Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 08 Agustus 2025

Wakil Wali Kota Hadiri Simfoni Perjuangan, Nada-nada Cinta Tanah Air Sambut Kemerdekaan

CIREBON — Wakil Wali Kota Cirebon,  Siti Farida Rosmawati, menghadiri kegiatan lomba menyanyi lagu perjuangan bertajuk “Simfoni Perjuangan” dalam rangkaian menyambut HUT ke 80 RI, di  RRI Cirebon, Jumat (8/8/2025).  

Kegiatan ini bukan sekadar panggung unjuk kebolehan vokal, melainkan menjadi ruang batin untuk menyulam kembali ingatan akan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan yang sarat makna ini. 

“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon dan secara pribadi, saya menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, Moment Kita Organizer dan RRI Cirebon, yang telah menghadirkan sebuah kegiatan luar biasa, Simfoni Perjuangan,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa lomba ini memiliki nilai edukatif yang tinggi, khususnya dalam menanamkan kembali semangat kebangsaan kepada generasi muda. 

“Lagu-lagu perjuangan adalah simfoni dari sejarah bangsa kita sendiri. Di dalamnya ada semangat, ada harapan, dan ada pesan luhur tentang keberanian, persatuan, serta cinta tanah air,” ujarnya.

Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat semangat nasionalisme di tengah era modern yang kian cepat berubah. 

“Mudah sekali kita melupakan akar sejarah saat dunia bergerak begitu cepat. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk menanamkan kembali jati diri kita sebagai bangsa yang besar,” tambahnya.

Kota Cirebon, yang dikenal dengan kekayaan sejarah dan budayanya, berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi ekspresi seni yang membangun. Kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga mempererat persatuan di tengah keberagaman. 

“Tantangan kita saat ini adalah membangun karakter bangsa, memerangi hoaks, dan menumbuhkan semangat gotong royong. Di sinilah seni bisa menjadi medium yang sangat kuat,” tegas Wakil Wali Kota.

Sebagai penutup, Wakil Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia dengan semangat yang lebih kuat dan kontribusi yang lebih nyata. 

“Mari kita satukan langkah, jaga nilai-nilai kebangsaan, dan terus tanamkan cinta tanah air melalui cara-cara kreatif dan inklusif. Suara kalian hari ini, adalah bagian dari narasi besar bangsa Indonesia," terangnya.

Kegiatan ini pun mendapat dukungan dan perhatian dari tokoh nasional, Anggota DPR RI Komisi IV, Prof Rokhmin Dahuri yang turut memberikan pesan menyentuh.

“Dengan menyanyi, kita menjadi lembut. Ada kesejukan, ada kasih sayang. Mudah-mudahan melalui  Simfoni Perjuangan ini, para peserta tidak hanya mendapat hadiah atau gelar juara, tetapi juga melatih kecerdasan emosional,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof Rokhmin mengapresiasi pendekatan seni dalam menyampaikan pesan kebangsaan. Menurutnya, seni memiliki kekuatan menyentuh hati, membangun rasa, dan menyatukan perbedaan dalam harmoni. “Lagu bisa menjadi jembatan antara sejarah dan masa depan,” imbuhnya. (din)



Kabupaten Cirebon Raih Penghargaan KLA Pratama 2025

 

KABUPATEN CIREBON– Kabupaten Cirebon meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama pada tahun 2025. Pemkab pun menargetkan Kabupaten Cirebon bisa meraih KLA kategori Nindya ke depannya.

“Kabupaten Cirebon mendapatkan apresasi dari kementerian di Jakarta untuk penghargaan Kabupaten Layak Anak. Kita masih di posisi Pratama,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas KLA yang juga menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon, Dangi, usai menerima penganugerahan, Jumat (8/8/2025).

Tampak hadir pula pada penganugerahan yang dilaksanakan secara daring di Pendopo Bupati Cirebon, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Iyan Ediyana, Kepala Dinas PPKBP3A, Indra Fitriani beserta jajaran.

Dangi menargetkan, tahun depan Kabupaten Cirebon bisa meraih penghargaan KLA kategori Nindya. Menurutnya, penghargaan hanyalah bonus, yang terpenting dinas terkait memiliki komitmen untuk menciptakan Kabupaten Cirebon sebagai daerah layak anak.

“Tantangan kami di mindset (kerangka atau pola pikir). Mudah-mudahan mindset para pejabat, bahwa pembangunan tak hanya infrastruktur, tetapi juga terkait anak,” ucap Dangi.

Ia mengatakan, anak-anak membutuhkan ruang ekspresi. Selain pejabat, mindset tentang layak anak juga harus diterapkan warga.

“Yang berikutnya adalah pihak swasta, kami berharap swasta tidak komersialisasi ruang, tapi ada sisi fasilitas untuk ruang kreasi anak,” tutur Dangi.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, mengapresasi daerah yang menerima penghargaan KLA.

“Saya apresiasi mendalam dan setulus hati kepada seluruh pihak, yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam rangka evaluasi kabupaten dan kota layak anak sejak tahun 2024 pendataan,” kata Arifah. (Anin)

RI Bupati Imron Terima Kunjungan Kerja DPD RI

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menerima kunjungan kerja anggota Komite I DPD RI Aanya Rina Casmayanti di ruang Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Jumat (8/8/2025).

Imron berharap, DPD RI bisa membantu Pemkab Cirebon yang saat ini fokus untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan.

Imron mengatakan, anggaran Kabupaten Cirebon masih terbatas untuk mengkaver semua lini. Belanja daerah Kabupaten Cirebon sangatlah besar. Sehingga, lanjut dia, perlu dukungan dari DPD hingga pemerintah pusat maupun provinsi.

“Karena untuk (belanja) infrastruktur itu masih terbatas. Pengeluaran pegawai di Kabupaten Cirebon sekitar 42 persen (dari APBD), karena pegawai kita itu jumlahnya ada 19 ribuan orang,” kata Imron dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia menyebut, jumlah pegawai tersebut masih belum ideal. Sebab, Kabupaten Cirebon masih kekurangan tenaga pendidik atau guru.

“Oleh karena itu, kami minta pemerintah pusat memberikan bantuan untuk saranan jalan dan kegiatan lainnya yang bisa mendorong Kabupaten Cirebon lebih maju,” tutur Imron.

Sementara itu, anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti mengatakan, Kabupaten Cirebon adalah daerah ke-16 yang ia kunjungi dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

“Banyak sekali permasalahan di daerah. Saya akan mengunjungi 27 daerah di Jawa Barat. Kegiatan ini dalam rangka ikhtiar belanja untuk ke depan dicari solusinya, baik di tingkat provinsi maupun pusat,” kata Rina dalam sambutannya.

Rina mengaku, sudah menerima banyak aspirasi dari masyarakat Kabupaten Cirebon, seperti persoalan pengangguran, ekonomi hingga pelayanan publik.

“Saya berharap, diskusi ini bisa hasilkan rekomendasi konkret untuk perbaikan tata kelola pemda dan ekonomi Kabupaten Cirebon,” ucapnya. (Aisa)

Kamis, 07 Agustus 2025

Billiard Kian Diminati Kaum Millineal, POBSI Siap Cetak Atlit Berbakat

CIREBON — Olahraga biliar kini semakin populer di kalangan generasi milenial, termasuk di Cirebon. Tren positif ini menjadi angin segar bagi perkembangan dunia olahraga biliar, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon.

Minat yang tinggi dari kalangan muda ini tidak hanya terlihat dari antusiasme mereka di berbagai arena latihan, tetapi juga dari konsistensi mereka dalam mengikuti pembinaan yang rutin dilakukan oleh POBSI. Setiap hari, sejumlah atlet muda tampak intens berlatih, baik dalam hal teknik pukulan, strategi permainan, hingga pengaturan setelan bola.

“Ini momentum yang sangat baik. Minat anak-anak muda terhadap biliar makin meningkat. Kami dari POBSI Kota Cirebon tentu sangat bangga dan terus mendorong mereka untuk berkembang,” ujar Rudi, Ketua POBSI Kota Cirebon.

Menurutnya, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, dengan tujuan mempersiapkan bibit-bibit atlet potensial untuk menghadapi berbagai kejuaraan, baik di tingkat lokal seperti POP Kota maupun tingkat provinsi seperti Porda. Selain peningkatan teknik, mental tanding dan kedisiplinan juga menjadi fokus dalam setiap sesi latihan.

Sekretaris Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI) Cirebon, Doni, mengungkapkan, bahwa popularitas olahraga billiard di Cirebon terus menanjak, terutama di kalangan generasi milenial. Hal ini dinilai sebagai peluang besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah.

Tren positif, kata Doni, seharusnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Menurutnya, antusiasme anak muda terhadap billiard perlu diarahkan melalui jalur pembinaan yang tepat.

“Potensi ini sangat sayang jika tidak dimanfaatkan. Pemerintah daerah harus mendukung pembinaan melalui wadah-wadah atlet junior, baik lewat POBSI maupun komunitas lainnya. Intinya POBSI siap untuk menangani masalah ini," ujar Doni.

Artinya tambah Doni, pembinaan yang terstruktur dapat memberikan warna tersendiri bagi dunia olahraga di Cirebon, khususnya dalam cabang olahraga bola sodok. Langkah ini juga akan membantu mengarahkan minat generasi muda ke kegiatan positif dan berprestasi.

Doni menegaskan, POBSI siap menjadi mitra strategis dalam membina bakat-bakat muda tersebut. Pihaknya memiliki komitmen untuk terus melakukan pembinaan rutin, meningkatkan teknik dan mental bertanding atlet, agar mereka siap menghadapi kejuaraan di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional.

Yundi, Ketua POBSI Kabupaten Cirebon juga manambahkan, bahwa biliar bukan sekadar permainan, tapi butuh konsentrasi, teknik, dan ketepatan tinggi. Kami ingin mereka tidak hanya sekadar hobi, tapi juga siap berlaga dan membawa nama baik Cirebon.

Dia menegaskan, dengan adanya pembinaan yang intensif serta dukungan penuh dari POBSI, diharapkan olahraga biliar di Cirebon bisa semakin berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di kancah regional maupun nasional. (din)

Bupati Imron Lantik Iyan Ediyana sebagai Pj Sekda Kabupaten Cirebon

 

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron resmi melantik Iyan Ediyana sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon di Aula Korpri Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kamis (7/8/2025).

Imron menyampaikan, bahwa pelantikan ini merupakan bagian penting dari upaya penguatan roda pemerintahan daerah, mengingat posisi Sekda merupakan jantung koordinasi kebijakan publik.

“Pada hari ini kami melantik, yang sebelumnya Plt, sekarang menjadi Pj Sekda Kabupaten Cirebon. Kami berharap setelah dilantik, bisa bekerja dengan baik dan melayani masyarakat secara optimal,” ujar Imron.

Ia menegaskan, jabatan Sekda merupakan dapur utama pemerintahan yang memiliki peran strategis dalam memastikan jalannya program-program pembangunan. Karena itu, pejabat yang menjabat di posisi ini dituntut memiliki integritas dan inovasi.

“Kalau para pejabat tidak inovatif, maka akan sulit mendorong kemajuan. Kita harus berlomba-lomba dalam hal kebaikan dan pelayanan,” katanya.

Pelantikan tersebut, lanjutnya, telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah. Pengangkatan ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Barat.

Imron berharap, dengan ditunjuknya Iyan Ediyana sebagai Pj Sekda, koordinasi antarperangkat daerah dapat semakin solid dan percepatan pembangunan bisa terwujud.

“Kami ingin Kabupaten Cirebon lebih maju dan mampu mengikuti perkembangan di tingkat nasional,” tegasnya.

Ia mengingatkan kepada seluruh pejabat, agar senantiasa memudahkan pelayanan bagi masyarakat.

“Jangan mempersulit urusan masyarakat. Sekarang ini persaingan antardaerah terbuka dan ketat, dan pelayanan publik adalah kunci,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Iyan Ediyana menyampaikan kesiapannya untuk menjalankan amanah sebagai Pj Sekda Kabupaten Cirebon, termasuk dengan melakukan evaluasi terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saya akan coba mengkaji ulang, terutama dari sisi komposisi dan struktur APBD. Nanti saya akan banyak berdiskusi dengan Bappelitbangda dan BKAD untuk memperdalam hal ini,” ujar Iyan.

Ia juga menyinggung komitmennya dalam membenahi pelayanan publik. Menurutnya, aspek perizinan dan pelayanan kemasyarakatan perlu ditelaah agar lebih efektif.

“Kita akan pelajari dulu kendala-kendalanya ada di mana,” ucapnya.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja sama dalam menjalankan visi dan misi pembangunan Kabupaten Cirebon.

“Semua harus satu arah dan mendukung kebijakan Pak Bupati demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (din)

PCO: Presiden Ingin Ilmuwan Indonesia Berkolaborasi dengan Saintis Dunia

 

JAKARTA – Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO) Noudhy Valdryno menekankan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait kiprah ilmuwan di Indonesia. Presiden Prabowo ingin ilmuwan Indonesia banyak berkolaborasi dengan saintis dunia.

“Kolaborasi dengan saintis dunia akan semakin menegaskan jalan terang Indonesia Maju,” kata Ryno di Jakarta, Kamis (7/8).

Ryno juga mengatakan Presiden Prabowo ingin para saintis ini banyak tampil di ruang publik. Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan. Peran saintis diperlukan terutama melalui strategi industrialisasi nasional yang bertumpu pada hilirisasi, penguasaan teknologi, dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

“Visi ini sejalan dengan Asta Cita ke-4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, serta penyandang disabilitas,” ujar Ryno.

Terkait perhatian Prabowo terhadap perkembangan ilmuwan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyelenggarakan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025. Acara diselenggarakan pada 7-9 Agustus 2025 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), ITB, Bandung, Jawa Barat.

PCO mengapresiasi penyelenggaraan KSTI 2025. Konvensi ini bisa menjadi wadah untuk mengumpulkan para saintis.

“Konvensi ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo untuk mempertemukan dan mengumpulkan para peneliti serta guru besar, khususnya bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik atau Engineering, dan Matematika) untuk menyatukan visi berkontribusi memajukan bangsa dan negara,” kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, saat membuka KSTI 2025.

Mengusung tema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi”, KSTI 2025 menjadi wadah kolaboratif antara dunia akademik, industri, pemerintah, media, dan masyarakat untuk mempercepat transformasi ekonomi Indonesia menjadi industri bernilai tambah tinggi.

KSTI 2025 mendatangkan lebih dari 2 ribu saintis. Brian mengatakan KSTI merupakan ruang strategis untuk mempertemukan kekuatan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, daya cipta industri, dan juga ketegasan arah kebijakan negara.

“Sebagai wujud tekad kita bersama menjadikan sains dan teknologi sebagai salah satu senjata perjuangan bangsa,” kata dia.

Brian juga mengatakan konvensi ini menjadi spesial. “Pak Rektor melaporkan kepada kami bahwa Prabowo Subianto adalah Presiden aktif menjabat kedua mengunjungi ITB setelah Presiden Soekarno,” kata Brian.

Konvensi akan merumuskan peta jalan riset dan inovasi di delapan sektor strategis yang menjadi fokus utama. Meliputi energi; pertahanan; digitalisasi (kecerdasan buatan dan semikonduktor); hilirisasi dan industrialisasi; kesehatan; pangan; maritim; material dan manufaktur maju.

Pemilihan delapan sektor industri prioritas tersebut didasarkan pada kebutuhan strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi Indonesia menuju ekonomi berbasis pengetahuan, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.

“Melalui pengembangan sektor-sektor ini, Indonesia tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga untuk mengambil posisi sebagai pemimpin industri di tingkat global,” kata Brian. (din)

Rabu, 06 Agustus 2025

Pemkab Cirebon Inisiasi Join Program Dengan Mitra Global

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyalurkan santunan kepada warga terdampak bencana longsor di kawasan Gunung Kuda, yang terjadi pada akhir Mei 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (6/8/2025).

Bupati Cirebon Imron mengatakan, santunan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia, korban luka, serta warga yang kehilangan pekerjaan akibat bencana tersebut.

“Masih ada empat orang yang belum ditemukan. Keluarganya juga menerima santunan,” kata Imron.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bank BJB, yang ikut menyalurkan bantuan senilai total Rp70 juta untuk para korban.

Menurut Imron, aktivitas di kawasan terdampak longsor masih belum dibuka hingga saat ini, karena berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Di wilayah Gunung Kuda tidak ada aktivitas, karena belum dibuka kembali,” ujarnya.

Bagi warga yang kehilangan mata pencaharian, Imron mengatakan, bahwa pihaknya akan menyiapkan program bantuan melalui Dinas Sosial.

“Kita akan bantu lewat program UMKM atau solusi ekonomi lainnya,” ucapnya menambahkan.

Tidak hanya membantu korban, ia pun mendorong evaluasi aktivitas pertambangan di wilayah rawan.

Ia berharap, ke depan, keselamatan kerja di sektor tambang bisa lebih diperhatikan agar kejadian serupa tidak terulang.

Pemkab Cirebon juga terus membuka jalur komunikasi dengan para keluarga korban untuk pendataan bantuan lanjutan.

“Kami ingin masyarakat yang terdampak, tetap kuat dan tidak merasa sendiri. Pemerintah hadir bersama mereka,” tegasnya.

Selain penyaluran bantuan, pemerintah daerah sedang mengevaluasi program pembangunan dan anggaran untuk tahun berjalan dan tahun 2026.

Imron menegaskan, Pemkab Cirebon akan memprioritaskan program yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti perbaikan jalan, pengembangan UMKM, dan perbaikan infrastruktur desa.

“Program prioritas tetap yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Itu yang akan kita dahulukan,” pungkasnya. (din)