Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 12 Maret 2020

Bentuk Rasa Syukur, Kapolsek Kawasan Muara Baru Adakan Pengajian Bulanan


JAKARTA, FC - Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto mengadakan pengajian dan tausiyah. Pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rahmat yang Allah SWT berikan.

Pada pengajian ini, tampak seluruh personil Polsek Kawasan Muara Baru, Ibu-Ibu Bhayangkari Ranting Muara Baru, masyarakat, dan tokoh agama Muara Baru khusyu mengikuti hingga selesai.

"Kegiatan pengajian ini kita laksanakan setiap bulan pada hari Kamis sore sebagai rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan dan sebagai motivasi bagi kita untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," kata Riyanto, Kamis (12/3), di Mushola An-Nur Polsek Kawasan Muara Baru.

Sementara itu, Ustadz H. Gozali selaku tokoh agama di Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara yang memimpin Pengajian dan tausiyah menyampaikan bahwa kita selaku hamba Allah sudah sepatutnya kita menjauhi segala larangan Allah dan menjalankan segala perintah Allah SWT.

"Diharapkan dengan diadakannya pengajian setiap bulan ini semoga dapat mempertebal iman kita, dijauhkan dari segala dosa dan kesalahan serta dapat melayani masyarakat dengan lebih profesional," ujarnya. (dade)

SMPN 1 Lemahabang 100 Persen Siap Melaksanakan UNBK Mandiri

Imam Mulyadi SPd, Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon
LEMAHABANG, FC - Sebanyak 331 peserta Ujian Siswa Siswi SMP Negeri 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon, siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 
Kepala Sekolah SMPN 1 Lemahabang, Drs Didin Jaenudin MM melalui Imam Mulyadi SPd, Wakasek Kesiswaan menyatakan 100 persen siswa siswinya siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer.

"Kami siap melaksanakan UNBK. Persiapan kami juga sudah100 persen, karena kami sebelumnya sudah melaksanakan kegiatan gladibersih yang diselenggarakan oleh seluruh siswa dan alhamdulillah tidak ada kendala, karena server dan sebagainya sudah kami cek semaksimal mungkin, sehingga tidak ada hal yang mengganggu pelaksanaan kegiatan UNBK nanti," terang Imam Mulyadi, Kamis (12/3/2020).
Kendati begitu, Imam mengaku dengan keterbatasan jumlah komputer yang dimiliki, maka pelaksanan UNBK dilaksanakan secara bergelombang yakni dibagi kedalam tiga seasson. 
Gelombang pertama jam 08.00 WIB sampai dengan Jam 10.00 WIB. Gelombang kedua jam 10.00 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB dan  gelombang ketiga jam 13.00 WIB sampai dengan jam 15.00 WIB. 
"Ada 4 mata pelajaran yang diujikan, yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA," terangnya.
Sementara menyangkut kesiapan siswa, Imam menegaskan, sejauh ini pihaknya sudah mempersiapkan melalui kegiatan pengayaan yang dilaksanakan pada semester ganjil, yakni di bulan September 2019.  
Sedang untuk semester genap ini, karena musim hujan, kegiatan pengayaan dilaksanakan sebelum jam KBM berlangsung dan semuanya berjalan lancar.
Demikian juga dengan persiapan lainnya, pihak sekolah sudah mengantisipasi agar siswa bisa mempersiapkan diri melalui imbauan yang diberikan para guru di sekolah, yakni agar tetap menjaga stamina, perbanyak latihan (belajar), dan menjaga dari hal-hal yang dapat membahayakan dirinya.


"Ini kami lakukan bagi kelas sembilan, agar mereka bisa lancar dan sukses mengikuti UNBK tanpa hambatan apapun," jelas Imam yang juga mewakili Wakasek Kurikulum SMPN 1 Lemahabang yang tengah menjalankan tugas sekolah. (din)

Rabu, 11 Maret 2020

PT Pelindo II (Persero)/IPC dan Port of Rotterdam Kerja Sama Pengembangan Logistik Maritim dan Infrastruktur


JAKARTA, FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/ IPC dan Operator Pelabuhan Rotterdam, Belanda (Port of Rotterdam) menandatangani kesepakatan kerja sama di bidang pengembangan logistik maritim dan infrastruktur. 

Selama tiga tahun ke depan, kedua belah pihak menyusun program pengembangan dan manajemen pelabuhan, digitalisasi pelabuhan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.            

"Salah satu fokus kerja sama ini adalah pengembangan Pelabuhan Internasional Kijing di Mempawah, Kalimantan Barat. Port of Rotterdam akan berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan Terminal Kijing sebagai salah satu dari tujuh pelabuhan hub di Indonesia,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Rabu (11/3/2020), saat acara  penandatanganan MoU, di IPC, Tanjung Priok, Jakarta, Utara.

Dalam penandatanganan tersebut, Pelabuhan Rotterdam diwakili oleh Rene Van Der Plaas selaku Direktur Port Rotterdam International. 

Hadir juga delegasi utusan Kerajaan Belanda yang dipimpin oleh Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda, Cora Van Nieuwenhuizen. 

Sebelum penandatanganan berlangsung, Cora mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan menandatangani kerja sama guna meningkatkan kerja sama antara kedua negara.

Lebih lanjut, Arif mengatakan, IPC akan terus mengembangkan kerja sama dengan pelabuhan-pelabuhan besar dunia, untuk memperluas jejaring di kancah global. 

“Dengan adanya kerja sama ini tentu ada transfer pengetahuan dan teknologi yang akan meningkatkan kapasitas SDM,” ujarnya.

Pada kesempatan berbeda, PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) sebagai anak perusahaan IPC juga menjalin kerja sama dengan PT Van Oord Indonesia untuk menjajaki peluang kerja sama berbagai proyek pengerukan dan reklamasi di Indonesia. 

MoU kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Rukindo, Wahyu Hardiyanto dan  Direktur PT Van Oord Indonesia, Mark Alexander Van Der Hoeven.

"Kami sepakat untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pelaksanaan beberapa proyek reklamasi dan pengerukan beberapa pelabuhan di Indonesia. Dengan kompetensi, pengalaman serta peralatan dan metode yang mereka punya, kita optimistis pengerjaan proyek pengerukan atau reklamasi ini bisa lebih efektif dan efisien dari segi biaya dan waktu pengerjaan,” ungkap Wahyu. (dade)

Cegah Wabah Corona, Universitas 17 Agustus 1945 Ciptakan Hand Sanitizer Bantu Masyarakat


JAKARTA, FC - Virus corona sudah masuk ke Indonesia. Kondisi ini membuat seorang pasien meninggal dunia, sementara 33 orang dinyatakan positif terjangkit virus yang memiliki nama lain Covid-2019 tersebut.

Masuknya corona membawa dampak lanjutan lainnya seperti berbondong-bondongnya masyarakat membeli masker dan hand sanitizer, sebagai upaya pencegahan. Hal ini membuat kedua barang itu menjadi langka di pasaran, atau jika ada, harganya menjadi mahal.

Menyikapi kondisi itu, Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 (UTA'45) Jakarta mencoba membantu masyarakat dengan memproduksi hand sanitizer hasil racikan mereka sendiri yang sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

"Upaya ini kita lakukan karena hand sanitizer langka, sudah sangat sulit ditemukan di pasaran," kataWakil Rektor II UTA '45 Jakarta, Brian Matthew Darsono, Rabu (11/3), di kampus UTA' 45 Jakarta, Sunter, Jakarta Utara.

Hand sanitizer yang mereka buat dijual di bawah harga pasaran yakni Rp 7.500 per botol. Mereka hanya menghitung biaya penyediaan botol, belum bahan baku dan lain sebagainya. Harga yang teramat murah ini dipatok, agar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan cairan tersebut.

"Kita jual di bawah harga pasar, agar bisa membantu saudara-saudara kita," ujarnya.

Dalam penyediaan hand sanitizer murah ini, UTA '45 bekerja sama dengan pihak lainnya untuk pengemasan dan bahan baku. Sementara yang meracik, ialah para ahli dari Fakultas Farmasi UTA' 45.

Pada tahap awal, 2 ribu botol dijual Fakultas. Setiap orang bisa membeli dua botol.

Untuk sementara, penjualan hand sanitizer hanya dilakukan bagi internal kampus yakni kepada dosen, mahasiswa, dan warga UTA '45 lainnya.

Menurut Dekan Fakultas Farmasi UTA '45 Diana Laila Ramatillah, penjualan hand sanitizer masih dilakukan di internal lantaran mereka masih mengurus izin produksi dan izin edar ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sesuai ketentuan yang berlaku. Jika izin sudah didapat, mereka akan memasarkannya ke masyarakat luas.

"Sudah sampai Kemenkes, izin produksi dan izin edar. Mudah-mudahan tidak sampai satu bulan ini selesai," ungkap Brian .

Menurut Diana, hand sanitizer yang diproduksi sangat efektif membunuh virus, karena sesuai standar WHO yakni menggunakan alkohol jenis etanol.

"Hand sanitizer kita sesuai standar WHO karena pakai formula yang satu, pakai ethanol. Pakai etanol itu lebih efektif membunuh virus dibanding alkohol propanol. Propanol lebih efektif untuk bakteri, sementara etanol ini lebih efektif untuk membunuh virus," papar dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan UTA '45 Jakarta, Rudyono Darsono, berharap adanya kerja sama yang terjalin baik dengan seluruh pihak guna mengatasi wabah corona di Indonesia. Tak terkecuali keterlibatan para akademisi seperti yang dilakukan kampusnya.

"Kami berharap adanya kerja sama yang baik, koordinasi yang baik, antara pemerintah, pejabat-pejabat pemerintah. Antara pemerintah dengan legislatif. Antara pemerintah dengan yudikatif," kata Rudyono.

"Karena corona ini bukan masalah pribadi-pribadi lagi, tapi masalah bangsa. Dibutuhkan kesatuan, kebersamaan kita untuk mencegah, menanggulangi," imbuhnya.

Gotong-royong seluruh rakyat Indonesia dalam menanggulangi virus yang telah membunuh 4 ribu orang ini, dinilai penting. Mengingat dampak yang ditimbulkan dari keberadaan virus asal Wuhan, China ini cukup serius.

"Masalah corona ini keselamatan bangsa, karena yang dihantam corona bukan hanya kesehatan, tapi juga ekonomi, mungkin juga politik, kalau terus dipolitisir, diributkan, dikaitkan dengan masalah lain, saya khawatir dengan kelangsungan bangsa kita," paparnya.

Rudyono pun meminta proses produksi dan proses penyebaran secara massal barang seperti hand sanitizer maupun masker oleh pihak-pihak yang berniat membantu, bukan mencari untung, dipermudah pemerintah. Sebab, menurutnya ada kondisi darurat di mana diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikannya. (dade)

Sukabumi Diguncang Gempa, Sejumlah Rumah Alami Kerusakan


JAKARTA, FC - Beredar di sebuah  media sosial (medsos) terkait sejumlah rumah yang rusak akibat gempa yang terjadi dan juga laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang melaporkan bahwa sedikitnya tiga warga mengalami luka ringan pascagempabumi bermagnitudo 4,9 di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/3). Ketiga warga tersebut masing-masing Hanna (Laki-laki), Mimin (Perempuan), dan Andi Maulana (Laki-laki) warga Kalapa Nunggal, Sukabumi.

Selain itu, BPBD Kabupaten Sukabumi juga melaporkan bahwa gempa tersebut menyebabkan 1 unit rumah rusak di Kecamatan Kalapanunggal, 2 unit rumah rusak di Kecamatan Parakansalak, 1 unit rumah rusak di Kecamatan Kabandungan, 1 unit rumah rusak di Kecamatan Cidahu.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Bogor juga memverifikasi bahwa terdapat rumah yang rusak akibat gempa  di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masing-masing 1 unit rumah di Desa Gunung Bunder, 1 unit rumah di Desa Cibunian, 6 unit rumah di Desa Purwabakti, 1 unit rumah di Desa Cibitung Kulon dan 1 unit rumah di Desa Pasarean.

Berdasarkan laporan, gempa terasa di sejumlah wilayah meliputi; Kota Bogor sekitar 4-6 detik, terasa sedang hingga kuat di Kota Sukabumi sekitar 4-5 detik, terasa lemah di Kabupaten Lebak, Banten dan terasa lemah di Jakarta sekitar 5-8 detik dan terasa sedang di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Sementara ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sukabumi telah menuju ke Kecamatan Kalapa Nunggal untuk melakukan kaji cepat. Menurut laporan, kendala sementara di lapangan adalah padamnya listrik di dua desa. Namun hal itu merupakan bagian dari prosedur keamanan yang dilakukan oleh PLN terkait gempa. Di sisi lain, TRC BPBD Kabupaten Bogor juga bergerak menuju ke Kecamatan Pamijahan untuk kaji cepat.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa yang mengguncang wilayah Sukabumi pada pukul 17.18 WIB tersebut berada pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (Strike-Slip Fault).


Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa pendahuluan (foreshock) dengan magnitudo 3,2 sekitar sembilan menit sebelum gempa susulan atau sekitar pukul 17.09 WIB. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Agus Wibowo
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB