Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 17 Agustus 2021

425 Napi Peroleh Remisi di HUT Ke-76 RI

 


KABUPATEN CIREBON - Pada Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon, Kabupaten Cirebon, memberikan remisi atau pengurangan masa hukuman kepada 425 narapidana (napi). 

Menurut Kepala Lapas (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon Nur Bambang Supri Handono, mereka yang mendapatkan remisi sudah memenuhi syarat dan aturan yang berlaku.

"Seperti berkelakuan baik, sudah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan, dan menjalani 1/3 masa pidana," katanya.

Diungkapkannya, dari 425 narapida tersebut, sebanyak 156 mendapatkan remisi 5 bulan, 106 remisi 4 bulan, 62 remisi 3 bulan, 51 remisi 6 bulan, 49 remisi 2 bulan, dan 1 remisi 1 bulan.

"Pertimbangan pemberian remisi mengacu kepada aturan yang ada. Dan ada yang langsung bebas juga sebanyak 48 orang," tuturnya. 

Diakui Bambang, di lapas yang dipimpinnya itu terdapat 628 narapidana. "Sebenarnya, idealnya hanya menampung 430 narapidana," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, berpesan, narapida yang memperoleh remisi agar bisa ‎memperbaiki diri dan kembali lingkungan masyarakat dengan baik.

"Mereka yang di penjara itu sebenarnya disayang Tuhan. Sebab, mereka diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Setelah keluar nanti, diminta untuk patuh terhadap aturan negara," katanya.‎ 

Data dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), jumlah narapidana di seluruh Indonesia yang dapat remisi di HUT ke-76 RI sebanyak 134.430. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.491 orang di antaranya langsung bebas.

Menkumham Yasonna Laoly menyebutkan, penerima remisi tersebut diharapkan bisa menunjukkan sikap lebih baik setelah terbebas dari hukuman atau yang saat ini masih menjalani hukuman.

"Selamat menjalani kebersamaan di tengah keluarga. Selamat merajut kembali tali kebersamaan dengan lingkungan masyarakat," kata Yassona yang disampaikan secara virtual.

Yassona pun mengingatkan, kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan agar bekerja secara ekstra. Menurutnya, Covid-19 masih mengancam, termasuk di dalam lapas. (Heri) 

Senin, 16 Agustus 2021

Forkopimda Simak Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

KABUPATEN CIREBON - Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka sidang tahunanan bersama MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI tahun 2021 secara daring di gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Senin (16/8/2021).

Dalam acara yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Cirebon, dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag dan Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si.

Dalam pidato kenegaraan yang dibacakan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo laporan Kinerja Lembaga-lembaga Negara dan Pidato dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kemudian, menyampaikan pula pidato pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2021-2022 yang akan dimulai pada pukul 10.30 WIB dan dibuka Ketua DPR RI.

Dalam kegiatan tersebut, 60 orang yang hadir secara fisik adalah Presiden dan Wakil Presiden RI, Pimpinan DPR RI (5 orang), Pimpinan MPR RI (10 orang), Ketua Fraksi/Kelompok DPD RI (10 orang), Ketua Fraksi di DPR RI (9 orang), Pimpinan DPD RI (4 orang), Perwakilan subwilayah (4 orang), serta Pimpinan lembaga tinggi negara (Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ketua Mahkamah Agung (MA), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), dan Ketua Komisi Yudisial (KY)).

Selain itu, hadir juga dari unsur pemerintah antara lain Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Panglima TNI, dan Kapolri.

Sedangkan undangan yang mengikuti secara virtual, antara lain mantan presiden (3 orang), mantan wakil presiden (4 orang), mantan Ketua MPR (2 orang), mantan Ketua DPR (4 orang), dan mantan Ketua DPD (4 orang). 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon,  Moh. Lutfi mengatakan, dalam pidato Presiden RI Joko Widodo memberikan pesan penting terkait semangat Indonesia di masa akan datang. 

Menurutnya, semua harus tetap kuat dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan semua kebijakan yang pro kontranya.

"Kita harus bisa melewati masa-masa berat selama pandemi ini. Oleh karena itu, semua pihak harus bersinergi dan berkolaborasi untuk memastikan Covid-19 ini selesai," kata Lutfi. 

Lanjut Lutfi, pesan Presiden Jokowi, semua harus mendorong berinvestasi serta hilirisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dimasa pandemi Covid-19. 

"Dengan adanya pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih besar dan berkulitas dan produktif," katanya. 

Lutfi menjelaskan, di masa pandemi ini, pemerintah pusat memastikan UMKM harus bisa  masuk ke dalam ekonomi digital. Bahkan UMKM yang masuk di ekonomi digital baru  22 persen atau kurang lebih 14 juta UMKM di Indonesia. 

"Kita berharap Kabupaten Cirebon bisa ikut memastikan pembangunan UMKM secara ekonomi digital dengan cara mengupgrade dengan menaikan kelas UMKM serta mengsinergiskan  dengan industri pasar dan komponen permodalan," kata Lutfi.

Ia mengungkapkan, dalam pidato kenegaraan, hal ini merupakan tujuan bagus dan mulia perlu didorong untuk memastikan khususnya Kabupaten Cirebon agar lebih baik lagi.

Selain itu, lembaga negara harus berkolaborasi dengan semua pihak. Pasalnya saat ini banyak kritikan pro maupun kontra. 

"Maka dari itu kita harus bisa menjawab kritikan dengan penuh rasa tanggung jawab. Dan pesan Presiden Jokowi sangat strategis dan harus ditindaklanjuti ditingkat daerah karena dengan semangat pembangunan diharapkan pembangunan di Kabupaten Cirebon lebih baik lagi," katanya. (Bam)

Jumat, 13 Agustus 2021

Pemda Kota Cirebon Apresiasi Berbagai Bantuan Bagi Warga di Tengah Covid 19

CIREBON, FC – Wakil Wali Kota Cirebon berterima kasih kepada siapa pun yang membantu warga Kota Cirebon di masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri penyaluran 150 paket sembako untuk warga Kota Cirebon di aula kantor Kecamatan Kesambi, Jumat, 13 Agustus 2021.

“Saya sangat apresiasi dan ucapkan terima kasih,” ungkap Eti.  

Apalagi, lanjut Eti, pandemi Covid-19 masih terjadi. Sehingga uluran tangan dari organisasi, lembaga maupun masyarakat yang mampu sangat dibutuhkan. 

“Pemerintah Daerah Kota Cirebon tidak bisa sendiri menghadapi pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Bantuan yang diberikan oleh PT Indomarco Prismatama hari ini merupakan bantuan kedua yang diberikan untuk masyarakat Kota Cirebon. “Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat untuk warga kami,” kata Eti.

Sementara itu, atas nama warga, Camat Lemahwungkuk, Adam Wallessa, S.STP., M.Si., juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Insya Allah bantuan ini akan bermanfaat untuk warga,” kata Adam.

Di tempat yang sama, Brand Manager PT Indomarco Prismatama, L. Sanjaya Trio Purnomo menjelaskan, pihaknya membagikan 150 paket sembako untuk warga di tiga kecamatan.

“Masing-masing Kecamatan Kesambi, Kecamatan Harjamukti dan Kecamatan Lemahwungkuk,” jelasnya.

Sanjaya juga berharap bantuan yang diberikan dapat membantu warga yang saat ini tengah dilanda kondisi tidak mudah.

Dijelaskan Sanjaya, bantuan untuk dua kecamatan lainnya di Kota Cirebon, yakni Pekalipan dan Kejaksan, sudah mereka berikan. Sehingga bantuan yang diberikan hari ini ditujukan untuk 3 kecamatan lagi di Kota Cirebon.

“Ini bukan bantuan yang terakhir. Untuk CSR berikutnya akan kita koordinasikan kembali,” katanya, seraya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga semuanya dapat beraktivitas normal kembali. (din)

Kamis, 12 Agustus 2021

KH Wawan Arwani M.Ag : Diesnatalis Harus Menjadi Momen Reflekasi Untuk Menatap Masa Depan Lembaga


Ketua Senat Institut IAIN SNJ Cirebon bersama Rektor IAIN SNJ Cirebon dalam moment refleksi ke 56 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (12/8/2021).


FOKUS CIREBON, FC -  Diesnatalis ke 56 IAIN Syekh Nurjati Cirebon diharap menjadi momen reflekasi bagi kalangan civitas akademika IAIN Cirebon. Apalagi diesnatalis IAIN Cirebon ke 56 ini baru digelar di periodisasi ini, sehingga keberadaannya sangat penting bagi IAIN Cirebon ke depan, Kamis (12/8/2021).

Ketua Senat Institut Agama Islam Negeri Cirebon, KH Wawan Arwani M.Ag menyatakan, selain sebagai bentuk refleksi, diesnatalis ini sesungguhnya menggelar banyak kegiatan, namun karena terkendala pandemi covid 19, kegiatan terpaksa dilaksanakan pasca acara diesnatalis. 

"Kita akan menggelar sejumlah kegiatan, selain ziarah, salah satunya adalah saresehan alim ulama se-wilayah 3 Cirebon," katanya.

Saresehan alim ulama ini, kata Wawan sudah direncanakan lama, terlebih IAIN Cirebon akan menjadi UISI, maka bagaimanapun sebagai institusi yang mengembangkan pemahaman ajaran keislaman tentu saja salah satu langkah strategisnya adalah berbicara dengan ulama.

"Apalagi kita tahu bahwa  Cirebon ini dikelilingi dengan pesantren-pesantren besar yang potensinya sangat luar biasa, sehingga untuk hal-hal tertentu tentu akan sangat baik untuk melangkah ke sesuatu yang baru, kemudian kita bersilaturahmi, bertukar pikiran dan memohon dukungan dan doa para alim ulama," terangnya.


Wawan juga menegaskan, seiring dengan usia yang terus bertambah, maka tentu ada target peningkatan yakni mutu dan terjemahan mutu di sini ada banyak indikatornya, baik mutu akademis maupun mutu administrasi, termasuk pelayanan dan partisipasi kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan diesnatalis ini menjadi pijakan dan membuka mata kita bersama, bahwa keberadaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon masih terus eksis dan ke depan semakin memberikan banyak manfaat kepada sebanyak mungkin orang. Maka inilah semangat kami dalam melaksanakan diesnatalis ini," tandasnya. (din)

 

Diesnatalis IAIN Cirebon Ke 56, Begini Pesan Rektor

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag saat memberikan pidato pada acara diesnatalis IAIN SNJ Cirebon ke 56, di Auditorium Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, lantai 3.


FOKUS CIREBON, FC - Senat Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Sidang Senat Terbuka dalam rangka kegiatan Diesnatalis IAIN SNJ Cirebon ke 56, Kamis (12/8/2021).

Kegiatan tersebut, sebelumnya diawali dengan prosesi yang melibatkan semua unsur pimpinan dengan pakaian khsusus dan dikawal pasukan Menwa memasuki ruang disnatalis. 

Kemudian acara dibuka langsung oleh Ketua Senat Institut, dan kemudian dilanjut mendengarkan pidato yang disampaikan langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag.

Dalam pidatonya, Sumanta mengingatkan bahwa diesnatalis ini sebagai sebuah refleksi dari perjalanan IAIN Cirebon. Di mana perjalanan masa lalu, kata Sumanta, adalah merupakan pijakan untuk melangkah ke masa depan.

"Ya, diesnatalis ini adalah sebuah refleksi, tapi kegiatannya kita gelar secara sederhana karena PPKM. tetapi dari sini kita ingin mengambil hikmah secara mendalam dari acara disnatalis, juga untuk menumbuhkan kesadaran sejarah, menghargai perjuangan para pendiri IAIN Cirebon. Inilah yang ingin kita lakukan sebagai refleksi diesnatalis," ungkap Sumanta.

Terkait tema yang diangkat, Rektor Sumanta menyampaikan, bahwa memang yang dikedepankan  lembaga itu adalah mutu, dan  dengan mutu ini supaya lembaga bisa berkompetisi, bisa berbicara di tingkat lokal, nasional maupun global, karena mutu itulah yang menjadi identitas dan eksistensi sebuah lembaga.

Harapannya, kata Sumanta,  dengan diesnatalis ini seluruh civitas akademika IAIN Cirebon muncul kesadaran secara kolektif untuk bisa bersama-sama mengawal mutu, yakni mutu lembaga, mengawal pengembangan lembaga, di mana tahun-tahun sekarang ini kita tengah dihadapkan pada dua transformasi yakni transformasi kelembagaan dari institut menuju universitas dan  pelayanan keuangan dari Satker PNBP menuju Badan Layanan Umum (BLU).

"Internal stakeholder bisa mengawal bersama-sama, yakni mengawal lembaga, baik dalam pengembangan mutu maupun pelayanan, sehingga ini mewujudkan IAIN Cirebon sebagai PTKIN yang unggul," pintanya.

Pidato yang disampaikan Rektor Sumanta, juga menitikberatkan pada sejarah berdirinya IAIN Cirebon hingga para pendirinya. "Jangan lupakan sejarah, karena penuh proses dan perjuangan dalam perjalanan sejarah berdirinya lembaga ini," pesan Sumanta.


Sementara itu, Wakil Rektor III, Ilman Nafi'a, menjelaskan bahwa kegiatan diesnatalis ini sesungguhnya banyak, namun karena terkendala dengan pandemi covid 19, kegiatan dirancang sedemikian rupa dengan tetap menjalankan prokes yang ketat dan dilaksanakan pasca kegiatan diesnatalis.

"Diesnatalis ini sebenarnya puncak dari seluruh kegiatan, tetapi kita balik, karena masih dalam kondisi pandemi covid 19, kegiatan dilaksanakan setelah acara diesnatalis," terangnya.

Ilman juga menjelaskan, pada acara diesnatalis IAIN SNJ Cirebon ke 56 ini, sistemnya blanded, yakni ada yang offline dan online dan dengan tetap  menjalankan prokes.

Ilman juga mengupas tema yang diangkat dalam kegiatan diesnatalis. Menurutnya, IAIN komit terhadap bagaimana kampus menjadi lembaga yang unggul, sehingga bagaimana mewujudkan IAIN SNJ Cirebon menjadi Perguruan Tinggi Islam yang unggul, dan  seluruh kegiatannya dirancang untuk mewujudkan ini.

"Baik mahasiswa, dosen dan karyawanan serta lainnya diarahkannya kesana, yakni mewujudkan IAIN SNJ Cirebon menjadi Perguruan Tinggi Islam yang unggul," tuturnya.

Dalam kegiatan diesnatalis ini, kata Ilman, terdapat sejumlah kegiatan yang sudah disiapkan, dan yang paling dekat ini rencana akan ada vaksinasi yang  bekerjasama dengan pihak kepolisian, kemudian donor darah, kemudian festival seni  budaya dan penelitian mahasiswa, pekan olah raga dan seni dosen dan karyawan, saresehan alim ulama se wilayah 3 Cirebon, dan terakhir ziarah ke makam para mantan pimpinan IAIN Cirebon sekaligus istigosah.

Di akhir kegiatan, mahasiswa berprestasi yang meraih kejuaraan tingkat nasional,  Jawa dan Madura, tampil memukau dengan suara emasnya. Tepuk tangan 'aplause' mengalir dari audiens. (din)