Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 27 Desember 2024

Pj Wali Kota Cirebon Apresiasi Kinerja Jabar Bergerak dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial

CIREBON – Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi kinerja Jabar Bergerak Tahun 2024, sekaligus memperingati Hari Ibu ke-96, di Aula Wangsakerta Balai Kota Cirebon, pada Jumat (27/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk para relawan dan donatur yang telah berkontribusi dalam program Jabar Bergerak Kota Cirebon.

Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Jabar Bergerak Kota Cirebon dan para relawan yang telah bekerja keras dan bergerak cepat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih atas dedikasi luar biasa dari seluruh jajaran Jabar Bergerak serta para relawan yang telah bekerja tanpa pamrih untuk membantu sesama,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan penuh, sehingga berbagai program sosial dapat terlaksana dengan baik.

Pj Wali Kota menambahkan bahwa kinerja Jabar Bergerak di Kota Cirebon sudah menunjukkan hasil yang positif. Program-program bantuan seperti perbaikan rumah yang roboh, rumah yang terbakar, khitanan massal, pemberian kursi roda, dan kegiatan lainnya semuanya telah memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.

“Kinerja yang telah dilakukan menjadi contoh bahwa organisasi sosial seperti Jabar Bergerak bisa bekerja dengan baik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Pj Wali Kota mengingatkan bahwa evaluasi yang dilakukan hari ini menjadi momentum penting untuk introspeksi dan persiapan menghadapi tantangan yang semakin berat di tahun 2025.

“Kami berharap Jabar Bergerak dapat terus bergerak, berkolaborasi dengan semua pihak, dan menyentuh lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Jika ini dilakukan bersama-sama, insya Allah akan menjadi sebuah amal ibadah yang tulus,” tambahnya.

Pj Wali Kota juga menekankan pentingnya intervensi terhadap masalah stunting sebagai bagian dari program kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian bersama.

Sementara itu, Ketua Jabar Bergerak Kota Cirebon, Hj NR Madyawati SH MPd juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan kontribusi penting dalam mendukung program-program sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk materi maupun tenaga. Ini adalah sinergi yang luar biasa antara Jabar Bergerak, Pemkot Cirebon, dan masyarakat,” kata Madyawati.

Ia juga mengajak semua pihak untuk terus bergerak bersama. Sehingga, Jabar Bergerak Kota Cirebon diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan sosial yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Mari kita terus bergerak untuk membantu masyarakat. Kami yakin dengan dukungan semua pihak, kami akan terus hadir untuk masyarakat dan melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat,” tutup Madyawati. (Ara)

Kamis, 26 Desember 2024

Capaian Kinerja Pemerintah Kota Cirebon Tahun 2024


Satu Tahun Kepemimpinan Pj Wali Kota Cirebon tahun 2024

CIREBON - Tahun 2024 menjadi tahun yang penuh prestasi bagi Kota Cirebon. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan fokus pada stabilitas harga, peningkatan pendapatan daerah, penurunan angka pengangguran, serta peningkatan kualitas layanan publik, Kota Cirebon semakin menunjukkan kemajuannya.

Prestasi-prestasi yang diraih ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi Kota Cirebon sebagai kota yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Pemerintah Kota Cirebon berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian signifikan sepanjang tahun 2024. Di tingkat nasional, Kota Cirebon meraih 8 penghargaan, sementara di Provinsi Jawa Barat berhasil mengukir 23 penghargaan bergengsi. 

Prestasi ini mencakup bidang pelayanan publik, pengelolaan informasi geospasial, dan kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik.

Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi, Kota Cirebon menunjukkan keberhasilan dalam pengendalian inflasi melalui program Gerakan Pangan Murah. Pendapatan dan belanja daerah pun terealisasi sesuai target, mendukung program penurunan angka pengangguran melalui pelatihan dan penyaluran tenaga kerja.

Komitmen penguatan kelembagaan BUMD juga diwujudkan melalui optimalisasi peran Perumda Pasar dan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata. Investasi mencapai Rp1,97 triliun, melampaui target yang ditetapkan. Di sektor layanan publik, Kota Cirebon menyusun 377 SOP layanan dan membangun Mall Pelayanan Publik.

Pada bidang kesehatan, seluruh RS di Kota Cirebon telah memenuhi standar pelayanan, sementara program spesifik stunting berhasil menjangkau ribuan anak dengan gizi tambahan. Strategi pengentasan kemiskinan difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kelompok usaha produktif.

Dengan sinergi yang kuat, Kota Cirebon terus melangkah maju mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (din)

Rabu, 25 Desember 2024

Forkopimda Monitoring Pelaksanaan Perayaan dan Ibadah Natal di Sejumlah Gereja di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memonitor pelaksanaan perayaan dan ibadah Natal di sejumlah gereja di Kabupaten Cirebon, Rabu (25/12/2024).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memastikan pelaksanaan Natal berjalan lancar dan damai.

Wahyu Mijaya bersama Forkopimda berkeliling ke sejumlah gereja untuk memastikan pelaksanaan Natal tak ada kendala. Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) juga turut membantu pengamanan di gereja.

Wahyu mengapresiasi sinergitas yang terjalin dari berbagai lembaga hingga masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Cirebon dan lembaga lainnya menciptakan ruang aman dan nyaman bagi masyarakat

“Kami bersama-sama untuk monitoring pelaksanaan Natal di Kabupaten Cirebon. Silaturahmi dan sama-sama menjaga kerukunan, sehingga pelaksanaan ibadah saudara kita ini dapat berjalan dengan lancar dan kondusif,” kata Wahyu

Lebih lanjut, ia berpesan agar masyarakat Kabupaten Cirebon turut aktif menjaga kerukunan yang sudah terjalin. Sebab, merawat kerukunan tentunya berdampak besar bagi terciptanya Kabupaten Cirebon yang damai.

“Mudah-mudahan kita selalu menjaga kebaikan, kerukunan dan saling mendoakan, serta menjaga Kabupaten Cirebon kita,” ucapnya.

Senada disampaikan dengan Kapolres Cirebon, Kombes Pol Sumarni. “Jajaran Polresta Cirebon, Kodim, dan pemerinitah daerah, serta ormas ikut melakukan pengamanan di gereja-gereja. Kita juga lakukan sterilisasi terlebih dahulu,” ucap Sumarni.

Sumarni mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan pengamanan internal dan sekitar gereja untuk memastikan pelaksanaan Natal berjalan aman. Selain itu, lanjut dia, patroli juga dilakukan.

“Kita menciptakan rasa aman, tentram, dan aman bagi umat Nasrani. Kita juga memantau situasi dan mobilisasi masyarakat di pekan libur ini,” tukasnya.

“Jangan sampai terjadi kemacetan yang menuju tempat rekreasi di Kabupaten Cirebon,” kata Sumarni. 

Pemerintah Kabupaten Cirebon Gelar Safari Pembangunan Ke Wilayah Cirebon Timur

KABUPATEN CIREBON - Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi dan peninjauan langsung atas hasil-hasil pembangunan di wilayah tersebut, termasuk infrastruktur jalan (peningkatan jalan Bojongnegara-Kudukeras, serta pemeliharaan berkala jalan Sindanglaut-Ciawigajah).

Selain itu, peninjauan langsung pembangunan gedung PSC-119, revitalisasi gedung sekolah (SMPN 2 Mundu dan SDN 3 Desa Cikulak, Kecamatan Waled), dan uprating instalasi pengolahan air (IPA) di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu.

Kemudian, dilanjutkan peninjauan gedung unit transfusi darah (UTD) RSUD Waled dan agrowisata taman Saronggeh Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i, menyatakan kepuasannya terhadap kualitas pembangunan yang telah dilaksanakan.

“Secara keseluruhan, pelaksanaan pembangunan ini cukup memuaskan, bangunannya berkualitas,” ujarnya.

Ia pun sudah memastikan penggunaan material konstruksi, seperti baja ringan pada bangunan sekolah dan fasilitas lainnya, telah memenuhi standar yang ditetapkan.

“Saya juga bertanya pada penyedia terkait sertifikasi baja ringan, dan semuanya sudah sesuai standar,” imbuhnya.

Terkait infrastruktur jalan, Hilmy menjelaskan, bahwa dari total panjang jalan yang dikerjakan sepanjang 3 kilometer, hanya menyisakan sekitar 80 sentimeter yang belum selesai. Namun, hal ini akan segera diselesaikan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap proses pembangunan.

Menurutnya, kekurangan dalam perencanaan seringkali menjadi penyebab hasil pembangunan tidak maksimal.

“Evaluasi pembangunan harus dimulai dari tahap perencanaan, termasuk proses lelang dan lainnya yang harus dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Safari pembangunan ini juga membawa kabar baik bagi masyarakat di wilayah timur Cirebon, khususnya di Kecamatan Waled.

Hilmy mengungkapkan, Kabupaten Cirebon kini memiliki unit transfusi darah yang merupakan satu-satunya di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan).

“Kehadiran unit transfusi darah ini menjadi akses layanan kesehatan yang sangat penting, terutama terkait ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan,” jelasnya.

Unit transfusi darah di RSUD Waled ini, diharapkan mampu meningkatkan layanan kesehatan di wilayah timur Cirebon, yang selama ini masih terbatas. Kini, masyarakat dapat dilayani lebih cepat dan efisien.

Hilmy berharap, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik dan menjaga keberlanjutannya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan sebagai bagian dari prioritas pembangunan.

Safari pembangunan tersebut menjadi momentum penting untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, serta mendengar langsung aspirasi yang ada.

“Semoga apa yang sudah kita bangun ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkas Hilmy. (Ara)

PJ Bupati Cirebon Tekankan Kick Off Meeting RKPD 2026 Merupakan Proses Perencanaan Pembangunan Daerah

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri kegiatan Kick Off Meeting Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon Tahun 2026.

Kegiatan ini digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon dan digelar di Ruang Rapat Suparman, Bappelitbangda Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari proses penyusunan dan bentuk persiapan penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) untuk tahun 2026.

Wahyu menekankan, bahwa Kick Off Meeting RKPD 2026 ini merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD, dan RKPD.

“Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Kabupaten Cirebon Tahun 2026 merupakan momentum sangat strategis dalam upaya membangun keterpaduan dan sinergitas, baik antarwilayah kecamatan, pemangku kepentingan, maupun antarperangkat daerah selaku penyelenggara pemerintahan, dan pembangunan daerah,” jelasnya.

“Hal ini sekaligus membangun komitmen bersama dalam upaya melakukan proses dan tahapan perencanaan yang lebih tepat waktu, serta memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Cirebon,” kata Wahyu.

Wahyu juga mengingatkan, penyusunan RKPD Tahun 2026 merupakan bagian dari tahun rencana RPD Tahun 2025–2026 yang telah mengakomodasi visi-misi bupati dan wakil bupati terpilih.

Oleh karena itu, lanjut dia, perencanaan harus sejalan dengan program dan kegiatan yang telah dijanjikan oleh kepala daerah terpilih.

“Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Tahun 2026 menjadi starting point atau titik awal kita, baik Bappelitbangda yang mempunyai tugas dan fungsi untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah, maupun masing-masing perangkat daerah yang juga mempunyai tugas dan kewajiban untuk menyusun RKPD,” ungkapnya.

“Penyusunan RKPD dan Renja ini harus seiring sejalan, selaras, dan terpadu dalam satu sistem perencanaan pembangunan daerah,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan maksud dari kegiatan ini, adalah agar terbentuk satu persepsi untuk bersama-sama melakukan tahapan dan proses perencanaan sesuai dengan jadwal, norma, dan tata cara yang telah ditentukan.

Oleh karena itu, ia meminta semua perangkat daerah agar memiliki atensi penuh dan mengawal proses perencanaan di perangkat daerah masing-masing.

Kemudian, lanjut dia, mampu memastikan semua dokumen yang dibutuhkan untuk proses perencanaan dipenuhi dan diselesaikan tepat pada waktunya, terutama proses yang dilakukan melalui Sistem Aplikasi Perencanaan Daerah atau SIPD.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, berdasarkan penilaian Kementerian Keuangan, kapasitas fiskal daerah Kabupaten Cirebon masuk dalam kategori rendah,” tukas Wahyu.

Sehingga, dengan keterbatasan sumber daya tersebut, kita perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan target-target pembangunan, di antaranya mengoptimalkan penggalian sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan akses sumber pembiayaan pembangunan yang berasal dari pusat dan provinsi, serta Corporate Social Responsibility (CSR), dan pelaksanaan belanja daerah yang lebih efisien dan efektif.

“Kemudian difokuskan pada program prioritas yang berdampak besar pada pencapaian target pembangunan, baik menu program yang akan dibiayai dari pagu sektoral, pagu kewilayahan, program strategis, maupun program-program unggulan,” tutupnya. (Nur)

Wadahi Aspirasi Bagi Para Pelaku Usaha Mikro, Pemkab Cirebon Gelar UMKM Awards 2024

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menggelar acara “UMKM Awards 2024” yang bertempat di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).

Acara ini menjadi wadah apresiasi dan motivasi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Cirebon untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing di tingkat lokal hingga internasional.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya dalam sambutannya, menyampaikan bahwa penyelenggaraan UMKM Awards ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak, bukan hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.

“Acara ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi, memasarkan produk mereka secara lebih luas, dan bersaing hingga tingkat internasional,” ucapnya.

“Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon dapat meningkat, yang pada akhirnya berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Melalui UMKM Awards 2024, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap dapat menciptakan wirausaha baru yang mampu memanfaatkan digitalisasi untuk naik kelas.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan untuk membawa UMKM Cirebon ke level yang lebih tinggi.

“Setiap inovasi dari pelaku UMKM adalah langkah maju bagi ekonomi daerah. Mari bersama-sama mendukung pertumbuhan UMKM sebagai pilar penting perekonomian Kabupaten Cirebon,” tutup Wahyu.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Cirebon, Drs H Dadang Suhendra MSi, menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2022, terdapat 202.017 pelaku usaha mikro di Kabupaten Cirebon yang tersebar di 40 kecamatan dan 424 desa/kelurahan.

Mereka bergerak di berbagai sektor unggulan, seperti makanan olahan, konveksi, jasa, pertanian, perikanan, batik, rotan, meubel, hingga kerajinan lainnya.

“UMKM Awards ini adalah bentuk apresiasi atas keberhasilan pelaku usaha mikro dalam mengelola bisnisnya,” ujar Dadang.

“Kami berharap, ajang ini dapat meningkatkan kualitas produk, menghadirkan inovasi baru, dan menciptakan wirausaha yang berdaya saing global,” tukasnya.

Dadang menyampaikan, rangkaian acara UMKM Awards dimulai sejak 7 November 2024, melibatkan 118 peserta, yang kemudian disaring menjadi 39 nominator.

Setelah tahap penjurian, terpilih 20 finalis terbaik dari kategori makanan/minuman olahan dan kerajinan. Pada puncak acara, diumumkan pemenang terbaik 1, 2, dan 3 di masing-masing kategori.

Sementara itu, Pengembang Kewirausahaan Ahli Madya, Dr Maharto SSos MSi menyoroti tantangan yang masih dihadapi UMKM, seperti digitalisasi, kemasan produk, inovasi, pengembangan SDM, dan pemasaran.

“Kami terus mendampingi pelaku UMKM melalui kemitraan dengan usaha kecil dan besar, hingga ke Bandung. Selain itu, kami membantu legalisasi usaha, seperti pembuatan NIB dan memberikan pelatihan berkala untuk meningkatkan omzet,” ungkapnya. (Nur)

BPBD Kabupaten Cirebon Gelar Rapat Koordinasi Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

KABUPATEN CIREBON — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Koordinasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana di ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (24/12/2024).

Rapat tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i MPd.

Hilmy menyampaikan, pentingnya langkah antisipatif sesuai Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 360/KEP.580-BPBD/2024, yang menetapkan status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, dan tanah longsor di wilayah Jawa Barat.

“BPBD Kabupaten Cirebon harus memastikan kesiapan penuh dalam mengantisipasi dan menanggulangi dampak bencana, baik banjir maupun tanah longsor,” tegasnya.

TRC Penanggulangan Bencana Kabupaten Cirebon dibentuk untuk memastikan penyelenggaraan penanggulangan bencana saat tanggap darurat dapat berjalan secara cepat, tepat, dan efektif.

Tim ini terdiri dari beberapa elemen, termasuk pembina, pengarah, pelaksana, dan sekretariat.

Hilmy menekankan, bahwa TRC memiliki tugas penting, di antaranya, mengkaji lokasi bencana secara cepat untuk mengidentifikasi dampak dan kebutuhan penanganan. Kemudian membantu mengkoordinasikan sektor terkait dalam penanganan darurat bencana.

Lalu menyampaikan saran strategis dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana, serta melaporkan hasil kerja secara berkala kepada Kepala BPBD dan instansi terkait.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Dr H Deni Nurcahya ST MSi, menekankan pentingnya kolaborasi berbasis pentahelix dalam upaya penanggulangan bencana.

“Sinergitas antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media sangat diperlukan untuk memastikan efektivitas tanggap darurat,” jelas Deni.

Ia juga menguraikan beberapa fungsi TRC, seperti mengaktifkan posko Satkorlak, memperlancar koordinasi lintas sektor, dan memberikan rekomendasi strategis dalam penanganan bencana.

“Tujuan akhirnya adalah memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat,” tambahnya.

Rapat ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesiapan Kabupaten Cirebon dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang kerap terjadi pada musim penghujan.

Melalui pembentukan TRC dan penguatan koordinasi lintas sektor, BPBD Kabupaten Cirebon berkomitmen memberikan respons cepat dan efektif terhadap situasi darurat, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.