Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 29 Januari 2020

Kepsek SDN Pegajahan 1 Kota Cirebon, Hj Asih M.MPd Gagas Pendidikan Berbasis Keilmuan dan Skill Siswa


FOKUS CIREBON - Asih M.MPd, Kepala Sekolah SDN Pegajahan 1 Kota Cirebon, punya kebiasaan berbeda degan kebanyakan sekolah lain. Dirinya selalu mencontohkan kepada para guru dan siiswanya untuk selalu mengedepankan kedisiplinan.

Tak hanya itu, Asih juga kerap mencontohkan kepada siswanya dengan memunguti sendiri sampah di lingkungan sekolah agar siswa selalu menjaga kebersihan.

Sikap yang ditunjukkan Asih ini sebagai bentuk tanggungjawab dirinya sebagai pemimpin dan memang sosok Asih selalu berfikir untuk mengagas SDN Pegajahan 1 menjadi sekolah berbasis keilmuan dan skill siswa. 

Ia dan para guru kerap rapat dan melakukan evaluasi atas capaian pengajaran, pembelajaran (proses KBM) dan pendidikan (prestasi siswa), guna menuju visi misi sekolah di SDN Pegajahan 1.

"Hj Asih terus berjuang, melalui kerja dan capaia  visi misi sekolah, berbagai terobosan pun di konsep, agar SDN Pegajahan terus berkarya dan berprestasi, khususnya menjaga nama baik almamater yang sudah menjebolkan ribuan lulusan yang kini sukses diberbagai instansi kepemerintahan, TNI/Polri, pengusaha serta kesuksesan dibidang lainnya," terang pegiat pendidikan dilingkungan pendidikan kota cirebon.

Hal senada juga diungkapkan pegiat pendidikan lainnya, Rahmat MSi, sosok Asih tak pantang menyerah. Melalui bekal pengalamannya membangun, memimpin dan memenej sekolah, membuat kiprah dan karyanya di SDN Pegajahan  semakin terasa.


Perubahan tersebut merupakan ciri kerja Asih yang selalu ingin berkarya. Sehingga tak bisa dipungkiri kemajuan di SDN 1 kini begitu pesat dan berbagai prestasi pun kian banyak diraih SDN Pegjahan 1 Kota Cirebon.

"Tantangan baginya adalah perjuangan, dan bekerja adalah pengabdian, maka prinsip kerjanya selalu ingin berkaya agar apa yang menjadi tujuan dan visi misi sekolah tercapai," tandasnya.

Selain itu, dalam praktek pendidikan, dirinya selalu mendorong sekolah ataupun siswa untuk belajar dan berprestasi. 

Dimana  lifeskill siswa harus didorong melelaui berbagai karya. Seperti Pramuka dan kegiatan ekstra kulikuler lainnya. "Inilah pengabdian dimana harus benar-benar menjadi manfaat bagi orang lain," tuturnya. (din)

Selasa, 28 Januari 2020

Ma’ruf Nuryasa AP : DKIS Kota Cirebon Tahun 2020 Luncurkan Strategi Bangun Smart City Lebih Baik


FOKUS CIREBON - Dinas Komunikasi Informasi Statistik (DKIS) Kota Cirebon, tengah menyiapkan beberapa strategi yang akan dilakukan di Tahun 2020, sehingga Smart City Kota Cirebon bisa semakin baik.
Hal itu dinyatakan langsung oleh Kepala DKIS Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa AP di ruang kerjanya, Rabu (29/1), terkait eksistensi Smart City di tahun 2020.
“Tahun 2020 Smart City memiliki strategi berbeda dengan 3 tahun lalu dari Tahun 2017 sampai 2019 kita fokus ke pembangunan program-program,” kata Ma’ruf.
Ma’ruf mengungkapkan, saat ini diibaratkan orang membangun rumah dimana struktur Smart City sudah cukup di bangun selama 3 tahun, dan sekarang masuk ketahap penyempurnaan dan evaluasi.
“Tidak lagi membangun struktur Smart City, tapi kita evaluasi dan menyempurkan program Smart City nya,” ungkapnya.
Ma’ruf menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi fokus Smart City tahun 2020, yakni regulasi, layanan dan sosialisasi untuk menyempurnakan semua aspeknya.
“Alhamdulillah, regulasi telah dibantu DPRD dimana Perda Smart City diselesaikan Tahun 2020. Pada 2019 naskah akademik sudah selesai dan bisa disahkan menjadi Perda tahun ini,” jelasnya.
Dalam evaluasi layanan, lanjut Ma’ruf, tahun ini menggandeng BPSDMP Kominfo jadi lokus pelaksanaan evaluasi Smart City di Jawa Barat.
“Evaluasi internalnya kurang sosialisasi. Kedepan akan memperbanyak dengan bukan kita mengundang orang, tapi kita mendatangi orang. Seperti kampus, termasuk ruang lingkup masyarakat di RW, Bentuknya kuis dan nyiapkan hadiah,” paparnya.
Masih kata Ma’ruf, syaratnya ada pertemuan dihadiri minimal 30 orang mau di RW, kelurahan, komunitas dan dimanapun bisa langsung mengundang Tim DKIS.
“Sudah disiapkan dengan tim sendiri polanya dengan kuis biar gak jenuh. Dan, sudah mulai Januari ini. Sudah ada 4 tempat sekolah komunitas warga dan profesi,” tandasnya. (Muiz)

Hingga 6 Hari, Banjir Masih Merendam 6 Kecamatan Di Bandung


BANDUNG BARAT – Hingga hari ini banjir masih merendam enam kecamatan di Bandung Barat, sejak Kamis (23/1) Selasa (28/1). Enam kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Ciparay.
Data hingga Selasa (28/1) pukul 05.00 WIB, sebanyak 18.046 KK/59.917 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian muka air rata-rata 10-200 sentimeter dan memaksa 1.454 KK/3.882 jiwa mengungsi.
Adapun sejumlah titik pengungsian meliputi Aula Desa Dayeuhkolot, Masjid Ashofia, Masjid Baitu Haq, Masjid Al-Musofa, Masjid Argadinata, Masjid Al-Barokah, Shelter Parunghalang, Gedung INKANAS Baleendah dan sejumlah pengungsian lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan.
Kerugian materil yang ditimbulkan akibat banjir yang terjadi karena intensitas hujan tinggi di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung tersebut meliputi 13.881 rumah, 23 Sekolah, 79 Tempat Ibadah, 18 Fasilitas Umum dan 278 hektar sawah. Selain itu akses Jalan Andir menuju Ketapang masih terendam dan tidak bisa dilalui kendaraan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung dan tim gabungan serta dari unsur TNI/Polri terus memantau ketinggian muka air dan melakukan assesment ke lokasi kejadian. Selain itu, bantuan logistik seperti sembako dan sejumlah barang penunjang kebutuhan lainnya terus dikirimkan kepada para pengungsi. 

Sumber: Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Alhamdulillah.. !! Berita Jalan Berlobang Di Majasem, Akhirnya Diperbaiki Oleh PUPR


FOKUSCIREBON - Jalan Perjuangan - Majasem Kota Cirebon yang sebelumnya dipasang 'Plang' pertanda jalan ini rusak dan berlobang, akhirnya diperbaiki oleh petugas teknis PUPR Kota Cirebon, Selasa (28/01/2020).

Warga Majasem pun mengucapkan terimkasih kepada media online fokuscirebon.com yang sudah memberitakan jalan tersebut karena sudah memakan korban dan berbahaya bagi pengguna kendaraan motor lainnya.

"Terimaksih mas, sudah membantu kami melalui pemberitaan, sehingga bisa mencegah bahaya kecelakaan bagi pengendara sepeda motor," kata warga kepada fokuscirebon.com


Hal senada juga diungkapkan Yono, yang juga berterimkasih kepada pihak PUPR yang cepat tanggap atas kondisi jalan yang berbahaya tersebut. 

"Yang dikhawatirkan itu kalau hujan turun, lobang jalan tersebut jadi tidak terlihat akibat tertutup air, ini bisa berbahaya bagi keselamatan orang lain," ujarnya.

Sementara itu, saat fokuscirebon.com mengecek ke lokasi, tampak sejumlah petugas PUPR tengah melakukan penambalan jalan. 

                            Kondisi jalan sebelum diperbaiki

Kini dengan perbaikan tersebut, warga dan pengguna jalan, khususnya sepeda motor tidak lagi harus khawatir dengan kondisi jalan di wilayah Perjuangan - Majasem Kota Cirebon. (nur)




Senin, 27 Januari 2020

Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Perjuangan - Majasem Dipasang "Patok"


FOKUS CIREBON - Warga Perjuangan - Majasem Kota Cirebon rupanya sudah tak sabar menunggu pihak PUPR untuk memperbaiki jalan yang rusak. Alih-alih warga malah memasang tanda agar pengguna jalan berhati-hati, Senin (27/01/2020).

Kertas putih bertuliskan awas ada lubang, tegak berdiri di atas jalan rusak tersebut dan membuat lalu lintas kendaraan dari arah selatan (Majasem-Perjuangan) sedikit agak terganggu. 

Kendati begitu, cara ini oleh warga dianggap sebagai pilihan terbaik, sebab tak sedikit dari kendaraan yang melintas, tergelicir akibat kaget hingga lepas stang.

"Ya, apalagi jika musim hujan, jalan berlobang tidak terlihat, membuat pengendara sepeda motor banyak yang jatuh akibat kaget dan tangannya lepas dari stang motornya. Ini oleh warga sengaja diipasang diatas lobang tersebut," ujar Satori, warga Majasem.

Ungkapan serupa disampaikan Andriani, bahwa plang yang dipasang ini merupakan yang kesekian setelah sebelumnya batang pohon pisang.


"Bahaya pak, lobangnya cukup besar, terutama bagi pengendara sepeda motor. Namun yang bikin kesal belum juga ada yang datang dari pihak PUPR untuk memperbaiki jalan rusak ini," kesalnya. (nur)