Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 26 Mei 2020

Putus Rantai Covid 19, Pembatasan Akses Masuk Tol Di Kabupaten Cirebon Mulai Diberlakukan


CIREBON, FC -  Polresta Cirebon mulai memberlakukan penutupan atau pembatasan akses masuk di lima pintu tol di Kabupaten Cirebon. Pembatasan akses ini sudah dilakukan sejak H+2 pada lebaran ini, Selasa (26/5/2020). Tujuannya untuk meminimalisir arus balik kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, dalam pembatasan itu personel dari Polresta Cirebon melakukan penyekatan kendaraan yang datang dari arah Jawa menuju Jakarta. Para petugas memeriksa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) pada setiap kendaraan yang melintas dilokasi tersebut.
Menurutnya, pembatasan arus kendaraan menuju Jakarta dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon. 
“Saat ini kita melakukan pemantauan pembatasan akses masuk di lima pintu tol yang mengarah ke jakarta. Kendaraan yang menuju jakarta kita pastikan memiliki SIKM. Ini dalam rangka mencegah penyebaran covid-19,” kata Syahduddi.
Lima pintu tol yang dilakukan pembatasan itu yakni pintu tol Ciledug, pintu tol Kanci, pintu tol Ciperna, pintu tol Plumbon, dan pintu tol Palimanan. 
Bila pengemudi tidak memiliki SIKM, kata dia, personel dari Polresta Cirebon akan memutar balik kendaraan tersebut ke daerah asalnya. 
Jika pengendara belum memahami cara mendapatkan SIKM, diminta untuk mengunduhnya di situs resmi Pemprov DKI Jakarta. (Bam)

Antisipasi Covid 19, Pemudik Yang Tidak Mengantongi Surat Jalan Harus Putar Balik


CIREBON, FC - Penyekatan jalan di perbatasan Jawa Tengah - Jawa Barat, tepatnya di Losari, dijaga ketat para petugas. Pos PAM Losari tidak main-main dalam mencegah kemungkinan penyebaran virus Covid 19, sehingga untuk mengantisipasinya, setiap pemudik dari Jawa Tengah yang tidak mengantongi surat jalan, harus putar balik.
Seperti yang terlihat di lokasi, kendaraan pemudik yang masuk Provinsi Jawa Barat melalui Pos Pam Losari terpaksa diputabalikkan lagi ke Jawa Tengah, Selasa (26/5). Petugas mengambil langkah tegas itu karena pengendara maupun para penumpangnya tidak mengantongi surat jalan.
Kapolsek Losari Kompol Alisman mengatakan pihaknya memang memberlakukan penyekatan arus balik. “Selasa ini merupakan hari pertama kita melakukan penyekatan arus balik yang masuk dari Jawa Tengah ke Jawa Barat melalui Losari,” ujarnya.
Penyekatan, kata kapolsek, akan rutin diintensifkan beberapa hari ke depan. Ia memastikan setiap pemudik yang tidak disertai surat jalan ataupun surat keluar masuk Jakarta tidak akan bisa melintas. “Jadi yang bisa melanjutkan perjalanan hanya kendaraan yang memiliki surat jalan keluar kota ataupun surat keluar masuk Jakarta.
Yang tidak punya surat-surat itu kita putarbalikkan lagi, tidak boleh masuk Jawa Barat,” tandasnya.
Alisman menuturkan sudah belasan kendaraan pemudik, khususnya mobil, yang diputarbalikkan. “Kalau untuk mobil ada lima belas, dan motor puluhan yang sudah kita putarbalikkan untuk kembali ke Jawa Tengah. Losari ini adalah perbatasan langsung dengan Jawa Tengah sekaligus pintu masuk Jawa Barat, sehingga kami akan terus siaga,” pungkas Alisman. (Olan)

Senin, 25 Mei 2020

PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Pastikan Distribusi Air Bersih Tetap Aman

Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari MM
CIREBON, FC - Dalam situasi apapun, Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon selalu bekerja keras untuk pelayanan. Baginya, melayani adala tanggungjawab dari tugasnya, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik, mudah dan cepat. Inilah motto kerja Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari SE MM.
Opang Satari juga terus berkomitmen, hal itu dapat dilihat dari situasi yang berkembang saat ini serta pergantian musim nanti. Menurutnya, dalam menghadapi musim kemarau dan di tengah Pandemi Covid-19, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon memastikan distribusi air bersih kepada para pelanggan aman.

Meski demikian, pihak PDAM berharap pandemi saat ini segera berlalu agar pelayanan lebih maksimal kepada masyarakat lewat penyambungan Reservoar yang baru dan pipa jaringan distribusi utama. 
Demikian disampaikan langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari SE MM kepada kepada media di sela-sela kesibukanya. “Insya Allah, air bersih aman menghadapi kemarau. Semua kita sudah siapkan,” ujarnya.
Pihaknya berharap, Covid-19 saat ini bisa segera berlalu. Sehingga, lanjut Opang, penyambungan dari Reservoar kapasitas 1000 M3 yang lama ke Reservoar 9000 M3 yang baru dan ke pipa Jaringan Distribusi Utama 600 Mm yang baru bisa segera dilaksanakan. Hal itu, agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera meningkat.

“Kita meyakini, jika semua tersambung semua pelayanan air bersih pada masyarakat akan meningkat. Kita sama-sama berdoa semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya berharap dukungan semua pihak, khususnya masyarakat untuk pelayanan terbaik air bersih bisa terus dilakukan. Pasalnya, pihak PAM Tirta Giri Nata, kata dia, terus memaksimalkan kinerja untuk sebaik-baik layanan pada para pelanggan. “Kita akan terus bekerja maksimal untuk layanan air bersih, demi memenuhi kebutuhan para pelanggan,” paparnya. (Ola)

Sabtu, 23 Mei 2020

DKM Al Muhajirin Sumber Asri Bagikan Beras dan Uang Zakat Fitrah Kepada Warga Yang Berhak


CIREBON, FC - Satu hari menjelang Idul Fitri 1441 Hijriyah, petugas pengumpul Zakat fitrah DKM Al Muhajirin, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon terus menerima kedatangan warga yang ingin berzakat fitrah.

Dalam keterangan panitia penerima zakat fitrah, DKM Al Muhajirin, Oman Rohmana, tercatat beras yang akan dibagikan sebanyak untuk 182 jiwa, dengan uang zakat, infaq dan shodaqoh sebesar Rp 7.756.500 rupiah.

Saat dikonfirmasi, Ketua DKM Al Muhajirin, Sumber Asri, Samsul Ma'arif mengatakan, bahwa penerimaan Zakat fitrah dilakukan setiap tahun menjelang hari Raya Idul Fitri. 


"Kami melaksanakan pengumpulan zakat fitrah di Masjid Al Muhajirin setiap tahun, dan hasil pengumpulan, baik beras maupun uang, kami bagikan kepada warga yang membutuhkan," ujarnya, Sabtu (23/5/2020).

Hal senada juga disampaikan Panitia Zakat Fitrah lainnya, Oman Rohmana, bahwa pembagian zakat fitrah bukan saja dibagikan kepada warga tidak mampu di lingkungan Sumber Asri, tetapi juga dibagikan kepada warga di luar Sumber Asri.


"Alhamdulillah, semua berjalan lancar, mulai dari pengumpulan, penghitungan hingga pembagian kepada warga yang berhak. Sementara persiapannya, panitia sejak tiga hari menjelang lebaran sudah stand by dan melayani warga yang ingin berzakat fitrah, dan semuanya berjalan baik," terangnya. (din)


Kodim 0608/Cianjur Bersama Polres Cianjur Salurkan Bantuan 500 Paket Sembako


CIANJUR-- Kodim 0608/Cianjur beserta Polres Cianjur, salurkan bantuan 500 paket Sembako kepada warga terdampak Covid-19 yang tidak terdaftar sebagai penerima Bansos. Penyaluran bantuan dilakukan oleh anggota Babinsa dan Babinkamtibmas dengan menggunakan sepeda motor menyisir ke rumah warga yang sudah ada dalam catatan, Jumat (22/5).

Sepeda motor yang dikendarai oleh TNI dan Polri itu langsung bergerak ke 32 kecamatan membawa Sembako dan dilepas Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, SE, M.Han di halaman Makodim 0608 Cianjur. "Hari ini kami mendapat tugas untuk menyalurkan paket dan membagikan ke warga, bantuan TNI/Polri ini langsung dibagikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata Rendra.

Dandim mengatakan, sasaran warga yang mendapatkan bantuan adalah mereka yang belum tersentuh sama sekali oleh bantuan. "Kami mendapatkan data masih ada warga yang belum tersentuh bantuan, dalam kondisi seperti ini kami peduli dan ingin membantu warga," ujarnya. (dade)