Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 03 Januari 2022

Rombongan Akademisi IAIN Cirebon Gelar Penanaman Pohon di Kampus 2 di Indramayu

Persiapan Pemberangkatan seluruh Civitas Akademika IAIN Cirebon pada Program Penghijauan di Kampus IAIN Cirebon di Indramayu.


FOKUS CIREBON - Kampus dua Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cirebon di Indramayu, Senin (3/1/2022), ditanami pohon penghijauan. Kegiatan yang digelar usai Upacara HAB Kementerian Agama Ke 76 di Kampus UISSI Cirebon ini, berangkat dengan 3 Bus dan sejumlah kendaraan lain secara berkonvoi.

Humas IAIN Cirebon, H Muhamad Arifin kepada Fokus Cirebon menyatakan, penanaman pohon ini sebagai penghijauan kampus IAIN yang berada di Kabupaten Indramayu.

Rombongan berangkat usai Upacara HAB Kementerian Agama Ke 76, dengan menggunakan 3 Bus dan sejumlah kendaraan lain. 

"Seluruh civitas akademika IAIN Cirebon, usai Upacara HAB langsung diboyong ke dalam Bus dan berangkat ke Indramayu, kegiatan ini dalam rangka Hari Amal Bakti Kementerian Agama," terangnya, Senin (3/1/2022).

Arifin menjelaskan, penghijauan ini akan dipimlin langsung oleh Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag didampingi seluruh Wakil Rektor dan sejumlah pejabat di lingkungan akademisi IAIN Cirebon.

"Kami semua berangkat ke kampus IAIN di Kabupaten Indramayu, baik seluruh pimpinan di rektorat, Kabag Umum, Humas, dosen dan lainnya," katanya.

Arifin berharap dengan program penghijauan ini, kampus IAIN semakin teduh dan Asri. Hal itu untuk memberikan suasana belajar yang nyaman pada saatnya nanti. (din)

HAB Ke 76, Rektor IAIN Cirebon, H Sumanta Tekankan Kemajuan Pelayanan Masyarakat di Semua Sektor

Upacara HAB Kementerian Agama Ke 76, di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  Senin (3/1/2022)


FOKUS CIREBON - Upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 76 tahun, menekankan kemajuan lembaga di semua sektor sebagai mana amanah Kementerian Agama yang dibacakan Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, Senin, (3/1/2022) di lapangan depan Kantor Rektorat IAIN Cirebon.

Sumanta menjelaskan, sejak dibentuk pada tanggal 3 Januari tersebut, Kementerian Agama terus tumbuh dan berkembang baik. Kementerian agama lahir sebagai payung teduh bagi semua agama, merawat kerukunan dan menjaga konstitusi dan Pancasila. 

Di usia ke 76 ini, Kementerian Agama telah mendongkrak kemajuan di berbagai aspek dan program, dengan melihat dari indeks yang terus meningkat pada setiap tahunnya hingga di tahun 2021.

Salah satunya, indeks kerukunan beragama dengan peningkatan, 72,39 persen pada tahun 2021. Demikian juga dengan  pelayanan pada KUA, termasuk hubungan baik dengan para tokoh agama, dan lainnya, baik program, koordinasi maupun pendampingan.


Demikian juga dengan laporan keuangan, telah mencapai prestasi yang gemilang selama 5 tahun berturut-turut. Untuk itu, ucapan terimakasih perlu disampaikan kepada seluruh pegawai yang sudah bekerja baik membawa institusi Kementerian Agama di tengah masyarakat.

Sumanta juga mengabarkan bahwa Kementerian Agama juga tengah mengajukan kepada Presiden untuk penghargaan Setya Lencana kepada pegawai sipil Kementerian Agama.

"Di usia yang 76 ini, Kementerian Agama akan terus berbenah dan mempertahankan prestasi dan akan menjadi penggerak dari berbagai aktifitas untuk kemajuan dan pelayanan kepada masyarakat," jelas Sumanta.

Hal itu, kata Sumanta, tentu dengan  peningkatan pelayanan kepada masyarakat, baik nanti melalui percepatan infrastruktur maupun lainnya.

"Semoga Kementerian Agama tetap berjaya dan menjadi OASE serta pengabdi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tandasnya. 


Sementara itu, di akhir upacara diumumkan para juara lomba pada peringatan HAB Kementerian Agama ke 76 dari berbagai Cabang Olahraga. Riuh tepuk tangan pun tak tertahan dan bergemuruh menyambut sang juara lomba Cabor di lingkungan civitas akademika IAIN Cirebon. (din)

Sabtu, 01 Januari 2022

Mahasiswa IAIN Cirebon : Feature Business, Youtuber Jerome Polin Sukses Ciptakan Bisnis di Bidang Kuliner “Menantea”

Oleh : Dila Fardilah 
Mahasiswa KPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon 


Bisnis minuman saat ini sudah semakin banyak bahkan sudah menjadi trend tersendiri, dapat dilihat dilingkungan sekitar sudah banyak Cafe ataupun kedai kopi yang beragam. Namun berbeda dengan bisnis yang satu ini yang menjajahkan minuman teh disamping minuman kopi yang sedang ngehipe-nya, yaitu Menantea dimiliki oleh kakak-beradik Jehian Panangian Sijabat dan Jerome Polin Sijabat sekaligus Youtuber Nihongo Mantappu yang sedang menyelesaikan studi di Jepang jurusan Matematika.

Menantea ini bisa disebut sebagai bisnis pelopor teh baru karena menyajikan minuman dengan ciri khasnya tersendiri, adapun nama-nama menu yang dibuat memiliki konsep yang berhubungan dengan matematika. 

Hal tersebut didasari oleh kesukaan dari CEO Menantea yaitu Jerome Polin yang sangat menyukai dengan pelajaran Matematika maka dibuatlah menu tersebut, diantaranya Inteagral dan MatemaTEAka yang terbuat dari green tea dicampur dengan buah-buahan yang segar, konsepnya yang unik menjadi daya tarik bagi pecinta teh.

Bisa dikatakan sukses dengan bisnisnya, Jerome Polin menciptakan Menantea ini berawal dari keisengan ketika membuat konten di Youtube bersama teman-temannya tentang “Eksperimen Campur Minuman Dengan Bahan Teraneh dan Ekstrim” yang diupload pada 8 bulan yang lalu. 

Dengan kesibukannya sebagai mahasiswa Jepang, Jerome Polin berkeinginan untuk membuka toko minuman teh dengan penemuan racikannya dibantu oleh Jehian juga sebagai kakaknya, dan terciptalah bisnis minuman Menantea ini. 

Penamaan Menantea adalah sebuah pelesetan dari kata Menanti atau menunggu, karena Jerome Polin memiliki rasa rindu terhadap Indonesia, ia juga dikenal sebagai orang yang humble dengan followers-nya bahkan Jerome Polin menyebut para pembeli Menantea dengan sebutan Neteazen.

Selain menjadi Youtuber, alasan Jerome Polin mengembangkan di dunia bisnis kuliner karena kegemarannya yang sering me-riview kuliner di konten Youtubenya, dan dengan ide bisisnya ini menjadi sumber pemasukan yang bisa menjamin kedepannya. Semakin banyaknya inovasi akan membuat semakin berkembang, hal inilah menjadi harapan bagi Jerome Polin.

Menantea bisnis minuman kekinian dengan sistem Franchise bisa dikatakan sebagai bisnis baru yang diresmikan pada tanggal 10 April 2021, namun sudah memiliki banyak cabang dengan total 122 Toko di 22 Provinsi di seluruh Indonesia, salah satunya ada di Kota Cirebon yang beralamatkan di Jl. Tuparev No. 32, Kedawung, Cirebon, Jawa Barat.

Hampir setiap hari setiap outlet Menantea selalu ramai pengunjung karena memiliki tempat yang nyaman dan kekinian, sehingga bisa membuat orang-orang akan balik lagi untuk membeli Menantea. 

Bahkan tidak hanya minuman teh saja yang dijualnya, semakin banyak inovasi baru untuk terus mengembangkan bisnisnya dengan membuat berbagai macam menu series, seperti Signature Series, Milk Tea Series, Fruit Tea Series, Pure Tea Series, dan Irational Series. Oreo Milk Tea with Cheese Cloud menjadi menu favorit yang wajib dicoba oleh Neteazen, selain itu Menantea membuat snack yang disukai oleh siapapun dengan berbagai macam saus dengan harga terjangkau.

Raih Juara Nasional, Dua Mahasiswi IAIN Cirebon Jadikan Kado Istimewa di Akhir Tahun 2021


FOKUS CIREBON - Dua mahasiswi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fuji Uliarta, kelas KPI 7A meraih Juara 1 kategori tanding tingkat mahasiswa/dewasa dan Siti Komariyah, kelas KPI 7A meraih Juara 3 kategori tanding tingkat mahasiswa/dewasa di kejuaraan nasional Open Tournament Pencak Silat Bandung Lautan Api Championship III tahun 2021, Senin - Selasa, (20-21/12/2021), bertempat di Gor Futsal ITB Jatinangor, Sumedang, Jabar.

Fuji Uliarta menekuni bidang pencak silat sejak masih duduk dibangku SMA, sedangkan siti Komariyah mulai menekuni bidang pencak silat saat dia memasuki bangku perkuliahan.

“Saya menekuni bidang pencak silat sejak masuk kuliah sih, yaa di semester awal sampai sekarang semester 7,” Kata Siti Komariyah,Rabu (22/12/2021).

Siti komariah menjelaskan bahwa keikutsertaan dia dalam mengikuti ajang kejuaraan pencak silat ini karena termotivasi untuk terus berproses dan agar bisa memberikan yang terbaik untuk orang-orang disekitarnya.

“Motivasi saya mengikuti lomba ini yaitu untuk pengalaman pribadi, mengasah kemampuan, mental, dan ingin memberikan yang terbaik untuk almamater, perguruan dan jurusan tercinta. Karena bukan tentang apa yang almamater dan jurusan kasih ke saya tapi tentang apa saja yang udah saya berikan ke almamater, perguruan dan jurusan,” tandasnya.

Demikian juga dengan Fuji Uliarta menjelaskan tentang motivasinya mengikuti ajang kejuaraan pencak silat ini selain untuk meraih prestasi, pencak silat ini juga sangat berguna untuk kesehatan tubuh.

Fuji Uliarta menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang sudah membantu dan mendukungnya, sehingga dia bisa meraih prestasi diajang kejuaraan nasional ini.

“Kemenangan ini di dukung oleh partisipasi pihak kampus yang telah mendukung secara penuh, dan pelatih serta teman2 yang memberikan dorongan semangat dalam kejuaraan ini,” kata Fuji.

Hal senada juga disampaikan oleh Siti Komariyah, bahwa kemenangan yang diraih ini tidak terlepas dari peran dan faktor pendukung dari semua pihak.

“Tentu ada, faktor pendukung atas kemenangan saya saat ini yaitu berkat do’a dan dukungan dari orang-orang tercinta dan yang paling utama yaitu usaha serta Doa, Ikhtiar. Teruslah berlatih, berlatih dan berlatih karna usaha tidak akan mengkhianati hasil. ya, saya pribadi ngerasa masih kurang dalam usahanya karna kurang berlatih jadi hasilnya pun masih belum maksimal, belum meningkat,” tandasnya. (Red/ev)

Asty Oktaviani, Mahasiswa IAIN Cirebon Berikan Kado Istimewa Ke Almamater

Asti Oktaviani, mahasiswa IAIN Cirebon Raih medali perak pada cabang beladiri

FOKUS CIREBON - Di akhir tahun 2021, mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  Asty Oktaviani, semester 5, jurusan ilmu hadis memberikan kado istimewa bagi kampus tercintanya. Asty dinobatkan juara 2 pada lomba tarung bebas kelas B putri dewasa dalam rangka perlombaan Bandung Lautan Api Championship 3, kategori Mahasiswa, yang berlangsung di GOR Institut Teknologi Bandung, pada  20-21 Desember 2021. 

Asty menjelaskan bahwa olahraga beladiri berawal dari hobi. Kemudian Asty giat berlatih dan menanamkan semangat juara. Asty juga mengaku bahwa dirinya masuk ke IAIN melalui jalur Bidik Misi yakni jalur prestasi beladiri. 

"Sebagai bentuk rasa syukur dan pengabdian terhadap kampus saya memutuskan untuk mengikuti perlombaan BLAC 3, alhamdulillah dapat mempersembahkan medali perak, semoga suatu saat bisa mempersembahkan medali emas, amin," kata Asty.

Sekalipun Asty hanya mendapatkan Perak, medali tersebut tidaklah mudah jika tidak memiliki semangat juara. Apalagi menyangkut lawan-lawannya yang mungkin saja bisa lebih baik dan bisa bersaing ketat. 

Namun Asri mampu menunjukkan prestasi yang terbaiknya. Prestasi Asty pun langsung disambut gembira oleh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, khususnya Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, di bawah pimpinan Dr.Hajam, M.Ag.

Dekan FUAD IAIN Cirebon ini memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya dan hal ini bisa memberikan motivasi untuk yang lain untuk dapat menggali potensi dan meraih prestasi, seperti Asty.


Ketua Jurusan Ilmu Hadis, Hj Anisatun Muthi'ah juga menyampaikan rasa bangganya. Prestasi yang diraih Asty prestasi sudah cukup membanggakan. Kendati Asty diminta terus untuk berlatih dan tidak merasa cukup dengan prestasi yang diraihnya.

"Harus terus berlatih, sehingga bisa mempertahankan dan bahkan bisa lebih baik lagi, dan prestais ini semoga dapat memacu semangat mahasiswa lainnya. Kita bisa berprestasi dib idang apapun, selama positif dan enjoy melakukannya," jelas Hj Anisatun Muthi'ah. (din)