Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 17 November 2019

Kemenhub Dukung Penuh Pengembangan Pelabuhan Benoa Yang Berkonsep Ramah Lingkungan


FOKUS JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendukung pengembangan Pelabuhan Benoa yang mengedepankan konsep “Hijau” sehingga lebih ramah lingkungan.
Demikian disampaikan Menhub Budi Karya Sumadi, saat mengunjungi Pelabuhan Benoa, Bali, Jumat (15/11).
“Kemenhub memberikan support penuh kepada Pelindo III dan Pemprov Bali untuk mengembangkan Pelabuhan Benoa. 51 persen lahannya dibuat green seperti hutan kota, dan 49 persen itu untuk yang lain itu untuk cruise, curah cair, perikanan dan kontainer. Jadi bisa dikatakan ini lengkap, untuk pariwisata bagus, untuk logistik juga bagus,” jelas Menhub.
Menhub mengatakan, Pelabuhan Benoa merupakan infrastrukur terpenting bagi pengembangan pariwisata di Bali khususnya untuk wisata yang menggunakan kapal-kapal pesiar (cruise). Dengan adanya pengembangan Pelabuhan Benoa, lanjut Menhub, yang awalnya Kapal Cruise tidak bisa bersandar ke depannya akan bisa bersandar. Dengan begitu, turis mancanegara dapat menikmati indahnya Bali dengan akses yang mudah.
“Hampir setiap bulan, dua kali kapal cruise datang ke sini dengan membawa penumpang lebih dari 1000 orang. Bayangkan kalau mereka itu datang sebulan dua kali berarti ada lebih banyak lagi turis yang datang kesini dan ini perlu ditangani dan dimanfaatkan dengan baik karena bisa meningkatkan perekonomian dari sektor pariwisata,” ungkapnya.
“Saya berterima kasih kepada Gubernur Bali yang sudah mendukung pembangunan Benoa. Benoa ini sangat penting terutama berkaitan dengan pariwisata dan juga logistik,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan konsep dan desain Pelabuhan Benoa telah disetujui setelah sebelumnya proses reklamasi diminta untuk dihentikan karena dikatakan merusak hutan lindung di sekitar Pelabuhan Benoa.
“Kita sudah bahas secara mendalam dengan Pelindo III, semua desainnya sudah kita setujui sesuai dengan harapan kita dan desainnya sudah final, sudah saya tandatangan dan masyarakat sudah mendukung karena ramah lingkungan,” kata Wayan.
Sebagai informasi Pelabuhan Benoa mempunyai empat Dermaga yaitu, Dermaga Selatan, Dermaga Timur, Dermaga Barat Selatan dan Dermaga Barat Utara. Pelabuhan Benoa mempunyai terminal penumpang domestik dengan luas 752 m² dan terminal penumpang internasional denga luas 1.014 m². Ditargetkan pengembangannya akan rampung pada 2023.
Berdasarkan data Pelindo III, pada tahun 2019, ada 79 kapal cruise yang bersandar di Pelabuhan Benoa. Salah satu kelebihan kapal cruise dibandingkan dengan pariwisata berbasis transportasi udara adalah kapasitas angkutnya yang besar. Apabila pesawat terbang hanya mampu mengangkut 200-300 penumpang, kapal-kapal wisata dalam sekali angkut bisa membawa 2.000 hingga 3.000 wisatawan.
Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Benoa, Menhub didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo dan Dirut Pelindo III Doso Agung. Menhub dan Gubernur Bali kompak bermain gamelan bersama personil Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa yang menyambut kedatangannya. 
Sumber: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub

Inilah Potret Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Desa Peusing, Siap Majukan Kuningan


KUNINGAN - Tim Provinsi Jabar Monitoring dan Evaluasi Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Desa Peusing Kec.Jalaksana Kab.Kuningan, Kamis (14/11/2019). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memonitoring, mengevaluasi, mensinkronisasikan dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, Kepala BPPKB Kab. Kuningan, Dra. Hj. Popy N. Puspitasari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, M,Si. 
Selain itu, hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan, Hj. Ella Dian beserta jajaran pengurus PKK Kabupaten Kuningan dan Unsur Muspika Kecamatan dan undangan lainnya.
Kepala DPMD Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, mewakili Bupati Kuningan dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesatuan Gerak PKK-Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga – Kesehatan (PKK-KKBPK-Kesehatan) Provinsi Jawa Barat Tahun 2019.  
Dengan kehadiran Tim Monev semoga semakin meningkatkan semangat dan motivasi kami dalam upaya meningkatkan kinerja TP PKK Desa khususnya para kader PKK.
“Saya berharap acara ini dapat dijadikan sebagai media monitoring dan evaluasi antara Pemerintah dengan masyarakat khususnya para kader PKK. Serta berharap dan mempunyai keyakinan Insya Allah Tim Penggerak PKK Desa Peusing Kecamatan Jalaksana mampu dan mumpuni untuk menjadi Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan catatan sesuai dengan kriteria dan persyaratan,” harapnya.

Sedangkan dalam arahan Tim Monitoring dan Evaluasi Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa menurut TP PKK Pusat melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan telah banyak hasil yang dicapai dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat terkait.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut hari Kesatuan Gerak PKK KB dalam rangka akselerasi pencapaian  target kerja Bidang KB dan Kesehatan. Dalam melaksanakan Program Pembangunan pada kenyataan terbukti bahwa kita menghadapi berbagai masalah yang menghambat tercapainya cita-cita untuk mewujudkan keluarga sejahtera yang seutuhnya.
"Kami berharap agar segenap jajaran TP PKK Tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa/Keluarahan dapat meningkatkan beberap hal, pertama meningkatkan kualitas kemitraan PKK dengan berbagai lintas sektor  baik Pemerintah maupun LSM dan organisasi kemasyarakatan,  swasta dan dunia usaha," ujarnya.
Kedua, lanjutnya, Meningkatkan kualitas dan jumlah kelompok dasa wisma dan kader lainnya guna memenatapkan pelaksanaan 10 Porogram PKK. Ketiga membina para aseptor agar lestari ber-KB dan mengajak PUS sasaran utama program KB yang belum ber-KB untuk segera menjadi Aseptor KB.
“Keempat mendorong masyarakat untuk ber PHBS di rumah tangga masing-masing dan memelihara lingkungan bersih sehat dengan sebaik-baiknya. Dan Kelima mencari upaya terobosan inovasi dan berinisiatif untuk mengembangkan program-program yang dapat menuju capaian sasaran-sasaran kegiatan secara optimal,” pungkasnya. (Pai)

HKN Ke 55, Bupati Kuningan Hadiri Kegiatan Silaturrahmi Insan Kesehatan Nasional


KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH., MH menghadiri kegiatan silaturahim insan kesehatan nasional yang merupakan puncak dari Hari Kesehatan Nasional ke-55 yang dilaksanakan di lapangan Pandapa Paramartha, Sabtu(16/11/2019).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr.H. Dian Rachmat Yanuar M.Si, Hj. Ika Acep Purnama, Hj. Yoan Ridho Suganda, Hj. Ela Dian Rachmat Yanuar, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan H. Raji S.E, M.Mkes dan forkopimda.
Kegiatan puncak HKN diikuti oleh seluruh insan kesehatan di Kabupaten Kuningan bertujuan untuk menyatukan seluruh propesi kesehatan yang ada di Kabupaten Kuningan, untuk bersama sama membangun generasi yang sehat di Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutan Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi adanya HKN yang telah menyelenggaran berbagai macam kegiatan yang bermanfaat.
"Dengan adanya kegiatan seperti itu pemerintah dapat memantau dan mengetahui hal-hal mana yang perlu kita tingkatkan, kita perbaiki dan masyarakat butuhkan" ucap Bupati.
Sementara itu, Bupati Acep mengatakan, dalam meningkatkan pembangunan kesehatan, hal paling utama bagaimana membangun sinergi dan kolaborasi antarstakeholder.
Akhir sambutan bupati mengajak agar kita berbuat sesuatu yang bermanfaat terutama dalam bidang kesehatan untuk mempersiapkan generasi yang sehat dan unggul. (Pai)

Kerap Terjadi Gempa Susulan, Warga Batang Dua Memilih Mengevakuasi Diri Ke Bukit


JAKARTA - Warga Pulau Batang Dua masih merasakan gempa susulan. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, sehingga mereka mengevakusi diri ke bukit pada malam hari.
Warga khawatir karena setiap hari beberapa kali terjadi gempa di Batang Dua, membuat warga trauma. Oleh karena itu, warga sadar akan dampak gempa dan keselamatan mereka. Saat malam mereka mengamankan diri naik ke atas bukit menjauhi pantai.
Jelang malam tiba, mereka membangun tenda dan tidur di sana. Siang hari mereka beraktivitas seperti biasa.
Merespon kondisi pascagempa yang berdampak di Pulau Batang Dua, BNPB mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) untuk memonitor situasi di lapangan. Di samping itu, personel BNPB juga membawa logistik yang dibutuhkan saat tanggap darurat.
BMKG merilis gempa susulan per 16 November 2019, pukul 09.00 WITA sebanyak 151 kali, 8 di antaranya dirasakan warga.
Sementara itu, data BNPB per 16 November 2019 mencatat 36 unit bangunan rusak ringan. Gempa selain menimbulkan kerusakan di Maluku Utara juga menyebabkan kerusakan di Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Sedangkan korban luka – luka per kemarin (16/11) di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara 3 orang luka ringan dan 33 unit bangunan rusak ringan. Korban dan kerusakan terjadi di Pulau Batang Dua yang terletak di dekat pusat gempa.
Korban luka-luka disebabkan tertimba batu bata dari dinding yang jatuh, sedangkan kerusakan bangunan di Kecamatan Batang Dua pada kategori rusak ringan mencakup 28 rumah warga, 3 gereja, 1 sekolah SMAN 11 dan 1 unit gedung Bank Perkreditan Rakyat.
Data kerusakan di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara masing-masing 1 unit kantor dan 2 rumah dengan kategori rusak ringan.
Sumber: Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB

Sabtu, 16 November 2019

Desa Jambar Siap Menjadi Juara Dalam Program P2WKSS 2019


KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH menerima Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lokasi Desa Binaan P2WKSS Desa Jambar. Kamis (14/11/2019).
Hadir pada kegiatan ini Ketua Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi jawa Barat Dr. Jatti Indriati, SH., M.Si, Sekretaris Daerah Dr. H. Dian rachmat Yanuar, M.Si, Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan Drs. H. Dadang Supardan, M.Si, dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Yuana Ridho Suganda, SH.
Bupati menyampaikan bahwa verifikasi ini terlaksana karena kerja keras kita bersama jajaran dan seluruh perangkat dengan niatan Desa Jambar siap menjadi juara sebagai desa desa binaan program P2WKSS tahun 2019.
Menurutnya program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera atau program P2WKSS merupakan program yang dilaksanakan tiap tahun yang memilki manfaat yang sangat besar bagi desa, yaitu untuk mendorong dan menggalakan peran serta masyarakat khususnya perempuan secara aktif baik melalui pengembangan SDM maupun SDA agar terciptanya pembangunan masyarakat desa dengan perempuan sebagai penggeraknya.
"
Semoga Desa Jambar sudah siap menjadi juara program P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai upaya dalam mewujudkan Visi Kuningan MAJU melalui program P2WKSS guna mencapai tingkat kualitas hidup yang lebih berkualitas,” tambah Bupati.
Sementara itu Jati dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan program P2WKSS di provinsi jawa Barat sudah terlaksana selama 10 kali, ia menerangkan bahwa program ini sangat memberikan manfaat bagi daerah dan tentunya masyarakat dengan memberdayakan peran perempuan dalam pembangunan.
“Saya harap penyelenggaraan program P2WKSS ini dapat memunculkan kolaborasi dan inovasi serta pelaksanaan program P2WKSS Tahun 2019 ini akan membantu masyarakat Desa Jambar, Khususnya kaum perempuan mempunyai peran yang maksimal dalam pembangunan,” ucapnya.
Selain menerima Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, juga dilaksanakannya pemberian sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara simbolis pada masyarakat Desa Jambar, dimana total penerima sertifikat PTSL di Desa Jambar seluruhnya berjumlah 2.689 sertifikat yang dibagikan secara bertahap. (pai)