Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 22 Januari 2020

Begini Pengakuan Bambang Yuniarto Hingga Sukses Meraih Gelar Profesor Dan Guru Besar Di IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON - Belakangan, nama Bambang Yuniarto mendadak ramai dikalangan akademisi. Bukan soal sosoknya yang tegas dan cerdas, melainkan karena kegigihannya dalam meraih gelar profesor. Bahkan uniknya, Prof H Bambang Yuniarto MSi merupakan satu-satunya guru besar di wilayah III Cirebon di bidang Ilmu Pengetahuan sosial dan Kewarganegaraan.
Prof Bambang mengatakan untuk mendapatkan gelar profesor tersebut tidak diraih dengan mudah. Harus terlebih dahulu mengikuti persyaratan yang salahsatunya adalah menerbitkan scopus. Syarat ini menjadi momok dan sesuatu yang menakutkan. Pasalnya, untuk menerbitkannya banyak persyaratan yang harus dipenuhi dan cukup sulit.
Terkait penerbitan scopus ini, Prof Bambang mengaku sudah di mulai sejak tahun tahun 2011. Pada tahun 2011 ini Prof Bambang menulis 2 scopus, kemudian pada tahun 2017 menulis 1 scopus, dan tahun 2018 menulis 2 scopus. 
"Jadi totalnya saya sudah menulis 5 scopus. Karena menulis scopus ini menjadi sebuah persyaratan yang tidak bisa ditinggalkan untuk menjadi profesor, dan ini menjadi sebuah momok menakutkan bagi yang ingin merambah menjadi guru besar,” terangnya.
Kendati begitu, Prof Bambang bukan sosok yang mudah menyerah, kata dia, selain semangat diri yang tinggi juga berkat kerjasama dari semua pihak, terutama dari keluarga dan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang kini membuat dirinya berhasil melewati semua tantangan tersebut. 
“Proses untuk menjadi guru besar, harus kuat, berkali-kali kwndala dan tantangan terus menghadang, bahkan terkadang merasa lelah dan tidak kuat hingga mau menyerah. Namun berkat dorongan yang kuat dari diri sendiri, dari teman-teman, serta istri dan keluarga, maka gekar tertinggi akademik ini alhamdulillah bisa disandangnya," papar Bambang.
Untuk itu, Prof Bambang Yuniarto juga mengucapan terima kasih kepada istri tercintanya, Pudjiati SPd, kemudian ibu kandungnya, Sony, serta anak menantunya atas doanya. 

"Ya, hal yang sama juga saya ucapkan terimksh kepada Rektor IAIN Cirebon Dr H Sumanta Hasyim MAg, beserta civitas akademika IAIN Cirebon, kemudian kepada bapak Prof Dr Maksum MA (alm) yang selalu mensuport saya. Kemudian juga Dirjen Pendis Kemenag Prof Dr Arskal Salim Gp PhD dan Prof Dr Bunyamin Maftuh selaku Direktur SDM Dikti,” ucap Prof Dr H Bambang Yuniarto MSi. (din)

Rumuskan Rencana Kerja 2020, LP2M Adakan Raker Pengurus Di Villa Kuningan


FOKUS CIREBON - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan rapat kerja tahun 2020 di Villa Cibulakan Mandirancan Kuningan, Selasa-Rabu (21-22/1/2020).

Rapat kerja LP2M 2020 ini  diikuti oleh semua jajaran pengurus yang terdiri dari ketua, sekretaris, kepala pusat penelitian, kepala pusat pengabdian, kepala pusat studi gender dan anak, staf dan juga dihadiri pula oleh Kepala Biro Administrasi Keuangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Subarja.

Agenda kegiatan Raker LP2M 2020 tersebut meliputi evaluasi kinerja tahun 2019, penyusunan laporan kinerja 2019, dan rencana kerja tahun 2020.

Dalam sambutannya, Ketua LP2M menyampaikan  pentingnya penyelenggaraan kegiatan Raker diadakan di awal tahun sebagai bentuk keseriusan merumuskan program-program  dan kegiatan-kegiatan LPPM yang lebih terencana dan terprogram baik aspek penyelenggaraan maupun aspek keuangan.

"Program-program LP2M diarahkan pada upaya peningkatan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat yang memiliki keunggulan dan daya saing pada tingkat nasional," tutur Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Ahmad Yani.

Sementara itu, Kepala Biro  H. Subarja yang bertindak sebagai narasumber menyampaikan beberapa kebijakan dan implementasi kegiatan yang bersifat rutin maupun kegiatan baru yang bersifat inovatif, serta tata kelola keuangan yang digunakan untuk belanja bahan, belanja honor, belanja modal, dan belanja lainnya. Dibahas juga tentang sumberdana berupa Rupiah Murni (RM) dan PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak).


Di akhir, ia juga membahas tentang rencana perubahan pengelolaan menjadi Badan Layanan Umum (BLU), dan perubahan status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). (nur)

Program Pendidikan Dan Pelaksanaan PPDB 2019 Di SMPN 1 Diapresiasi Banyak Pihak


FOKUS CIREBON - Siapa yang tidak mengenal sosok Drs H Lilik Agus Darmawan SPd,  MM, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Cirebon. H Lilik dikenal tegas dalam memimpin dan lugas dalam bergaul.

Apalagi di bidang pendidikan, H Lilik tak pernah main-main dan sangat diapresiasi oleh semua pihak termasuk para orang tua siswa.

Sebagai bukti, dalam bidang pendidikan, H Lilik beserta peran para guru mampu membuktikan lulusan SMPN 1 memiliki kecerdasan intelektual di atas rata-rata. Sebagai contoh adalah pada hasil nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMP se-Kota Cirebon.


Di mana ada nama sembilan siswa SMPN 1 Kota Cirebon yang menjadi siswa terbaik dalam hasil  nilai UN. Sembilan siswa  dengan nilai UN tertinggi tersebut berhasil bersaing dari siswa SMP se-Kota Cirebon sebanyak 6.325 siswa yang mengikuti ujian Nasional pada tahun 2019 kemarin.

Demikian  juga dengan Penilaian Akhir Semester (PAS) yang merupakan salah satu tahap dari proses penilaian bagi siswa yang dilakukan oleh guru melalui satuan pendidikannya dalam kurun waktu satu semester.

Ada hal baru di SMP Negeri 1 Cirebon dalam PAS kali ini, yakni pengerjaannya tidak lagi menggunakan kertas, pensil, dan penghapus, tetapi menggunakan gawai (handphone).

Kebijakan ini diambil mengingat sudah begitu banyaknya aplikasi yang dapat mendukung dilaksanakannya PAS dengan sistem online (gawai). Hal ini juga didukung oleh beberapa guru yang sudah menggunakan ulangan atau penilaian harian dan penilaian tengah semester yang menggunakan sistem online.

Langkah awal yang dilakukan sekolah adalah mengadakan workshop penilaian berbasis gawai. Tujuan workshop ini salah satunya agar semua guru mampu melakukan proses penilaian online ini.

Langkah selanjutnya adalah mendata potensi sarana dan prasrana yang dimiliki oleh siswa dan sekolah, yaitu mendata jumlah siswa yang memiliki dan yang tidak memiliki gawai (android).

Menurut Lilik Agus Darmawan, dari sejumlah 1200 siswa yang terdaftar di SMP Negeri 1 Cirebon, hanya 25 siswa yang tidak memiliki gawai. Agar pelaksanaan PAS berbasis gawai bisa tetap berjalan, sekolah menyiapkan 50 tablet yang disiapkan dalam ruangan tersendiri termasuk menyediakan jaringan internetnya.

Tentu saja, sejumlah terobosan dan program ini mengundang rasa bangga dan salut sehingga diapresiasi banyak pihak dan para orang tua siswa. Termasuk yang terakhir adalah pada pelaksanaan PPDB 2019. Di mana H Lilik dan panitia PPDB terus komit menjalankan aturan yang ada.


"Ya, itulah tipe kepemimpinan H Lilik Agus Darmawan S.Pd, MM yang tegas dalam memimpim dan sosok yang tak pernah menyerah dalam membangun kemajuan pendidikan di Kota Cirebon. Intinya kami salut dan bangga, semoga ini dqpat diapresiasi juga oleh yang lain," terang Supriyadi, aktivis pendidikan dan kebijakan publik, kepada wartawan. (nur)

Polsek Kawasan Muara Baru Ungkap Kasus Peredaraan Narkotika Jenis Shabu


FOKUS JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru berhasil ungkap kasus peredaran narkotika jenis shabu di sebuah rumah yang berada di Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara,  Rabu (22/1).

Berawal dari informasi masyarakat, bahwa ada seorang Laki-Laki yang bernama panggilan Batik sering melakukan transaksi shabu di Muara Baru.

Kanit Reskrim Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru Iptu Yudi Hermawan bersama anggotanya melakukan penyelidikan pada hari itu juga untuk mencari keberadaan Batik dan dapat diketahui bahwa Batik tinggal di rumah gubuk yang berada di daerah Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara.

"Tanpa buang waktu lagi selanjutnya dilakukan penggerebekan dan Batik berhasil ditangkap di dalam rumah gubuk dan pada saat dilakukan penggeledahan terhadap pelaku kedapatan memiliki sabu yang disimpan dalam plastik bening," kata Yudi.

Berikut barang bukti yang berhasil disita Polisi dari pelaku yaitu satu bungkus plastik bening isi kristal putih shabu brutto 0,27 gram, 1 buah buah timbangan digital merk camry warna hitam, satu buah sedotan dan dua buah korek api gas.

"Selanjutnya polisi membawa pelaku dan barang bukti ke Polsek Kawasan Muara Baru guna proses lebih lanjut," ujarnya.

Atas perbuatanya pelaku di duga telah melanggar Primair pasal 114 ayat 1,  Subsidair Pasal 112 ayat 1 UU RI Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet Riyanto membenarkan penangkapan tersebut dan mengapresiasi kinerja anggotanya yang cepat dalam bertindak atas informasi masyarakat sehingga berhasil menangkap pelaku. (dade)

Kepengurusan Forwami Periode 2019-2021 Dikukuhkan


FOKUS JAKARTA-- Bertempat di Ciawi Bogor, kepengurusan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), untuk periode 2019-2021, Desember 2019 lalu terbentuk.

Pada periode ini, Ire Djafar dari Media Online Maritim Indonesia di tunjuk sebagai Ketua Forwami. Kemudian sebagai Wakil Ketua Forwami Delly Muhajirin dari Media Online Rakyatmerdekanews.com, Sekjen Forwami, Umi Syarifah dari Media Majalah Sudut Pandang, Bendahara Forwami Satu Fhebe Astrid dari Media Online Kantor Berita, Bendahara Forwani kedua, dan Dewi A dari Media Pena7.com.                                               

 Ire Djafar mengatakan, kepengurusan yang ada sekarang adalah hal yang luar biasa. "Kenapa saya katakan demikian, karena pengurusnya terdiri dari perempuan dan hanya satu orang laki-laki. Apalagi ada Dewan Pembina H.Juswandi yang sangat peduli dengan organisasi ini," katanya, saat acara Pengukuhan Pengurusan Forwami Periode 2019-2021, di Bandar Jakarta, Ancol, Selasa (21/1).

Sementara itu, Dewan Pembina Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) H. Juswansi mengungkapkan sebagai wadah para Jurnalis yang bertugas sehari-sehari diwilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya. 

Para jurnalis yang sering memberikan kabar tentang Kepelabuhanan kepada pembaca.

"Kita perlu menjaga kekompakan dan saling menghargai satu sama yang lain," ujar H.Juswandi.

General Manager IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Suprapto mengungkapkan  pihak IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok amat apresiasi adanya Forum ini, maka pada dasarnya kami menyambut baik adanya Forwami. 

"Berbuatlah yang terbaik dalam pemberitaan. Jangan buat berita hoax,” ungkap Suprapto.

Dalam acara Pengukuhan Forwami pada tahun 2019-2001 tersebut, juga di hadirkan dari INSA, APBMI, dan para Stakeholder yang ada di Pelabuhan Priok. (dade)