Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 03 Februari 2020

Jakarta Kembali Terendam Banjir, Satgas Koarmada I Lakukan Penyedotan Air


JAKARTA, FC-- Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Banjir Koarmada I bersama dengan instansi terkait kembali membantu melaksanakan penyedotan air yang menggenangi underpass Kemayoran Jakarta Pusat yang terendam banjir akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Kemayoran sejak kemarin sehingga tidak bisa dilintasi pengguna jalan, Senin (3/2/2020).

Pompa Penyedot Air yang beroperasi pagi ini berjumlah 15 pompa yaitu TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada I, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Suku Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Jakarta Utara, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara.

Palaksa Denma Koarmada I Letkol Laut (P) Maswedi menyampaikan bahwa selaku Pimpinan Satgas Penanggulangan Banjir Koarmada I mengatakan bahwa keterlibatan Koarmada I dalam membantu penyedotan air underpass Kemayoran ini untuk yang kedua kalinya, dimana sebelumnya kawasan itu juga dilanda banjir dengan ketinggian mencapai hingga 3 meter pada akhir Januari lalu.

"Kali ini Tim Satgas Penangulangan Banjir Koarmada I kembali menurunkan personel sebanyak satu pleton, dua unit mobil pompa beserta perlengkapannya, dan satu unit mobil truk, bersama-sama dengan instansi terkait melakukan penyedotan air underpass Kemayoran yang masih digenangi air setinggi sekitar 1,5 sampai 2 meter,” kata Palaksa Denma Koarmada I.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan penyedotan air underpass Kemayoran dimulai sejak pukul 07.40 Wib dan hingga siang hari ini masih berlangsung. Diperkirakan akan rampung malam hari karena sampai berita ini diturunkan kedalaman air masih sekitar 80 cm sampai satu meter terutama dibagian tengah terowongan.

"Kita akan terus berusaha semaksimal mungkin melakukan pengeringan air hingga tuntas agar underpass Kemayoran kembali dapat digunakan oleh pengguna jalan. Tentunya hal ini harus dilakukan secara bersama-sama oleh instansi terkait baik oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah," ujarnya.

Turut hadir meninjau kegiatan penyedotan underpass Kemayoran, Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Pangkoarmada I Kolonel Laut (P) Dadang Somantri dan Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Koarmada I Kolonel Laut (KH) Muhammad Riduan, S.Ag., M.M., M.Tr (Hanla). (dade)

Diduga Membawa Obat Terlarang, Polsek Muara Baru Amankan Seorang Pengendara Sepeda Motor


JAKARTA, FC - Operasi Cipta Kondisi yang di gelar Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru, Senin (3/2) malam berhasil mengamankan seorang pengendara sepeda motor karena setelah dilakukan penggeledahan kedapatan membawa Narkoba.

Operasi yang dipimpin oleh Pengawas Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru Ipda Ayi Supriyadi, di Jalan Hiu Raya No. 3, Pelabuhan Muara Baru dengan target operasi senjata tajam, minuman keras, narkoba dan handak.

"Melihat seorang pengendara sepeda motor yang mencurigakan kemudian anggota memberhentikan pengendara sepeda motor yang mengaku berinisial SU, selanjutnya dilakukan penggeledahan oleh anggota dan di dalam tas selempang milik SU ditemukan barang bukti satu buah sedotan warna ungu berisi kristal putih diduga shabu," kata Ayi Supriyadi, Selasa (4/2), di Jakarta.

Saat di introgasi oleh Polisi, berinisial SU mengakui bahwa shabu tersebut, adalah miliknya yang didapat dengan cara membeli kepada orang lain seharga Rp. 200 ribu. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa dan diamankan di Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru untuk proses lebih lanjut.

"Barang bukti yang berhasil disita dari berinisial SU yaitu satu buah sedotan warna ungu isi kristal putih diduga shabu brutto 0,14 gram, satu buah Tas slempang warna hitam coklat merk Jansport, satu nit sepeda motor Suzuki Satria Fu Nopol B 3725 S warna merah hitam, dan satu buah kunci kontak," ujarnya.

Atas perbuatanya, berinisial SU di duga telah melanggar Primair pasal 114 ayat 1,  Subsidair Pasal 112 ayat 1 UU RI Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet Riyanto membenarkan kejadian tersebut dan mengapresiasi kinerja anggotanya yang berhasil mengungkap Narkoba di Pelabuhan Muara Baru. (dade)

Banyak Sampah Di Atas Jembatan, Anggota Polsek Pabayuran Langsung Bersih-Bersih


FOKUS BEKASI - Masih adanya prilaku kotor di masyarakat yang kerap membuang sampah sembarangan, membuat kepihatinan tersendiri bagi para anggota kepolisian. Padahal dengan menjaga kebersihan lingkungan pun akan sehat dan menjadi nyaman.
Berbeda dengan apa yang dilihat para anggota kepolisian ini, melihat jembatan yang banyak dipenuhi sampah, anggota Polsek Pebayuran langsung tergerak untuk membersihkan sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum warga yang tak bertanggungjawab.
Tiga orang anggota Polsek Pebayuran yang sedang melakukan patroli malam merasa perihatin dengan kondisi tersebut. Mereka pun kemudian berinisiatif membersihkan sampah yang ada di atas jembatan.
Mereka (anggota Polsek Pebayuran) tidak bekerja sendiri, mereka dibantu dengan warga sekitar yang peduli dengan kebersihan jembatan.
“Ini jembatan dibangun oleh pemerintah untuk digunakan sebagai sarana transportasi penghubung, mari sama-sama kita rawat dan kita jaga kebersihannya, jangan sampai dikotori dengan sampah,” kata Aiptu Abdurahman anggota Polsek Pebayuran. (*)

Kepsek SMP Negeri 16 Kota Cirebon, Karnadi S.Pd M.Hum Gagas Pendidikan Berprestasi


FOKUS CIREBON - Karnadi, Kepala Sekolah SMPN 16 Kota Cirebon, punya kebiasaan berbeda degan kebanyakan sekolah lain. Dirinya selalu mencontohkan kepada para guru dan siiswanya untuk selalu mengedepankan kedisiplinan. Bahkan tak hanya itu, Karnadi juga kerap mencontohkan kepada siswanya bagaimana menjaga kebersihan di lingkungan sekolah dan trampil dalam segala hal.

Sikap yang ditunjukkan Karnadi ini sebagai bentuk tanggungjawab dirinya sebagai pemimpin dan memang sosok Karnadi selalu berfikir untuk mengagas SMPN 16 menjadi sekolah berbasis keilmuan dan skill siswa. 

Ia dan para guru kerap rapat dan melakukan evaluasi atas capaian pengajaran, pembelajaran (proses KBM) dan pendidikan (prestasi siswa), guna menuju visi misi sekolah di SMPN 16. 

"Pak Karnadi terus berjuang, melalui kerja dan capaia  visi misi sekolah, berbagai terobosan pun di konsep, agar SMPN 16 terus berkarya dan berprestasi, khususnya menjaga nama baik almamater yang sudah menjebolkan ribuan lulusan yang kini sukses diberbagai instansi kepemerintahan, TNI/Polri, pengusaha serta kesuksesan dibidang lainnya," terang pegiat pendidikan dilingkungan pendidikan kota cirebon.

Hal senada juga diungkapkan pegiat pendidikan lainnya, Rahmat MSi, sosok Karnadi tak pantang menyerah. Melalui bekal pengalamannya membangun, memimpin dan memenej sekolah, membuat kiprah dan karyanya di SMPN 16 semakin terasa. 

Perubahan tersebut merupakan ciri kerja nyata Karnadi yang selalu ingin berkarya. Sehingga tak bisa dipungkiri kemajuan di SMPN 16 dengan  berbagai prestasi yang sudah di toreh.

"Tantangan baginya adalah perjuangan, dan bekerja adalah pengabdian, maka prinsip kerjanya selalu ingin berkaya agar apa yang menjadi tujuan dan visi misi sekolah tercapai," tandasnya.

Selain itu, dalam praktek pendidikan, dirinya selalu mendorong sekolah ataupun siswa untuk belajar dan berprestasi. Dimana lifeskill atau keahlian siswa pun harus didorong melelaui berbagai karya. Seperti Pramuka dan kegiatan ekstra kulikuler lainnya. "Inilah pengabdian dimana harus benar-benar menjadi manfaat bagi orang lain," tuturnya. (Nur)

Minggu, 02 Februari 2020

Waduk Cipancuh Dibuka, Sukseskan Percepatan Musim Tanam Rendeng 2020


FOKUS INDRAMAYU -Di musim penghujan ini, pasokan air di Waduk Cipancuh hanya mencapai 1 juta kubik. Untuk menghindari gagal tanam, Pemerintah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu terus berupaya sukseskan percepatan musim tanam rendeng 2020 dan air di waduk seluas 700 hektare itu mulai digelontorkan.
Penggelontoran diawali dengan acara pengukuhan pembukaan pintu air oleh Camat Haurgeulis Rory Firmansyah, Jumat (31/1). Turut hadir dalam acara itu unsur muspika, para kuwu, pengurus KTNA serta jajaran PJT II Divisi Pengelolaan Air III Seksi Patrol.
Petugas Pengamat Sungai dan Irigasi Waduk Cipancuh, Ito menjelaskan, pembukaan pintu air dilakukan untuk memasok kebutuhan air irigasi untuk sawah tadah hujan seluas 6.314 hektare yang berada di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kroya, sebagian Gantar dan Kecamatan Anjatan.
“Pembukaan pintu air ini untuk mendukung kebutuhan air demi mencegah gagal tanam. yang belum tanam diharapkan menyusul secepatnya,” kata ito.
Sejatinya ungkap dia, dengan volume air mencapai 1 juta kubik hanya cukup untuk memenuhi pasokan air seluas 3000-350 hektare sawah selama 16 hari ke depan.
“Ya kami juga bingung, sebab intensitas hujan yang rendah, Kalau gak ada hujan, gak ada pasokan air ke waduk, paling cukup untuk sebulan. Tapi insya Allah hujan terus turun dan kebutuhan air tetap aman,” ujar dia.
Sementara itu, Camat Haurgeulis Rory Firmansyah optimistis percepatan musim tanam rendeng dapat terealisasi sesuai jadwal. Apalagi, sebagian besar petani di wilayah Kecamatan Haurgeulis sudah mulai melaksanakan musim tanam sejak dua minggu lalu, hanya penyebarannya belum merata.
“Nah ini kita dorong dengan pasokan air ke wilayah pertanian sawah tadah hujan yang belum masa tanam. Sebagai jaminan, agar petani tidak gagal tanam tanam,” tandasnya. (*)