Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 26 Desember 2019

Tanah Hibah Dari Pemkot Cirebon Menjadi Kado Di Hari Jadi Kementerian Agama Ke 74


FOKUS CIREBON -Tanah hibah yang diberikan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon kepada Kementerian Agama merupakan bentuk sinergitas dan harmonisasi diantara sesama penyelenggara pemerintahan, juga bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai Penandatanganan Penyerahan Hibah Tanah dari Pemda kepada Kementerian Agama Kota Cirebon, Kamis, 26 Desember 2019.

“Hibah tanah milik Pemda Kota Cirebon ini merupakan bentuk nyata dari harmonisasi sesama peleyenggara pemerintahan,” ungkap Azis. 


Karena sesungguhnya yang berubah hanya pencatatan saja. Dari semula tanah tersebut dicatatkan di Pemda Kota Cirebon menjadi di Kementerian Agama Kota Cirebon. “Tanahnya tetap saja tanah negara,” ungkap Azis.

Dijelaskan Azis, pada dasarnya baik Pemda maupun Kementerian Agama berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Karena sama-sama memberikan upaya pelayanan terbaik itulah hibah tanah diberikan kepada Kementerian Agama Kota Cirebon.

“Untuk apa saling berupaya mempertahankan aset namun tidak jelas pemanfaatannya,” ungkap Azis. Karena jelas, yaitu memberikan pelayanan untuk warga Kota Cirebon, hibah tersebut bisa diberikan.

Hibah yang diberikan berupa tanah yang saat ini ditempati oleh Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon serta KUA di Kecamatan Harjamukti. Saat ini tengah dalam proses yaitu hibah untuk KUA di Kecamatan Kesambi.

“Saya juga mengucapkan selamat hari jadi Kementerian Agama yang ke 74. Semoga Kementerian Agama semakin mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh umat beragama yang ada di Indonesia dan di Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Sementara itu Kepala Kementrian Agama Kota Cirebon, Drs Mulyadi M.Ag., menghaturkan teirma kasih kepada Wali Kota Cirebon atas hibah tanah yang telah diberikan.

“Ini merupakan kado di hari amal bakti, ulang tahun Kementerian Agama ke 74,” ungkap Mulyadi. 

Proses hibah tersebut, lanjut Mulyadi sudah dilakukan sejak 1994 lalu dan mereka bersyukur bisa terealisasi di tahun ini. 


Pasca hibah, direncanakan segera dibangun kantor yang modern 3 lantai untuk Kantor Kementerian Agama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Cirebon.

Rabu, 25 Desember 2019

Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Berikan Pengobatan Keliling Kepada Masyarakat


FOKUS MERAUKE-- Di Hari Natal dengan berpakaian ala Santa Claus, Dokter Satgas beserta Tim Kesehatan Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad memberikan pengobatan keliling kepada masyarakat Kampung Tanas dan Kampung Bupul, Distrik Eligobel. 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengungkapkan, sebagai wujud perhatian Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad kepada masyarakat di perbatasan RI-PNG yang akan merayaan Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. 

"Tim Kesehatan Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad dipimpin Dokter Satgas Lettu Ckm dr. M. Akbar Andriansah mengadakan pengobatan keliling," katanya, Rabu (25/12), saat pers rilis, di Distrik Eligobel, Merauke, Papua. 

Ada yang istimewa dengan pengobatan keliling kali ini, karena Dokter dan Tim Kesehatan menggunakan Kostum Santa Claus saat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam rangka mendukung kelancaran perayaan Natal.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan dengan warga didaerah binaan Satgas.

Sementara itu, Dokter Satgas Lettu Ckm dr. M. Akbar Andriansah mengatakan, diadakan pengobatan keliling berpakaian unik seperti ini, selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, juga untuk menghibur dan memberikan suasana Hari Natal yang berbeda kepada masyarakat.

“Ini sebagai wujud perhatian nyata kami (Satgas) kepada masyarakat perbatasan guna memastikan kondisi kesehatan mereka dalam keadaan sehat pada dan siap merayakan Hari Natal dengan penuh suka cita. 

“Selain memberikan pelayanan kesehatan keliling, kami juga membagikan hadiah kepada anak-anak di Kampung Tanas dan Kampung Bupul, senang rasanya melihat antusias dan senyum kebahagiaan karena terhibur dengan kedatangan Santa Claus Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad,” ujar Akbar.

Salah satu warga Kampung Tanas Bapak Markus (53) menyampaikan ucapan terima kasih dan sangat mengapresiasi kegiatan bertemakan Hari Natal yang digelar oleh Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad kali ini. 

"Saya kaget karena baru pertama kali saya lihat Bapak Santa jadi dokter, biasanya Bapak Santa hanya membagi-bagikan hadiah kepada anak-anak saja, tapi kali ini kedatangannya berbeda karena juga memberikan layanan kesehatan kepada kita semua,” ungkapnya. (dade)

Polres Kepulauan Seribu Lakukan Asistensi Kegiatan Pos Pengamanan Pulau Untung


FOKUS JAKARTA-- Kabag Ops Polres Kepulauan Seribu AKP Zaroki Saputra, SH didampingi Kasat Intelkam, Kasat Reskrim dan Kasat Binmas melakukan asistensi kegiatan Pos Pengamanan Pulau Untung Jawa, Rabu (25/12).

Kehadiran Tim diterima oleh Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Jupriono S.H,M.H dan personil Pospam Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu Selatan

Asistensi dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pos Pengamanan di wilayah berkerja sesuai Standar Operasional Prosedur sesuai yang diperintahkan pimpinan.

Selain asistensi juga diarahkan agar petugas Pos Pengamanan bertugas secara humanis dan mengedepankan pelayanan dan tegas bila ada pelanggaran dan kejadian tindak pidana. Dengan kesiapan dan kesigapan personil Pospam dalam pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat diharapkan kegiatan natal dan tahun baru di wilayah kepulauan seribu berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif.

"Asistensi dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pos Pengamanan di wilayah berkerja sesuai Standar Operasional Prosedur sesuai yang diperintahkan pimpinan. Selain asistensi juga diarahkan agar petugas Pos Pengamanan bertugas secara humanis dan mengedepankan pelayanan dan tegas bila ada pelanggaran dan kejadian tindak pidana," kata Kabag Ops Kepulauan Seribu AKP Zaroki, S.H.

Dengan kesiapan dan kesigapan personil Pospam dalam pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat diharapkan kegiatan natal dan tahun baru di wilayah kepulauan seribu berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif. (dade)

Senin, 23 Desember 2019

Mendikbud Resmikan Penggunaan Gedung Baru PAUD Km O


FOKUS JAKARTA-- Isteri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Franka Nadiem Anwar Makarim meresmikan penggunaan gedung baru PAUD Km 0. PAUD Km 0 Kemendikbud ini, sebelumnya bernama Taman Penitipan Anak (TPA) Mekar Sari.

"TPA tersebut merupakan sarana pemenuhan kebutuhan para pegawai Kemendikbud yang mempunyai anak usia dini, akan pendidikan, perawatan, pengasuhan, pemberian kasih sayang dan perlindungan saat orang tuanya bekerja. 

TPA/PAUD di Kemendikbud ini dikelola oleh Yayasan Bakti Idhata di bawah naungan Dharma Wanita Persatuan Kemendikbud," kata Nadiem, Senin (23/12), saat meresmikan PAUD Km 0 di Gedung E Kantor Kemendikbud, Jakarta Selatan.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang paling ideal adalah benar-benar punya guru-guru  yang mencintai anak, itu yang penting. Walaupun kondisi dan prasarana itu penting, tapi kebatinan antara guru dan kualitas guru itu masih yang paling penting, yaitu bagaimana interaksi antara orang dewasa dan anaknya.

Lebih lanjut, kata Nadiem mengungkapkan kalau tidak begitu, nanti ujungnya hanya jadi tempat penitipan anak saja. Hanya bermain, tapi tanpa ada kualitas guru yang baik, hubungan kebatinan itu yang penting. 

Baru fasilitas seperti buku, mainan, program, apakah ada logika dalam setiap permainan disitu, apakah telah terpikir, tentunya termasuk keamanan dan kenyamanan, dan udara segar, karena hal-hal seperti itu yang penting. Tapi kuncinya, satu sumber daya manusianya dulu, itu yang penting. 

PAUD ke depan perlu diperbaiki dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), dan kualitas buku, karena PAUD ini salah satu hal yang tidak bisa belajar dari satu buku saja, ini PAUD suatu proses scientific.

"Jadi guru-guru harus mencoba aktif untuk bisa inovatif untuk bisa engaged anak-anak. Jadi itu harus suatu yang organic. Jadi stimulasi dan kolaborasi antara guru PAUD itu hal yang penting, dan juga standar keamanan seperti dipastikan tidak ada hal yang bisa membahayakan anak itu harus tekankan, itu jadi prioritas nomor satu," ungkap Nadiem.

Dari sisi buku bacaan paradigmanya dulu harus diubah. Selama ini, kita menentukan anak itu harus baca apa, anak seumur ini harus baca ini itu. Padahal paradigma paling penting adalah bagaimana cara agar anak itu mencintai membaca. 

Jadi harusnya digerakan, anak itu didorong, ditanya sebenarnya anak itu kepenginnya membaca buku mangenai apa, mengenai karakter favorit mereka, atau komik favorit mereka,  apapun formatnya itu, dan yang penting mereka mencintai proses buku, mencintai proses membalikan halaman-halaman. 

Kalau belum bisa membaca pun gak apa-apa, kalau dia bisa mengikuti gambarnya dan dia senang. Sebelum ada kebijakan atau langkah kedepan, paradigmanya dulu yang harus diubah.

“Harus dimulai dari anak, dan kita harus mendengarkan anak. Kalau selama ini, kita tidak merasa anak itu, PAUD maupun lebih tua setara dengan kita, bahwa mereka adalah mitra pembelajaran dengan guru, dan staf-staf unit kita ini, tidak akan terjadi. Jadi literasi itu bukan challenge dari calistung (baca, tulis, hitung), tapi bagaimana cara agar setiap anak mencintai buku dalam format apapun," katanya. (dade)

 

Tingkatkan Indeks Daya Saing Daerah, Pemkab Cirebon Gandeng IAIN Cirebon Dan 8 Perguruan Tinggi Lainnya


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam membangun kemajuan terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan menggandeng 9 Perguruan di Cirebon. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) yang dilakukan di Ruang Nyimas Gandasari, Lantai 3, Kabupaten Cirebon, Senin, (23/12/2019).

Penandatangan kerjasama antara Pemerintahan daerah Kabupaten Cirebon dengan 9 Perguruan Tinggi ini juga terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu juga dibuka kegiatan diskusi tentang Penguatan Inovasi SKPD, guna meningkatkan indeks daya saing daerah menuju Cirebon bersama tahun 2019. 

Pada kegiatan ini, Bupati Cirebon, Drs H Imron Rosyadi M.Ag mengaku senang dan bangga atas terlaksananya peran Tri Dharma Perguruan Tinggi, melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan sejumlah Perguruan Tinggi di Cirebon.


Menurut bupati, penyelenggaraan pembangunan pelayanan serta pemberdayaan masyarakat akan bisa dilaksanakan dengan baik dan cepat serta terarah, manakala ada harmonisasi dan kerjasama antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan, peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

"Kami berharap ada peran dan kontribusi yang positif dan nyata dari berbagai perguruan tinggi dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat," ujar Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.

Imron Rosyadi juga menyatakan jika perguruan tinggi merupakan wahana para intelektual ilmuwan dan para profesional yang senantiasa mencetak dan mengembangkan sumber daya manusia yang cerdas, bertaqwa, berbudaya kreatif dan berkarakter tangguh.

Oleh karena itu, katanya, Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, maka akan ada pengembangan dan inovasi yang akan bisa meningkatkan daya saing daerah.

Untuk itu, Imron Rosyadi berharap ada beberapa hal bisa diambil dari kegiatan ini, yakni pertama, eksistensi perguruan tinggi yang mempunyai peran penting untuk mempengaruhi perubahan-perubahan terhadap masyarakat. Ini merupakan implementasi Tri Dharma dan diwujudkan dalam bentuk untuk membangun gerakan pembelajaran terhadap masyarakat guna mendorong terciptanya hubungan sosial serta terjaganya nilai-nilai budaya kultur masyarakat.


Kemudian yang kedua adalah Perguruan Tinggi bisa mengembangkan sebuah model dari pembangunan yang berbasis pada keilmuan serta sumber daya lokal di dalam kerangka yang bersistem pada nilai budaya daerah, membangun sistem pengembangan keilmuan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat di dalam merespon perubahan global yang dinamis ini mengembangkan pusat-pusat untuk pengembangan masyarakat dengan melakukan pemanfaatan sumber daya serta nilai-nilai lokal yang ada.

Ketiga, ikut membantu mengembangkan kebijakan yang strategis terhadap Legislatif dan Eksekutif dan ikut juga untuk mengontrol implementasi kebijakan-kebijakan yang telah dibuat perguruan tinggi dapat berperan dalam hal pengembangan strategi kebudayaan hal tersebut diperlukan guna membangun peradaban dan karakter daerah yang lebih baik.

Bupati juga menegaaskan, bahwa dalam rangka mengukur dan meningkatkan indeks inovasi, akan diselenggarakan diskusi penguatan inovasi SKPD guna meningkatkan indeks daya saing daerah menuju Cirebon bersama.

Karena menurut bupati, daya saing saat ini menjadi salah satu parameter dalam konsep kabupaten atau kota berkelanjutan. Tingkat daya saing suatu daerah juga menjadi salah satu ukuran kesejahteraan masyarakat.

Maka sangat pentingnya kepala daerah melakukan inovasi untuk mendorong efektivitas pelayanan publik dan menciptakan nilai tambah melalui inovasi daerah. 

Hal ini merupakan wujud implementasi undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah terutama sebagaimana tertuang dalam pasal 389 bahwa meningkatkan daya saing daerah dan perbaikan pelayanan publik dan peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah disebut pada pasal 2 ayat 2 bahwa sasaran inovasi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Sedang tingkat inflasi sangatlah berhubungan dengan kemampuan daya saing daerah, dimana peran SDM berpendidikan yang kreatif sangat penting dalam menumbuh daya saing tersebut dan peningkatan daya saing tersebut pada akhirnya akan menentukan kemakmuran suatu daerah.

"Dalam teori inovasi ada lima komponen terpenting yang menunjukkan keberhasilan dalam mengukur berbagai kemajuan untuk meningkatkan daya saing daerah, yaitu akademisi, bisnis, pemerintah, masyarakat dan media," tandasnya. (din)