Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 23 Desember 2020

Bupati Cirebon Lakukan Monitoring Pelaksanaan Natal secara Virtual

FOKUS CIREBON, (FC) - Untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Natal disejumlah gereja di Kabupaten Cirebon, Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag bersama Forkopimda, melakukan monitoring secara virtual.

Bupati dan Forkopimda,  melakukan teleconference dengan tiga gereja di Kabupaten Cirebon. Teleconference dilakukan dengan pengurus gereja dan jemaat, yang usai melaksanakan kebaktian misa.

Imron mengaku cukup prihatin, dengan perayaan natal pada tahun ini, karena dilaksanakan dalam kondisi pandemi covid 19.

Namun ia berharap, kondisi tersebut tidak mengurangi sedikitpun kesakralan maupun kehidmatan dalam melaksanaan perayaannya.

"Kami memohon juga kepada jemaat, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Imron.

Imron juga mengungkapkan, bahwa angka penyebaran covid 19 di Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Tercatat sebanyak 200 orang meninggal dunia dan 821 orang masih dalam perawatan rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Kondisi tersebut, membuat sejumlah gereja terpaksa melaksanakan kegiatan ibadah secara virtual atau dengan jumlah jemaat yang terbatas.

"Hal itu semua, demi untuk mencegah terjadinya penyebaran covid 19," kata Imron.

Namun menurut Imron, virus covid 19 juga menyadarkan kita semua, bahwa kita semua ini adalah manusia yang sama, walaupun berbeda suku, ras dan agamanya. Karena virus ini menyerang siapapun.

Oleh karena itu, Imron mengharapkan kerjasama seluruh pihak, untuk bisa bersama-sama dalam menanggulangi pandemi yang sudah berlangsung hampir setahun ini.

"Kita harus bergandengan tangan. Dan situasi ini, menyadarkan kita semua, bahwa kita saling membutuhkan satu dengan lainnya," kata Imron.

Tidak lupa, Imron juga mengucapkan selamat natal dan tahun baru untuk seluruh warga Kabupaten Cirebon yang merayakannya. 

Ia berharap, tahun baru nanti, bisa diberikan keberkahan dan kedamaian, serta dihilangkannya virus covid 19 dari muka bumi.

"Semoga kita menghadapi situasi yang sulit ini, dengan keyakinan dan kedamaian, serta dipenuhi oleh kekuatan cinta," kata Imron. (Nur)

Selasa, 22 Desember 2020

Dirjen Dikti Kemenag RI Isi Kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di Lingkungan IAIN SNJ Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Prof Dr Suyitno M.Ag (Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI), mengisi kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di lingkungan IAIN SNJ Cirebon, Selasa (22/12/2020) di Aula Rektorat, Lantai 3, kampus setempat.


Kegiatan yang dihadiri seluruh pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, mengusung tema 'Mewujudkan Perguruan Tinggi Islam yang Unggul dan Terkemuka di Era 4.0.

Dalam pemaparannya, Prof Dr Suyitno M.A menyampaikan bahwa tugas Kementerian itu memfasilitasi. Memfasilitasi ini adalah bentuk pelayanan yang harus diberikan berdasarkan tugas dan tanggungjawabnya.

Prof Dr Suyitno M.A juga menjelaskan, bahwa tantangan pengembangan pendidikan tinggi islam itu pertama modernitas kelembagaan, kemudian peningkatan mutu pendidikan, lalu penciptaan lulusan berkualitas dan berikutnya pengembangan pemikiran islam.

Pada peningkatan mutu kelembagaan itu, jelasnya,  meningkatkan mutu dan memperkuat kelembagaan pendidikan tinggi islam yang terbuka, modern, empiris-kontekstual dan proaktif. 

Sementara penciptaan lulusan berkualitas yakni melahirkan lulusan lulusan berkualitas, berdaya saing, menguasai IPTEK dengan tetap merujuk pada nilai-nilai islam. 

Sedang modernitas kelembagaan, berkembang menjadi institusi modern, namun tetap dapat memperkuat akar dan tradisi islam. 

Sementara itu, Rektor IAIN SNJ Cirebon dalam sambutannya menyampaikan, bahwa progres profil IAIN PTKIN di wilayah Jawa Barat bagian timur, oleh karena itu dari sisi biografis adalah IAIN yang menjadi pilihan daerah di sekitar kita, untuk itu animo masyarakat sangat tinggi dari tahun ke tahun, penghargaan dari SPAN PTKIN dari seluruh IAIN di Indonesia.

Demikian juga dilihat dari kacamata sejarah, IAIN sebagai lembaga pendidikan agama islam, pada tahun 60 an didirikan oleh para ulama di Cirebon.

Kemudian IAIN berdiri dari kebijakan pemerintah yang kemudian ditarik ke provinsi, yaitu di Bandung. "Jadi di Cirebion hanya fakultas tarbiyah bagian dari IAIN Bandung," paparnya

Setelah itu, pada tahun 1997 kata Sumanta, pihaknya mendapatkan kebijakan top-down dan fakultas itu ditransformasi menjadi STAIN Cirebon, karena nama Sunan Gunungjati sudah diambil Bandung.

Sehingga pada tahun 2007 itu, mencari nama, dan hasil sarasehan dari para ulama kemudian diusulkan nama Syekh Dahtul Kahfi atau Syekh Nurjati oleh KH Aqil Siraj dan kemudian oleh Suryadarma Ali diresmikan.

"Kita sudah 10 tahun bersama IAIN, dan kemudian IAIN juga sudah  persentasi menjadi UIN. IAIN Cirebon telah memenuhi sesuai PMA No 20 tahun 2020," terangnya. (din)

Senin, 21 Desember 2020

13 Pegawai ASN Dilantik Pejabat Fungsional, Ini Pesan Rektor IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Sebanya 13 pegawai dari jabatan administrator dan pengawas dilantik dan  diambil sumpahnya pada kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional melalui mekanisme penyetaraan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (21/12/2020).


Dari 13 pegawai yang dilantik, terdapat 4 perempuan dan 9 pria. 

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag membacakan naskah pelantikan. Setelah itu dilanjutkan dengan penandatangan fakta integritas. Kemudian dilanjutkan penyerahan petikan putusan Menteri Agama kepada salah satu pegawai ASN yang dilantik.

Dalam amanatnya, Sumanta mengatakan, bahwa penyetaraan jabatan ini tidak dapat dipisahkan dari tanggungjawab sebagai abdi negara yang selalu siap menjalankan tugas.

Sumanta juga berharap semua tetap pada posisi mengabdi dan menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi pada jabatan yang baru, tentu dituntut mampu menata dan bekerja penuh karya. 

Kita juga harus pada posisi integritas, dimana kita harus jujur, harus loyal kepada negara, kepada pimpinan dan harus dijalankan pada prilaku kita dengan penuh tanggungjawab.

"Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kepada kita kekuatan sehingga kita dapat melaksanakan amanah ini dengan sabaik mungkin," ujarnya.

Saat dihubungi, salah satu pegawai ASN yang dilantik Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), H.Mohammad Arifin mengatakan, kinerja pegawai akan lebih terarah setelah ada perubahan. Jabatan Arifin tadinya merupakan Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Cirebon.

“Berbagai program yang telah dicanangkan dapat tercapai dengan maksimal. Dengan pelantikan ini tentunya kami akan bekerja dengan lebih baik demi kemajuan kampus dan sesuai regulasi. Program yang telah disusun pun akan kami kerjakan dengan baik demi tercapainya hasil yang maksimal,” tandasnya.


Sementara itu, kegiatan pelantikan diselenggarakan di Aula Rektorat Lantai 3. Sejumlah pejabat dilibatkan, termasuk saksi, rohaniawan dan tamu undangan. (din)

Sabtu, 19 Desember 2020

Ketua SEMA IAIN Cirebon Terpilih Sebagai Koordinator Pusat Senat Mahasiswa PTKIN se-INDONESIA

SAMARINDA (FC) -  Kabar gembira datang dari kota Samarinda. Rohmawan, Ketua Senat Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon terpilih sebagai Koordinator Pusat pada Forum SEMA PTKIN se-Indonesia.

Terpilihnya Rohmawan ini atas hasil musyawarah Silaturrahmi Nasional (SILATNAS) yang digelar selama empat hari, dari 17-20 Desember 2020 di IAIN Samarinda dan dihadiri sebanyak 20 SEMA PTKIN se-Indonesia.

Usai terpilih, Rohmawan berharap "Forum Senat Mahasiswa PTKIN Se-Indonesia ini dapat dimaksimalkan perannya dalam rangka mewadahi SDM unggul Senator Muda yang ada dilingkungan PTKIN dan mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan tujuan bersama Forum tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh Mahasiswa PTKIN khususnya dan Mahasiswa Se-Indonesia umumnya.

Sementara harapan Rahmiyati, Ketua SEMA IAIN Samarinda, Forum SEMA ini kedepannya tetap solid dan selalu aktif dalam gerakan dan mengawal kebijakan di lingkungan PTKIN se-Indonesia serta kebijakan pada pemerintah di daerah maupun pusat. 

Sementara itu, kegiatan Silaturrahmi Nasional (SILATNAS) Senat Mahasiswa PTKIN se-Indonesia Ke 2 yang digelar oleh IAIN Samarinda, dibuka oleh Rektor IAIN Samarinda Prof. Dr. H. M. Ilyasin, M. Pd, Kamis (17/12/2020) dan dihadiri oleh para pimpinan lembaga IAIN Samarinda.

Rektor IAIN Samarinda menyambut  hangat para peserta SILATNAS SEMA PTKIN se-Indonesia. Dirinya mengenalkan bahwa IAIN Samarinda adalah representasi dari 2 provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sebab IAIN Samarinda ialah satu-satunya kampus PTKIN di wilayah ini yang akan segera bertransformasi menjadi UIN.

Forum Silaturrahmi Nasional SEMA kali ini mengambil momentum yang tepat. Disaat maraknya isu intoleransi, radikalisme dan lain sebagainya di luar sana, SEMA PTKIN mengangkat sebuah tema tentang moderasi beragama yang diharapkan mampu untuk menangkal isu-isu yang ada di Indonesia ini.

Rangkaian acara yang dilaksanakan berupa Seminar Nasional yang bertemakan "Integritas Senat Mahasiswa Dalam Mewujudkan Moderasi Beragama di Lingkungan PTKIN", yang di isi oleh 2 narasumber yaitu Dr. Ruchman Basori M. Pd selaku Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Dirjen Pendis Kementrian Keagamaan, dan Dr. KH. Moh. Mahrus, S. Ag, M. Hi selaku Wakil Dekan 1 FEBI IAIN Samarinda.

Selanjutnya agenda kegiatan SILATNAS ini merumuskan mengenai AD/ART, pemilihan Koordinator Pusat dan Penentuan tuan rumah RAKERNAS selanjutnya.

Setelah menetapkan AD/ART yang diharapkan nantinya akan menjadi sebuah wadah yang sangat penting untuk membicarakan perihal kemahasiswaan di lingkungan PTKIN se-Indonesia.

Pada akhir persidangan menetapkan UIN Sultan Thaha Saefuddin Jambi menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional pada bulan 3 mendatang.

Agenda SILATNAS SEMA PTKIN ini ditutup oleh Dr. H. M. Abzar D., M.Ag pada sabtu sore di Auditorium 22 Dzulhijah. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada peserta atas partisipasinya untuk mengikuti agenda SILATNAS ini di IAIN Samarinda. (din)

Kabupaten Cirebon Raih Predikat Pemda Sangat Inovatif dari Kemendagri

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapatkan predikat Pemerintah Daerah sangat inovatif dari Balai Penelitian Pengembangan (BPP) Kementerian Dalam Negeri.

Predikat tersebut diberikan kepada Kabupaten Cirebon, dalam acara penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat 18 Desember, kemarin.

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, bahwa Kabupaten Cirebon meraih indeks inovasi daerah sebesar 3.145, dengan jumlah total sebanyak 185 inovasi.

"Dengan rincian inovasi inisiatif 53, uji coba 71 dan penerapan sebanyak 61 inovasi," kata Imron, Sabtu 19 Desember 2020.

Imron menyebutkan, ada lima inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon, yang mendapatkan penilaian indeks tertinggi, yaitu inovasi sistem pelayanan perizinan terpadu online DPMPTSP dan sistem informasi peresapan obat elektronik di RSUD Waled.

Sedangkan tiga lainnya, yaitu sistem informasi rekonsiliasi online (SIRAOS)-BAKD serta pendataan dan pengukuran tanah aset pemda dan updating database pertanahan yang dilakukan oleh Diskimrum.

"Yang mendapat nilai tinggi juga, yaitu Sistem Informasi Terpadu Kependudukan (Sintren), yang dilakukan  oleh Disdukcapil," kata Imron.

Imron mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut, Kemendagri memberikan penghargaan terhadap pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dengan dua kategori, yaitu terinovatif dan sangat inovatif.

Untuk penghargaan kategori terinovatif, diberikan kepada 10 Kabupaten/kota dan penghargaan kategori sangat inovatif, yang diberikan kepada 55 Kabupaten/Kota Se-Indonesia, termasuk didalamnya Kabupaten Cirebon.

Penghargaan ini ujar Imron, merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah, untuk memotivasi perbaikan penyelenggaraan pelayanan, yang menjadi kewenangan daerah.

"Saya ucapkan terima kasih, kepada OPD yang sudah melakukan inovasi dan semoga ini juga bisa memotivasi OPD lain untuk berinovasi," ujar Imron. (din)