Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 08 November 2019

Wali Kota Cirebon Lantik 7 Pejabat Eselon II B


CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH menginstruksikan Tujuh Pejabat Eselon II.b yang sudah dilantik harus bekerja ekstra untuk memenuhi target dalam melayani masyarakat .Untuk membantu kinerjanya Kepala Dinas diberikan kewenangan menyusun jajaran di bawahnya.

Demikian diungkapkan Azis usai melantik Asisten Administrasi Umum dan Enam Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota Cirebon di Ruang Adipura, Jumat (8/11). 

Azis mengatakan pemberian kewenangan diberikan agar Dinas berjalan maksimal untuk memenuhi target yang akan dicapai.

“Kadis menyusun kabinet agar kerja secara maksimal. Biar mereka memilih siapa yang bagus sehingga klop. Kadis diberi kewenangan menyusun dari Sekretaris, Kabid dan jajarannya,” ungkap Azis.



Azis menambahkan dengan komposisi tersebut diharapkan kinerja akan meningkat. Pihaknya akan meminta pertanggungjawaban kinerja dan target yang dilakukan masing-masing dinas. 

Dalam melakukan program kerja, pihaknya juga berharap Kepala Dinas akan melibatkan pihak Kejaksaan.
“Pendampingan dilakukan sejak penyusunan anggaran sehingga tepat sasaran,” kata Azis.

Pelantikan yang dilakukan tindak lanjut pelaksanaan seleksi secara terbuka sesuai aturan Menpan RB. Seleksi dilakukan secara baik dan memperoleh pimpinan yang berkemampuan. Ketujuh pimpinan yang baru memiliki kualitas yang baik sehingga terpilih memimpin Dinas.

“Khusus yang sudah dilantik jaga amanah dengan baik. Layani masyarakat dengan segenap kemampuan dan hati,” tandasnya.

Wali Kota Cirebon melantik 7 pejabat yakni Asisten Administrasi Umum, Drs. Agus Herdhyana, MSi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Syaroni, ATD MT, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Suwarso Budi Winarno, AP, M.Si. 

Selain itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Ma’ruf Nuryasa, AP, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Modal Satu Pintu, Drs. Sosroharsono, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, kebudayaan dan Pariwisata, Drs. Agus Suherman, SH, MH dan Kepala Dinas Pendidikan, Irawan Wahyono, SPd, MPd. (bam)

KNKS Dan IAIN Cirebon Tandatangani MoU Pengembangan Ekonomi Syariah


CIREBON - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) gandeng IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam pengembangan ekonomi syariah. Kegiatan yang dilangsungkan dengan Seminar Nasional tentang  Literasi dan Inklusi Syariah tersebut juga disertai dengan penandatangan kerjasama (MoU) kedua belah pihak.

Seminar dengan tema "Cerdas Memanfaatkan Produk dan Jasa Keuangan" ini, mengundang sejumlah narasumber nasional, bahkan juga datang Dr Taufik Hidayat, Direktur Hukum, Promosi dan Hubungan Eksternal Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) juga dekan syariah, yang berlangsung meriah di gedung SBSN Jurusan Syariah, lantai 4, IAIN SNJ Cirebon, Jum'at (8/11/2019).

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg dalam Keynote Speechnya mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi atas kerjsama tersebut dan pihaknya akan segera breakdown ke dosen-disen, ke jurusan dan mahasiawa.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak Taufik Hidayat  yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Dan  kerjasama ini merupakan langkah strategis yang sangat bermanfaat untuk kemajuan kampus ini, terutama FSEI. Untuk itu, setelah penandatangan tersebut diharapkan ada output dan tindaklanjutnya," papar Sumanta.


Diakui Sumanta, jika pihaknya juga memiliki tenaga pendidik magister dan profesor di bidang ekonomi syariah yang dapat membantu KNKS. Sehingga akuntasi syariah, ekonomi syariah dan lainnya bisa berkembang baik.

"Mengenai ekonomi syariah,, kami juga sudah membuka kerjasama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Cirebon.  sebagai kabupaten halal," jelasnya. (din)

Transparansi dan Pelayanan, Dorong Kemajuan


CIREBON - Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Sekda Kota Cirebon, Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., saat membuka kegiatan Sosialisasi Pelayanan Publik di salah satu hotel di Kota Cirebon, belum lama ini.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seluruh perangkat daerah dalam penyusunan, penetapan dan penerapan standar pelayanan,” ungkap Anwar.

Dimulai dari sederhana, yaitu peraturan tersebut mudah dimengerti, mudah diikuti, mudah dilaksanakan, mudah diukur dengan prosedur yang jelas dan biaya terjangkau bagi masyarakat dan juga penyelenggara.

Selain itu juga layanan yang diberikan harus partisipatif,yaitu melibatkan masyarakat dan pihak terkait untuk mendapatkan komitmen dan kesepakatan bersama, akuntabel dimana dalam pelaksanaannya dipertanggungjawabkan kepada pihak yang berkepentingan, serta berkelanjutan yaitu harus terus menerus dilakukan perbaikan sebagai upaya peningkatan kualitas dan inovasi pelayanan.

“Jangan lupakan juga, transparansi. Yaitu harus dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat,” tegas Anwar.

Selain juga berkeadilan, yaitu menjamin bahwa pelayanan yang diberikan dapat menjangkau semua masyarakat yang berbeda status ekonomi, jarak dan perbedaan kapabilitas fisik dan mental.

Dengan adanya standar pelayanan, maka setiap aparatur sipil negara bisa memberikan pelayanan terbaik kepada setiap masyarakat di Kota Cirebon. “Atas dasar itu, sosialisasi ini kita gelar,” ungkap Anwar.

Anwar juga berharap sosialisasi mengenai pelayanan publik ini bisa diikuti dengan baik, sehingga nantinya layanan yang diberikan merupakan layanan yang cepat, prima dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh pengguna jasa khususnya stakeholders terkait dengan layanan pemerintahan.

Peserta berasal dari perwakilan seluruh dinas yang ada di Kota Cirebon. Sehingga diharapkan setiap dinas memiliki satu pemikiran yang sama.

“Yaitu kita wajib melayani seluruh pengguna jasa layanan pemerintah. Bahkan kalau mungkin paperless,” ungkap Anwar. Karena pelayanan yang baik dilakukan untuk kebaikan semua. (man)

H Elang Tomy Iplaludin MPd ; Budayakan Sekolah Dengan Disiplin


CIREBON - -Sosok H Elang Tomy Iplaludin MPd  Kepala SMPN 10 Kota Cirebon, dalam kesehariannya memang berbeda dengan kebanyakan Kepala Sekolah lainnya di Kota Cirebon. Sikapnya yang  santun dan berpengetahuan luas, membuat H Elang Tomy Iplaludin MPd  akrab dengan seluruh komponen di lingkungan pendidikan dan banyak memiliki teman. 

Ide cemerlangnya selalu ditunggu banyak pihak, terutama dalam kaitan dengan aspek kemajuan pendidikan.  Dalam prinsip pengabdiannya sebagai ASN, bekerja baginya adalah tugas, dan tugas adalah amanah.

Jika pekerjaan belum selesai, dirinya tak pernah meninggalkannya. Sebab, katanya bekerja di bagian pengawasan dan pembinaan sangat membutuhkan kedisiplinan kerja yang tinggi serta pelayanan menjadi prioritas utama.

“Sama seperti sekolah lainnya, tetapi bekerja optimal menjadi prinsip kami, khususnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Dan saya selalu berprinsip, bekerja harus disiplin, dan disiplin dalam bekerja harus menjadi prioritas utama,” ujarnya saat berbincang di kantornya.

Mama Elang, sapaan akrab di lingkungan pendidikan ini, saat bekerja selalu menggunakan prinsip ‘kroscek' dan "triple cek" maksudnya dalam setiap pekerjaan selalu kembali diteliti.“Tujuannya adalah agar tidak ada kesalahan dalam bekerja,” pungkasnya.

Sementara itu, sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat, Mama Elang tak bisa tinggal diam, berbagai kesempatan selalu diambil dan dimanfaatkannya, sebab melayani harus total dan harus memiliki manfaat bagi orang banyak. Inilah pendidikan, maka cermin kemajuan harus dimulai dari niat yang baik, bekerja dengan baik dan melayani sepenuh hati.

"Alhamdulillah, SMPN 10 Kota Cirebon selalu menjadi rujukan, karena memang kemajuan pendidikan menjadi prirotas kami semua. Kami bekerja saling bergotong rotong dan saling percaya, baik antar guru, staff TU maupun komponen lainnya di sekolah ini. Berbagai prestasi pun sudah banyak yang kami raih, juga prestasi lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Kendati demikian kami tetap pacu agar peserta didik terus belajar dan berprestasi, di bidang lainnya," ungkapnya.

Diakui Mama Elang, keberhasilan memang selalu membuag semua bangga, tetapi dengan prestasi yang sudah diraih tidak cukup dengan rasa bangga saja, justru harus lebih digiatkan lagi, agar kemajuan pendidikan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua.

"Kami akan terus bekerja dan berjuang untuk kemajuan pendidikan di bidang lainnya, Karena untuk membangun kemajuan tidak harus puas dengan sejumlah keberhasilan yang sudah diraih. Bekerja dan melayani harus terus dilakukan, Khususnya pendidikan dii SMPN 10 Kota Cirebon, agar terus maju dan berprestasi," tandasnya. (her)

Kamis, 07 November 2019

Kuwu Manan : Adat "Mapag Sri” Sebagai Bentuk Rasa Syukur


INDRAMAYU - Memasuki masa tanam padi, Pemerintah Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kamis (7/11) menggelar kegiatan “Mapag Sri”.
Acara adat tahunan yang dilaksanakan setiap memasuki masa tanam dilaksanakan di halaman Balai Desa Gantar dan dihadiri oleh tokoh ulama, tokoh adat serta perwakilan dari Polsek serta Koramil setempat. 
Kuwu Desa Gantar, Manan mengatakan, kegiatan yang diadakan pihaknya merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun. 
“Biasanya jelang musim tanam, mengingat adat ini sebagai bentuk syukur,” kata Manan. 
Pihaknya mengaku sangat bersyukur, karena di musim kemarau panjang ini petani masih bisa menikmati hasil panennya.
Ini merupakan adat istiadat kita yang harus dilestarikan secara turun menurun agar anak cucu kita bisa merasakannya,” imbuhnya. (Pai)