Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 23 Juni 2025

Bismillah FC Raih Juara Pertama di IKB NTT Cup 2025, Ajang Silaturahmi dan Sportivitas Warga NTT di Cirebon

CIREBON, FC — Turnamen minisoccer bertajuk IKB NTT Cup 2025 sukses digelar pada 21–22 Juni 2025 di Minisoccer Sport Center Cirebon. Kompetisi yang mempertemukan berbagai tim asal dan pecinta Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berhasil memikat perhatian warga serta menjadi ajang mempererat silaturahmi antar sesama perantau dan masyarakat sekitar.

Pada gelaran final yang berlangsung seru dan penuh sportivitas, Bismillah FC keluar sebagai juara pertama, disusul oleh Onne Team sebagai juara dua, dan Bansos FA di posisi juara tiga.

Turnamen dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, sementara penutupan dilakukan oleh Ketua Ikatan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (IKB NTT) Cirebon, Viktor Arnoldus Peny. Dalam sambutannya, Viktor menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini.

“Turnamen ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga soal menjaga persaudaraan, mempererat persatuan, serta mengenalkan semangat kebersamaan warga NTT kepada masyarakat luas,” ujar Viktor.

Salah satu panitia, Rasit, mengungkapkan rasa syukur dan haru atas kelancaran acara. Ia juga menyampaikan bahwa antusiasme para peserta dan penonton luar biasa.

“Turnamen ini sangat menghibur, meriah, dan penuh kekeluargaan. Kami sangat berharap IKB NTT Cup bisa menjadi event tahunan yang lebih besar dan profesional ke depannya,” ujarnya.

Acara ini juga menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi jembatan yang efektif dalam membangun kebersamaan lintas daerah, latar belakang, dan usia. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para pemain menjadi cerminan nilai-nilai luhur yang ingin ditanamkan IKB NTT dalam setiap kegiatannya. (din)

Pemkab Cirebon Gelar Travel Mart untuk Promosikan Wisata Daerah

CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Caruban Nagari Travel Mart di Pendopo Bupati Cirebon, Senin (23/6/2025).

Gelaran ini sebagai upaya memperkenalkan potensi wisata daerah kepada para pelaku pariwisata yang tergabung dalam Insan Pariwisata Indonesia (IPI).

Bupati Cirebon, Imron, menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai forum seperti ini, penting untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pelaku wisata dari berbagai daerah, termasuk Bali dan Yogyakarta,” ujar Imron.

“Harapannya, Kabupaten Cirebon bisa belajar dari daerah-daerah tersebut yang pariwisatanya telah berkembang pesat,” kata Imron.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki kekayaan seni, budaya, dan kuliner yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. Namun, potensi tersebut masih perlu dikemas dan dipromosikan lebih optimal oleh perangkat daerah terkait.

“Jika wisatawan datang ke Kabupaten Cirebon, otomatis ekonomi masyarakat akan ikut bergerak, dan pendapatan asli daerah pun meningkat,” ucapnya menambahkan.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Syafrudin Aryono, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempromosikan dan memasarkan potensi wisata Kabupaten Cirebon kepada jaringan pelaku pariwisata nasional.

“Kami tidak sekadar sosialisasi, tapi mempromosikan kekayaan wisata Kabupaten Cirebon, mulai dari destinasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga budaya,” jelasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta Travel Mart akan mengunjungi beberapa lokasi unggulan seperti sentra Batik Trusmi, Batu Lawang, dan pemandian air panas.

Malam harinya, peserta dijadwalkan menghadiri Gala Dinner di Baraja Ampitheater, lokasi pertunjukan seni yang kini menjadi ikon wisata budaya di Cirebon.

Syafrudin juga menyampaikan rencana pemerintah untuk mengadopsi konsep pertunjukan rutin seperti di Baraja Ampitheater.

Mulai 2026, pentas seni akan digelar setiap akhir pekan di tiga zona: wilayah barat, tengah, dan timur Kabupaten Cirebon.

“Pentas akan digelar secara konsisten setiap malam Sabtu dan malam Minggu, dengan atau tanpa kehadiran wisatawan. Ini bagian dari upaya menghidupkan ruang seni dan budaya lokal,” katanya.

Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif warga sebagai bagian dari ekosistem pariwisata. Menurutnya, aksesibilitas di Kabupaten Cirebon sangat mendukung, dengan lima pintu tol, kedekatan dengan laut, dan kemudahan akses ke Bandara Kertajati.

“Sayangnya, masih banyak warga yang belum sadar bahwa mereka juga bisa menjadi insan pariwisata. Banyak kegiatan budaya seperti nadran dan wayang, yang hanya dinikmati sebagai tontonan, bukan sebagai atraksi yang bisa dipromosikan ke luar,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai aktif mengundang orang datang ke Kabupaten Cirebon, memperkenalkan tradisi dan kekayaan budaya yang dimiliki.

“Jangan remehkan potensi yang kita miliki. Batik yang menurut kita biasa saja, bisa jadi sangat berharga di mata wisatawan asing. Pariwisata itu industri dengan rantai ekonomi yang panjang, menyentuh banyak lapisan masyarakat,” tegasnya.

Syafrudin juga menyampaikan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tengah menjalin kerja sama dengan Politeknik Pariwisata Prima Internasional untuk memperkuat sumber daya manusia di sektor ini.

Sementara itu, Ketua Umum IPI, I Gede Susila Wisnawa, mengapresiasi inisiatif Pemkab Cirebon dan berharap promosi wisata dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami mendorong agar potensi wisata Kabupaten Cirebon dibuatkan kalender kegiatan tetap, seperti yang dilakukan Bali melalui Pesta Kesenian Bali setiap tahun. Dengan adanya kalender ini, pelaku industri bisa menyusun program kunjungan lebih terarah,” tuturnya.

Ia berharap, desa-desa wisata di Kabupaten Cirebon bisa tumbuh bersama dan menjadikan kegiatan seperti ini sebagai awal kebangkitan pariwisata lokal.

“Jangan hanya Bali dan Jogja yang maju. Daerah lain seperti Kabupaten Cirebon juga punya peluang besar jika digarap dengan serius dan berkesinambungan,” katanya. (din)

Minggu, 22 Juni 2025

Wakil Wali Kota Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Perubahan dan Inovasi

CIREBON- Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, didampingi Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, hadir dalam pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Cirebon periode 2025–2028 yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Cirebon, Minggu (22/6/2025). Acara ini menandai langkah baru bagi pemuda dalam mengawal pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang resmi dilantik. Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, Wakil Wali Kota mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang hari ini resmi dilantik. 

"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan peneguhan tanggung jawab moral dan sosial pemuda Kota Cirebon untuk menjadi garda terdepan dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pemuda bukan hanya sebagai generasi penerus, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. “Di tangan pemuda yang berani, kreatif, dan berpikiran terbuka, masa depan Kota Cirebon dapat dibentuk dengan semangat baru: semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian sosial,” katanya.

Menurutnya, KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan memegang peranan strategis. “KNPI adalah jembatan antara generasi muda dan pemerintah, penyambung suara aspirasi, sekaligus motor perubahan di masyarakat,” tutur Wakil Wali Kota.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas antar organisasi kepemudaan (OKP) dan elemen pemuda. 

“Pengurus diharapkan mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan daerah serta menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Pemerintah Kota Cirebon,” lanjutnya.

Lebih jauh, Wakil Wali Kota menegaskan Pemerintah Kota Cirebon membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk terlibat dalam berbagai program pembangunan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan, transformasi digital, lingkungan hidup, dan penguatan karakter generasi muda.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pemuda Kota Cirebon untuk bersama-sama menjaga energi positif dan semangat perubahan. 

“Mari kita buktikan bahwa pemuda Kota Cirebon mampu berperan aktif dan memberi makna besar bagi daerahnya. Selamat mengemban amanah," tutupnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Cirebon yang baru dilantik, Jaka Permana, menegaskan bahwa KNPI bukan sekadar organisasi biasa. “KNPI adalah rumah besar pemuda yang siap menampung aspirasi sekaligus menumbuhkan semangat perubahan di Kota Cirebon,” jelasnya.

Jaka menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggerakkan berbagai program strategis yang bertujuan mengedukasi dan memberdayakan pemuda. 

“Kami akan menjalankan program seperti Go To School, Go To Campus, dan Go To Fileks sebagai upaya mendekatkan diri dengan pemuda dan menguatkan peran mereka sebagai aset masa depan,” ujarnya penuh optimisme.

Pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Cirebon ini diharapkan menjadi titik awal bagi kiprah pemuda yang lebih aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Cirebon. Sinergi antara pemuda dan pemerintah menjadi kunci untuk mewujudkan perubahan positif demi kemajuan bersama. (din)



Jumat, 20 Juni 2025

Hartono Hadiri Doa Bersama dan Santunan Yatim Piatu DPD AKKI Kuningan, Dorong Penguatan Legalitas Bisnis di Wilayah Ciayumajakuning

KUNINGAN, FC– Tokoh masyarakat dan penggerak dunia usaha, Hartono, menghadiri acara doa bersama dan santunan untuk anak yatim piatu yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (DPD AKKI) Kabupaten Kuningan, Jum'at, 20 Juni 2025. 

Acara ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dengan dihadiri para pengurus, anggota AKKI, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Hartono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPD AKKI Kuningan atas penyelenggaraan kegiatan yang sarat nilai sosial dan spiritual ini. 

Ia menegaskan pentingnya peran pengusaha dan organisasi konstruksi dalam memperkuat sinergi sosial, sekaligus membangun jaringan usaha yang sehat dan legal.

“Momentum seperti ini bukan hanya untuk berbagi, tapi juga mempererat tali persaudaraan dan menyatukan visi kita dalam membangun usaha yang kuat, legal, dan terarah,” ujarnya.

Hartono juga menyampaikan harapannya kepada DPD AKKI di wilayah lain, khususnya Kabupaten Majalengka dan Indramayu, agar segera aktif dan solid dalam melebarkan kiprah organisasinya.

“DPD AKKI Majalengka dan Indramayu harus segera berkibar. Kita butuh sinergi kuat lintas daerah untuk memperkuat legalitas bisnis konstruksi dan usaha lainnya. Sudah saatnya kita semua bersatu bersama tim LPKBH Keris sebagai mitra strategis dalam penguatan aspek hukum dan advokasi,” tambahnya.

Menurut Hartono, kolaborasi antara AKKI dan LPKBH Keris akan menjadi kekuatan baru bagi para pelaku usaha dalam menghadapi tantangan regulasi dan birokrasi di lapangan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan usaha dan keselamatan bangsa, serta penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu yang hadir, sebagai wujud nyata kepedulian dan rasa syukur para anggota AKKI Kuningan. (din)

Kamis, 19 Juni 2025

UPZ UIN Siber Cirebon Gelar Open Donasi untuk Bantu Adys Amelia Putri Akibat Kecelakaan Lalulintas

CIREBON, FC  — Semangat kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal pula sebagai Cyber Islamic University (CIU). 

Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Syarifah Mudaim, kampus ini menggelar open donasi untuk membantu salah satu mahasiswinya yang tengah tertimpa musibah, Adys Amelia Putri, mahasiswi Semester 4 Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Adys mengalami kecelakaan lalu lintas yang cukup serius dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sumber Waras. 

Mengetahui kondisi tersebut, UPZ Syarifah Mudaim segera bertindak cepat dengan membuka penggalangan dana yang melibatkan para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan elemen kampus lainnya.

Puncak dari aksi kemanusiaan ini terjadi pada Rabu, 18 Juni 2025, saat Wakil Rektor III Prof. Dr. Hajam, M.Ag.,Dekan FEBI Dr. H. Didi Sukardi, SH., MH., dan Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.SI.,  bersama tim UPZ mendatangi RS Sumber Waras untuk menyerahkan langsung hasil donasi kepada keluarga Adys, yang diterima oleh ibu kandungnya Sustini Salim Jaya. 

Suasana haru dan hangat menyelimuti pertemuan tersebut, menjadi bukti nyata bahwa UIN Siber Cirebon tak hanya hadir sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan dalam masa-masa sulit.

Rektor UIN Siber Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan pesan penuh empati, bahwa pihak kampus berupaya membantu meringankan beban keluarga Adys yang sedang mengalami cobaan berat. 

"Semoga bantuan yang terkumpul ini bisa sedikit meringankan biaya pengobatan, meskipun tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan," tuturnya.

Prof. Aan juga menegaskan bahwa gerakan solidaritas ini mencerminkan kepedulian kampus terhadap mahasiswanya. Ia pun menyampaikan doa, 

“Semoga keluarga Adys diberi ketabahan, dan Adys lekas pulih serta bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. Aamiin,” paparnya.

Sementara itu, Prof. Hajam, perwakilan dari Pimpinan UIN Siber Cirebon, menyampaikan bahwa penggalangan donasi ini merupakan bentuk konkret dari misi kemanusiaan dan solidaritas dalam lingkungan kampus. 

“Kami dari siviatas akademika berupaya mengoordinasikan donasi ini sebagai bentuk empati kami kepada Adys dan keluarganya. Semoga bisa membantu biaya pengobatan dan menjadi penguat di tengah cobaan ini,” ujar Warek III.

Aksi penggalangan dana ini bukan hanya bentuk bantuan materiel, tetapi juga menjadi simbol kekuatan moral dan spiritual yang terus dijaga dalam atmosfer akademik UIN Siber Cirebon. 

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus menumbuhkan jiwa kemanusiaan di tengah perkembangan zaman.

“Semoga Adys Amelia Putri segera pulih dan kembali menempuh perkuliahan bersama teman-teman tercinta. Kampus selalu hadir untukmu," tandasnya. (dim)

Wakil Wali Kota Kunjungi Keluarga Korban Longsor Tambang Ilegal di Argasunya

 

CIREBON – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, melakukan kunjungan duka ke rumah keluarga korban longsor akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan Argasunya, pada Kamis (19/6/2025). 

Kunjungan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kota terhadap warga yang terdampak bencana tersebut.

Dalam suasana haru dan penuh keprihatinan, Wakil Wali Kota menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. 

“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kami sangat prihatin dan Pemerintah Kota berkomitmen untuk mengusut tuntas kejadian ini,” ujar Wakil Wali Kota saat berada di lokasi. 

Sebagai wujud empati, Pemerintah Kota memberikan dukungan moril dan bantuan langsung kepada keluarga korban. Bantuan ini mencakup kebutuhan dasar serta pendampingan psikologis bagi keluarga yang mengalami trauma. 

“Pemerintah Kota hadir bukan hanya pada saat kejadian, tapi juga dalam duka masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa warga tidak merasa sendirian,” tegasnya.

Wakil Wali Kota juga menyinggung persoalan tambang ilegal yang selama ini menjadi masalah di kawasan Argasunya. 

Menurutnya, aktivitas penambangan yang dilakukan tanpa izin tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. 

“Kami sangat menyesalkan masih adanya aktivitas tambang ilegal di kawasan yang sudah dilarang. Pemerintah akan memperketat pengawasan, dan seluruh akses akan ditutup,” kata dia.

Ia menambahkan, insiden longsor ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi semua pihak bahwa keselamatan warga adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. 

“Ini bukan hanya soal aturan, tapi menyangkut nyawa warga. Jangan sampai ada korban berikutnya akibat kelalaian dan pembiaran terhadap aktivitas yang melanggar hukum,” ujarnya.

Pemerintah Kota Cirebon, lanjut Wakil Wali Kota, akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas tambang ilegal di wilayahnya. 

Upaya preventif juga akan digalakkan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya tambang liar dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota hadir dan bertanggung jawab. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah tragedi serupa. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tutur Wakil Wali Kota.

Di akhir kunjungannya, Wakil Wali Kota menyerukan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan aktivitas tambang ilegal. “Mari kita hentikan aktivitas tambang ilegal. Lindungi nyawa, jaga lingkungan. Pemkot Cirebon hadir bersama rakyat,” tegasnya. (Aida)



Pemkab Cirebon Komitmen Berantas Sindikasi Rekrutmen Transaksional Tenaga Kerja Perusahaan Dalam Negeri

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus menunjukan langkah konkret dalam upaya pemberantasan premanisme di wilayah.

Salah satunya adalah dengan mempersempit tindakan premanisme yang kerap terjadi di bidang ketenagakerjaan, terutama saat proses rekrutmen di perusahaan.

Dinas Ketenagakerjaan selaku Leading Sector menggencarkan sosialiasi mengenai pola penjaringan pekerja perusahaan, dimana acapkali terjadi tindakan transaksional yang dilakukan oleh oknum eksternal maupun internal perusahaan tersebut.

Tak sendiri, Disnaker Kabupaten Cirebon juga turut menggandeng Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Polresta Cirebon, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Cirebon selaku Sekretaris Satgas Pemberantasan Premanisme Kabupaten Cirebon untuk mengawasi pola rekrutmen yang dilakukan.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut dihadirkan beberapa manajemen perusahaan, ketua dan pengurus Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC), camat se-Kabupaten Cirebon, serta ketua dan pengurus Bursa Kerja Khusus (BKK) Kabupaten Cirebon sebagai pesertanya.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, menjelaskan bahwa Bupati Cirebon telah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang Tata Cara Penyampaian Informasi Lowongan Pekerjaan dan Rekrutmen Tenaga Kerja Dalam Negeri pada perusahaan di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, terdapat sembilan poin yang tertera dalam surat edaran tersebut yang akan dijadikan sebagai pedoman perusahaan.

“Perusahaan dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerjanya wajib menyampaikan informasi lowongan pekerjaan, permohonan data pencari kerja dan laporan penempatan tenaga kerja ke Disnaker Kabupaten Cirebon,” ujar Novi.

“Artinya, setiap rekrutmen yang akan dilakukan oleh perusahaan akan melalui Disnaker terlebih dahulu sebagai pintu awal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Novi juga menyampaikan dalam surat edaran tersebut mengatur tentang pencari kerja yang berdomisili di sekitar perusahaan hingga pencari kerja disabilitas yang harus diakomodir oleh perusahaan.

“Pemerintah Kabupaten Cirebon juga berupaya untuk terus mengentaskan pengangguran dengan berbagai cara. Data pencari kerja ada di kami dan desa, sehingga nanti setiap perusahaan yang membuka lowongan, tentunya harus menyesuaikan dengan data pencaker yang kami dan pihak desa miliki,” terangnya.

Terkait tindakan transaksional dan pekerja titipan oknum dengan bayar membayar, Novi menegaskan, dengan pola yang diberlakukan saat ini maka akan mengeliminasi praktek-praktek tersebut.

Pasalnya, lanjut Novi, setiap orang yang akan mendaftar harus terlebih dahulu terdaftar dalam data pencari kerja.

“Screening awal kami tentu disesuaikan dengan data pencaker untuk klasifikasi jenis lowongan pekerjaan. Setelah itu, proses selanjutnya dilakukan oleh manajemen perusahaan, sehingga akan menghasilkan tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensi yang diperlukan,” tambahnya.

Meskipun demikian, ia juga menegaskan, dibutuhkan komitmen bersama oleh semua pihak guna menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Pemerintah, kata dia, sejauh ini sudah berupaya mengeluarkan beberapa kebijakan guna menghilangkan tindakan negatif yang kerap terjadi dalam proses perekrutan tenaga kerja.

“Pemerintah beserta aparat penegak hukum sudah membuat komitmen untuk pemberantasan premanisme. Tentunya, ini juga harus disambut oleh perusahaan dan seluruh unsur yang terkait dalam rekrutmen tenaga kerja (eksternal & internal) dengan menciptakan pola rekrutmen yang terbuka, bebas, objektif, adil dan setara tanpa diskriminasi,” tutupnya. (Ara)