Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 15 Maret 2020

Ajang Kreatifitas Mahasiswa FUAD Ditutup Dengan Kajian Gus Sabrang "Noe Letto"


PERJUANGAN, FC Ajang Kreatifitas Mahasiswa FUAD (AKAD) resmi ditutup kemarin malam. Jum’at, (13/3/2020).
Event yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon itu berlangsung di halaman Fakultas UAD. 

Pada acara penutupan ini, sekaligus malam puncak yang diisi oleh bintang tamu Gus Sabrang (Noe Letto), dengan kajian “Welas Asih Ing Sepepada (Petatah Petitih Sunan Gunung Djati)”.

Ketua Pelaksana, Ahmad Nasai mengatakan, acara penutpan perlombaan antar jurusan se FUAD ini tiak hanya ceremony saja, namun harus ada esensinya.

“Maka dari itu, kami mendatangkan Gus Sabrang yang akan membawakan atau memberikan wajengan terkait tema yang kami usung” kata Nasa’i.


Dr. Anwar Sanusi, M.Ag , selaku Wakil Dekan III berpesan, dengan berakhirnya perlombaan ini jangan justru berhenti berkreasi.
Ajang ini, kata Anwar, merupakan tonggak kreatifitas bagi mahasiswa FUAD, teruslah berkelanjutan, karena ini bukan akhir.

Gus Sabrang, selaku naraumber kajian menyampaikan, Kenapa pada tema ini tidak menggunakan Cinta, tetapi Asih? Karena Asih tingkatannya lebih tinggi dari pada cinta. Namun ia seperti anak dan bapak yang tidak bisa dipisahkan.

Menurutnya, Cinta itu seperti bunga, ketika ia mekar, maka ia akan harum.


“Cintanya Allah kepada Nur Muhammad, karenanya Allah menciptakan jagat raya. Seorang yang penuh asih ia akan selalu merespon, sebaliknya, jika ia tak mempunyai asih maka ia akan tidak peduli,” ujar mantan vokalis band Letto itu. (din)

Sabtu, 14 Maret 2020

Satu Orang Positif Terinfeksi Virus Corona, Minggu Walikota Cirebon Rapat Pencegahan


CIREBON, FC - Satu orang pasien dalam pengawasan positif terinfeksi virus corona (Covid-19), dan dalam perawatan di RSD Gunung Jati Kota Cirebon. Saat ini kondisinya stabil.  

Direktur RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin menyatakan, pasien nomor 10 tersebut kondisinya sudah stabil. 

“Pasien sekarang sudah tidak batuk, tidak pilek dan tidak panas,” kata Ismail dalam konferensi pers di Rumah Dinas Walikota, Sabtu petang (14/3/2020). 

Sementara Wali Kota Cirebon, H Narsudin Azis, Minggu, (15/3/2020) segera melakukan rapat dengan Forkompinda guna membahas penangan dan pencegahan wabah corona ini.

Wali Kota juga meminta agar masyarakat tenang dan tidak resah. Percayakan saja kasus wabah corona ini ke pihak Pemerintah daerah Kota Cirebon. "Ya, kami akan segera melakukan rapat dan meminta semua cepat melakukan pengawasan, pencegahan dan penanganan," katanya. (nur)  

Jumat, 13 Maret 2020

BMK 1957 DKI Jakarta Bagikan 2.500 Masker dan Hand Sanitizer Gratis


JAKARTA,FC - Menyikapi langka dan mahalnya masker serta hand sanitizer di pasaran, Dewan Pimpinan Daerah Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 DKI Jakarta membagikan kedua barang tersebut secara gratis.

"Pembagian 2.500 masker dan hand sanitizer ini dilakukan di sekitar Terminal Bus Blok M dan Stasiun KRL Sudirman. selain untuk membantu mengatasi kelangkaan, pembagian masker dan hand sanitizer cuma-cuma ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Ketua DPD BMK 1957 DKI, Mohammad Omar Syarief, Jumat (13/3), di Cafe Little League, Jl. Prof. Joko Sotono, No. 21, Jakarta Selatan.

Kegiatan sosial ini kami lakukan adalah untuk membantu pemerintah khususnya Pemprov DKI dalam tindakan pencegahan penyebaran virus corona sesuai dengan petunjuk protokol dari WHO yakni melalui pembagian masker dan hand sanitizer yang pastinya berguna bagi masyarakat.

BMK 1957 DKI pun mengimbau seluruh pihak seperti spekulan, produsen maupun distributor kedua barang tersebut, tak mengambil keuntungan dari kondisi memprihatinkan seperti sekarang. "Sebab tindakan tersebut teramat merugikan masyarakat yang membutuhkan perlengkapan pencegahan corona melalui masker dan hand sanitizer," ujarnya.

Mari sama-sama kita berdoa dan bekerja sama dalam tindakan pencegahan,

penanganan, maupun penuntasan virus corona. Semoga bangsa kita berhasil melewati ini semua.

Sementara itu, Sekretaris DPD BMK 1957 DKI Gary Haley, mengajak seluruh elemen pemuda Jakarta bisa ikut membantu pemerintah menanggulangi corona. "Kami juga meminta pemerintah untuk membuka informasi sebesar-besarnya terkait pemberitaan kasus tersebut, agar masyarakat tahu apa yang dapat dilakukan sejak dini agar tidak terpapar virus corona," ungkap Gary.

Bendahara DPD BMK DKI Jakarta, Ronny Bara Pratama, mengajak masyarakat melakukan tindakan-tindakan pencegahan seperti menjaga kesehatan dan kebersihan tangan, serta menggunakan masker penutup mulut dan hidung ketika berada di tempat umum.

Ronny pun mengimbau masyarakat tak panik dalam menanggapi wabah corona, namun tetap waspada. "Saya juga ingin menyampaikan keprihatinan saya terhadap munculnya pasien positif corona di Indonesia. Kita semua berharap agar mereka dapat segera sembuh. Pemerintah pun diharapkan lebih serius dalam mengatasi penanganan corona di Tanah Air," ujarnya.

Sehingga, virus yang telah membunuh empat ribu orang itu tak meluas, seperti yang terjadi di negara-negara lain. Kita harapkan juga pemerintah mengambil tindakan tegas seperti yang dilakukan negara-negara lain. Diketahui, pasien positif corona di Indonesia hingga Jumat (13/3) sore mencapai 69 orang. Empat orang dinyatakan meninggal dunia.

"Mereka tak hanya dirawat dan diisolasi di rumah sakit di Jakarta, tapi juga di Bali, Solo dan lainnya," ungkap Ronny. (dade)

Cegah Wabah Virus Corona, Personil Polsek Kawasan Sunda Kelapa Giat Olahraga


JAKARTA, FC - Guna untuk menjaga stamina kesehatan badan tetap fit dan prima, Anggota Personil Polsek Kawasan Sunda Kelapa dipimpin langsung oleh Kapolsek  Kompol Armayni S.H, M.H melaksanakan olah raga jalan sehat mengelilingi Allianz Ecopank, Jumat (13/3), di Ancol.

Kegiatan olah raga pagi yang diikuti oleh personil Polsek  tersebut dilaksanakan dengan diawali Apel Pagi di Mapolsek  dipimpin langsung Kapolsek, setelah itu dilanjutkan gerakan pelenturan dan pemanasan tubuh. "Selesai kegiatan pemanasan dan pelenturan di Mako Polsek dilanjutkan olah raga mengelilingi Allianz Ecopank, Ancol," kata Armayni.

Setiap hari Jumat, meskipun ditengah-tengah kesibukan aktifitas bertugas, anggota tetap perlu meluangkan waktu untuk berolah raga demi kesehatan. "Dengan melaksanakan Olah raga jalan sehat ,tubuh kita akan selalu diberi kesehatan terhindar dari penyakit dan selalu siap dalam melaksanakan tugas tugas Kepolisian yaitu sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat," ujarnya. (dade)

Ingin Miliki Kendaraan Operasional, SLB Negeri Cirebon Berharap Adanya Bantuan Bupati

Kepala SLB Negeri Cirebon, Asih Roswati Dewi M.MPd
CIREBON, FC - Asih Roswati Dewi M.MPd, Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Cirebon mengaku, sejak 4 tahun membangun kemajuan SLB, dirinya masih kesulitan dalam mewujudkan cita-citanya untuk dapat meringankan beban orang tua siswa. Yakni penjemputan siswa SLB melalui kendaraan operasional yang dimiliki sekolah ini.

Asih berharap, Bupati Cirebon dapat tersentuh dengan kondisi SLB dan memberikan bantuan kendaraan operasional yang sangat membantu bagi kepentingan sekolah dan para siswa SLB.

"Ya, sejak memimpin sekolah ini, saya selalu berharap ada kepedulian dan bantuan dari luar bagi kemajuan SLB, terutama kendaraan operasional. Mengingat selama ini SLB belum memiliki kendaraan operasionl dan kendaraan ini nantinya digunakan untuk meringankan beban orang tua siswa, yakni melalui penjebutan siswa di rumah, ke sekolah," kata Kepsek SLB, Asih Roswati Dewi saat dikunjungi di kantornya, di Jl Arief Rahman Hakim No.33 Kabupaten Cirebon.

Ruang kerja sederhana dengan pemandangan atap plafon sudah banyak yang rusak (berlobang), Asih tampak tak merasa terganggu kenyamannya. Baginya, kenyamanan belajar di ruang kelas siswa SLB dan lingkungan sekolah lebih utama, sehingga Asih banyak mencurahkan waktunya untuk ini. 

"Gak apa-apa mas, saya selalu bersyukur, ruangan kerja ini tidak begitu menganggu bagi tugas-tugas saya sebagai kepala sekolah. Justru yang paling penting adalah  di ruang kelas bagi kenyamanan para siswa SLB. Alhamdulillah, anak-anak SLB saat KBM merasa nyaman," terang Asih, yang tengah memikirkan pula kursi roda yang sudah banyak yang rusak dan berkarat dan perlu diganti dengan kursi roda yang baru.

Pemandangan kontras juga terlihat  di ruang kerja Kepsek yang sederhana itu. Betapa tidak, deretan piala, piagam dan sejenisnya terlihat berderet di atas bufet/lemari kerja. Ini menandakan begitu banyak prestasi yang sudah di torehkan SLB Negeri Cirebon.

Saat berbincang, pemandangan lain pun terlihat oleh media ini, di mana dua siswa SLB mengetuk dan membuka pintu ruang kerja kepala sekolah dan meminta uang untuk jajan. Asih pun lantas bergegas dan mengambil beberapa pecahan uang seribuan dan memberikannya kepada siswa tersebut dan siswa pun lantas pergi meningalkan ruangan dengan perasaan senang.

Siswi SLB Negeri Cirebon tengah bermain gadget (HP Android) bersama pendampingan, guru setempat. Mereka tampak asyik dan terlihat menyenangkan.
Saat ditanya di luar ruangan, sejumlah guru mengatakan jika hal itu sudah biasa dan kerap dilakukan kepala sekolah maupun para guru SLB. Bahkan di halaman depan kantor terdapat seorang guru yang tengah bermain gadget (HP Android) bersama sejumlah siswa SLB. Mereka para siswa ternyata sudah mahir memainkan perangkat IT tersebut, yang juga mendapat pendampingan dari gurunya.

Walaupun secara mental dan fisik mereka ada kekurangan, namun siswa SLB yang berjumlahkan sekitar 172 ini, terlihat ceria dan bergembira bersama teman-teman dan gurunya. (din)