Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 12 November 2019

Tunjang Pelaksanaan Tugas, Kapolsek Menerima Kapal Patroli Dari Kapolres Kepulauan Seribu


JAKARTA-- Dalam menunjang pelaksanaan tugas serta memberikan pelayanan, memelihara keamanan, ketertiban masyarakat dan penegakkan hukum, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M.Sandy Hermawan, S.H,S.I.Kom menyerahkan kapal Patroli kepada Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Jupriono, S.H,M.H, di Dermaga 17 Marina Ancol.

Sebelum diserahkan terimakan kepada Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan, Kapolres Kepulauan Seribu melakukan pengecekan Mesin dan langsung uji coba kapal patroli jenis C3 Nomor Polisi 103-40-VII dengan mesin 150 PK ini.

Kapal ini nantinya sebagai penunjang dalam melakukan penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kepulauan Seribu Selatan. 

"Kita yakin dan percaya dengan penambahan sarana kapal patroli ditingkat Polsek, akan mempermudah dalam pelaksanaan tugas dan wilayah Polsek Kepulauan Seribu Selatan semakin aman dan kondusif," ujarnya.

Sementara itu, penyerahan kapal terawbut langsung dioimpinan Kapokres dan didampingi oleh Kasubagsarpras Ipda Ni Made Sudani, KBO Sat Polair Iptu Andriyanto, S.H dan Perwira Sat Polair Polres Kepulauan Seribu. (dade)

Inovasi Dan Kemandirian Bikin Pelayanan Puskesmas Jadi Maksimal


CIREBON – Keberadaan Puskesmas menjadi salah satu kegiatan kesehatan yang eksistensinya ditunggu banyak pihak, terutama dalam soal inovasi pengelolaan dan kemandirian, sehingga memberikan pelayanan yang maksimal. 

Hal itu disampaikan langsung oleh  Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH usai pencanangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan laboratorium Daerah di Hotel Prima, Selasa (12/11).

Azis mengatakan, inovasi dilakukan agar pengelola mengikuti perkembangan jaman.

“Pengelola Puskesmas tentunya dituntut melakukan inovasi sehingga menjadi pusat layanan yang disukai masyarakat,” ungkap Azis.

Azis menambahkan pencanangan BLUD menjadi komitmen pula agar puskesmas menjadi mandiri.
Dengan keleluasaan mengatur diharapkan inovasi akan terwujud baik di bidang keuangan, marketing atau lainnya.

“Ini harus dimanfaatkan pengelola Puskesmas sehingga meningkatkan layanannya. Tentunya tetap Dinas Kesehatan selalu membina Puskesmas sehingga pengelolaan kesehatan masyarakat akan terus meningkat,” kata Azis.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Dr H. Edy Sugiharto, MKes megatakan pihaknya mendorong agar Puskesmas selalu meningkatkan layanan dan kemampuan.

Peningkatan dilakukan sebagai langkah maju dalam menghadapi tantangan jaman.

“Ada langkah yang harus dilakukan yaitu peningkatan fleksibilitas pengelolaan keuangan, peningkatan layanan dan peningkatan kompetensi petugas kesehatan,” ujar Edy.

Langkah tersebut, lanjut Edy akan meningkatkan kualitas puskesmas sehingga mampu menyesuikan keinginan masyarakat.

Tanpa ketiga langkah tersebut sangat sulit Puskesmas mampu bersaing dengan layanan kesehatan lainnya. (bam)

Kapolres Pelabuhan Priok Menggelar Apel Kesiapaan Penanggulangan Bencana Bajir


JAKARTA-- Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana banjir, yang dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr.Reynold E.P. Hutagalung, S.E, S.I.K, M.Si, M.H., Selasa (12/11), bertempat di lapangan Promoter Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam kegiatan tersebut, juga dihadiri oleh Wakapolres, para Kabag, Kapolsek, Kasat, Kasubbag, Kasi, Perwira dan Brigadir Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kodim 0502 Jakarta Utara, Basarnas, Tagana Jakarta Utara, Syahbandar, Otoritas Pelabuhan, Pemadam Pelindo II/IPC, Kesehatan Pelabuhan dan Pokdarkamtibmas.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Dr.Reynold E.P. Hutagalung, S.E, S.I.K, M.Si, M.H. menyampaikan Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan berkah rahmat Hidayah dan inayah-nya kepada kita sekalian, sehingga pagi hari ini kita dapat melaksanakan apel siaga penanggulangan banjir di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

"Peserta apel sekalian kita ketahui bersama bahwa banjir sudah menjadi agenda tahunan agenda nasional yang setiap saat rutin terjadi di wilayah DKI Jakarta, setidaknya dapat kita antisipasi khususnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya," kata Kapolres.

Dalam rangka mengantisipasi bencana banjir yang akan terjadi pada tahun ini, banjir merupakan bencana yang masih menjadi “PR” bagi pemerintahan Kota.

Apalagi kita ketahui bersama, bahwa pada tahun ini musim kemarau sangat panjang yang dapat berimbas pada kebiasaan masyarakat yang kurang menyadari tentang kebersihan dan kesadaran dalam membuang sampah yang tidak pada tempatnya atau sembarangan yang akan menjadi penyebab penyumbatan-penyumbatan di aliran sungai yang arusnya mengalir sebagaimana mestinya sehingga karena kurang sadarnya masyarakat dalam membuang sampah yang dapat mengakibatkan penyumbatan aliran air yang berada di beberapa saluran.

“Juga terjadinya genangan pada suatu tempat tertentu khususnya di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebagai mana mestinya harus bisa langsung ke perairan lautan namun tersendat dan terjadi genangan genangan air yang tidak kita inginkan sehingga mobilisasi dalam pergerakan di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok ini dapat menjadi terhambat atau terganggu. Dalam operasionalnya kita ketahui bersama bahwa pada bulan November saat ini sudah ditandai dengan adanya turun hujan di beberapa tempat atau daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, guna mengantisipasi curah hujan yang tinggi perlu adanya penyiapan petugas khusus atau Satgas banjir yang sewaktu-waktu dapat digerakkan dalam penanganan banjir di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok. Hal ini dperlukan untuk mempermudah koordinasi antara satuan TNI Polri dan stakeholder di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

"Lebih lanjut, kata Kapolres AKBP Dr.Reynold E.P. Hutagalung, S.E, S.I.K, M.Si, M.H. menyampaikan bahwa pada tahun lalu di beberapa wilayah DKI Jakarta dalam hitungan jam berdasarkan indikator Bendungan Katulampa dan bendungan di Manggarai terjadi peningkatan status dari siaga empat menjadi siaga satu hal ini, menunjukkan bencana banjir ini terjadi secara tiba-tiba dan tidak dapat diprediksi," ungkap Reynold.

Pada kesempatan apel gelar pasukan ini, merupakan cerminan kesiapsiagaan kita antara TNI Polri dan stakeholder dalam menghadapi banjir di musim penghujan serta menunjukkan sinergitas kita antara stakeholder yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengantisipasi bencana banjir tersebut.

Dalam pelaksanaan pengamanan dan penanggulangan banjir ada tiga tatanan yang harus dicermati yaitu tatanan yang pertama dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban yang harus kita ketahui bersama sama bahwa Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya merupakan gerbang ekonomi bangsa kita yang harus kita jaga mulai dari Lantas pelaksanaan patroli untuk memperlancar arus barang baik keluar maupun masuk Pelabuhan.

"Pada tatanan yang kedua kita melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dengan cara antisipasi hal terburuk yang akan terjadi dari banjir itu apakah ada korban dengan cara kita menyiapkan Sar dan sebagainya dari masing-masing stakeholder kemudian dapat kita siapkan pengamanan logistik dan obat-obatan," katanya.

Pada tatanan yang ketiga ini biasa terjadi pada saat bencana banjir tiba banyaknya kejadian tindak pidana seperti pencurian di luar rumah di sekitaran khususnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok ini dan jajaran yang ada di lingkungan Pelabuhan Muara Angke akibat ditinggalkan pemiliknya penipuan yang mengatasnamakan korban banjir serta pencurian kendaraan bermotor yang di parkir sembarangan oleh pemiliknya.

Untuk itu dalam pengamanan saat terjadi bencana banjir Polri dalam pengamanan akan melibatkan anggota yang berpakaian dinas dan pakaian tertutup atau pakaian preman serta berkoordinasi dan melibatkan para stakeholder terkait untuk bersama-sama dalam mengantisipasi tersebut.

Di akhir sambutannya, Kapolres AKBP Dr.Reynold E.P. Hutagalung, S.E, S.I.K, M.Si, M.H. menyampaikan semoga peserta yang hadir saat ini senantiasa diberikan bimbingan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi siaga penanggulangan banjir di musim penghujan khususnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

"Jadilah pelopor kepada masyarakat dalam menanggulangi banjir pada musim penghujan dan tetap jalin sinergitas antara TNI Polri dan stakeholder," ujar Reynold. (dade)

Mantapkan Tugas Pengamanan, 34 Satpam IAIN SNJ Cirebon Ikuti Kegiatan Bintlat Polres Cirebon Kota




CIREBON - Kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Satpam yang rutin digelar setiap tahunnya, pada tahun 2019 ini terbilang sukses. Pasalnya, kampus IAIN sudah semakin aman, teratur dan kondusif.  

Kendati begitu, Satpam yang bertugas harus tetap memenuhi kriteria yang diberikan Perguruan Tinggi dan menjalankan tupoksi dengan baik dan penuh tanggungjawab. Dan tidak ada lagi Satpam yang malas-malasan dalam bertugas serta kurang tanggap terhadap situasi tertentu.

Dalam rangka itu, Sat Binmas, Polres Cirebon Kota, memberikan penggemblengan dalam rangka pemantapan tupoksi kepada 34 Satpam IAIN SNJ Cirebon selama 5 hari melalui kegiatan Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) Satpam, di lantai 3, Rektorat IAIN SNJ Cirebon, Selasa-Jum'at (12-16/11/2019).

Kegiatan tersebut digelar secara bergelombang, yakni pemberian materi dengan perincian 2 hari pertama untuk 24 Satpam dan dua hari kedua untuk 11 Satpam dan 1 hari untuk praktek fisik. 



Sementara pembukaan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Cirebon Kota di halaman Rektorat IAIN SNJ Cirebon dan kemudian dilangsungkan pemberian materi pembinaan dan pelatihan oleh sejumlah instruktur Kepolisian, yakni Aiptu Imam Taufikul Majid (Kanit Bin Tibmas), Ipda Sukrim SH (Kanit Bin Polmas) dan Ipda Harsimi (Kanit Bin Kamsa).

"Kegiatan ini menajamkan kepada tugas pokok dan fungsi yang ada di satpam, baik yang menyangkut pengaturan, penjagaan maupun  pengawalan. Semua harus dijalankan dengan benar dan penuh tanggungjawab," terang Aiptu Imam Taufikul Majid. 


Sementara itu, Hasyim SE, Kasubag Umum kembali menegaskan, jika kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari dengan pembagian 24 di dua hari pertama dan sisanya 11 di dua hari kedua. Sedang 1 hari berikutnya adalah untuk latihan fisik. Pembagian tersebut lantaran kegiatan ini digelar pada hari kerja, sehingga harus dibagi agar penjagaan dan pengamanan masih tetap berjalan.

"Atas terlaksananya kegiatan ini, kami sangat berterimaksih kepada semua pihat, termasuk Kasubag Humas IAIN Cirebon yang sama-sama kita tahu beliau memiliki hubungan luas dan baik dengan berbagai pihak, termasuk intensifnya komunikasi Pak Arifin dengan seluruh Satpam terutama menyangkut tugas pokok dan fungsi mereka," jelas Hasyim.  (din) 


PT IPC Bersama 300 Warga Bersih-Bersih Sampah Sungai


CIREBON-- PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC dengan wadah komunitas peduli lingkungan bernama Employee Social Responsibility (ESR IPC) turun ke lapangan dan mengajak warga melakukan bersih-bersih sampah di sekitar wilayah pelabuhan. Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh di 12 Kantor Cabang IPC, dimulai dari IPC Cabang Cirebon.

“Di Cirebon, pegawai IPC yang peduli lingkungan atau disebut ESR IPC mengajak sekitar 300 warga yang tinggal di sekitar pelabuhan melakukan bersih-bersih sungai. Ini bagian dari kegiatan IPC Peduli, yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) IPC,” kata General Manager IPC Cabang Cirebon, Udin Mahmudin, Senin (11/11), di Jakarta.

Udin menjelaskan, IPC menerapkan program Padat Karya Tunai, di mana warga sengaja dilibatkan dalam kegiatan  untuk menjaga lingkungannya sendiri. 

Selain mendapatkan manfaat jangka panjang dengan bersihnya lingkungan, warga yang terlibat juga menerima manfaat jangka pendek program PKT, termasuk fasilitas dan peralatan untuk kebersihan di lingkungan mereka masing-masing.

“Secara keseluruhan di 12 Cabang Pelabuhan IPC, ada sekitar 3.600 warga yang terlibat. Area yang dibersihkan memanjang sekitar 3 Kilometer di sekitar pelabuhan. Di area itu sekarang disiapkan tempat-tempat sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya.

ESR IPC juga berkolaborasi dengan tokoh muda wilayah setempat mengkampanyekan pola hidup sehat, dengan membiasakan membuang sampah di tempat sampah.  

ESR IPC punya pendekatan tersendiri dalam berkampanye, juga bersama-sama memanfaatkan media sosial. (dade)