Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 22 November 2020

Bupati Belitung Apresiasi Stand UPT Kewirausahaan AMB

Bupati Belitung, anggota DPRD dan Forkompinda memberikan apresiasi saat mengunjungi stand UPT Kewirausahaan Mahasiswa AMB


BELITUNG, FC - Dalam rangka menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat Belitung, pemerintah daerah menggelar Belitung Exfo 2020 bertempat di Taman Wisata Tannungpendam. 

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Belitung berlangsung selama empat hari yakni dari tanggal 22 hingga 26 Nopember 2020 dengan diikuti kurang lebih 75 stand dari berbagai UMKM yang ada di Belitung. Salah satunya adalah UPT Kewirausahaan mahasiswa AMB.

Walaupun untuk kali pertama UPT Kewirausahaan mahasiswa AMB mengikuti ajang kegiatan Exfo ini, hal yang luar biasa Bupati, anggota DPRD Belitung dan Forkompinda memberikan apresiasi dengan mengunjungi stand UPT Kewirausahaan Mahasiswa AMB.

Disela-sela kunjungan ke stand UPT Kewirausahaan Mahasiswa AMB, Bupati Belitung, Sahani Saleh, S.Sos menyatakan mengapresiasi atas keikutsertaan mahasiswa AMB dalam kegiatan ini, apalagi produk yang ditampilkan merupakan hasil karya mahasiswa.

"Apresiasi saya untuk AMB mengingat baru pertama kali selama event ini digelar ada  perguruan tinggi yang ikut serta dengan menjual produk dari hasil buah karya sendiri dari mahasiswa," tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Belitung Mirza Dallyodi,S.E,M.M yang juga Dosen AMB mengungkapkan kekagumannya kepada mahasiswa AMB atas partisipasinya dan komitmennya dalam kegiatan ini.

"Dengan adanya stand produk produk kegiatan kewirausahaan AMB ini menunjukan komitmen yang kuat dalam membentuk generasi masa depan yang berjiwa dan bermental wirausaha," ujarnya.

Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan, Eka Nuraini,S.Pd,M.Pd didampingi pembina UPT Kewirausahaan AMB, Berandi Suaryansyah,S.Pt.,M.M menjelaskan bahwa tujuan keikutsertaan UPT Kewirausahaan mahasiswa AMB dalam rangka untuk memperkenalkan produk kewirausahaan mahasiswa AMB ke masyarakat. 

Selain itu juga memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha sehingga bisa menghasilkan lulusan yang tidak hanya berorientasi mencari kerja tapi juga busa menciptakan lapangan pekerjaan dari berwirausaha.

"Hal ini sejalan dengan 8 program kampus merdeka, merdeka belajar yang digaungkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang salah satunya adalah program kegiatan wirausaha," terangnya.

Eka Nuraini juga menegaskan, bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh mahasiswa berupa makanan khas negeri laskar pelangi telah mendapatkan merk dan level halal dari MUI, jelasnya. (din)

Jumat, 20 November 2020

Pemkab Cirebon Sigap Tangani Lonjakan Kasus Covid 19

Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag


FOKUS CIREBON, (FC) - Lonjakan kasus terkonfirmasi covid 19 di Kabupaten Cirebon dalam beberapa hari ini, mendapatkan perhatian serius dari Satuan Tugas (Satgas) penanganan covid 19 Kabupaten Cirebon. 

Salah satu klaster yang mendapatkan perhatian, yaitu munculnya klaster industri yang terjadi di perusahaan pembangkit listrik Cirebon Power. 

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag meminta kepada pihak perusahaan, untuk tidak lengah dalam melakukan pencegahan penyebaran virus covid 19 di lingkungan kerjanya. 

Imron menyebutkan, ia mendengar ada sekitar 86 karyawan di perusahaan pembangkit listrik tersebut, yang terkonfirmasi covid19. 

Ia mengapresiasi langkah Cirebon Power, yang berinisiatif akan menyewa salah satu hotel di Kabupaten Cirebon, untuk dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri.

"Karena kalau tidak memiliki tempat khusus, tidak menjamin mereka tidak keluar atau berinteraksi dengan masyarakat lainnya," kata Imron. 

Imron juga mengingatkan kepada seluruh jajarannya, untuk tidak bosan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, terkait covid 19.

Ia menduga, salah satu faktor melonjaknya angka konfirmasi positif ini, dikarenakan masyarakat sudah jenuh dengan covid 19,sehingga abai menerapkan aturan protokol kesehatan. 

"Kalau kita, jangan sampai bosan. Terus berikan pemahaman kepada masyarakat," kata Imron. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, juga menyambut baik langkah Cirebon Power yang akan menyewa hotel. Karena hal tersebut bisa meminimalisir angka penyebaran covid 19.

Namun Eni juga menyoroti, sulitnya Pemkab Cirebon untuk bisa menyewa hotel, untuk digunakan sebagai tempat isolasi mandiri. 

"Ada yang mau, tapi harus disewa selama sebulan penuh dan seluruh kamar," ujar Eni. 

Oleh karena itu, ia berharap dukungan dari semua pihak, untuk bisa mengusahakan tempat isolasi mandiri. Karena menurutnya, saat ini tempat isolasi tersebut sangat dibutuhkan. 

Apalagi, Eni mencatat dalam beberapa hari ini, ada peningkatan cukup signifikan, terkait jumlah terkonfirmasi positif. 

Untuk hari ini, Dinkes mencatat ada sebanyak 83 kasus positif baru, sehingga jumlah total kasus covid 19 di Kabupaten Cirebon, berjumlah 1804 kasus. 

Selain itu ujar Eni, ada tren yang perlu diwaspadai dalam peningkatan kasus saat ini. Eni menyebutkan,  sebelumnya jumlah pasien yang bergejala berjumlah 30 persen dan tidak bergejala berjumlah 70 persen.

Namun saat ini, jumlah pasien bergejala dan tidak bergejala hampir seimbang. Dinkes mencatat, saat ini pasien bergejala berjumlah 837 dan tanpa gejala 967.

"Sekarang hampir imbang, bergejala 46 persen dan tidak bergejala 54 persen," kata Eni. 

Kondisi ini, mengakibatkan banyaknya pasien covid 19 yang tidak bisa terlayani, karena semua rumah sakit penuh. 

Padahal ujar Eni, hampir seluruh rumah sakit di Kabupaten Cirebon, sudah menambah kapasitas untuk pasien covid 19.

Ia menyebutkan, RS Mitra Plumbon yang sebelumnya hanya menyediakan 25 kapasitas, sekarang bertambah menjadi  87 kapasitas. Begitu juga, sejumlah rumah sakit lainnya, seperti RS Waled dan Arjawinangun. 

"Tapi walaupun sudah ditambah. Ternyata masih belum bisa melayani pasien covid, karena ruangan penuh," kata Eni. 

Melihat kondisi seperti ini, Eni mengusulkan kepada Pemkab Cirebon, untuk menjadikan salah satu rumah sakit di Kabupaten Cirebon, menjadi rumah sakit khusus covid 19.

Dua Asesor Lakukan Asesmen Lapangan Untuk Akreditasi Prodi MPI

FOKUS CIREBON, FC- Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin Nur MPd menjelaskan, dua asesor, yakni Dr H Abdul Majid Khon MAg dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Prof Dr Sangkot Sirait MA dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta lakukan asesmen untuk akreditasi prodi MPI.

"Target dari akreditasi prodi MPI adalah A dari nilai akreditasi minimal C. Karena kita sudah memersiapkannya selama dua tahun, tapi terkendala beberapa hal, sehingga akreditasi baru dilakukan sekarang," jelas Farihin, Jum'at (20/11/2020).

Terlebih, kata dia, sejak prodi ini dibuka pada tahun 2015, minat masyarakat untuk berkuliah di prodi MPI terus mengalami peningkatan. Awalnya, ungkap Farihi, MPI membuka hanya satu kelas, kemudian tahun berikutnya menjadi dua kelas, dan saat ini pihaknya telah membuka 3 kelas.

Menurut Farihin, secara perlahan minat masyarakat memang terus meningkat. Untuk itu, akreditasi ini untuk meningkatkan kualitas di MPI dan menyahuti onimo masyarakat yang begitu besar tersebut. Bahkan MPI ini sudah meluluskan 59 mahasiswa yang diwisuda di tahun 2020 ini

"Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan Asesmen Lapangan untuk akreditasi Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini dipusatkan di Auditorium FITK lantai 5 kampus," terang Farihin.

Sementara menurut Prof Dr Sangkot Sirait MA mengungkapkan, pihaknya telah membaca borang untuk mengumpulkan dan mengungkapkan data dan informasi untuk menilai mutu dan kelayakan di MPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini.

"Kami sudah membaca borang dan memberikan penilaian apa yang kami pahami dari apa yang ditulis oleh prodi maupun fakultas. Hal itu untuk memenuhi salah satu kewajiban akredirasi," terang Sangkot.

Dalam kesempatan ini, dia meminta kepada prodi MPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menulis dan mengirimkan data yang terkait data alumni.

"Data-data terkait mahasiswa dan alumni belum tercover di borang dan nilainya juga kosong. Data itu ditunggu sampai malam ini," tandasnya. (Nur)

Pertimbangkan Masa Covid 19, Piknik Anak Yatim Besutan SEMA IAIN Cirebon Bekerjasama Ting Tung Managemen Diganti Kegiatan Santunan

Founder Ting Tung Management, Ciptadhi, saat menunjukkan proposal perubahan kegiatan dari Piknik Anak Yatim menjadi Santunan anak yatim.


FOKUS CIREBON, (FC) - Mengingat masih dalam masa Covid 19, kegiatan piknik bareng anak yatim hasil kerjasama Ting Tung managemen bersama Senat Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon akhirnya dibatalkan dan diganti dengan kegiatan lain yakni pemberian santunan anak yatim dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.

Demikian dinyatakan Founder Ting Tung managamen, Ciptadhi kepada fokuscirebon.com atas  pengganti kegiatan piknik bareng anak yatim ke Baturraden, Hotel Moroseneng, Owabong dan Taman Reptil yang digantikan dengan kegiatan santunan yang bertepatan dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan masih dalam masa Covid 19, Jum'at (20/11/2020).

Ciptadhi menjelaskan, bahwa sebelumnya kegiatan memang awalnya dijadwalkan untuk piknik bareng anak yatim yang akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 28-29 Nopember 2020. 

"Ya, karena masih dalam masa covid 19, kegiatan piknik ini terpaksa kita batalkan dan diganti dengan kegiatan santunan anak yatim. Hal ini untuk mengikuti imbauan pemerintah agar tidak berkerumun lebih dari 30 orang dan tetap melaksanakan protokol kesehatan," ujar Ciptadhi.

Mengenai kegiatan santunan sendiri lanjut Ciptadhi, rencana akan dilaksanakan pada Minggu (29/11/2020), bertempat di Majelis Taklim An-Nihayah, Desa Cipeujeuh Kulon, Kabupaten Cirebon.

Ciptadhi juga memberikan penjelasan bahwa untuk kegiatan ini pihaknya masih membuka donasi bagi masyarakat dan siapa saja yang ingin berdonasi atau berpartisipasi dengan Nomor Rekening 0110036736100, Bank BJB Kantor Kas Majasem a.n Senat Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

"Bagi masyarakat yang ikut berdonasi dan sudah mentransfer dimohon konfirmasinya kepada panitia, melalui contact persons saudara Rohmawan dengan No Hp 083824080610.

Untuk tujuan kegiatan santuan anak yatim ini, kata Ciptadhi, pertama agar masyarakat turut terpanggil untuk selalu berbuat baik, kedua memberi kesempatan bagi para donatur yang hatinya terpanggil untuk turut berpartisipasi memberikan sumbangan untuk kelancaran program ini. Ketiga memberi kesempatan kepada anak anak yatim untuk menerima santunan dan keempat memberikan kesempatan belajar kepada seluruh panitia yang turut serta membantu kelancaran pelaksanaan program ini.

Sementara target anak yatim yang akan disantuni sebanyak 60 anak, binaan Majelis Taklim An-Nihayah. Dengan sumber dana dari para donatur perorangan, perusahaan-perusahaan swasta, BUMN, instansi instansi pemerintah atau sumber dana lainnya. (din)





Kamis, 19 November 2020

PKPT IPNU IPPNU IAIN Syekh Nurjati Cirebon Latih Potensi Kader melalui Public Speaking


FOKUS CIREBON, (FC) - Generasi muda adalah tonggak dari keberlangsungan kepemimpinan Negara, pola pikir yang baik dan juga dialektika berbicara perlu menjadi hal yang diajarkan sejak dini mungkin. Untuk itu Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan  Pelatihan Public Speaking, Kamis (19/11).


Penanggungjawab Kegiatan Rekanita Nurfauzah menyebutkan "Pelatihan yang diselenggarakan di Aula Pondok Pesantren Al-Ihya Kota Cirebon dihadiri oleh seluruh anggota PKPT IPNU IPPNU IAIN CIREBON dan juga peserta umum yang hadir dari berbagai tingkatan IPNU IPPNU Kota Cirebon dengan mengundang pemateri yaitu Kang Afif yang juga ahli dalam bidang tersebut", tuturnya.

Tujuan dengan adanya kegiatan ini diharapkan kader PKPT IPNU IPPNU IAIN CIREBON semakin berintelektual dan berani tampil di depan umum dengan gaya bicara yang baik menurut Ketua PKPT IPNU IAIN Cirebon Rekan Rizal.

Rizal mengharapkan "dengan adanya pelatihan ini, minimalnya PKPT IPNU IPPNU IAIN Cirebon mempunyai Master Of Ceremony (MC) yang handal dan bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat", tuturnya.

Respon baik dari kegiatan ini disampaikan oleh salah satu peserta yaitu Firman, dia menyebutkan bahwa audiens tidak hanya pasif sebagai pendengar melainkan ikut mencoba, praktek. Sehingga acara tidak terkesan monoton dan membosankan karena adanya interaksi antara narasumber dan para audien serta pembawaan narasumber yang baik dalam menyampaikan materi menambah suasana menjadi lebih bersemangat", pungkasnya. (Fas)