Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 11 Oktober 2020

Lewat Zoom Cloud Meeting, HMJ IQTAF Gelar Penataran Kader Musafir

CIREBON, FC - Sebagai ajang pembekalan mahasiswa baru tahun 2020, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Penataran Kader Mufasir (PENA KAMI).

Acara dibuka langsung oleh ketua jurusan via Zoom Cloud Meeting ini, mengangkat tema “Membangun Moderasi Sejak Dini” Minggu, (11/10/2020).

Ketua pelaksana, Agus Setiadi mengatakan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari dari Sabtu sampai Minggu.

“Moderasi beragama sering kali digaungkan di ranah kampus, maka dari itu HMJ-IQTAF berinisiatif mengangkat tema moderasi untuk menunjang mahasiswa baru kedepannya,” katanya.

Hal demikian juga diungkapkan oleh Ketua HMJ-IQTAF Fasfah Sofhal Jamil, menurutnya moderasi beragama sangat penting bagi kalangan mahasiswa, terlebih mahasiswa di jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

“Setelah nanti mengenal moderasi melalui pembekalan ini, diharapkan kedepannya mahasiswa baru lebih toleran dan mampu menghargai perbedaan,” kata Fasfah.

Ia mengaku bahwa narasumber yang dihadirkan merupakan narasumber yang tepat dan mampu memberikan pemahaman moderasi untuk mahasiswa baru.

Muhammad Maimun, selaku ketua jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menyampaikan, bahwa walaupun kegiatan ini via virtual, namun tidak mengurangi kualitas pertemuan dan tetap bisa bersilaturahim. 
 
“Kita bisa bersama-sama memajukan jurusan Ilmu al-Quran dan Tafsir karena perlu melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan, salah satunya kegiatan pembekalan mahasiswa baru ini,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut dia, diharapkan kedepannya mampu bersama-sama membawa nama harum jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, syukur-syukur sampai tingkat internasional. 
Muhammad Nur Hayid, selaku narasumber pertama memaparkan terkait tafsir moderasi, bahwa dalam kajian tafsir banyak coraknya dan sangat beragam, karena itu sikap kita harus moderat.
 
“Tak perlu berbicara banyak mengenai moderasi, pahami dasar-dasar Al-Qur'an terlebih dahulu, karena dengan begitu akan moderat dengan sendirinya,” ujar Pengasuh PP Skill Jakarta dan Lumajang tersebut.

Narasumber kedua, Khalilullah, menyampaikan terkait materi wawasan kebangsaan, bahwa menurutnya cinta tanah air itu sesuai dengan pandangan Al-Qur'an dan Hadis.

Ia menegaskan, Nabi Muhammad saw pun cinta terhadap tanah kelahirannya.


“Salah satu cara untuk menumbuhkan cinta tanah air yakni menumbuhkan kesadaran, jika salah luruskan, menghormati perbedaan, menghindari paham radikal,  dan menjaga tali persaudaraan,” ujar penulis aktif harakatuna.com itu. (Sof)

Sabtu, 10 Oktober 2020

Kegiatan Pelantikan Virtual FTMB Usung Tema "Literasi Memanusiakan Manusia"

CIREBON, FC - Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Kota Cirebon menggelar pelantikan virtual dengan tema "Literasi Memanusiakan Nanusia", Sabtu (9/10/2020). 

Iman Agung Jauhari, selaku ketua pelaksana mengatakan, pelantikan yang berlangsung melalui Zoom Cloud Meeting ini merupakan solusi pelantikan pada era pandemi.

“Dengan dilantiknya pengurus FTBM Kota Cirebon via daring ini harapannya FTBM Kota Cirebon dapat menjadi penerus dan penggerak komunitas literasi di Cirebon,”. Kata Iman.

Menurut Ketua FTBM Kota Cirebon terpilih, Ryan Haryanto mengungkapkan, dengan dilantiknya pengurus kali ini, diharapkan kedepan dapat berkolaborasi dengan instansi di Cirebon pada jalur literasi.

“Sebisa mungkin kita sekuat tenaga berkontribusi dalam memajukan Cirebon khususnya pada sektor literasi,” katanya.

Ia berharap bahwa  FTBM ini dapat menjadi kawah candra di muka dan menjadi ruang di Cirebon serta menjadikan Cirebon menjadi inovatif dan maju di bidang literasi.

Hal itu juga dikuatkan oleh Ketua Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Cirebon Iing Daiman, ia meyakini bahwa dengan dilantiknya pengurus FTBM Kota Cirebon ini akan menguatkan literasi untuk memajukan Kota Cirebon.

“Selamat atas dilantiknya penguirus FTBM Kota Cirebon, pelantikan ini menjadi potensi dalam membantu Pemerintah Kota khususnya di bidang literasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Iing mengatakan bahwa ini merupakan modal besar dan sangat diharapkan kontribusinya kedepan.

Sementara itu, M. Irvan selaku perwakilan dari Dinas Perpustakaan 400 dan kearsipan mengaku sangat berbahagia karena sekarang sudah ada FTBM di Kota Cirebon.

“Harapannya kedepan FTBM ini mampu untuk terjun ke Rw-Rw guna membantu mempromosikan perpustakaan keliling,” kata Irvan. (Fas)

Wakil Walikota Cirebon : Peran RT-RW Sangat Penting Dalam Mencegah Penyebaran Virus Covid 19

CIREBON, FC - Wakil Walikota Cirebon, Hj Eti Herawati memandang peran RT/RW sangat strategis dalam memutus matarantai virus covid 19. 

"Peran rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sangat penting dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan masing-masing. Semua harus bergerak di zonanya", kata Eti Herawati. 

Pergerakan itu tentu melalui langkah-langkah preventif, mulai dari penyebarluasan informasi terkait Covid-19, edukasi pencegahan, identifikasi dan pendataan atas kelompok masyarakat yang rentan tertular. 

Seperti yang saya sampaikan saat menjenguk warga terkonfirmasi Covid-19 dan sosialisasi protokol kesehatan di RW1 dan RW 2 Kesambi tadi pagi. Pemda Kota Cirebon memohon kepada masyarakat untuk selalu tenang, saling mengingatkan, saling dukung untuk dapat bersatu melawan Covid

Peran rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sangat penting dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan masing-masing. Semua harus bergerak di zonanya. 

Melalui langkah-langkah preventif mulai dari penyebarluasan informasi terkait Covid-19, edukasi pencegahan, identifikasi dan pendataan atas kelompok masyarakat yang rentan tertular. 

"Seperti yang saya sampaikan saat menjenguk warga terkonfirmasi Covid-19 dan sosialisasi protokol kesehatan di RW1 dan RW 2 Kesambi tadi pagi. Pemda Kota Cirebon memohon kepada masyarakat untuk selalu tenang, saling mengingatkan, saling dukung untuk dapat bersatu melawan Covid," ujar Wakil Walikota Cirebon. (Nur)

Jumat, 09 Oktober 2020

Alhamdulillah, KUA-PPAS Anggaran 2021 Disetujui Setelah Proses Panjang

CIREBON, FC - Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis, SH., merasa senang dan berbangga hati atas penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2021.

Penandatanganan dilakukan setelah Tim Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (TPAD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cirebon mencapai kesepatan setelah melewati diskusi panjang untuk menemukan sebuah kesepakatan.

“Alhamdulilah KUA-PPAS disetujui setelah proses panjang, akhirnya tercapai kesepakatan yang membawa kemaslahatan,” katanya, Jumat (09/10/2021) usai Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon.

Pada rapat paripurna tersebut juga dibahas pemandangan umum dari 9 Fraksi DPRD Kota Cirebon terhadap 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kota Cirebon kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM), Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Cirebon, Raperda tentang Pembentukan Perseroan Daerah Pembangunan Kota Cirebon, Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan.

Terkait penyertaan modal kepada PDAM Kota Cirebon, Azis menuturkan, akan mulai dilakukan mulai tahun 2021 dan semua fraksi telah memberikan pandangannya terhadap 4 Raperda yang telah diusulkan.

“Pandangan umum dari semua fraksi telah kami catat dan akan menjadi pedoman dalam pembahasan Raperda,” tuturnya.

Sementara itu, sejumlah fraksi memberikan pandangannya seperti dari Fraksi Partai Demokrat, yang menyoroti Raperda penyertaan modal untuk PDAM selama ini dinilai sudah relatif besar. 

Maka sebelum menambahkan modal, Pemda Kota Cirebon perlu mempertimbangkan sejauh mana PDAM merencanakan dan memprogramkan secara matang hasil penambahan modal tersebut. (Yono)

Kamis, 08 Oktober 2020

Aksi Unjukrasa Di Kota Cirebon Ricuh, Aparat Kepolisian Amankan Sejumlah Demonstran


CIREBON- Aksi unjukrasa  penolakan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di Kota Cirebon ricuh, beberapa jam suasana kota pun terasa mencekam, Kamis (8/10/2020).

Massa yang datang secara bergelombang, semula damai. Namun karena massa terus bertambah, massa gelombang terakhir itulah kericuhan terjadi.

Massa yang bentrok dengan polisi, saling lemparan batu, polisi terpaksa menembakkan water canon dan gas air mata ke massa hingga formasi aksi mereka pecah dan berlarian, 

Kericuhan terjadi akibat dipicu oleh gelombang massa terakhir yang ingin bergabung dengan massa dari sejumlah organisasi mahasiswa Cipayung plus Cirebon, seperti HMI, PMII, KAMMI, GMNI dan lainnya.

Massa ini diminta untuk membubarkan diri. Tetapi, kelompok massa ini tetap bertahan. Sampai akhirnya kelompok massa tersebut terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.

Untuk memukul mundur demonstran, pihak kepolisian pun mengerahkan mobil water canon untuk membubarkan massa. 

Aparat kepolisian berhasil menghalau massa dan situasi pun lambat laun kembali normal. Kemudian sejumlah demonstran yang diduga terlibat ricuh pun diamankan.

Belum ada data pasti dan keterangan resmi terkait berapa jumlah korban yang berjatuhan dari kedua belah pihak akibat dari bentrokan tersebut. (Nur)