This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 20 Agustus 2021
Hari ini, 1200 Mahasiswa dan Pegawai IAIN Cirebon Divaksin
Wabup Cirebon Bagikan Beras dan Masker Ke Para Juru Parkir
FOKUS CIREBON - Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih,SE,M.Si memberikan masker dan paket sembako kepada 60 Juru Parkir (Jukir) yang ada di Kab. Cirebon, khususnya Jukir yang ada di sekitar Pasar Minggu Palimanan, Arjawinangun dan Jamblang.
Pemberian tersebut di bagikan di dua lokasi yaitu di lokasi sekitar Bank BJP Kcp Palimanan dan sekitar Unit BRI Palimanan, Jum,at 20/08/21.
Pemberian masker dan sembako tersebut sebagai bentuk kepedulian Wakil Bupati Cirebon yang memiliki rasa empati, mengingat masa pandemi Covid-19 ini belum jelas kapan akan menjadi endemi, sehingga menimbulkan arus mobilisasi warga yang menggunakan kendaraan berkurang yang kemudian berdampak kepada mengurangnya pendapatan penghasilan bagi para Jukir Kendaraan.
Dengan berkurangnya penghasilan tersebut Hj. Wahyu Tjiptaningsih,SE,M.Si yang akrap disapa Ayu merasa prihatin terhadap para Jukir yang kemudian berinisiatif memberikan paket sembako untuk mengurangi beban hidup mereka.
Ayu mengingatkan kepada para Jukir agar dalam menjalankan tugasnya tetap mengikuti Prokes agar tidak terpapar Covir-19 yang penularannya begitu cepat, sehingga kesehatan para Jukir dan masyarakat tetap terjaga.
“Saya memberikan bantuan berupa masker dan beras sebanyak masing-masing 5 kg dan mengimbau kepada para Juru Parkir dalam menjalankan tugasnya agar tetap menjalankan Prokes, salah satunya jangan lupa memakai masker, sehingga kesehatan mereka tetap terjaga,”tutur Ayu.
“Jangan lupa prokes ya, pakai masker, jaga kesehatan dan salam buat keluarga,” pungkasnya. (Heri)
Komisi I DPRD Kota Cirebon Berikan Empat Rekomendasi Bagi Penunjang Rencana kerja DPMPTSP
FOKUS CIREBON - Komisi I DPRD Kota Cirebon dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon membahas rencana kerja tahun 2022, Jumat (20/8/2021), di ruang serbaguna gedung DPRD Kota Cirebon.
Sekretaris Komisi I, Tunggal Dewananto mengatakan, ada empat rekomendasi yang diberikan untuk menunjang rencana kerja DPMPTSP di tahun mendatang, yakni pemindahan kantor karena kondisi gedung yang dinilai kurang representatif, sehingga pelayanan kurang nyaman.
“Kedua, DPMPTSP juga harus memiliki mal pelayanan publik dalam satu gedung. Ini bisa saja diantisipasi dengan menyewa di mal atau lainnya. Karena DPMPTSP merupakan etalase Kota Cirebon. Bagaimana investor tertarik jika kantornya tidak nyaman,” ungkapnya.
Selanjutnya yang ketiga adalah persoalan regulasi, yakni peraturan daerah. Menurut politisi PPP tersebut, belum ada regulasi yang secara mendetail membahas Online Single Submission (OSS) berbasis risiko atau OSS Risk Based Approach (RBA), misalnya terkait Rencana Detail dan Tata Ruang (RDTR) digital dan teknis perizinan.
“Bakal berimplikasi hukum apabila dinas mengeluarkan izin, tetapi tidak dasari dengan regulasi baku yang ada di daerah. Memang ada perda lama, tapi belum ada revisi mendetail terkait OSS RBA,” ungkap pria yang akrab disapa Dewa.
Sedangkan rekomendasi keempat, kata Dewa, dukungan anggaran yang untuk menunjang semua pelayanan. “Dari ajuan yang diusulkan sebanyak Rp9,5 miliar, tapi yang terakomodir hanya Rp8,5 miliar. Secara ideal, angka yang diajukan juga kurang, tapi dinas memasang sesuai dengan ketersediaan anggaran yang tersedia,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP, Icip Suryadi SSos MM mengatakan, dalam rangka memberikan pelyanan terbaik pada masyarakat, terutama penerapan OSS RBA perlu ditunjang lebih baik dengan perlatan yang canggih dan kapasitas internet yang baik.
“Karena kita kerjanya memantau perkembangan investasi yang masuk di Kota Cirebon. Berapa perusahaan yang masuk kemudian dikoordinasikan dengan instansi teknis untuk pengawasan, pengendalian dan pembinaan,” ujarnya.
Perihal OSS RBA, lanjut Icip, sistem ini terdiri tiga risiko, yakni rendah, menengah dan tinggi. Indikator dari setiap resiko tergantung jenis usaha dan permodalan.
“Jadi misalnya ada perusahaan yang ingin investasi, mereka akan mengunggah semua dokumen di sistem OSS RBA. Kemudian sistem yang akan menentukan perusahaan tersebut masuk risiko rendah, menengah atau tinggi,” jelasnya.
Saat ini, kata Icip, DPMPTSP memang sudah menggunakan OSS RBA, namun belum rapi dan menyesuaikan pelaksanaan di daerah, termasuk belum ada aturan baku terkait sejumlah layanan dalam sistem OSS RBA.
“Sebagai contoh, layanan sistem informasi bangunan gedung (SIBG) milik pemerintah pusat. Namun saat ditanya ke pegawai di bagian IMB, ternyata belum terintegrasi dengan kita, bahkan orang pemerintah pusat mengakui itu,” kata dia.
Sedangkan perihal kantor DPMPTSP, Icip mengaku, selama ini memang kantornya paling kecil dibanding dengan daerah lain.
“Dulu sudah pernah diajukan ke BPPPPD (Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah, red). Karena kita juga sebenarnya ingin mengikuti perkembangan, memiliki gedung yang representatif dan nyaman,” katanya. (din)
Kamis, 19 Agustus 2021
Pusdiklat Tenaga Administrasi Bekerjasama IAIN Cirebon Selenggarakan Pelatihan Teknis Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Bupati dan Wabup Cirebon Ikuti Upacara HUT Ke-76 Jabar Secara Virtual
KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg. mengikuti pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Provinsi Jawa Barat secara virtual di Pendopo Bupati, Jalan Kartini, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Kamis (19/8/2021).
Bupati Cirebon dalam upacara virtual tersebut didampingi Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H. Mohammad Luthfi, ST, M.Si, dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Cirebon, Nunung Roosmini.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan, HUT ke-76 Jawa Barat berada di tengah kondisi keprihatinan, lantaran sampai saat ini pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih terjadi.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini menyebutkan, selama 76 tahun, Jawa Barat menunjukkan indikator yang baik, terutama dalam hal pembangunan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2020 mencapai 72,09 atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 72,03.
"Peringatan ini sangat bermakna karena hanya berselang dua hari dengan hari kemerdekaan Indonesia," kata Kang Emil.
Kang Emil mengatakan, menjelang tiga tahun kepemimpinan Ridwan Kamil dengan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, sejumlah janji politik pada saat kampanye sudah dituntaskan berkat adanya kolaborasi baik seluruh pihak.
Selama kurun waktu tiga tahun, Jawa Barat meraih penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional dari kurun sebanyak 139 penghargaan.
"Kuatkan kebersamaan untuk tetap juara, sebagai tema dalam mengarungi masa pandemi Covid-19," kata Emil. (Nur)
















