrudin, berharap kegiatan ini kali bisa menjadikan kita mengetahui situasi dan kondisi masyarakat masyarakat kita agar nanti ketika kita turun terhadap masyarakat tidak kaget melihat situasi kondisi yang ada disini. 

“Saya berharap kegiatan kali kita sebagai kader daerah Indramayu khususnya bisa mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi agar nanti kelak kita ketika turun dimasyarakat bisa membaur terhadap masyarakat sekitar dan tidak kaget melihat perubahan perubahan yang terjadi dimasyarakat kita," ujarnya. (din)

Senin, 25 Juli 2022

Humas Itu Etalase Lembaga, Maka Seluruh Satker Harus Bersinergi Dengan Kehumasan IAIN Cirebon

 

H.M.Arifin M.PdI, Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Litbang dan Diklat Kemenag RI.


CIREBON, FC - Bagian Kehumasan dari 30 Satker di lingkungan Kementerian Agama, mengikuti kegiatan Pelatihan Teknis Kehumasan dengan metode Pelatihan Jarak Jauh (PJJ). 

kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Litbang dan Diklat) Kementerian Agama RI, mulai dari tanggal 18 Juli hingga 29 Juli 2022.

Bagian kehumasan dari 30 Satker tersebut, dimulai dari Satker Kanwil Kemenag, Satker PTKIN dan Satker PTKN, termasuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili Pranata Humas Ahli Muda atau Kasubbag Humas dan Publikasi, H M Arifin MPdI.

Saat dihubungi di tempat kerjanya, H.M. Arifin MPdI mengatakan, keikutsertaannya dalam Pelatihan Teknis Kehumasan dengan metode Pelatihan Jarak Jauh merupakan momentum meningkatkan kapasitas kehumasan. 

Dengan kapasitas yang baik, diharapkan pejabat Bagian Humas dapat menjalankan perannya sebagai etalase Satker. Karena itu, Arifin ingin, Bagian Humas selalu dilibatkan dalam penyelenggaraan kegiatan Satker. Baik yang bersifat terbuka publik maupun internal Satker. 

"Harapan saya sederhana. Agar Bagian Humas ini diberi porsi tugas sebagaimana mestinya. Karena Humas itu etalase dari sebuah lembaga. Maka semua yang ada di dalam Satker tersebut harus bersinergi dengan Humas," pungkas Arifin.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi, Syafi'i mengatakan, pelatihan tersebut digelar dalam rangka untuk mengembangkan profesionalisme SDM dan meningkatkan kompetensi dalam menerapkan manajemen public relations di bidang kehumasan. 

Menurut Syafi'i, pelatihan Jarak Jauh merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi melalui pelatihan non klasikal sebagaimana dimaksud pada Pasal 24 Ayat (3) Peraturan Menteri Agama No. 19 Tahun 2020.

"Sasaran Peserta PJJ Pelatihan Kehumasan adalah Aparatur Sipil Negara atau jabatan fungsional Pranata Humas yang belum pernah mengikuti pelatihan sejenis," jelas dia. (din)

Kamis, 21 Juli 2022

Lestarikan Batik Cerbonan dengan Lomba Fashion Show

KABUPATEN CIREBON -, Upaya promosi dan juga pelestarian kesenian, serta kebudayaan di Kabupaten Cirebon terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan diadakannya kegiatan Lomba Fashion Show Batik Cerbonan antar PKK Kecamatan dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) SKPD lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, Kamis (21/7/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag menyambut baik pelaksanaan Lomba Fashion Show Batik Cerbonan kali ini. Dikatakan Imron, pelaksanaan lomba ini sekaligus sebagai ajang melestarikan batik khas Cirebon, yakni motif mega mendung.

 "Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Cirebon, saya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Lomba Fashion Show Batik Cerbonan, yang mana batik Cirebon adalah batik dengan motif yang unik dan khas yang tergolong dalam kelompok batik pesisiran. Akan tetapi, ada juga beberapa motif batik Cirebon yang tergolong kelompok batik keraton," ujar Imron saat membuka kegiatan.

Melalui kegiatan ini, Imron meyakini akan menumbuhkembangkan rasa kesatuan dan persatuan, serta mengembangkan kompetensi ibu-ibu dalam bidang fashion Batik Cerbonan dan melestarikan kebanggaan daerah, yang memiliki ciri berbeda dengan daerah lain. Salah satunya adalah ikon batik Cirebon, yaitu motif batik mega mendung. 

"Motif batik mega mendung mempunyai kekhasan yang identik, sehingga berbeda dengan daerah lain. Kekhasan motif batik mega mendung terletak pada motifnya berupa gambar menyerupai awan dengan warna tegas, serta nilai filosofi yang terkandung di dalamnya yang berkaitan erat dengan sejarah lahirnya batik Cirebon secara keseluruhan," tambahnya.

Di samping itu, kegiatan lomba ini dijelaskan Imron, dapat mendukung pemulihan keuangan dan perekonomian kerakyatan setelah beberapa tahun kita menghadapi pandemi Covid-19. Sebagaimana tema HUT ke-77 Kemerdekaan RI Tahun 2022 ini, yaitu "Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat”. 

"Dari tema ini, besar harapan agar Indonesia dapat cepat pulih dari dampak Covid-19 dan menjadi lebih kuat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, serta bernilai bagi kita semua," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba, Syarifah menjelaskan kegiatan lomba fashion dilaksanakan dalam rangka menanamkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air Indonesia, untuk melestarikan ciri khas dan kebanggaan daerah. Selain itu, Syarifah sebut ada beberapa kegiatan lomba yang dilaksanakan untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan.

"Maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk menjalin kebersamaan, pemulihan ekonomi nasional, membantu UMKM perajin batik Cirebon. Kegiatan ini juga sebagai rangkaian peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI yang penanggungjawabnya PKK dan DWP Kabupaten Cirebon," ujar Syarifah.

Selain Lomba Fashion Show, dirinya menyebut ada Lomba Senam Bersama Rakyat, serta Lomba Rakyat Ceria dan Lomba Tumpeng SKPD.

"Lomba Fashion Show Batik Cirebonan diikuti 40 PKK Kecamatan dan 34 DWP perangkat daerah. Senam Bersama Rakyat dan lomba Rakyat Ceria dilaksanakan dengan jumlah peserta 400 orang yang akan dilaksanakan pada Rabu (10/8/2022) mendatang. Lomba tumpeng SKPD yang akan dilaksanakan tanggal 15 Agustus diikuti oleh 34 SKPD," ungkapnya. (din)