Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 15 Januari 2020

Pangkostrad Secara Resmi Membuka Latihan Standar Di Prajurit Kostrad Gelombang IX TA 2020


FOKUS  JAKARTA- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), secara resmi membuka latihan Standardisasi prajurit Kostrad gelombang IX TA 2020, Rabu (15/1), bertempat di lapangan Markas Batalyon Mandala Yudha, Ciuyah, Kabupaten Lebak, Banten.   

Dalam sambutannya kepada segenap peserta latihan, Panglima Kostrad mengucapkan selamat datang di Komando Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang IX TA 2020. Di tempat ini, kalian akan dilatih dan digembleng untuk mencapai suatu kemampuan khusus sebagai tuntutan bagi setiap prajurit Kostrad.

"Dalam rangka mewujudkan prajurit Kostrad yang handal dan siap menghadapi segala macam tugas, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pembekalan kemampuan awal bagi prajurit yang baru ke satuan Kostrad melalui Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad,"  kata Harto.                         

Mengakhiri sambutannya, Pangkostrad mengingatkan kepada peserta latihan, bahwa latihan standardisasi yang di laksanakan ini merupakan wujud kesejahteraan dari Kostrad, sadarilah bahwa kesejahteraan yang paling tinggi nilainya bagi prajurit adalah latihan yang profesional. Latihan profesional akan terwujud apabila didasari dengan rasa gembira, ibaratnya latihan adalah rekreasi bagi prajurit Kostrad.

Selain kalian melaksanakan Latihan Standardisasi, kalian juga harus mengasah dan mempertajam 8 Kekuatan Cakra yang kalian miliki, yaitu : Niat, Niat yang baik tulus dan ikhlas, Sikap dan Perilaku, Penampilan yang berkharisma dalam sikap dan  perilaku.

Pancaran mata yang berkekuatan mampu menaklukan, mengayomi, kasih sayang dan melindungi, Komunikasi, Kekuatan berkomunikasi mampu berdialog, berdebat dan berdiplomasi, Kesiagaan, Kesiagaan bela diri yang mampu melumpuhkan lawan, Daya Imajinasi, Mampu membaca situasi, memprediksi dan merencanakan, Keputusan, Keputusan terbaik sesuai pikiran, penalaran dan hati nurani, dan Keyakinan, Keyakinan bahwa yang dilakukan merupakan keputusan dan tindakan yang terbaik.

Turut hadir pada upacara pembukaan latihan ini antara lain Kaskostrad Mayjen TNI Ainurrahman, Pangdivif 1 Kostrad, Ir Kostrad, Paban II/Binlat Sopsad, Koorsahli, Danrem 064/MY, Asren Kostrad, Para Asisten Kaskostrad, LO, Pa Ahli, Kabalak Kostrad, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, dan para Dandim Korem 064/MY, Kapolres Lebak,  Bupati Lebak, para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Lebak, serta Komandan satuan jajaran Kostrad. (dade)

Program Penghijauan, Kuwu Desa Wanasaba Lor Bersama Unsur Kepolisian Dan Koramil Talun Tanam Bibit Pohon


FOKUS CIREBON - Upaya mencegah abrasi, tanah longsor dan banjir, Gunawan, Kuwu Wanasaba Lor bersama Polsek Talun dan Koramil melakukan penanam bibit pohon, Rabu (15/1/2020).

Sejumlah bibit pohon yang ditanam di antaranya, jenis salam, blimbing, jambu, mangga dan bibit pohon katuk.


Menurut Kuwu Gunawan, ini adalah kegiatan bakti sosial yang bertujuan mencegah abrasi, mengingat saat ini di setiap wilayah di indonesia tengah dilanda cuaca extrim, dan kadang  menimbulkan tanah longsor juga banjir.


"Ya, ini merupakan bakti sosial kami untuk penghijauan. Kami bersama aparatur desa, kepolisian, TNI dan masyarakat bersama-sama melakukan penanaman bibit pohon," ucap Kuwu Ginawan didampingi Raliut Raksa bumi Desa Wanasaba Lor.



Kuwu Gunawan juga mengimbau pada warganya untuk dapat menjaga lingkungan kelestarian alam dan juga harus menggiatkan penghijauan melalui penanaman pohon di setiap lahan kosong di lingkungan masing masing. (bam)

Wali Kota Cirebon Instruksikan Seluruh Dinas Lakukan Langkah Antisipasi Dan Pertolongan Jika Terjadi Bencana


FOKUS CIREBON - Antisipasi banjir, Wali Kota Cirebon yakinkan jika Pemerintah Daerah (Pemda) akan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pertolongan. Instruksi kepada sejumlah dinas dilakukan langkah antisipasi dan pertolongan kepada masyarakat jika terjadi bencana.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., saat pelaksanaan Apel Penanggulangan Bencana di Kota Cirebon, “Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” ungkap Azis.

Apalagi jika terjadi bencana banjir, Azis tidak ingin masyarakat justru kebingungan kemana mereka hendak mencari pertolongan. Karenanya, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk siaga 24 jam mengantisipasi bahaya banjir saat puncak musim penghujan ini.

Pada apel tersebut Azis juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi sebelum terjadinya banjir. diantaranya, melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan masing-masing agar tidak ada saluran atau drainase yang tersumbat, amankan dokumen dan surat berharga agar tidak mengalami kerusakan atau hilang, menyiapkan tas siaga banjir yang berisi barang-barang penting, menghindari tempat atau benda yang memiliki atau dilalui arus listrik, menyepakati satu lokasi aman yang bisa digunakan untuk mengungsi dan memudahkan pemberian bantuan dan terakhir segera hubungi nomor kedaruratan seperti 112 dan 119 serta telepon dinas dan kantor jika terjadi bencana banjir.

Sedangkan untuk camat dan lurah, Azis juga menginstruksikan agar mereka menjadi motivator dan mobilisator untuk masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pertolongan jika terjadi bencana. “Yang terpenting, mental masyarakat harus disiapkan,” tegas Azis.


Khususnya mental untuk menghadapi berbagai bencana yang mungkin terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka. Jika secara mental sudah siap, Azis yakin masyarakat mampu melakukan berbagai langkah penanggulangan bencana. 

“Kepada dinas dan satuan kerja perangkat daerah lainnya, saya juga instruksikan untuk siaga 24 jam,” tegas Azis.
Azis juga mengungkapkan sejumlah titik di Kota Cirebon sudah dipetakan rawan banjir. Diantaranya ada di wilayah Kalijaga, Gunung sari dan Kriyan. “Sekalipun pada 2019 tidak terjadi banjir besar karena sudah dilakukan pengerukan sejumlah sungai besar, namun tahun ini kita tetap harus waspada,” tegas Azis. 

Karena pada 2018 lalu 39 RW di 11 kelurahan diterjang banjir setinggi 100 hingga 150 cm. Banjir tersebut berdampak pada 1.325 KK atau 5019 jiwa. “Kita tidak ingin kejadian tersebut terulang lagi,” tegas Azis.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon. Ma’ruf Nuryasa, mengungkpakan jika pihaknya akan melakukukan sms blast memberitahukan kepada 10 ribu masyarakat Kota Cirebon jika terjadi bencana, seperti banjir di titik-titik tertentu. 

Karena itu Ma’ruf meminta kepada masyarakat untuk senantiasa menghubungi nomor kedaruratan 112 dan 119 kesehatan agar tindakan cepat bisa segera diambil jika bencana banjir terjadi di daerah mereka. (bam)

Dr H Sumanta MAg : 12 Dosen Penerima Sertifikasi Harus Optimalkan Kualitas Kinerja Dan Kreatifitas


FOKUS CIREBON - Sebanyak 12 dosen di IAIN Syekh Nurjati Cirebon menerima sertifikasi. Hal itu disampaikan langsung  oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg, di ruang kerjanya, Rabu (15/1/2020)).

Dijelaskan, 12 dosen penerima sertifikasi ini, kata Sumanta, setelah mereka dinyatakan lulus uji oleh Asesor, yakni dari Universitas Islam Negeri Sumatra Utara. 
Rektor juga menjelaskan bahwa yang berhak mengeluarkan sertifikasi itu adalah asesor. Sebab Asesor adalah yang berhak melakukan asesmen/pengujian terhadap kompetensi seseorang, sesuai dengan ruang lingkup asesmennya.

Diman asesor berwenang dalam menilai dan memutuskan hasil Uji Kompetensi, bahwa peserta uji telah memenuhi bukti yang dipersyaratkan untuk dinyatakan kompeten atau belum kompeten pada unit kompetensi yang dinilai.

Sertifikasi dosen ini kata Sumanta merupakan program nasional yang
bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan kualitas kinerja dosen agar mereka mampu mengaktualisasikan potensi diris secara lebih optimal sebagaimana tercermin dalam misi Tridharma Perguruan Tinggi (Pembelajaran, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat).

"Lulus uji sertifikasi ini, itu artinya dia sudah menjadi tenaga edukatif, tenaga yang profesional dan dengan demikian dia berhak untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi dosen yang merupakan bagian dari keahliannya," kata Sumanta.

Di akhir penjelasannya, Sumanta berharap dengan sertifikasi ini, dosen -dosen yang ada lebih meningkatkan lagi kemampuan kompetensinya sesuai dengan bidangnya.

"Jadi mereka sudah berhak untuk mendapatkan tunjungan dosen dan melekat tanggungjawab besar atas sertifikasi tersebut terutama dalam implementasi dan pengembangan keilmuan yang dimilikinya. Dan mereka berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) 8 dosen, dan 4 dosen dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI),” tandasnya. (din)

Selasa, 14 Januari 2020

TNI Dan Polri Bersih Bersih Di Lokasi Pasca Banjir


FOKUS CIREBON - Pasca banjir yang menggenangi ratusan rumah permukiman warga, Pemkot Cirebon bersama Kodim 0614/Kota Cirebon, Danlanal, Pres Cirebon Kota, Damkar dan sejumlah instansi lain langsung melakukan bersih-bersih lumpur dan sampah sisa banjir semalam. 

Dalam setingho 1,5 cm ini, selain beraus deras juga membawa material lumpur dan sampah. Dari banjir tersebut, Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon mencatat, sekitar 320 KK dengan 164 rumah di Kelurahan Kalijaga terdampak banjir. Sementara, kondisi serupa dialami pula sekitar 98 KK dengan 87 rumah di Kelurahan Pegambiran. 

"Ya, sejauh ini dia kelurahan di Kecamatan Harjamukti terdampak banjir," ungkap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon Iing Daiman.

Kendati begitu dapat dilaporkan jika saat ini banjir di Kota Cirebon telah surut, yakni pada Selasa (14/1/2020), setelah pada Senin (13/1/2020) meluap dan menggenangi lebih dari 100 permukiman. 

Dikabarkan, banjir yang menggenangi Kelurahan Kalijaga dan Pegambiran di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (13/1/2020) malam, telah surut sekitar pukul 23.30 WIB. 

Banjir menggenangi permukiman penduduk di Kalijaga setinggi sekitar 1,5 meter dan di Pegambiran setinggi sekitar 1 meter. Lebih dari 400 kepala keluarga (KK) dan 250 rumah ikut terdampak banjir. Hingga Selasa (14/1/2020) siang, otoritas setempat menyatakan sejumlah keluarga masih mengungsi.

Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon mencatat, sekitar 320 KK dengan 164 rumah di Kelurahan Kalijaga terdampak banjir. Sementara, kondisi serupa dialami pula sekitar 98 KK dengan 87 rumah di Kelurahan Pegambiran. 

"Ya, sejauh ini dua kelurahan di Kecamatan Harjamukti terdampak banjir," ungkap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon Iing Daiman. 

Tak hanya itu, upaya penyelamatan juga dilakukan bersama petugas Damkar, personil Lanal Cirebon, Polair, Babinsa, Basarnas Pos SAR Winong, PMI Kota Cirebon, Polres Cirebon Kota, PSC 119, TAGANA, Satpol PP, serta masyarakat sekitar. (nur)