Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 29 April 2021

DPRD Kota Cirebon Menggelar Rapat Membahas Rencana Jadwal Kegiatan Dewan

FOKUS CIREBON - Pimpinan dan anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Cirebon menggelar rapat membahas tentang rencana jadwal kegiatan dewan bulan Mei, Rabu (29/4), di ruang rapat gedung DPRD.

Dalam rapat dipimpin Ketua DPRD, Affiati AMa tersebut dibahas juga mengenai mekanisme pelaksaan reses yang rencananya akan dilaksanakan bulan depan.


Dalam kegiatan tersebut hadir lengkap Pimpinan dan anggota Banmus DPRD Kota Cirebon dan menghasilkan sejumlah agenda dan program dari pembahasan jadwal kegiatan dewan. (din) 

Rabu, 28 April 2021

LP2M IAIN Cirebon Gelar Ramadhan Menyapa On The Spot dan Membagikan Paket Sembako di Masjid Nurul Amal Harjamukti

Kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot beserta pembagian paket sembako di Masjid Nurul Amal, Kelurahan Larangan, Harjamukti, Kota Cirebon.


CIREBON, FC - Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PPkM) LP2M IAIN Syekh Nurjati mengadakan kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot session yang ke enam, Rabu (28/4/2021).

Kegiatan dilangsungkan di Masjid Nurul Amal, Jalan Ciremai Raya Kelurahan Larangan Harjamukti, Kota Cirebon dan berjalan baik dan sukses.

Ada yang berbeda dengan agenda Ramadhan Menyapa On The Spot edisi keenam ini, dalam kesempatan ini LP2M menghadirkan dan bisa menyapa para marbot Masjid sekitar 30an orang sebagai tamu undangan untuk hadir dalam kegiatan tersebut, dan berkesempatan mendapatkan paket sembako dari LP2M IAIN Syekh Nurjati.

Atas nama LP2M, H. Mahbub Nuryadien, M.Ag menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, khususnya pengurus DKM Masjid Nurul Amal yang sudah bersedia menjadi tempat kegiatan Ramadhan Menyapa On The Spot ini.

"Termasuk kepada Telkomsel yang selalu rutin terus ikut andil sehingga kegiatan session ke enam ini”, ujarnya dalam sambutannya yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al Mutawally Cilimus Kuningan.

“Kegiatan Ramadhan Menyapa ini sudah berjalan selama 12 tahun, dan di tahun ini alhamdulillah kami bisa menambah format kegiatan yang lebih variatif. Selama 12 tahun Ramadhan Menyapa ini kegiatannya hanya live di RCTV, tetapi pada kesempatan ini bisa turun ke lapangan menyapa kamunitas tertentu, seperti Anak yatim, Abang Ojol, Abang Becak, Panti Jompo, dan Marbot Masjid”, ujar H. Mahbub Nuryadien, M.Ag.

Kegiatan yang dirancang dengan term Dakwah, Edukasi, dan Solidarity ini seperti biasa diisi dengan Materi. Session keenam ini materi disampaikan oleh H. Mahbub Nuryadien, M.Ag. Topik materi pada yang disampaikan Puasa sebagai Sarana Tazkiyatunnafs. 

Puasa adalah Ibadah khusus dan berbeda dengan ibadah lainnya. Puasa akan dinilai langsung oleh Allah Swt. Puasa adalah rahasia antara seorang hamba dengan Rabbnya yang tidak ada orang lain yang mengetahuinya. 

Amalan puasa berasal dari niat batin, hanya Allah saja yang mengetahuinya dan dalam amalan puasa ini terdapat bentuk meninggalkan syahwat, menjaga lisan dari ucapan kotor dan keji, serta pandanga mata yang mengandung maksiat.

Namun yang lebih utama lagi, pada ibadah puasa ini hati harus terus dijaga dari hal-hal yang membatalkan nilai atau pahala puasa, seperti meninggalkan ghibah (menceritakan keburukan orang lain), namimah (adu domba), Fitnah, sifat takabbur (sombong) dan lainnya.

"Dari sudut pandang ini, Ibadah puasa bisa menjadi sarana penyucian hati atau jiwa," tandas H. Mahbub Nuryadien, M.Ag.

Sementara itu, kegiatan selanjutnya ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada para Marbot Masjid sekitar kelurahan Harjamukti.

Penyerahan secara simbolik diberikan oleh H. Mahbub Nuryadien, M.Ag kepada Bapak Udin Syamsudin perwakilan Pengurus DKM Nurul Amal, dan dilanjut dengan buka puasa bersama. 

Hadir dalam kesgeiatan tersebut, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), H. Mahbub Nuryadien, M.Ag., Kasubag LP2M IAIN Bapak H. Ibnu Sina, M.Si, dan Sekretaris PD DMI Kota Cirebon Bapak Didi Sunardi, SE sekaligus Wakil Sekretaris PW DMI Jawa Barat.  (din)

Senin, 26 April 2021

Baznas Kota Cirebon Salurkan Bantuan Terdampak Covid 19

Sekda Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi, M.Si, bersama Ketua Baznas Kota Cirebon, Mohamad Tafuik S.Ag pada kegiatan penyaluran bantuan terdampak Covid-19, di Gedung Baznas Kota Cirebon.

CIREBON, FC - Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi, M.Si, menyatakan, bantuan yang diberikan Baznas Kota Cirebon diharapkan memberikan nilai produktif, sehingga dampak pandemi Covid-19 bisa dilewati dengan baik. 

Hal itu disampaikan 
pada kegiatan penyaluran bantuan terdampak Covid-19, di Gedung Baznas Kota Cirebon, Jalan Kanggraksan, Senin, 26 April 2021. 

Menurut Agus Mulyadi, bantuan yang diberikan diharapkan bisa menjadi bagian dari penambahan dan penguatan modal. “Semoga yang diberikan hari ini bisa memberikan nilai produktif,” kata Agus.

Dijelaskan, Baznas Kota Cirebon hari ini menyalurkan dana bantuan kepada pekerja harian sebanyak 17 orang dan pelaku UMKM sebanyak 23 orang. Masing-masing mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 1,5 juta. 

Untuk itu Agus berharap,  bantuan yang diberikan Baznas Kota Cirebon bisa digunakan dengan baik, maka mereka dapat mengajukan penambahan modal ke Pemda Kota Cirebon.

“Sehingga modal bisa bertambah lagi dan usaha bapak dan ibu menjadi besar,” ungkap Agus. 

Dijelaskan Agus, pandemi Covid-19 memberikan dampak ke berbagai sektor, termasuk sektor UMKM dan pekerja harian. Perekonomian keluarga menjadi terganggu dan banyak  yang tidak bekerja lagi.

“Walaupun kita tahu sebentar lagi lebaran,” ungkap Agus. Namun Agus berharap bantuan yang diberikan tidak dihabiskan untuk belanja konsumtif. 

Pada kesempatan itu, Agus juga kembali mengingatkan kepada yang hadir dan masyarakat Kota Cirebon untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. “Ada himbauan pemerintah untuk tidak mudik, kami minta untuk dipatuhi,” pinta Agus. 

Sehingga upaya penanggulangan Covid-19 di Kota Cirebon tidak kembali ke titik nol dengan melakukan berbagai pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Apalagi saat ini  kasus Covid-19 di Kota Cirebon sudah melandai. Lebaran ini kuncinya. Kita lengah, maka kita akan kembali ke titik nol,” ungkap Agus. 

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cirebon, Mohamad Taufik, menyatakan bahwa Baznas Kota Cirebon mendapatkan amanah untuk menyalurkan bantuan dari Gubernur Jawa Barat. 

Bantuan tersebut merupakan kepedulian dari ASN Jabar terhadap masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Cirebon. “Penerimanya ada beberapa sektor, namun untuk hari ini baru dibagikan kepada 40 orang,” ungkap Taufik. 

Mulai dari UMKM, pekerja harian, marbot, guru honorer, pelajar dan mahasiswa, bantuan pengobatan dan pemulihan kesehatan, serta bantuan paket kesehatan lembaga pendidikan dan pesantren. 

Total dana yang akan disalurkan sebesar Rp 236.950.000 yang diberikan bertahap hingga Mei mendatang. Penerima bantuan akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu. 

“Prosesnya di dahului dengan kami meminta data dari 22 kelurahan di Kota Cirebon,” ucap Taufik. 

Data tersebut kemudian dilakukan assessment, selanjutnya dikirimkan ke provinsi. Oleh Pemprov Jabar kembali diverifikasi apakah calon penerima bantuan pernah mendapatkan bantuan lainnya. Setelah disetujui, baru akan dibagikan. 

Bantuan yang diberikan hari ini, lanjut Taufik, merupakan jaring pengaman sosial, membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. 

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik, tidak konsumtif,” ungkap Taufik. 

Jika berdasarkan pantauan, unit usaha yang diberikan bantuan berkembang dan memberikan dampak positif, maka bantuan modal bisa diberikan kembali. (Heri)

Jumat, 23 April 2021

Wakil Gubernur Jabar Bersama Wakil Walikota Cirebon Lakukan Safari Ramadhan Ke Masjid Al Hikmah Nuansa Majasem

Wakil Gubernur Jabar, H. Uu Ruzhanul Ulum, saat melakukan safari Ramadhan 1442 H/2021 didampingi Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Eti Herawati di Masjid Al Hikmah RW 15 Nuansa Majasem, Kota Cirebon.

CIREBON, FC – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) mengajak kepada warga Kota Cirebon untuk kembali berikhtiar, menggerakkan roda-roda perekonomian. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jabar, H. Uu Ruzhanul Ulum, saat melakukan safari Ramadhan 1442 H/2021 yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati di Masjid Al Hikmah RW 15 Nuansa Majasem, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Jumat, 23 April 2021.

“Kehadiran kami disini menunjukkan kebersamaan antara Pemerintah Provinsi Jabar dan Pemerintah Kota Cirebon,” ungkap Uu. 

Kebersamaan tersebut merupakan kekuatan, terutama kekuatan untuk memulihkan perekonomian di Jabar karena terkena dampak pandemi Covid-19. 

Karenanya pada kesempatan itu Uu mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk kembali berikhtiar dengan bekerja di bidangnya masing-masing. “Sehingga roda perekonomian di Jabar bisa kembali bangkit,” harap Uu. 

Uu juga mengaku bersyukur karena penanganan Covid-19 di Kota Cirebon sudah berlangsung dengan baik, sehingga tidak ada lagi zona merah dan oranye di Kota Cirebon. 

Kondisi ini menurut Uu merupakan modal bagi Kota Cirebon untuk kembali bekerja dan berikhtiar untuk menggerakkan roda perekonomian.  

Pada kesempatan yang sama, Uu juga kembali meminta kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah pusat untuk tidak mudik dulu tahun ini. 

“Pemerintah Provinsi Jabar akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat dengan cara membangun 133 posko penyekatan di perbatasan,” ungkap Uu. 

Larangan mudik pada lebaran 2021  memiliki tujuan yang baik, yaitu mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia, termasuk di Jawa Barat. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, menghaturkan terima kasih kepada Pemprov Jabar yang memiliki perhatian khusus kepada Pemda Kota Cirebon.

“Sebelumnya Pak Wagub sudah datang, kita sama-sama berkunjung ke pesantren di Argasunya,” ungkap Eti.

Beberapa hari lalu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, juga datang untuk meresmikan Alun-alun Kejaksan dan Creative Center. 

“Ini menunjukkan perhatian yang luar biasa dari Pemprov Jabar kepada Kota Cirebon,” ungkap Eti. 

Pada kesempatan itu, Eti juga menyatakan bahwa Pemda Kota Cirebon bertekad untuk menyukseskan program Jabar Juara. 


“Pembangunan yang dilakukan di Kota Cirebon juga bertujuan untuk membahagiakan warga kami,” ungkap Eti. 

Dengan warga yang bahagia, maka pembangunan juga bisa berjalan dengan baik.

Creative Center Dapat Memacu Pelaku industri Kreatif di Kota Cirebon


CIREBON, FC– Revitalisasi alun-alun dan pembangunan Creative Center merupakan cara Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil untuk menaikkan kualitas peradaban. 


Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon juga berkomitmen menjadikan industri kreatif sebagai salah satu daya tarik wisatawan berkunjung. 

“Saya memang jor-jor an membangun dua hal, alun-alun dan creative center,” ungkap Gubernur Jabar, H. Mochamad Ridwan Kamil, ST., MUD. 

Bagi Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, pembangunan kedua tempat tersebut merupakan cara untuk menaikkan kualitas peradaban bangsa Indonesia. 

Alun-alun, lanjut Kang Emil, bisa menjadi ruang demokrasi, yang kaya dan miskin bisa datang ke tempat yang sama, tempat menyampaikan pendapat, kesenian, ekonomi dan lainnya. 

“Masyarakat yang sebelumnya tidak datang menjadi datang, yang dulunya diam menjadi terinspirasi,” ungkap Kang Emil. 

Sedangkan gedung Creative Center merupakan wadah bagi anak-anak muda di Ciayumajakuning untuk berekspresi. 

“Kalau ingin menghancurkan sebuah bangsa, hancurkan pemudanya dengan narkoba, berita hoax dan konten negatif ,” ungkap Kang Emil. 

Untuk itu gedung Creative Center sangat dibutuhkan sebagai sarana berekspresi anak-anak muda untuk menghasilkan industri kreatif di wilayah Ciayumajakuning. 

“Perjuangan untuk sampai dengan hari ini tidaklah mudah,” ungkap Kang Emil.

Seiring dengan ketiadaan fungsi  Bakorwil, gedung negara menjadi sepi. Tak ingin terbengkalai, setelah melakukan istikharah, maka gedung negara harus dimanfaatkan untuk warga Ciayumajakuning. 

Kang Emil juga mengungkapkan keharuannya karena yang menjadi arsitek  Creative Center merupakan guru dan seniornya, Ahmad Djuhara, yang telah meninggal karena terpapar Covid-19 di awal April tahun lalu. 

“Untuk itu saya akan memberi nama ruang kreatif Ahmad Djuhara,” ungkap Kang Emil. 

Ahmad Djuhara merupakan orang yang kreatif dan Kang Emil berharap bisa menularkan semangat kreativitas generasi muda di Ciayumajakuning. 

“Saran saya, berikan juga tempat untuk selfi di sini. Halaman belakang masih luas,” ungkap Kang Emil. 

Sementara itu Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., menjelaskan pandemi Covid-19 telah berdampak pada semua sektor kehidupan. “Termasuk sektor pariwisata,” ungkap Azis.

Banyak pelaku industri pariwisata yang harus gulung tikar karena tidak mampu bertahan. 

Selain itu, banyak pula SDM pada bidang industri pariwisata yang harus kehilangan pekerjaan karena tempat bekerjanya berhenti beroperasi. 

“Karenanya, kami merasa sangat terhormat  dan sangat berterima kasih saat kota kami dipilih menjadi salah satu kota di Jabar yang mendapatkan pembangunan creative center dari Pemprov Jabar,” ungkap Azis. 

Keberadaannya diyakini Azis mampu mengakselerasi pengembangan industri kreatif di Kota Cirebon. 

Pemda Kota Cirebon juga berkomitmen untuk memfungsikan Creative Center ini semaksimal mungkin. Sehingga Kota Cirebon dapat menjadi kota yang kreatif dan menjadikan industri kreatif sebagai salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Cirebon. 

“Besar harapan saya, peresmian Creative Center dapat memacu pelaku industri kreatif di Kota Cirebon untuk terus mengembangkan kreativitas mereka,” harap Azis. 

Sehingga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Cirebon bisa meningkat. Ini juga selaras dengan visi dan misi Pemda Kota Cirebon, yaitu menjadikan Kota Cirebon sebagai kota kreatif berbasis budaya dan sejarah. 

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jabar, Boy Iman Nugraha, ST.menjelaskan pembangunan creative center selama dua tahun yaitu 2019 dan 2020 sebenarnya dianggarkan Rp16 miliar.

“Namun baru terlaksana Rp5,2 miliar,” ungkap Boy.

Pembangunan Creative Center juga merupakan program strategis dari Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dengan tujuan untuk meningkatkan nilai kreativitas di wilayah Ciayumajakuning. 

Yaitu dengan menyediakan ruang workshop, galeri, ruang pamer, studio dan ruang interaksi serta kolaborasi pelaku kegiatan dan industri kreatif di wilayah Ciayumajakuning. 

“Sehingga diharapkan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning,” ungkap Boy. (Agus)