Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 19 Maret 2020

Gempa Berkekuatan 6,6 Magnitudo Mengguncang Bali Namun Tidak Berpotensi Tsunami


BALI, FC - Indonesia tengah dilanda kejadian alam, selain soal virus corona yang mewabah, juga gunung anak Krakatau yang erupsi.

Selang sehari kemudian gempa berkekuatan 6,6 magnitudo mengguncang Bali dan sekitarnya, Kamis (19/3/2020) sekitar 00.47 WIB.

Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer ini, tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada di 273 kilometer dari Kuta Selatan, Bali.

Sementara itu, sehari sebelumnya gempa juga dikabarkan mengguncang Kepulauan Morotai, Provinsi Maluku Utara, Rabu (18/3/2029).

Berdasarkan laman resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap gempa magnitudo 5,5 terjadi pada pukul 10:13:30 WIB. 

Sementara, pusat lindu dilaporkan berada di laut atau sekitar 117 km barat laut Daruba. Lokasi gempa terletak pada koordinat titik 3,03 Lintang Utara (LU) dan 127,91 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 76 kilometer. (nur)

Rabu, 18 Maret 2020

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Masyarakat Dan Wisatawan Dilarang Mendekati Kawah Radius 2 KM


CILEGON, FC - Gunung anak Krakatau erupsi. Seismograf dengan amplitudo maksimum 42 mm dan durasi kurang-lebih 10 menit merekam erupsi gunung anak krakatau tersebut. 

kolom abu Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda ini mencapai 300 meter di atas puncak. 

Gunung Anak Krakatau dilaporkan bererupsi pada Rabu (18/3) pukul 12.42 WIB. Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah radius 2 km.

Berdasarkan laporan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari pos pengamatan GAK tercatat dua kali letusan  degan amplitudo 20-42 mm, durasi  44-608 detik.

Sedangkan, hembusan sebanyak 4 kali dengan amplitudo 3-6 mm, durasi 12-15 detik, 1, vulkanik dalam satu kali demgan amplitudo 12 mm, S-P :2 detik, durasi : 8 detik, masih terjadi tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-25 mm, dominan 1 mm.

Kolom abu vulkanik berwarna putih kelabu. Visual dari CCTV yang dipasang di sekitar gunung memperlihatkan adanya letusan diikuti kepulan asap tebal.

Status Gunung Anak Krakatau berada di level II atau Waspada.

Sejak Ditetapkan Social Distancing, Satpol PP Kota Cirebon bersama instansi Lain Rutin Patroli


CIREBON, FC - Satpol PP Kota Cirebon tengah menjalankan Surat Edaran Wali Kota Cirebon tentang sistem belajar di rumah dalam upaya mencegah penyebaran Corona Covid 19. 

Petugas Satpol PP pun menyebar di sejumlah titik. Bahkan patroli pun rutin dilakukan setiap hari, baik di Mall, warnet maupun tempat-tempat lain yang kerap disinggahi para pelajar.

Tugas yang tengah dijalankan Satpol PP ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Cirebon tentang pemantauan pelajar.

Satpol PP juga tidak segan-segan untuk menegur dan mengimbau kepada pelajar dan mahasiswa yang kedapatan berada di Mall untuk kembali pulang ke rumah, hal itu demi menghindari penyebaran virus Corona Covid 19. 

Namun begitu, Satpol PP juga tidak menutup kemungkinan akan menindak tegas kepada mereka yang kedapatan berkeliaran pada jam belajar. 

"Ini untuk kebaikan bersama bukan tendensius, jadi kami minta kerjasamanya dengan baik, dan kami mengedukasi pelajar yang terjaring razia agar tak berkumpul di pusat keramaian," ujar Kasubbag Umum Kepegawaian Satpol PP Kota Cirebon, Catur Wulan Anggraeni. (nur)



Jalan Penghubung Dua Desa Di Kabupaten Cirebon Rusak Parah, Warga Meradang


KABUPATEN CIREBON, FC - Akibat kondisi jalan rusak parah, warga di dua desa terpaksa harus ekstra hati-hati, terutama saat melintas di jalan penghubung dua desa, yakni Desa Gembongan Mekar, Kecamatan Babakan dan Desa Tambelang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon.

Jika tidak, bisa jadi tergelincir dan jatuh bersama kendaraan yang dikendarainya. 

Akibat kondisi jalan tersebut warga pun meradang. Mereka berharap Bupati Cirebon melalui dinas teknis  segera memperbaiki mengingat jalan tersebut merupakan arus transportasi sosial ekonomi dan pendidikan.

"Kita ini warga Kabupaten Cirebon, kok iri ya sama jalan-jalan di Kabupaten lain yang nyaman dan mulus. Apa di kita tidak bisa, seharusnya dengan melihat jalan rusak, apalagi rusak parah, Pemkab maupun dinas terkait segera dong mengambil langkah, agar jalan rusak tidak berakibat buruk bagi warga yang melintas," ucap warga di lokasi jalan rusak saat disambangi media.


Melihat rusaknya jalan penghubung ini, mungkin juga dialami oleh sejumlah desa lain. Sebab keluhan warga kabupaten selain soal sampah dan banjir juga soal rusaknya jalan warga di sejumlah desa. (nur)

Inah Nampak Senang, Melalui Program TMMD Rumahnya Direhab Total


CIANJUR, FC - Inah (53) seorang nenek nampak terlihat senang, bersyukur, sedih. Hingga air mata tak terbendung. Pasalnya, gubuk reyod rapuh (rumah) dan pada bocor, kini direhab total melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 Kodim 0608/Cianjur.

Dirinya tinggal bersama keluarga asal warga Kampung Cijati RT01/03, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalong.

"Saya atas nama keluarga tak bisa mengungkapkan terlalu banyak, atau bicara apa-apa. Susah, karena merasa bersyukur campur sedih bahagia begitu," Inah, Rabu (18/3).

Pembangunan (rehab) rumah tidak layak huni (Rutilahu), tujuan dasar sasaran tambahan, kepada warga tidak mampu di desa tersebut. Ada sekitar empat unit rumah tak layak pakai akan diperbaiki melalui program TMMD ke 107 Kodim 0608/Cianjur.

Selain itu rutilahu, ada sasaran tambahan rehab lain diantaranya 1 unit Masjid ukuran 8x8 meter, MCK 1 unit ukuran 2x3 meter, dan pos ronda 2 unit ukuran 2x3 meter.

Ema Inah, tinggal menempati rumah reyod tersebut, bersama dua anaknya, Kusnadi masih duduk di bangku SMP, dan kakaknya, Iin Solihin sudah berkeluarga. Lalu, suaminya, Ijon (60) hanya seorang buruh tani (kuli setabutan) bekerja setiap hari untuk menafkahi keluarga.

Sehingga, tidak cukup untuk membangun rumah. Jangan kan bangun rumah untuk kebutuhan sehari-hari tidak cukup, artinya gali lubang tutup lubang. Bahkan serba kekurangan selalu dibantu sama keluarga atau tetangga dekat.

"Punya anak tiga, satu masih sekolah dan dua sudah berkeluarga. Tinggal di Kecamatan Ciranjang yang satu lagi, kalau disini yang ikut dua sama nenek," ujarnya, sambil meneteskan air mata.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sukamulya, Dadang mengatakan, keberadaan TMMD sangat dirasakan, untuk masyarakat bisa harmonis. Karena ini sudah diimpi-impikan sejak dulu oleh warga sini. Dan, memang kondisinya sangat kurang baik ekonomi saat ini (banyak tidak mampu) mayoritas buruh tani dan kuli setabutan.

"Saya atas nama warga desa ini mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran TNI.  Terutama pak Dandim Cianjur," ungkap Dadang.

Kades menyambungkan, setelah, adanya program TMMD bisa dirasakan dan suatu penyemangat bekerja dan saling bantu berkehidupan sosial bermasyarakat. Kedepan masyarakat tidak terisolir lagi di jalan, mudah-mudahan semua hasil bumi bisa diangkut dengan baik dan lancar.

"Kami sekali lagi mengucapkan banyak terima kasih sekali, atas kerjasama dan partisipasinya. Alhamdulillah TNI dengan masyarakat kerjasama untuk membantu meningkatkan perekonomian," ujar Dadang.

Terakhir, Kades Dadang menyampaikan, sangat dukungan juga support. Kalau persiapan disini kebetulan ada Babinsa, selalu berkoordinasi dan hubu6 baik, untuk mengajak masyarakat selalu bersama-sama. (dade)