Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 17 Mei 2021

Tetap Jalankan Prokes, 800 Pegawai dan Dosen, Ikuti Kegiatan Ramah Tamah di Lingkungan IAIN SNJ Cirebon

Tetap jalankan Prokes, ramah tamah di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon berjalan sukses dan lancar, Senin, (17/5/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Untuk menghindari kerumunan, pihak panitia kegiatan ramah tamah yang digelar di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan pemetaan dan penyetingan tempat agar proses ramah tamah tetap menjalankan protokol kesehatan, Senin (17/5/2021).

Salah satu pemetaan yang dilakukan, kata H Mahmud, dengan dipecah per Fakuktas. Selain itu, absensi juga dilakukan melalui dua jalur, yakni absensi elektronik dan absensi manual.

"Kita petakan per fakultas, hal ini agar tidak tejadi penumpukan dan semua harus menjalakan protokol kesehatan (prokes). Absensi pun dilakukan di masing-masing fakultas," terang Analis Kepegawaian Madya/Koordinator Bidang Kepegawaian, H Mahmud kepada media online fokuscirebon.com.

Mahmud menjelaskan, pada kegiatan ramah tamah ini sedikitnya melibatkan 800 orang yang terbagi kedalam masing-masing Satker, mulai dari dosen hingga karyawan. Tempat dalam kegiatan ramah tamah ini, kita setting di luar gedung, yakni di halaman depan Rektorat.

"Ya, ada 800 pegawai, dosen dan karyawan pada kegiatan ramah tamah ini, semua wajib mengenakan masker, cuci tangan dan berjarak tidak bersalaman, hingga absen pun dilakukan di masing-masing fakultas," ujar Mahmud.

Ditanya terkait yang tidak hadir, Mahmud menjelaskan, mereka yang absen harus ada surat keterangan dari dokter. Sebab, biasanya pasca lebaran ini ada tim pemeriksa dari Itjen terkait kehadiran.

"Usai ramah tamah, mereka masing masing langsung kembali ke tempat kerja. Karena tgl 17 Mei 2021, hari ini seluruh pegawai wajib hadir dan bekerja," jelasnya.

Mahmud juga menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ramah tamah tersebut. Menurut Mahmud kegiatan ini untuk meningkatkan rasa persaudaraan agar lebih erat di semua satker.

"Dengan konsep ramah tamah ini, diharapkan semakin menjalin persatuan, rasa gotong royong dan terbangun persaudaraan dan kebersamaan," pinta Mahmud yang juga berharap covid 19 segera hilang dari bumi indonesia. (din)








Minggu, 16 Mei 2021

Besok, Ramah Tamah di Lingkungan IAIN Cirebon Berjalan dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Inilah tempat yang dipersiapkan untuk kegiatan ramah tamah, besok Senin,(17/5/2021) dengan setting ruangan yang mengedepankan penerapan protokol kesehatan (Prokes)


FOKUS CIREBON, FC - Hari Raya Idul Fitri 1442 H, selalu menjadi momentum untuk bersilaturrahmi dan saling maaf memaafkan. Hal ini juga dilakukan di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang berencana akan menggelar kegiatan ramah tamah dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes), dan kegiatan dipastikan berjalan ketat.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I menyampaikan, bahwa kegiatan ramah tamah tersebut akan dilaksanakan pada Senin, (17/5/2021).

Adapun susunan dan tata cara ramah tamah di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kata Arifin, kegiatan tersebut akan dimulai pada pukul 08.30 WIB pagi, dengan susunan dan tata cara Rektor, Wakil Rektor, Dekan-Dekan, Direktur Pascasarjana dan kepala Biro AUAK berdiri di depan  pintu masuk Rektorat.

Kemudian, kegiatan ini menggunakan konsep Drive thru yakni dosen dan karyawan berjalan di depan Rektor dan unsur pimpinan.       

Pada kegiatan ini, tegas Arifin, tidak diperkenankan untuk bersalaman, dan kegiatan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Setelah itu dosen dan karyawan langsung kembali ke unit masing-masing untuk mengisi absen manual.

"Itulah susunan dan tata cara  kegiatan ramah tamah yang rencana akan digelar besok. Semoga kegiatan ini berjalan baik dan sukses," terang Arifin. (din) 

Sabtu, 15 Mei 2021

Anggota DPRD Kota Cirebon Serap Aspirasi Masyarakat Saat Reses

FOKUS CIREBON - Sejumlah Anggota DPRD Kota Cirebon yang tengah melaksanakan kegiatan Reses langsung menyerap berbagai keluhan masyarakat. 

Reses masa persidangan II Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi PPP, Tunggal Dewananto dilakukan dengan mekanisme Door to Door ke 150 rumah di RW 8 Kesunean Tengah Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk, Jumat (15/5) malam.

Keluhan masyarakat terkait bantuan sosial pada masa pandemi saat ini masih banyak ditemukan di lapangan saat reses dilaksanakan.

“Saya reses dengan mensosialisasikan Covid-19 kepada masyarakat. Agar mereka sadar bahaya covid,” kata pria yang akrab disapa Dewa ini.

Tak hanya itu, labjut Dewa, dirinya pun mensosialisasikan PSBB agar masyarakat tidak resah karena sifatnya sementara.

“Masih banyak warga yang panik dan takut saat PSBB ini. Padahal PSBB hanya sementara dan tidak menutup semua aktifitas,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Dewa, PSBB akan selesai pada tanggal 19 Mei 2020 mendatang. Dirinya berharap PSBB jangan diperpanjang karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Kalau di perpanjang sangat kasian kepada masyarakatnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata Dewa, aspirasi masyarakat lainnya yakni perbaikan saluran dan jalan di RW 8 RT 8 Kesunean Tengah.

“Mudah-mudahan kedepan bisa dibangun fasilitas olahraga yang layak, serta taman ramah anak,” pungkasnya. (Indah) 

Selasa, 11 Mei 2021

Bersama Para Tokoh Nasional, RMB IAIN Cirebon Khataman dan Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah

Drs. KH Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019) pada kegiatan talkshow puncak


CIREBON, FC - Rumah Moderasi Beragama IAIN Syekh Nurjati (RMB Sejati) bekerjasama dengan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), JalaStoria, AMAN Indonesia, BPIP RI dan mubadalah.id menggelar Khataman dan Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah. Senin, (10/05/2021).

Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut merupakan puncak dari gelaran program talkshow Ramadan Salam, yang digelar selama bulan puasa.

Kajian kitab karya Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc., MA itu dibedah oleh beberapa tokoh nasional, antara lain: Prof. Azyumardi Azra, Ph.D (Presiden AMAN Indonesia), KH. Helmi Ali Yafie (KUPI), Mayjen Dudung Abdurrachman, MM (Pangdam Jaya), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (Gubernur Lemhannas RI), Ruby Kholifah MA (AMAN Indonesia), Dr. Ninik Rahayu, MS (Direktur JalaStoria), Henny Supolo Sitepu, MA (Yayasan Cahaya Guru).

Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc., MA menuturkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memperdalam wawasan keislaman, utamanya merespon problematika kebangsaan dan keindonesiaan dengan perspektif Islam Rahmatan lil alamin sebagai pondasi utama. 

Selain itu menurutnya, melalui kitab tersebut, diskursus tentang perspektif moderasi dalam pemahaman teks-teks keagamaan dan praksis sosial dikaji dengan baik. 

“Bagaimana perspektif moderasi dalam pemahaman teks-teks keagamaan ini bukan hanya menjadi standar operasional dalam kajian tetapi juga merasuk  dan membudaya dalam kehidupan praksis sosial,”. Imbuh penulis kitab yang juga ketua RMB Syekh Nurjati.

Kegiatan puncak tersebut diawali dengan pembacaan khataman oleh M. Ikhwanudin (Universitas Muhammadiyah Surabaya) dan Nur Kholilah Mannan (PP Nurul Islam Sumenep Madura), serta doa khataman oleh Nyai Hj. Durrotul Ma’munah, M.Pd (PP Asy-Syamsuriah Brebes). 

Muhammad Maimun, MA, MSI selaku Penanggungjawab Kegiatan dan sekretaris RMB Sejati menuturkan bahwa peserta kegiatan berjumlah ratusan dan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, dari akademisi, mahasiswa, santri hingga ulama, utamanya yang mengkaji kitab Nabiyyurahmah.

 “Antusiasme yang besar ditunjukan sejak pendaftaran, dan partisipasi peserta sepanjang forum, dari khataman, talkshow hingga peng-ijazahan,”. tambah Maimun.

Pada kegiatan talkshow puncak yang digelar, hadir sebagai narasumber Drs. KH Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019), Dr. KH. Marzuki Wahid (Dosen IAIN Syekh Nurjati), Dr. Ninik Rahayu, MS (Direktur JalaStoria), dan Ruby Kholifah MA (AMAN Indonesia). 

Lukman Hakim Saifuddin menguraikan bahwa kondisi faktual keberagamaan kita saat ini berada pada dua titik ekstrem, sehingga perlu ada pemahaman dan upaya untuk memoderasi cara beragamanya, bukan agamanya. 

Selain itu menurutnya bahwa realitas keindonesiaan kita berada pada dua hal penting, yaitu keberagaman (pluralitas) dan keberagamaan (religiusitas).

Kebangsaan dan keagamaan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Maka ajaran rahmah menjadi penting, terkait dengan persaudaraan sebangsa. 

“Maka, akhlak mulia menjadi puncak dari ajaran Islam Rahmatan Lil Alamin dengan pemahaman agama yang penuh cinta dan kasih sayang seperti yang diuraikan dalam kitab Nabiyyurahmah,”. tutur LHS, sapaan akrabnya.

Sejalan dengan hal itu, Dr. Ninik Rahayu, MS menyebutkan bahwa misi agama adalah untuk menciptakan perdamaian, menuntut cara hidup dengan penuh kasih sayang, bukan justru dengan melegalisasi praktik kekerasan.

“Bahkan agama mampu menyelesaikan problematika kebangsaan melalui nilai-nilai Islam Rahmatan lil Alamin dan konstitusi kita sudah memberikan jaminan terhadap praktik kehidupan beragama masyarakat Indonesia,”. ungkap Ninik.

Hal ini dikuatkan oleh statement KH. Marzuki Wahid merespon masih tumbuh subur nya praktik kekerasan dan intoleransi dalam beragama. 

Menurutnya, semakin kita mampu mendalami ilmu agama, justru kita akan menjadi pribadi yang lembut, arif, bijak dan rahmah, bukan justru sebaliknya.
 
“Oleh karena itu, Pesantren dan Perguruan Tinggi memiliki peran signifikan dalam mengajarkan wawasan Islam Rahmatan lil Alamin, melalui pengkajian, penelitian dan peran sertanya dalam kehidupan masyarakat,”. katanya.

Perspektif lain disampaikan oleh Ruby Kholifah, terkait dengan sentralitas peran perempuan dalam mewujudkan perdamaian.

Menurutnya, Leadership perempuan lintas agama menjadi sangat penting dalam pembangunan perdamaian. Melalui perempuan, transformasi keberagamaan dapat merasuk dalam keluarga dan diterima oleh masyarakat. 

“Selain itu, Bicara membangun perdamaian juga tidak boleh abstrak hanya pada tataran konsep dan narasi, melainkan mewujdukan dengan sesuatu yang nyata. Sehingga bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tandasnya.

Menutup sesi khataman dengan prosesi Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah, Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc, MA yang juga ketua RMB Sejati berpesan bahwa kitab tersebut dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh siapapun dalam rangka mewujudkan prinsip kasih sayang Islam dalam relasi sosial sesama insan, yang bermartabat, adil, maslahat, selalu bekerjasama, saling menolong satu sama lain, bahagia dan membahagiakan. 

Selain itu menurutnya, sebagai mandatory program prioritas Kementerian Agama RI, RMB Sejati melalui berbagai inisiatif program yang diadakan, akan senantiasa konsisten membumikan nilai-nilai tawassut, tawazun, I’tidal dan Tasamuh untuk me-reproduksi kehidupan keislaman yang berwawasan Islam Ahlu Sunnah Waljamaah. 

“Mengembangkan budaya masyarakat yang toleran, harmonis dan menghargai kewarnegaraan Bhineka. Mewujudkan Indonesia yang adil, aman dan sejahtera,” pungkasnya. (Fas)

Masjid Subulussalaam RW 14 PHU Siap Gelar Sholat Idul Fitri dengan 1000 Masker dan Prokes yang Ketat

 

Masjid Subulussalaam, Permata Harjamukti Utara, Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.

CIREBON, FC - Ketua DKM Subulussalaam Naim Abdurachman menyatakan, Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon siap menggelar Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M, pada Kamis, (13/5/2021) dengan Protokol Kesehatan Covid 19 secara ketat.

"Pelaksanaan sholat Idul Fitri ini akan kami laksanakan dengan memperketat dan mematuhi protokol kesehatan Covid 19 dan telah menyiapkan 1000 (seribu) masker untuk dibagikan kepada jamaah demi keselamatan bersama, mengingat masih dalam masa pandemi  covid 19 yang belum berakhir," kata Ketua DkM didampingi Sekretaris Solikhin dan Bendahara Ading.

Naim Abdurachman menjelaskan, pada pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 syawal 1442 H dilaksanakan di halaman Masjid Subulussalaam dengan Imam Ustadz Husni Mubarok dan Khotib Ustadz Didi Sunardi, SE Sektetaris PD DMI Kota Cirebon yang juga sebagai Wasekjen PW DMI Jawa Barat. Shalat di mulai pada pukul 06.00 WIB.

Pada pelaksanaan sholat Idul Fitri akan diumumkan juga perolehan Zakat Fitrah, Infaq dan Shodaqoh 1442 H selama pelaksanaan sholat taraweh ramadhan 1442 H.

"Kami atas nama Pengurus DKM Subulussalaam RW 14 PHU, memohon maaf lahir dan batin dan mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri. Semoga ibadah puasa kita selama satu bulan penuh di terima Allah SWT dan mendapat ampunan-Nya," ungkap Naim Abdurachman

Sedangkan menurut Sekretaris DKM Solikhin, pihak DKM dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid 19 akan menyediakan sarana dan prasarana seperti tempat cuci tangan di beberapa titik memasuki pintu utama masjid dan lokasi lainnya serta pemeriksaan suhu tubuh jamaah serta diwajibkan memakai masker yang sudah disiapkan sebanyak 1000 makser.

"Pada saat pelaksanaan sholat, jamaah harus menjaga jarak sebagaimana shof yang sudah disiapkan pihak DKM Subulussalaam," katanya.

Sementara menurut Ading,  bahwa sebagaimana Surat Edaran Menteri Agama bahwa Sholat Idul Fitri 1442 H boleh dilaksanakan di masjid dan lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. (din)