Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 04 September 2020

Satpam IAIN Diduga Terpapar Virus Covid 19, Ini Penjelasan Humas IAIN Cirebon


CIREBON, FC - Salah seorang Satuan Pengamanan (Satpam) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, diduga terpapar virus covid 19. Kabar tersebut, Kamis (13/9/2020), sudah beredar luas di media sosial (medsos).

Saat dikonfirmasi via telepon selulernya, H.M.Arifin MAg, Kasubag Humas IAIN SNJ Cirebon belum bisa memastikan apakah benar terpapar virus covid 19 atau tidak, lantaran belum ada hasil SWAB. 

Namun kejadian tersebut dibenarkan, tetapi belum bisa dijelaskan secara detail. 

"Ya, Satpam sift malam. Tapi sudah langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tes SWAB, jadi kami belum tahu apakah benar terpapar virus covid 19 atau bukan," jelas Arifin, Kamis (3/9/2020).

Arifin juga menjelaskan, sesungguhnya secara kelembagaan, seluruh dosen masih dalam Work From Home (WFH), dan sampai sekarang masih berjalan, kecuali ada hal teknis seperti berkaitan dengan tandatangan. 

Demikian juga dengan seluruh mahasiswa yang masih di rumahkan, di mana perkuliahannya dilakukan secara darring, (online).

"Hanya kami tidak bisa memastikan kedatangan mahasiswa ke kampus dengan membawa berbagai argumen keperluan teknis, padahal sudah kami larang," katanya.

Arifin juga menyampaikan bahwa tadi pagi, Jum'at (4/9/2020), Kabag umum dan Humas didampingi Kasubbag Umum Rektorat sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid 19 Kota Cirebon yang bertempat di kantor BKKBN.
 
"Salah satu hasilnya adalah  menanyakan tracing kontak eratnya dengan siapa aja dan akan dilakukan SWAB di kantor BKKBN," jelasnya.

Dijelaskan, selama ini, sepanjang pandemi covid 19 berlangsung, kata Arifin, pihaknya sudah memberlakukan sejumlah peraturan dan pengetatan, baik  sosial distancing, WFH, pengunaan masker juga penyediaan air dan sabun serta cairan disinfektan. Bahkan kampus juga menyiapkan alat test suhu badan.

"Sejumlah kegiatan yang menyangkut program kelembagaan, baik itu seminar dan lainnya itu kita lakukan secara darring (online)," terangnya.

Pihak kampus juga belum bisa memastikan apakah scurity tersebut benar terpapar virus corona atau tidak. "Kita lagi menunggu hasil tes SWAB," katanya lagi.

Sementara itu, berdasarkan pantaun FC dilapangan, seluruh pintu gerbang keluar masuk  kampus ditutup rapat dan dijaga ketat Satpam. 

Demikian juga dengan kampus Syariah di depan kampus lama dan kampus baru FITK yang berdampingan dengan gedung kampus S2 IAIN Cirebon, yang ditutup dengan portal dan juga dijaga ketat oleh scurity kampus. (Nur)



Kamis, 03 September 2020

Wakil Walikota Cirebon Apresiasi Pelatihan Tentang Ilmu Waris Yang Diselenggarakan FKDT

CIREBON, FC - Wakil Walikota Cirebon Hj Eti Herawati mengapresiasi kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Cirebon, yang sudah menyelengarakan kegiatan pelatihan tentang ilmu waris.

Menurut Wakil Walikota Cirebon, mempelajari ilmu waris sangat penting. Karena di dalamnya diatur dengan jelas siapa orang yang berhak menerima dan tata cara pembagiannya. 

Dengan mempelajari ilmu waris juga untuk menghindari perselisihan. 

"Seringkali terjadi perpecahan di keluarga karena perebutan harta waris," terang Eti Hetawati. 

Eti Herawati juga berterimakasih kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Cirebon yang sudah menyelenggarakan pelatihan tentang ilmu waris ini. 


"Semoga ilmu yang disampaikan bisa bermanfaat untuk kehidupan kita," ujarnya. (Nur) 

Kapolres Cianjur dan Dandim 0608 Lakukan Kunjungan Jelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Cianjur

CIANJUR, (FC) - Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Kav. Ricky Arinuryadi, S.H. M.M, bersama Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, S.I.K., M.Krim melakukan kunjungan ke Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Cianjur, Kamis (3/9).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 Kabupaten Cianjur dan pembahasan mengenai persiapan dan kesiapan pendafataran Pasangan Calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Cianjur. 

Kunjungan tersebut, disambut langsung Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah, SH, M.Hum di Aula KPUD Cianjur. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdim 0608, Danramil, Kabag Sumda Polres Cianjur, Kasat Intelkam Polres Cianjur, Kasat Binmas Polres Cianjur, Kasat Polair Polres Cianjur, Kasi Propam Polres Cianjur, Kanit Bintibmas Polres Cianjur, Kanit Regiden Polres Cianjur, Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ketua KPU Kab. Cianjur, Divisi Sosial dan SDM KPU Kab. Cianjur, Sekjen KPU Kab. Cianjur,  Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kab. Cianjur.

Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav. Ricky Arinuryadi, S.H. M.M mengatakan, kegiatan silaturahmi tersebut untuk memastikan bahwa proses Pemilu berjalan dengan baik, Polres Cianjur bersera Kodim 0608/CJR siap mendukung penuh kinerja KPU yang profesional. 

“Kita membahas berbagai hal tentang Pemilu. Kerawanannya apa saja, apa yang TNI-Polri bisa bantu sehingga proses Pemilu dari awal sampai akhir nanti berjalan lancar dan tepat waktu. 

Selain itu juga dapat meredam masyarakatnya tidak tergiring dalam Issue Hoax, Ujaran Kebencian dan opini negatif yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan, baik pusat maupun daerah, serta mengganggu jalannya Pilkada Cianjur Tahun 2020,” pungkasnya. (dade)

Kapolda Menghadiri Deklarasi Priok Bermasker

 


JAKARTA, (FC) - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menghadiri deklarasi #Priok Bermasker, pada hari Kamis (3/9), di Lapangan Polres Pelabuhan Priok, Jakarta Utara. 

Kapolda berharap masyarakat bisa menjadikan memakai masker sebagai kebiasaan baru.

"Saya harapkan kepada masyarakat untuk melaksanakan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus menjadi kebiasaan baru. Saya harap masyarakat harus menjadi agen perubahan dan memakai masker harus menjadi kebiasaan baru agar masyarakat tidak terkena pandemi COVID-19," kata Kapolda.

Lebih lanjut, kata Nana mengungkapkan kami menyadari mulai munculnya klaster di lingkungan buruh industri hingga pelabuhan, dengan adanya pelonggaran aktivitas ini tetap dibarengi dengperaturan mematuhi protokol kesehatan yang perlu diperhatikan dengan adanya klaster baru saat ini misalnya klaster perkantoran, ada beberapa klaster industri dan tak terkecuali klaster daerah pelabuhan.        

"Hal ini memang bisa dikatakan dampak semakin meningkatnya kegiatan masyarakat. Pelonggaran-pelonggaran bukan berarti kita bebas, tetapi pelonggaran relaksasi yang harus dipertanggungjawabkan. Kita boleh beraktivitas, tapi harus mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.  

Sementara itu, Kapolda turut melakukan pelepasan Satgas Pendisiplinan Covid-19, penyemprotan disinfektan dan penyerahan bakti sosial secara simbolis. 

Nana juga ikut menandatangani deklarasi #PriokBermasker bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, dan Dirut IPC Arif Suhartono.  

Kapolda mengimbau agar warga tetap menjaga kesehatan dan memeriksakan diri apabila mengalami gejala Covid-19.(dade)

Walikota Bersama Satgas Covid 19 Kota Cirebon Sidak Masker

CIREBON, FC - Walikota Cirebon, H. Nasrudin Azis SH beserta jajaran dan Satgas Covid 19 Kota Cirebon melakukan sidak masker di jalan dan sejumlah pertokoan.

Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian Pemkot Cirebon untuk mengingatkan masyarakat akan pandemi covid 19 yang masih berlangsung. Masyarakat yang diketahui tidak menggunakan masker dan membandel akan diberikan sanksi dan pemahaman agar penyebaran virus covid 19 dapat diantisipasi.

Untuk sidak kali ini, ia hanya memberikan teguran kepada warga yang beraktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker.

"Kami menegur dan mencatat serta kami kasih masker, tapi ke depan akan kami berikan sanksi," tandas Nasrudin Azis ​​​​​​.

Sidak masker juga dilakukan di sejumlah angkutan kota (Angkot) untuk melihat langsung apakah imbauan menggunakan masker dilakukan oleh para awak angkutan termasuk para penumpangnya.

Walikota juga menyidak ke sejumlah pertokoan. Dalam sidak tersebut Walikota ingin memastikan tentang pelaksanaan protokol kesehatan yang harus benar-benar dijalankan di semua sektor dan bidang usaha di Kota Cirebon.

Dalam kegiatan ini, semua unsur dilibatkan, baik unsur TNI/Polri, Satpol PP, Dishub dan unsur terkait lainnya. (Agus)