Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 09 Juni 2021

Berikan Pelayanan, Dinas PUPR Kota Cirebon Intensifkan Pemeliharaan Jalan

Pemeliharaan Jalan


CIREBON, FC – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cirebon mengintensifkan pemeliharaan jalan di sejumlah titik di Kota Cirebon. 

“Kami terus intensifkan pemeliharaan jalan. Pemeliharaan jalan ini dilakukan antara lain dengan cara melakukan tambal sulam lubang-lubang jalan yang tidak terlalu dalam,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Cirebon, Syaroni ATD., M.T, Rabu, (9/6/2021).

Diakuinya, jalan di Kota Cirebon yang membutuhkan perbaikan cukup banyak, di antaranya wilayah selatan Cirebon atau masuk ke Kelurahan Argasunya. 

“Jalan Pramuka, Sumurwuni, Cibogo, termasuk juga di dalam kota ada yang butuh perbaikan. Wilayah selatan itu kerusakannya hanya bisa diperbaiki melalui perbaikan jalan yang menyeluruh,” ujarnya.

Menurutnya, adanya penyesuaian anggaran di Dinas PUPR sendiri pada 2021 ini mencapai Rp18,7 miliar, yaitu penyesuaian pertama mencapai Rp 11,9 miliar dan penyesuaian yang kedua mencapai Rp 6,8 miliar. 

“Hal ini membuat kegiatan perbaikan jalan tertunda. Meski anggaran untuk pemeliharaan jalan tidak terlalu signifikan, namun kami upayakan titik-titik yang sering dilintasi masyarakat untuk ditambal,” tuturnya.

Titik-titik ini antara lain di Jalan Cangkring Kecamatan Kejaksan, Jalan Sutomo Kecamatan Kejaksan, juga di Jalan Pronggol Kecamatan Lemahwungkuk. 

“Tim kami keliling untuk menambal lubang-lubang itu. Kami harapkan masyarakat bisa memahami persoalan ini,” katanya.

Sementara itu, salah satu titik yang dilakukan pemeliharaan oleh Dinas PUPR adalah jalan Pronggol, tepatnya di jembatan dekat kantor Kecamatan Lemahwungkuk. 

Ketua Forum Masyarakat Pegambiran, Ratno Supriyatno mengatakan, perlunya jalan tersebut diperbaiki agar meminimalisir kejadian kecelakaan dan membuatt nyaman pengguna jalan.

“Akhirnya kami usulkan dan koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk membuat surat ke Dinas PUPR dan kemarin sudah mulai diperbaiki,” kata Ratno.

Pria yang akrab disapa Nano ini menambahkan, Forum Masyarakat Pegambiran saat itu meminta Dinas PUPR Kota Cirebon untuk menjadikan jalan rusak ini menjadi skala prioritas. “Apalagi di sini banyak dilintasi mobil yang ukurannya besar,” katanya. (bang)

Tingkatkan PAD, Bank BJB Buka Terobosan Digitalisasi Layanan

Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa pandemi Covid-19, sejumlah terobosan harus dilakukan, termasuk memberikan pelayanan secara digital.


FOKUS CIREBON, FC - Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat menghadiri webinar dengan tema Dukungan Digitalisasi Bank BJB untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah di Masa Pandemi Covid-19, Rabu (9/6).

“Dalam keterbatasan ruang dan gerak masyarakat karena pandemi memang diperlukan perubahan yang signifikan,” ungkap Azis. Sehingga perekonomian yang sempat terpuruk karena pandemi Covid-19 bisa kembali meningkat.

Salah satu perubahan dan terobosan yang bisa dilakukan yaitu dengan digitalisasi layanan. “Transformasi digital memegang peranan penting dalam kehidupan perekonomian masa kini,” ungkap Azis. 

Digitalisasi juga dapat mendorong pembangunan yang inklusif  serta meningkatkan kualitas pembuatan kebijakan. 

“Digitalisasi juga dapat membentuk daya tahan dan daya saing yang tinggi bagi produsen,” ungkap Azis. 

Sehingga bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi konsumen bahkan hingga pandemi Covid-19 mendatang dinyatakan usai.

Dalam lingkup pemerintahan, digitalisasi juga tidak dapat dihindarkan. Bahkan sudah menjadi kewajiban dengan adanya arahan penggunaan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD). 

“Dalam penyelenggaraan pemerintahan, implementasi ETPD untuk mengelola keuangan daerah dapat menciptakan praktik yang efisien, transparan, dan akuntabel,” ungkap Azis.

Untuk itu, Azis mengapresiasi segala bentuk digitalisasi yang telah dilakukan Bank BJB. “Bank BJB telah menunjukkan kesiapannya,” tegas Azis. 

Baik sebagai mitra kolaborasi pemerintah daerah serta penetrasi digitalisasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menambah pemasukan untuk PAD di Kota Cirebon.

Sementara itu, Kepala Bank BJB Kota Cirebon, Budi Jamaludin, menjelaskan mereka senantiasa menjadi partner pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon untuk membantu meningkatkan penerimaan PAD.

“Untuk itu kami senantiasa berinovasi dengan memberikan sejumlah fitur layanan digital yang bisa dimanfaatkan,” ungkap Budi.

Segala fitur yang sudah disiapkan dapat mempermudah masyarakat melakukan transaksi keuangan. “Bahkan uang elektronik pun sudah tertanam pada aplikasi BJB Digi yang kami miliki,” ungkap Budi. 

Layanan digitalisasi dari perbankan ini, katanya, sangat membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. (din)

Juni 2021, Disnaker Kota Cirebon Menerapkan Sistem Online Bagi Pendaftaran Kartu Kuning

FOKUS CIREBON, FC  – Mulai Juni ini, Kota Cirebon mulai menerapkan sistem online dalam pendaftaran kartu kuning bagi para pencari kerja. Pendaftaran secara online ini dilakukan di aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker). Setelah pendaftaran secara online, para pencari kerja bisa mencetak kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon.

“Masukkan data diri dulu di aplikasi Sisnaker ini, setelah itu bawa berkas yang sudah diinput ke kantor Disnaker, baru dicetak,” tutur Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Cirebon, Dra. Fatwa Alfatiyah, Rabu, 9 Juni 2021.

Selama ini, menurutnya, pendaftaran dilakukan secara manual di kantor Disnaker. “Tadinya kan pencari kerja daftar untuk pembuatan kartu kuning ini mendaftar langsung secara manual di Disnaker, kami yang input datanya. Sekarang, mereka yang input datanya secara online,” katanya.

Perubahan ini sendiri dilakukan seiring dengan sistem digitalisasi. Salah satu bagian dari aplikasi Sisnaker ini adalah aplikasi Karirhub, yang bermanfaat bagi para pencari kerja dalam mencari lowongan kerja yang diminati, sebab di dalamnya terdapat perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan.

“Kemudian, pihak perusahaan juga bisa memantau para pencari kerja di aplikasi Karirhub ini, jika ada pencari kerja yang sesuai dengan spesifikasi yang mereka cari, pihak perusahaan bisa langsung menghubungi Disnaker dan perusahaan juga wajib input data di aplikasi ini,” ujarnya.

Selain itu, menurut Fatwa, melalui aplikasi ini,  data para pencari kerja bisa langsung diketahui oleh Kementerian Tenaga Kerja. 

“Misalnya data pengangguran, bisa saja kan orang yang tadinya pengangguran tapi sudah diterima bekerja di suatu perusahaan. Data perubahan dari pengangguran ke bekerja ini tidak berubah karena biasanya tidak ada laporan, namun melalui aplikasi tersebut bisa diketahui berapa data pencari kerja, berapa data yang diterima perusahaan, berapa data yang belum diterima bekerja,” kata Fatwa.

Biasanya, tambah Fatwa, sebelum ada aplikasi ini seseorang yang sudah diterima bekerja tidak melapor ke Disnaker. 

“Mungkin bagi mereka jika sudah diterima bekerja ya sudah tidak perlu lapor, padahal itu perlu dilakukan. Perusahaan pun harusnya memberi tahu ke kami sudah menerima berapa pencari kerja, hal itu dilakukan agar kami bisa mengetahui pasti data pencari kerja,” ujarnya.

Kepala Seksi Informasi Pasar Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Kota Cirebon, Bagus Setiyo Nugroho, S.P. mengatakan, jika pencari kerja sudah membuka aplikasi Sisnaker, maka secara otomatis akan ditampilkan pula aplikasi Karirhub. “Nanti pencari kerja harus mengisi profil mereka di aplikasi Sisnaker, kemudian lanjut ke aplikasi Karirhub yang merupakan kesatuan dengan Sisnaker,” ujarnya.

Bulan Juni-Juli merupakan waktu puncak para pencari kerja mendaftar untuk mendapatkan kartu kuning.

“Puncaknya pencari kerja untuk daftar kartu kuning ini ya Juni-Juli, sebab banyak lulusan SMA/SMK yang mendaftar kartu kuning ini untuk antisipasi mereka masuk kerja,” katanya.

Sejak awal Juni lalu, para pencari kerja yang mendaftar untuk mendapatkan kartu kuning ini bisa mencapai 50 orang per hari. 

“Tapi pernah waktu Senin lalu sampai 80 orang per hari. Biasanya pendaftaran ini dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, tapi banyak yang sudah datang sejak pukul 07.00 WIB,” tutur Bagus.

Ia menambahkan, karena aplikasi Sisnaker ini baru digunakan pada bulan ini, banyak pencari kerja yang belum mengetahuinya.

“Mereka banyak yang datang langsung ke kantor Disnaker dengan membawa berkas yang dibutuhkan, tapi kami arahkan mereka untuk daftar terlebih dahulu di aplikasi tersebut. Sebetulnya di website Disnaker Kota Cirebon, penggunaan aplikasi ini sudah disosialisasikan, ke depan kami akan sosialisasikan juga ke perusahaan-perusahaan,” ungkapnya. (Heri)

Jalin Kerjasama di Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, IAIN Cirebon Kunjungi UNIDA Gontor

DISKUSI : Sesi tanya-jawab dan tukar pikiran antara fungsionaris AFI-UNIDA Gontor dan AFI-IAIN Cirebon


GONTOR, FC - Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mendapatkan kunjungan dari Program studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (9/6/2021).

Dalam kunjungan kerjasama tersebut, pertemuan dilakukan di kantor Fakultas Ushuluddin dan disambut oleh Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin beserta fungsionaris program studi.

Sementara rombongan IAIN Syekh Nurjati terdiri dari jajaran fungsionaris program studi dan beberapa staff. 

"Kunjungan ini bermaksud untuk saling tukar pikiran terkait persiapan akreditasi dan juga menjalin kerjasama dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Khususnya dalam publikasi kolaborasi antara dosen-dosen dan dosen-mahasiswa," terang Pranata Humas IAIN Cirebon,  H.M.Arifin M.Pd.I dalam siaran persnya.

Di pihak UNIDA, Wakil Dekan 1 Fakultas Ushuluddin, Al-Ustadz Moh. Isom Mudin, M.Ud membuka pertemuannya tentang program, visi, misi dan profil Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam. 

Jalin kerjasama

Menurutnya, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam adalah satu-satunya Prodi di UNIDA Gontor yang mempunyai program S1, S2 dan S3. 

Dalam pertemuan tersebut, diskusi terjalin hangat dan informatif dengan beberapa saran dan masukan dari Kepala Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Program Doktoral, Al-Ustadz Dr. Jarman Arroisi, M.A.

"Kunjungan ini diharapkan menjadi awal kerjasama yang baik antara AFI-UNIDA dan AFI-IAIN khususnya dan tingkat universitas pada umumnya. Sehingga masing-masing pihak dapat meningkatkan kualitas dari sisi struktural dan kultural," paparnya. (din)

Selasa, 08 Juni 2021

Tim Futsal Kota Cirebon Siap Berlaga di Babak Kualifikasi PORPROV JABAR

Tim Futsal Putra dan Putri siap berlaga di BK PORDA JABAR


KESAMBI FC - Tim Futsal Kota Cirebon bersiap mengikuti babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (BK PORPROV JABAR) tahun 2022 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Sumedang, Selasa, (8/6/2021).
 
Ketua Asosiasi Futsal Kota Cirebon, Amroni, SE MM, mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sedang melaksanakan pemusatan latihan bagi atlet futsal putra dan putri yang dipusatkan di GOR Bima Kota Cirebon. 

Sementara babak kualifikasi untuk putra digelar pada 14 - 19 Juni 2021, sedangkan untuk putri digelar pada tanggal 21 hingga 25 Juni 2021.

Amroni menjelaskan bahwa pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan sosialisasi Laws of The Game kepada para pelatih dan juga para pemain futsal.

Menurut Amroni, kegiatan tersebut dalam upaya memberikan edukasi kepada pemain termasuk pelatih. Dikarenakan dalam peraturan futsal ada amandemen dan perubahan yang harus diketahui.

"Dari segi kostum, segi tendangan pojok, segi tendangan gawang, pada saat pertama kali kick off dan pelanggaran serta sebagainya harus diketahui mereka sebelum berlaga," ujar Amroni.

Perubahan-perubahan yang terjadi ini, menurut Amroni mengacu kepada instruksi PSSI. Utamanya, karena tim futsal Kota Cirebon sudah sampai tingkatan Jawa Barat sehingga wajib memahami perubahan perubahan aturan bermain. 

"Harapannya anak anak tidak jadi kaku dan buta dalam permainan di tingkat Jawa Barat, jangan sampai kita tidak paham kena kartu kuning. Diharapkan bisa memahami," terang Amroni.

Diakhir perbincangannya, Amroni meminta doa restu dari masyarakat Kota Cirebon agar Tim Futsal bisa lolos dalam BK, sehingga bisa tampil  dan berlaga di Porprov Jabar Tahun 2022 nanti. (Didi)