Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 15 Juni 2020

Melalui Aplikasi Zoom, FUAD IAIN Cirebon Gelar Halal Bihalal Dan Seminar Virtual


FOKUS CIREBON - Guna menjalin tali silaturrahmi di masa pandemi, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati menggelar Halal Bihalal dan Seminar Virtual.

Acara yang berlangsung via Aplikasi Zoom itu bertemakan “Menakar Kampus Merdeka Untuk Penguatan Ruh Akademik dan Moderasi Islam”. Senin, (15/6/2020)

Dekan I FUAD, Dr. Hajam, M.Ag mengatakan, dalam masa pandemi ini, staf dan dosen, terutama di lingkungan Fakultas UAD, harus tetap memberikan excellent service kepada mahasiswa dan juga masyarakat sehingga staf dan dosen dituntut untuk terus meningkatkan kinerjanya.


Apalagi, lanjut Hajam, dengan adanya kebijakan tentang ‘Kampus Merdeka’ maka dibutuhkan berbagai strategi agar Fakultas UAD siap menindaklanjuti kebijakan tersebut.

“Oleh karena itu, pada kesempatan silaturahim Halal Bihalal civitas akademika Fakultas UAD ini dilaksanakan pula kegiatan Webinar,” katanya.

“Semoga lepas dari Idul Fitri ini dapat meningkatkan kerja kita baik dosen maupun karyawan dan mendapat Rahmat dari Allah. Jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri kedepannya,” ujarnya.

Menurutnya, Halal Bihalal ini merupakan tradisi, hanya saja sekarang berbeda, yaitu dilaksanakan secara virtual,” tandasnya.

Dr. H. Sumanta, M.Ag, Selaku Rektor sekaligus narasumber pada acara ini memaparkan, bahwa Minal Aidzin wal Faidzin menjadi kalimat tahniah setelah kita berpuasa sebulan penuh.

“Selain itu, berperang melawan nafsu tafrith dan juga ifrath sekaligus menjadi doa agar kita tergolong orang-orang yang kembali ‘fitri’ dari pemikiran menyimpang dan berhasil dalam memoderasi cara beragama (tidak ekstrim kiri maupun kanan),” katanya.


Bahkan, lanjut dia, kampus sebagai wahana strategis dalam mengimplementasikan moderasi beragama harus tetap mampu melakukan upaya-upaya inovasi sebagai tuntutan dari adanya kebijakan kampus merdeka.

“Oleh karena itu, para dosen harus mampu menjadi penggerak dan motivator untuk mengembangkan kreativitas mahasiswanya agar tetap produktif walaupun di masa pandemi,” ujarnya.

Narasumber lainnya, yakni Prof. Dr. H. Sukron Kamil, M.Ag, memaparkan tentang konsep kampus merdeka. Yaitu ‘merdeka’ dari tekanan pencapaian skor, tradisi, dan birokrasi yang resisten terhadap perubahan, serta harus pula ‘merdeka’ dari pola pikir dan gerakan fundamentalisme Agama.


“Oleh karena itu, dosen sebagai agen perubahan sosial harus siap melakukan perubahan dan menyuarakan Islam Wasathiyah agar terwujudnya khairul ummah untuk menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin,” ujar Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (din)

Sambut HUT Bhayangkara Ke 74, Polsek Kawasan Sunda Kelapa Bagikan Paket Beras


FOKUS JAKARTA -  Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Slamet Riyanto, SH, S.IK., M.SI, didampingi Wakapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP W Nititalessy, S.Sos. M.M, membagikan paket beras. Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke 74.

"Kami membagikan 250 karung beras, masing-masing berisi 5 Kg dan kita bagikan kepada para petugas kebersihan Pelabuhan Sunda Kelapa dan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pelabuhan Rakyat Pelabuhan Sunda Kelapa (Pelra).Giat ini terkait dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan nasyarakat terdampak wabah virus Covid-19 (Corona)," kata Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Slamet Riyanto, SH, S.IK., M.SI, Senin (15/6), bertempat di Dermaga Pelabuhan Rakyat Pelabuhan Sunda Kelapa (Pelra).

Dijelaskan, beras tersebut diberikan kepada ABK Kapal sebanyak 230 karung, dan petugas kebersihan Pelabuhan Sunda kelapa sebanyak 20 karung.

Kegiatan ini, kata Kapolsek sebagai bentuk wujud kepedulian dan solidaritas sosial Polri, khususnya Polsek Kawasan Sunda Kelapa terhadap ABK Kapal dan Petugas Kebersihan Pelabuhan Sunda Kelapa yang dimana situasi saat ini terkait Penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan Masyarakat terdampak Virus Covid- 19 (Corona).

 "Ini guna meringkankan beban masyarakat, buruh dan merupakan solidaritas serta perhatian Polri yang dimana dengan adanya wabah Virus Covid-19 (Corona) di Indonesia pada saat ini," ungkap Riyanto. (dade)

Wakil Walikota Cirebon : Masa AKB, Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijalankan


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon tetap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional dengan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai arahan Pemprov Jabar.

Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati, berharap di fase AKB ini semua bisa beradaptasi. Dimana protokol pencegahan penyebaran Covid-19 harus tetap dilakukan.

“Tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) lainnya, serta menjaga jarak atau tidak berkerumun,” kata Eti.

Eti juga meminta kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon untuk mensosialisasikan adaptasi baru ini di sejumlah lokasi wisata yang ada di Kota Cirebon.

“Juga, di rumah makan dan di hotel yang sebagian sudah buka. Standar operasional pencegahan penyebaran Covid-19 harus tetap dilakukan, agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 lebih besar lagi,” tandasnya.


Eti Herawati juga mejelaskan, pasien positif Covid-19 di Kota Cirebon berjumlah delapan orang. Adapun total kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon berjumlah 10 kasus, dan dua diantaranya meninggal dunia.

“Masyarakat kami imbau tidak lengah, meskipun zero positif Covid-19 akan tetapi protokol kesehatan wajib dilaksanakan,” katanya.

Eti menambahkan, test swab secara masif dan rapid test masih terus dilakukan Pemkot Cirebon, terutama di lokasi yang padat aktivitas dan ditemukan kasus positif Covid-19. (Olan)

Pesawat Hawk 200 Jatuh Di Pangkalan Rusmin Nurjadin Pekanbaru Riau


FOKUS JAKARTA - Dikabarkan, TNI AU melalui Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsma Fajar Adriyanto. Bahwa pada hari Senin pagi jenis Pesawat Hawk 200 jatuh di Pangkalan Rusmin Nurjadin Pekanbaru Riau. 

Dalam berita itu disampaikan Pilot dinyatakan selamat setelah berhasil keluar dari pesawat. 

"Pesawat tempur jenis Hawk 200. Nomor lambung 0209. Jatuh di ujung runway 5 KM sebelum mendarat,” kata Marsma TNI AU, Fajar Adriyanto, Senin (15/6).

Dia mengungkapkan pilot sempat eject dari pesawat dan dinyatakan selamat. Tim SAR sedang menuju ke lokasi untuk evakuasi. (dade)

Untuk Menjaga Kesehatan Personil, 100 Anggota Kodim 0608/Cianjur Dirapid Tes


FOKUS CIANJUR - Sebanyak 100 anggota personel Kodim 0608/Cianjur yang bertugas di perbatasan, pasar, dan tempat keramaian selama masa Pandemi covid-19, Dirapid tes, Senin (15/6), di Aula Badak Putih, Makodim Cianjur.

"Hari ini kami melaksanakan rapid tes bagi petugas kami yang sering ke lapangan dan ke zona rawan. Kami siapkan 100 personel untuk diperiksa. Tujuan rapid tes untuk mengetahui sejauh mana perkembangan personel di lapangan yang sudah dua bulan lebih kontak dengan warga masyarakat," kata Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani.

Rapid tes tersebut,  dilakukan untuk para Babinsa yang digelar perdana. Selanjutnya rapid tes akan dilakukan kepada anggota Kodim yang tugas di kantor beserta Ibu-ibu Persit. "Berdasarkan hasil rapid tes yang dilakukan, jelas Dandim, tidak ditemukan anggota yang terinfeksi Covid-19, ini yang dirapid tes ada 100 personil hasilnya tidak ada yang terinfeksi covid-19," ujarnya.

Kegiatan tersebut, kerjasama antara Kodim 0608 dengan pemerintah daerah Kabupaten Cianjur. "Kami utamakan khusus yang tugas di lapangan dulu," ungkap Rendra. (dade)