Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 09 Februari 2020

Guskamla Koarmada I Tangkap Kapal Ikan Asing Di Perairan Zee Indonesia


BELAWAN, FC- KRI Kerambit-627 dibawah BKO Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I berhasil menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) KHF 1960 asal Malaysia yang sedang melakukan aktifitas illegal fishing di wilayah Perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, Minggu (9/2).

Penangkapan berawal saat KRI Kerambit-627 melaksanakan patroli terbatas di wilayah Perairan ZEE Indonesia, mendapatkan kontak kapal yang dicurigai melakukan aktifitas illegal.

Menindaklanjuti hal tersebut, dengan sigap KRI Kerambit-627 melaksanakan Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggeledahan terhadap muatan, dokumen, dan ABK kapal tersebut. 

Dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan nama kapal KIA KHF 1960, Bendera Malaysia, Tonage 65 GT, Jumlah ABK 5 orang WNA Thailand, Muatan ikan campur sekitar 100 kg, posisi di Perairan ZEE Indonesia Timur Laut Belawan.

Komandan Guskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T, memberikan apresiasi kepada seluruh personel KRI Kerambit-627 dibawah BKO Guskamla Koarmada I atas keberhasilannya menangkap KIA tersebut.

Selanjutnya Komandan Guskamla Koarmada I juga memberikan direktif kepada seluruh unsur yang dibawah BKO Guskamla Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Benteng Samudera-20 dan Operasi Pamtas RI-Singapura senantiasa selalu melaksanakan tugas pokoknya secara optimal, sehingga perairan wilayah kerja Guskamla Koarmada I aman dari segala potensi pelanggaran hukum.

Kebersilan Guskamla Koarmada I dalam menangkap KIA KHF 1960 asal Malaysia di Perairan ZEE Indonesia tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah dan komitmen Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., untuk menindak tegas segala bentuk kegiatan illegal yang terjadi di wilayah kerja Koarmada I.

Untuk proses hukum lebih lanjut, Komandan Guskamla Koarmada I memerintahkan Komandan KRI Kerambit-627 untuk mengawal dan menyerahkan kapal ikan tersebut kepada penyidik Lantamal I Belawan. (dade)

Naning Priyatningsih SPd M.Pd, Pemimpin Perekat Kebersamaan, Menuju SMAN 3 Unggul Dan Berprestasi


FOKUS CIREBON - Semangat Naning Priyatningsih SPd, MPd, kepala sekolah SMA Negeri 3 Kota Cirebon tak pernah pudar untuk berkiprah memajukan pendidikan. Tekad kuatnya membawa SMAN 3 Kota Cirebon sebagai rumah prestasi pendidikan terus dibangun dan dilakukan. 
Tekad tersebut dilakukan bersamaan dengan berbagai terobosan yang dilakukannya sebagai tanggungjawab kepala sekolah untuk membangun prestasi dan kemandirian sekolah.
“Dari sisi pengabdian dan pengalaman, sosok Naning adalah usia matang dalam kepemimpinan, mendidik dan memenej  SMAN 3 Kota Cirebon. Sehingga sangat yakin jika kepemimpinan beliau akan membawa perubahan bagi SMAN 3 Kota Cirebon menjadi sekolah terbaik di Jawa Barat,” terang Yudi Ardiansyah M.MPd, M.Hum, pegiat pendidikan di Kota Cirebon, Rabu, (19/2/2020).
Menurut Yudk, banyak hal yang sudah dikiprahkan Bu Naning dalam kepemimpinannya sebagai pendidik. Maka sangat dimungkinkan jika kepemimpinannya saat ini sebagai kepala sekolah akan membawa SMAN 3 Kota Cirebon menjadi sekolah berprestasi di Jawa Barat dan nasional.
Sosoknya pun diketahui sebagai perekat kebersamaan di semua lapisan, termasuk di dunia pendidikan dan sekolahnya. “Ini kelebihan dimiliki sosok Naning yang kini memimpin di SMAN 3 Kota Cirebon,” ujar Yudi.
Sementara menurut Aktivis Pendidikan untuk Anak Bangsa, Jajang Badruzaman, gagasan-gagasan cemerlang sangat mendukung bagi keberhasilan SMAN 3 Kota Cirebon meraih berbagai prestasi siswa dan sekolah. Baik akademik, olahraga maupun seni lokal dan lainnya dan itu harus dimiliki oleh seorang figur kepala sekolah.

“SMAN 3 Kota Cirebon memamng menjadi rumah prestasi, rumah seni dan budaya, serta rumah pendidikan baggi anak-anak bangsa. Berbagai prestasi sudah saya dengar dannini sangat membangakan bagi nama baik pendidikan di Kota Cirebon dan di Jawa Barat," tadasnya.  
Saat ditanya di lingkungan SMAN 3 Kota Cirebon, sosok Naning dipercaya sebagai figur yang selalu menjaga kebersamaan. Bahkan tidak hanya itu, sosoknya juga selalu menjaga kondusivitas serta bertekad untuk terus mengembangkan prestasi sekolah dan anak didik di SMAN 3 Kota Cirebon. (nurudin)

Sabtu, 08 Februari 2020

Curah Hujan Masih Tinggi Warga Diminta Waspada


FOKUS CIREBON - Hujan deras disertai angin yang masih terus mengguyur wilayah Cirebon dan sekitarnya,  masih harus diwaspadai. Pasalnya, banjir akibat derasnya hujan dan luapan air sungai terus terjadi di sejumlah tempat. 

Seperti yang terjadi pada Jum'at malam (7/2/2020), beberapa tempat yang terdampak banjir terpaksa harus mengevakusi warga dari air yang merendam permukiman mereka.

Berdasarkan data dilapangan, banjir semalam terjadi di sejumlah tempat, diantaranya di Rw 03 dan Rw 08 Kalijaga Kramat, Rw 16 RT 02 Pronggol Kriyan Timur, dan Rw 01 Rt 01 Gang Cepun Kelurahan Drajat.

Banjir dengan ketinggian hingga 70 cm di Kalijaga Kramat disebabkan oleh meluapnya sungai Suba dan kiriman air dari Kabupaten Kuningan.

Luapan sungai yang sama juga menyebabkan banjir di Kelurahan Drajat hingga 150 sentimeter.

Sementara kawasan Kriyan Timur tergenang air setinggi 60 cm karena sungai Kriyan tidak dapat menampung debit air yang besar.

Sedikitnya 50 rumah warga terdampak banjir dan 15 rumah di Perumahan Buana Kalijaga tergenang air.

Warga yang terdampak banjir sementara diungsikan di posko Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon, terdiri dari perempuan 13 orang, lansia 7 orang, anak-anak 8 orang, dan bayi 16 orang.

Sementara curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanggul di sekitar Kesunean jebol menyebabkan sedikitnya 100 rumah di Kesunean Selatan Rt 07, Rt 08, dan Rw 09 Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon terendam air hingga setinggi 100 cm.

Hal yang sama juga terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon, banjir merendam 4 Kecamatan dengan ketinggian hingga 130 cm. Banjir tersebut terjadi di wilayah Mundu Pesisir juga di wilayah Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Terkait banjir tersebut, Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon sudah berada di sejumlah titik rawan bencana. Bersama petugas lainnya dan warga mereka tengah siaga satu dalam penanganan banjir.  (nur)

Banjir Di MTs Negeri 1 Cirebon, Ini Kata Masyarakat


FOKUS CIREBON (FC) - Hampir setiap tahunnya, MTs Negeri 1 Cirebon menjadi langganan banjir. Namun pasca itu belum juga ada tindakan dari pihak sekolah. "Mestinya sudah ada tindakan, agar tidak menggangu KBM sekolah," ujar warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu, (8/2/2020).

Dirinya kerap mendapat pemandangan tak sedap, saat hujan deras mengguyur di wilayahnya dan merendam area di lingkungan MTs Negeri 1 Cirebon.

"Banjir memang tak diminta, tetapi mestinya pihak sekolah mengambil langkah lain guna mengantisipasi banjir susulan yang kerap terjadi setiap tahunnya. Apakah dengan membuat drainase (saluran pembuang) atau cara lain yang tidak.membuat lingkungan sekolah banjir kembali," katanya.

Rendaman air yang cukup tinggi di MTs Negeri 1 Cirebon ini juga terjadi di area lingkungan MAN 1 Kota Cirebon. Namun tidak sedalam yang terjadi di depan pintu masuk MTs Negeri 1 Cirebon. 

Jalan masuk ke MTs Negeri 1 ini memang terlebih dahulu mesti melintasi jalan lingkungan MAN 1 Kota Cirebon. Sehingga saat banjir terjadi, membuat siswa tidak ada pilihan untuk melepas sepatu atau basah-basahan.

"Kondisi ini memang juga membutuhkan perhatian pihak Pemkot Cirebon dan Kemenag untuk segera turun menangani banjir agar tidak menjadi langganan bagi MTs Negeri Kota Cirebon. 

"Ya, Pemkot Cirebon dan Kemenag juga harus turun tangan untuk memberikan perhatian pada masalah antisipasi banjir tersebut," ujar warga lainnya. (nur)


Lanal Cirebon Terjunkan Tim Satgas Penanggulangan Ke Lokasi Terdampak Banjir


FOKUS CIREBON - Cuaca hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat sore hingga Sabtu dinihari menyebabkan beberapa sungai di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon meluap seperti di daerah Kalijaga, Kriyan dan Mundu sehingga menyebabkan banjir dibeberapa titik.

Menyikapi situasi tersebut, Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Agung Nugroho, S.E, M.Tr.Hanla memerintahkan Tim Satgas Penanggulangan Banjir Lanal Cirebon yang dipimpin oleh Pjs Pasops untuk mengerahkan personel sebanyak satu regu (15 Personel) dengan dilengkapi satu unit perahu karet, sepuluh  pelampung serta satu unit truk dan satu unit mobil ambulance.

Kemudian tim satgas ini diterjunkan kelokasi banjir di daerah Kalijaga Kramat Kota Cirebon dengan ketinggian air 1- 1,5 meter. 

Selanjutnya, Tim Satgas Banjir Lanal Cirebon melaksanakan proses evakuasi terhadap empat puluh orang warga Kalijaga Kramat ketempat yang lebih aman, Sabtu (8/2).

Lanal Cirebon juga mensiagakan 1 Regu Satgas Banjir yang terdiri dari 12 Personel, satu unit perahu karet, satu kendaraan truk di Mako Lanal Cirebon dalam rangka standby evakuasi warga yang terdampak banjir di Kota dan Kabupaten Cirebon dipimpin langsung oleh Danlanal Cirebon.

Selanjutnya Tim Satgas Banjir Lanal Cirebon bergabung dengan instansi lainnya seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota/Kabupaten Cirebon, Polres Cirebon Kota, Kodim Cirebon Kota dan Kabupaten Cirebon, Ditpolair Jabar/Cirebon untuk melaksanakan evakuasi terhadap warga Desa Suci Mundu Kabupaten Cirebon yang terkena dampak banjir dengan mengevakuasi 40   lansia, 9 balita, 15 perempuan dewasa, dan 7 orang anak-anak.

Untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, Tim Satgas Banjir Lanal Cirebon dengan kekuatan 30  orang personel, dua unit Perahu Karet, dua unit kendaraan truk, dan satu unit Ambulance distanbykan di Mako Lanal Cirebon yang sewaktu-waktu bisa digerakkan untuk membantu evakuasi warga bila terjadi banjir susulan. (dade)