Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 20 November 2020

Pertimbangkan Masa Covid 19, Piknik Anak Yatim Besutan SEMA IAIN Cirebon Bekerjasama Ting Tung Managemen Diganti Kegiatan Santunan

Founder Ting Tung Management, Ciptadhi, saat menunjukkan proposal perubahan kegiatan dari Piknik Anak Yatim menjadi Santunan anak yatim.


FOKUS CIREBON, (FC) - Mengingat masih dalam masa Covid 19, kegiatan piknik bareng anak yatim hasil kerjasama Ting Tung managemen bersama Senat Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon akhirnya dibatalkan dan diganti dengan kegiatan lain yakni pemberian santunan anak yatim dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.

Demikian dinyatakan Founder Ting Tung managamen, Ciptadhi kepada fokuscirebon.com atas  pengganti kegiatan piknik bareng anak yatim ke Baturraden, Hotel Moroseneng, Owabong dan Taman Reptil yang digantikan dengan kegiatan santunan yang bertepatan dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan masih dalam masa Covid 19, Jum'at (20/11/2020).

Ciptadhi menjelaskan, bahwa sebelumnya kegiatan memang awalnya dijadwalkan untuk piknik bareng anak yatim yang akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 28-29 Nopember 2020. 

"Ya, karena masih dalam masa covid 19, kegiatan piknik ini terpaksa kita batalkan dan diganti dengan kegiatan santunan anak yatim. Hal ini untuk mengikuti imbauan pemerintah agar tidak berkerumun lebih dari 30 orang dan tetap melaksanakan protokol kesehatan," ujar Ciptadhi.

Mengenai kegiatan santunan sendiri lanjut Ciptadhi, rencana akan dilaksanakan pada Minggu (29/11/2020), bertempat di Majelis Taklim An-Nihayah, Desa Cipeujeuh Kulon, Kabupaten Cirebon.

Ciptadhi juga memberikan penjelasan bahwa untuk kegiatan ini pihaknya masih membuka donasi bagi masyarakat dan siapa saja yang ingin berdonasi atau berpartisipasi dengan Nomor Rekening 0110036736100, Bank BJB Kantor Kas Majasem a.n Senat Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

"Bagi masyarakat yang ikut berdonasi dan sudah mentransfer dimohon konfirmasinya kepada panitia, melalui contact persons saudara Rohmawan dengan No Hp 083824080610.

Untuk tujuan kegiatan santuan anak yatim ini, kata Ciptadhi, pertama agar masyarakat turut terpanggil untuk selalu berbuat baik, kedua memberi kesempatan bagi para donatur yang hatinya terpanggil untuk turut berpartisipasi memberikan sumbangan untuk kelancaran program ini. Ketiga memberi kesempatan kepada anak anak yatim untuk menerima santunan dan keempat memberikan kesempatan belajar kepada seluruh panitia yang turut serta membantu kelancaran pelaksanaan program ini.

Sementara target anak yatim yang akan disantuni sebanyak 60 anak, binaan Majelis Taklim An-Nihayah. Dengan sumber dana dari para donatur perorangan, perusahaan-perusahaan swasta, BUMN, instansi instansi pemerintah atau sumber dana lainnya. (din)





Kamis, 19 November 2020

PKPT IPNU IPPNU IAIN Syekh Nurjati Cirebon Latih Potensi Kader melalui Public Speaking


FOKUS CIREBON, (FC) - Generasi muda adalah tonggak dari keberlangsungan kepemimpinan Negara, pola pikir yang baik dan juga dialektika berbicara perlu menjadi hal yang diajarkan sejak dini mungkin. Untuk itu Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan  Pelatihan Public Speaking, Kamis (19/11).


Penanggungjawab Kegiatan Rekanita Nurfauzah menyebutkan "Pelatihan yang diselenggarakan di Aula Pondok Pesantren Al-Ihya Kota Cirebon dihadiri oleh seluruh anggota PKPT IPNU IPPNU IAIN CIREBON dan juga peserta umum yang hadir dari berbagai tingkatan IPNU IPPNU Kota Cirebon dengan mengundang pemateri yaitu Kang Afif yang juga ahli dalam bidang tersebut", tuturnya.

Tujuan dengan adanya kegiatan ini diharapkan kader PKPT IPNU IPPNU IAIN CIREBON semakin berintelektual dan berani tampil di depan umum dengan gaya bicara yang baik menurut Ketua PKPT IPNU IAIN Cirebon Rekan Rizal.

Rizal mengharapkan "dengan adanya pelatihan ini, minimalnya PKPT IPNU IPPNU IAIN Cirebon mempunyai Master Of Ceremony (MC) yang handal dan bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat", tuturnya.

Respon baik dari kegiatan ini disampaikan oleh salah satu peserta yaitu Firman, dia menyebutkan bahwa audiens tidak hanya pasif sebagai pendengar melainkan ikut mencoba, praktek. Sehingga acara tidak terkesan monoton dan membosankan karena adanya interaksi antara narasumber dan para audien serta pembawaan narasumber yang baik dalam menyampaikan materi menambah suasana menjadi lebih bersemangat", pungkasnya. (Fas)

HIMABI IAIN Cirebon Usung Seminar Kepakaran BIPA dan Jurnalistik


FOKUS CIREBON, (FC) - Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (HIMABI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan seminar kepakaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan Jurnalistik, Kamis (19/11/2020).

Ketua umum HIMABI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Abdel Aziz menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan secara online ini untuk menjalankan salah satu program kerja di HIMABI, yaitu memerkenalkan jurusan ini ke masyarakat.

“Bahwa Jurusan Tadris Bahasa Indonesia di IAIN Syekh Nurjati Cirebon mempunyai mata kuliah pilihan di semester 5, yaitu mata Kuliah BIPA dan Jurnalistik. Tujuan khususnya untuk memberikan gambaran kepada semester 1 dan 3 agar tidak kebingungan dalam memilih 2 mata kuliah pilihan tersebut,” jelas Abdel.

Dia memaparkan, seminar tersebut diisi para pemateri yang berkompeten di bidangnya. Seperti, materi BIPA dipaparkan oleh Sekretaris Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Dr Indrya Mulyaningsih MPd dan materi Jurnalistik diisi oleh dosen KPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Arief Rachman SSos MSi.

“Pelaksanaannya dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, yaitu pada tanggal 18 November 2020, pukul 08:00-12:00 WIB,” papar Abdel.

Dia mengaku, walaupun kegiatan ini dikhususkan untuk Keluarga Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tetapi mahasiswa dari luar Tadris Bahasa Indonesia pun diperbolehkan mengikuti seminar tersebut.

Bahkan, lanjut Abdel, kegiatan seminar kepakaran BIPA dan Jurnalistik ini pun untuk menunjang “core business” di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia.

“Kegiatan ini memang dilakukan untuk bersinergi antara HIMABI dan Jurusan Tadris Bahasa Indonesia agar tercapainya visi dan misi, tujuan, dan profil lulusan,” tandasnya. (Nur)

Rabu, 18 November 2020

Seminar Kepakaran BIPA Diperkenalkan Kepada Masyarakat


FOKUS CIREBON, (FC) - Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (HIMABI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan seminar kepakaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan Jurnalistik, Kamis (19/11/2020).

Ketua umum HIMABI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Abdel Aziz menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan secara online ini untuk menjalankan salah satu program kerja di HIMABI, yaitu memerkenalkan jurusan ini ke masyarakat.

“Bahwa Jurusan Tadris Bahasa Indonesia di IAIN Syekh Nurjati Cirebon mempunyai mata kuliah pilihan di semester 5, yaitu mata Kuliah BIPA dan Jurnalistik. Tujuan khususnya untuk memberikan gambaran kepada semester 1 dan 3 agar tidak kebingungan dalam memilih 2 mata kuliah pilihan tersebut,” jelas Abdel.

Dia memaparkan, seminar tersebut diisi para pemateri yang berkompeten di bidangnya. Seperti, materi BIPA dipaparkan oleh Sekretaris Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Dr Indrya Mulyaningsih MPd dan materi Jurnalistik diisi oleh dosen KPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Arief Rachman SSos MSi.

“Pelaksanaannya dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, yaitu pada tanggal 18 November 2020, pukul 08:00-12:00 WIB,” papar Abdel.

Dia mengaku, walaupun kegiatan ini dikhususkan untuk Keluarga Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tetapi mahasiswa dari luar Tadris Bahasa Indonesia pun diperbolehkan mengikuti seminar tersebut.

Bahkan, lanjut Abdel, kegiatan seminar kepakaran BIPA dan Jurnalistik ini pun untuk menunjang “core business” di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia.

“Kegiatan ini memang dilakukan untuk bersinergi antara HIMABI dan Jurusan Tadris Bahasa Indonesia agar tercapainya visi dan misi, tujuan, dan profil lulusan,” tandasnya. (Nur)

Selasa, 17 November 2020

Pemkot Cirebon Santuni Warga Terdampak Program Kota Tanpa Kawasan Kumuh

FOKUS CIREBON - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyantuni warga di Kelurahan Panjunan yang terdampak proyek program kota tanpa kawasan kumuh.

Santunan rencananya dilakukan mulai Rabu 18 November 2020. Pemberian santunan berdasarkan regulasi yang ada dan dilakukan oleh tim terpadu dengan mempertimbangkan sejumlah parameter penilaian.

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. H. Eti Herawati mengatakan warga yang terdampak adalah warga Kelurahan Panjunan tepatnya di RW 01 dan RW 10. “Setelah proses relokasi, maka awal 2021 sudah bisa dimulai proses lelang yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat,” katanya usai acara persiapan santunan untuk warga terdampak proyek, Selasa (17/11/2020).

Eti berharap dari program kota tanpa kawasan kumuh ini bisa menjadikan Kota Cirebon sebagai daerah percontohan untuk daerah lain. “Tim terpadu sudah bekerja cukup lama dan melakukan koordinasi, konsultasi dan pembahasan bersama sejumlah pihak,” tuturnya.

Pada saat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi M. Si., mengungkapkan ada 5 parameter penilaian dalam mengukur besaran santunan, adapun istilah yang digunakan adalah santunan sebab bangunan miliki warga yang terkena dampak proyek berada di atas tanah negara. 

“Santunan dalam bentuk cek dengan nama penerima, jadi hanya bisa dicairkan oleh pemilik bangunan,” ujarnya.

Agus menambahkan besaran santunan bervariasi tergantung nilai dari bangunan yang dimiliki warga mulai Rp1 juta hingga Rp26 juta dengan total penerima santunan 126 orang dengan jumlah 133 bidang bangunan. 

“Bangunan dibongkar sendiri oleh pemiliknya karena dari santunan itu ada alokasi untuk pembongakaran,” tambahnya. (Indah)