Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 10 April 2020

PT IPC Dan Petro Kimia Gresik Bantu 80 Ribu APD Coverall Protective Gown


JAKARTA, FC - Di tengah keterbatasan dan tingginya kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD), PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) /IPC bersinergi dengan PT Petro Kimia Gresik dan PT Pelindo III (Persero) mengadakan 80 ribu unit pakaian APD Coverall Protective Gown. Puluhan ribu APD standar medis itu nantinya didistribusikan ke Rumah Sakit rujukan, melalui Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri.

"Kebutuhan alat pelindung diri saat ini sangat tinggi, sementara persediaannya terbatas. Padahal APD merupakan salah satu ‘senjata’ yang sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang terjangkit virus Corona (Covid-19), yang jumlahnya masih meningkat," kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Kamis (9/4), di Jakarta.

Melihat kondisi ini, lanjut Arif, IPC bersama Petro Kimia Gresik dan Pelindo III membantu pemerintah memenuhi kebutuhan APD, terutama untuk tenaga kesehatan di rumah sakit. Dengan tambahan 80 ribu unit APD ini, diharapkan penangan pandemi Covid-19 bisa dilakukan dengan maksimal.

Selain itu, IPC juga telah menyerahkan bantuan berupa pembelian alat test Covid-19 untuk 10 rumah sakit di 10 provinsi, pembagian masker di lingkungan pelabuhan, hand santizer, alat semprot serta cairan disinfektan, dan multivitamin dengan bekerjasama dengan lembaga pemerintahan dan Palang Merah Indonesia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan semaksimal mungkin mendukung kegiatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Bentuk dukungan tersebut antara lain dengan mengadakan perlengkapan, peralatan serta fasilitas lain yang dibutuhkan tim penanganan Covid-19.

“Kami menyadari bahwa memerangi pandemi ini tidak bisa jika dilakukan sendiri, dibutuhkan banyak tangan untuk bergotong royong melakukannya. Selain memprioritaskan kelancaran pelayanan arus logistik di Indonesia, membantu Pemerintah dalam melewati masa sulit ini adalah komitmen utama kami," ujarnya. (dade)

Kuwu Maman Suparman Dan BPD Gelar Kegiatan Penyemprotan Disinfektan di Desa Sampiran

Kuwu Desa Sampiran dan aparat desa serta BPD setempat tengah mempersiapkan cairan disinfektan untuk penyemprotan di seluruh lingkungan dan permukiman warga
CIREBON, FC -  Upaya pencegahan wabah covid 19, semakin ketat dilakukan, selain untuk memproteksi daerah dan masyarakatnya, juga diharapkan mempercepat selesainya wabah virus corona yang menakutkan bagi seluruh manusia.

Kebangkitan masyarakat pun mulai tergerak, masyarakat dan pemerintah bersatu melawan corona. Penanganan dan pencegahan pun dilakukan, seperti menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, menggunakan hand sanitizer serta penyemprotan lingkungan dengan cairan disinfektan. Upaya-upaya tersebut  semata untuk menyelamatkan dari ganasnya wabah corona.

Seperti juga yang dilakukan oleh Kuwu Sampiran, Maman Suparman. pencegahan untuk memutus penyebaran wabah corona ini dilakukan dengan penyemprotan cairan disinfektan di jalan-jalan perkampungan dan permukiman warga Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan penyemprotan yang diprakarsai Kuwu Maman, beserta perangkat desa dan Ketua BPD Sampiran, Bambang Prihatin,  merupakan langkah antisipasi agar lingkungan tetap bersih dan warga terhindar dari wabah virus corona.

Kuwu Desa Sampiran, Maman Suparman menjelaskan, selain penyemprotan disinfektan, aparatur pemerintah desa juga melakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, termasuk anjuran memakai masker dan mencuci tangan (hand sanitizer).

"Mari kita jalankan himbauan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait diterapkannya sosial distancing dan stay at home ini melalui kebersihan diri dan lingkungan," kata Maman Suparman, Jum'at (10/4/2020).

Dalam kegiatan penyemprotan ini, kata Maman, dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, baik di tempat sarana ibadah, permukiman maupun di lingkungan warga.
 "Semoga upaya ini dapat menghindarkan dan menyelamatkan kita semua dari wabah corona Covid 19," doa Maman Suparman, Kuwu Sampiran. (Bambang)






Kamis, 09 April 2020

Pesan Presiden Jokowi, Aparatur Sipil Negara, TNI-Polri dan BUMN Dilarang Mudik Lebaran

Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo
JAKARTA – Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada aparatur sipil negara, personel TNI, Polri serta pegawai BUMN untuk tidak mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.
Larangan mudik tersebut untuk meminimalisasi pergerakan orang dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Jabodetabek yang menjadi episentrum Covid-19 di Indonesia ke daerah.
Mengingat mudik menjadi medium penularan Covid-19 ke para masyarakat di desa.
Meski didesak kebutuhan ekonomi, Jokowi menyatakan pemerintah telah menyiapkan bantuan sosial di Jabodetabek bagi masyarakat yang terdampak penyebaran virus corona.
Imbauan untuk tidak mudik juga dilatar belakang banyaknya para perantau dari Jabodetabek yang menjadi episentrum Covid-19.
“Pemerintah menganjurkan untuk tidak mudik. Dan tadi sudah saya sampaikan penyaluran bantuan sosial di Jabodetabek untuk warga agar warga mengurungkan niat untuk mudik,” ujar Jokowi. (*)

Arus Peti Kemas Di Pelabuhan Tanjung Priok Turun Sebesar 4,2 Persen


JAKARTA-- Arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok mengalami penurunan sebesar 4,2 persen pada kuartal pertama tahun ini. Selama Januari – Maret 2020, jumlah peti kemas yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 1,569 ribu TEUs.

Jumlah ini menunjukkan adanya penurunan 69 ribu TEUs dari 1,638 TEUs dibandingkan periode yang sama tahun kemarin, namun dibandingkan bulan sebelumnya tren arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok membaik.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC, Arif Suhartono mengatakan dibandingkan tahun lalu, untuk bulan Februari penurunan arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 5,13 persen sedangkan di bulan Maret penurunannya 4,2 persen. "Memang masih menunjukkan ada penurunan tetapi persentasenya semakin mengecil,” kata Arif Suhartono, Rabu (8/4), di Jakarta.

Tren ini sejalan dengan informasi bahwa industri di China mulai pulih dan berproduksi lagi.

"Selama wabah COVID- 19, pengiriman barang ekspor dan impor ke China mengalami gangguan dan China merupakan kontributor utama arus peti kemas internasional di Pelabuhan Tanjung Priok. Sekarang, aktivitas ekonomi di sana mulai berangsur pulih. Saya harapkan kuartal ke depan trennya semakin membaik," ujarnya. (dade)

Kelurahan Kalijaga Mulai Mendata Rawan Kemiskinan Bagi Warga Terdampak Covid 19

Lurah Kalijaga, Dewi R, S.SPT saat memberikan keterangan tentang pemetaan dan pendataan warga rawan miskin terdampak covid 19 di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.
CIREBON -  Akibat newabahnya Virus Covid 19 di Indonesia dan pemerintah sibuk melakukan penanganan dan pencegahan, membuat pemerintah memberlakukan social distancing dan stay at home

Akibatnya, banyak pekerja harian dan buruh lapangan terdampak dari Covid 19 ini. Mereka yang setiap harinya harus menghidupi keluarganya dari penghasilan yang didapat, terpaksa tak bisa lagi bekerja maksimal, sementara kebutuhan sehari-hari tak bisa ditundanya.

Terkait ini, Lurah Kalijaga, Dewi R. S.STP saat dihubungi mengatakan, pihaknya mengaku tengah membantu pihak Dinas Sosial Kota Cirebon dalam pendataan penduduk rawan miskin.

Melalui 11 RW dan 112 RT, di Kelurahan Kalijaga, pihaknya melakukan pemetaan data bagi 4000 lebih warganya yang dimungkinkan di antaranya terdampak Covid 19.

"Sosial Distancing dan Stay at Home ini dimungkinkan membawa dampak kepada pekerjaan dan penghasilan keluarga. Sehingga kami membantu Dinsos Kota untuk melakukan pendataan penduduk  rawan miskin untuk menerima bantuan," katanya, Rabu (07/04/2020) di kantornya.

Namun Dewi belum bisa menyebut berapa besaran nominal bantuan bagi penduduk rawan miskin, yang dananya akan dilokasikan ke masyarakat tersebut.

Dewi juga memperbandingkan, bahwa tentu ada perbandingan antara pendapatan, saat penghasilan sebelum ada covid 19 dengan saat Covid 19 datang atau berlangsung, artinya banyak masyarakat pekerja harian, seperti Ojol, Angkot, buruh dan lain-lain yang terdampak oleh kondisi ini. 

Maka bantuan ini rencananya akan disalurkan bagi warga yang terdampak Covid 19.

"Saat ini kami baru mendata dan masih berjalan, tentang seberapa banyak warga yang terdampak, kami.masih belum mengetahuinya. Sebab data tersebut nanti dikirim dari RT kepada RW, kemudian dari RW ke Kelurahan dan dari kelurahan data diberikan ke pihak Kecamatan lalu Kecamatan ke Dinas Sosial, jadi kami tugasnya hanya pendataan saja," ujarnya. 

Kendati demikian, Dewi mengaku bahwa setiap harinya dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB pihaknya bersama Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas juga melakukan imbauan dan sosialisasi kepada warga dengan cara berkeliling kampung. 

Tujuannya agar warga mematuhi imbauan pemerintah tentang Sosial Distancing dan Stay at Home serta menggunakan masker dan hidup bersih. (din)