Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 08 November 2019

H Elang Tomy Iplaludin MPd ; Budayakan Sekolah Dengan Disiplin


CIREBON - -Sosok H Elang Tomy Iplaludin MPd  Kepala SMPN 10 Kota Cirebon, dalam kesehariannya memang berbeda dengan kebanyakan Kepala Sekolah lainnya di Kota Cirebon. Sikapnya yang  santun dan berpengetahuan luas, membuat H Elang Tomy Iplaludin MPd  akrab dengan seluruh komponen di lingkungan pendidikan dan banyak memiliki teman. 

Ide cemerlangnya selalu ditunggu banyak pihak, terutama dalam kaitan dengan aspek kemajuan pendidikan.  Dalam prinsip pengabdiannya sebagai ASN, bekerja baginya adalah tugas, dan tugas adalah amanah.

Jika pekerjaan belum selesai, dirinya tak pernah meninggalkannya. Sebab, katanya bekerja di bagian pengawasan dan pembinaan sangat membutuhkan kedisiplinan kerja yang tinggi serta pelayanan menjadi prioritas utama.

“Sama seperti sekolah lainnya, tetapi bekerja optimal menjadi prinsip kami, khususnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Dan saya selalu berprinsip, bekerja harus disiplin, dan disiplin dalam bekerja harus menjadi prioritas utama,” ujarnya saat berbincang di kantornya.

Mama Elang, sapaan akrab di lingkungan pendidikan ini, saat bekerja selalu menggunakan prinsip ‘kroscek' dan "triple cek" maksudnya dalam setiap pekerjaan selalu kembali diteliti.“Tujuannya adalah agar tidak ada kesalahan dalam bekerja,” pungkasnya.

Sementara itu, sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat, Mama Elang tak bisa tinggal diam, berbagai kesempatan selalu diambil dan dimanfaatkannya, sebab melayani harus total dan harus memiliki manfaat bagi orang banyak. Inilah pendidikan, maka cermin kemajuan harus dimulai dari niat yang baik, bekerja dengan baik dan melayani sepenuh hati.

"Alhamdulillah, SMPN 10 Kota Cirebon selalu menjadi rujukan, karena memang kemajuan pendidikan menjadi prirotas kami semua. Kami bekerja saling bergotong rotong dan saling percaya, baik antar guru, staff TU maupun komponen lainnya di sekolah ini. Berbagai prestasi pun sudah banyak yang kami raih, juga prestasi lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Kendati demikian kami tetap pacu agar peserta didik terus belajar dan berprestasi, di bidang lainnya," ungkapnya.

Diakui Mama Elang, keberhasilan memang selalu membuag semua bangga, tetapi dengan prestasi yang sudah diraih tidak cukup dengan rasa bangga saja, justru harus lebih digiatkan lagi, agar kemajuan pendidikan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua.

"Kami akan terus bekerja dan berjuang untuk kemajuan pendidikan di bidang lainnya, Karena untuk membangun kemajuan tidak harus puas dengan sejumlah keberhasilan yang sudah diraih. Bekerja dan melayani harus terus dilakukan, Khususnya pendidikan dii SMPN 10 Kota Cirebon, agar terus maju dan berprestasi," tandasnya. (her)

Kamis, 07 November 2019

Kuwu Manan : Adat "Mapag Sri” Sebagai Bentuk Rasa Syukur


INDRAMAYU - Memasuki masa tanam padi, Pemerintah Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kamis (7/11) menggelar kegiatan “Mapag Sri”.
Acara adat tahunan yang dilaksanakan setiap memasuki masa tanam dilaksanakan di halaman Balai Desa Gantar dan dihadiri oleh tokoh ulama, tokoh adat serta perwakilan dari Polsek serta Koramil setempat. 
Kuwu Desa Gantar, Manan mengatakan, kegiatan yang diadakan pihaknya merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun. 
“Biasanya jelang musim tanam, mengingat adat ini sebagai bentuk syukur,” kata Manan. 
Pihaknya mengaku sangat bersyukur, karena di musim kemarau panjang ini petani masih bisa menikmati hasil panennya.
Ini merupakan adat istiadat kita yang harus dilestarikan secara turun menurun agar anak cucu kita bisa merasakannya,” imbuhnya. (Pai)

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Jalankan Patroli Malam


MERAUKE -- Guna mencegah adanya penyelundupan barang-barang ilegal dan masuknya warga Papua Nugini melalui jalur sungai, Pos Kaliwanggo Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad melaksanakan patroli malam di pinggir sungai Warma, Distrik Sota.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han, dalam rilis tertulisnya di Distrik Sota, Merauke, Papua, Rabu (6/11).

Dansatgas mengungkapkan, tindakan Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang terus melaksanakan pencegahan peredaran barang-barang ilegal dan terlarang lainnya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan kendaraan secara rutin yang melintas di jalur Trans Papua saja, namun juga melalui kegiatan patroli malam di tempat-tempat yang telah dicurigai seperti jalur tikus dan jalur sungai.

Lanjutnya, seperti yang dilakukan Pos Kaliwanggo berjumlah 8 personel dipimpin langsung oleh Danki C (Danpos Kaliwanggo) Kapten Inf Adik Sunarto, melaksanakan patroli malam di jalur sungai dalam rangka mencegah masuknya warga negara Papua Nugini tanpa surat izin resmi, barang ilegal dan barang terlarang lainnya ke Indonesia melalui jalur Sungai Warma yang posisinya kurang lebih ±1 Km dari Pos Kaliwanggo.

“Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyelundupan barang ilegal dan terlarang serta masuknya warga Negara Papua Nugini ke Indonesia tanpa dilengkapi surat pelintas batas, hal tersebut sebagai tindakan pencegahan dan pengamanan wilayah perbatasan RI-PNG sektor selatan Kab.Merauke yang menjadi tanggung jawab Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad dibawah Kolakops Korem 174/ATW," kata Alumni Akmil tahun 2003 tersebut.

Sementara itu, Mayor Inf Rizky menerangkan, bahwa jalur sungai pun dicurigai menjadi alternatif pilihan untuk menyelundupkan barang ilegal dari negara tetangga, sehingga kegiatan pemeriksaan yang rutin dilaksanakan tidak hanya dijalur darat saja.

"Patroli rutin juga akan lebih ditingkatkan lagi, guna menjamin tegaknya peraturan yang ada sehingga akan membuat wilayah perbatasan selalu aman dan nyaman tanpa beredarnya barang terlarang," terangan. (dade)

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Narkoba


JAKARTA -- Penyalahgunaan narkoba sudah sangat memprihatinkan. Namun pihak penegakan hukum pun semakin gencar melakukan pencegahan dan tindakan penangkapan terhadap pelaku. Seperti yang dilakukan Satuan Reskrim Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, belum lama ini berhasil mengungkap kasus tindak pidana Narkotika jenis Sabu di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

Satuan Reskrim Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan laki-laki berinisial EH Bin S (30) warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat pada Minggu, (3/11) lalu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung, S.E.,S.I.K.,M.Si.,M.H. melalui Kasat Resnarkoba AKP Emerich Simangunsong, S.H.,S.I.K.,M.Si. pengungkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika di wilayah Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung Jakarta Timur.

Selanjutnya, berdasar informasi tersebut, Kasat Resnarkoba AKP Emerich Simangunsong, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Kanit I Ipda Iperda, S.H., meringkus pelaku EH Bin S (30) di halaman parkir depan Gereja Wilayah Cakung, Jakarta Timur.

"Dari penangkapan ini, kami   mengamankan barang bukti dari kantong celana pelaku, yang disimpan dalam bungkus rokok Gudang Garam," kata Emerich, Kamis (7/11), kepada awak media.

Berdasarkan pengakuan pelaku,  barang haram tersebut didapat dari seorang bernama A (DPO) di daerah Johar baru, Jakarta Pusat, selain dikonsumsi juga akan dijual atau diedarkan.

"Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku EH Bin S (30) diantaranya lima bungkus plastik bening berisi kristal putih Sabu dengan berat 5,07 Gram brutto dan satu buah Handphone Merk Redmi 4A Warna gold," ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Primair Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (dade)

Ramah Dan Cepat, Upaya PKB KIR Kota Cirebon Utamakan Pelayanan


CIREBON – Pengguna jasa di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), KIR Kota Cirebon, tidak akan dilayani jika kendaraan tidak datang sendiri ke kantor PKB.

Hal itu diungkapkan Kepala UPTD PKB Dishub Kota Cirebon, melalui penguji senior di PKB Kota Cirebon, Erik, saat dikunjungi di kantornya.

Menurut Erik, kegiatan PKB dilakukan sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.00 WIB. Sedangkan dari pukul 15.00 hingga menjelang pulang kantor, dipergunakan untuk merapihkan adminitrasi dan ucapara jam pulang kerja. Semua dilakukan setiap hari dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi.

“Jika konsumen datang dengan kendaraannya maka dengan cepat kami berikan pelayanan kepada mereka, dan saat proses pelayanan berjalan, mereka sudah disediakan tempat menunggu yang nyaman,” jelasnya.

Menurut Erik, UPTD PKB Dishub Kota Cirebon terus berbenah diri. Berbagai kebutuhan konsumen sudah disediakan di kantor UPTD ini. Konsumen yang datang dari mulai masuknya kendaraan, area parkir yang luar, pengaturan kendaraan saat memasuki gedung uji, termasuk ketatnya pemeriksaan, sebagai bentuk kecepatan dan kepuasan pelayanan.

“Kami ingin konsumen puas dan nyaman. ini prinsip kami, dimana kami harus profesional memperlakukan konsumen, hal itu juga sudah berdasarkan aturan yang ada, sehingga kepuasaan, ketepatan dan kecepatan menjadi prinsip kerja kami, inilah profesionalisme para kru dan penguji saat melayani para konsumen di UPTD PKB Dishub Kota Cirebon,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ujianto ATD, pelayanan di kantor pengujian kendaraan bermotor memang harus terus ditingkatkan. 

Rasa puas terhadap konsumen yang tengah mengurus  kendaraannya juga harus ikut ditingkatkan. Dan saat ini, kepuasaan sudah dapat dirasakan para konsumen dengan perubahan perubahan yang dilakukan di dalam lingkungan UPTD PKB ini.

Sebab yang terpenting dari pelayanan adalah memberikan rasa puas bagi seluruh pengguna jasa KIR atau PKB di Dishub Kota Cirebon.

“Semua kami layani dengan sama, yang penting kendaraannya dibawa ke pengujian. Dan kami akan utamakan mereka yang cinta ketertiban, cinta kejujuran dan cinta aturan. Jika semua bisa dilaksanakan maka pelayanan lebih memuaskan mereka,” ujarnya. (sigit)