Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 02 Februari 2022

Sekolah MAN 2 Kabupaten Bekasi Kunjungi Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kunjungan Siswa Siswi MAN 2 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ke Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

CIREBON, FC - Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri MAg menerima langsung kunjungan siswa-siswi MAN 2 Bekasi dalam kegiatan Goes To Campus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kabupaten Bekasi di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Penerimaan kunjungan tersebut berlangsung di lantai 3 gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (2/2/2022).

Kepala MAN 2 Kabupaten Bekasi, Nina Indriyana MPd mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenal kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, karena ada 15 alumninya yang berkuliah di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


Nina juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini untuk mengenalkan IAIN Syekh Nurjati Cirebon kepada siswa-siswinya, di mana IAIN Syekh Nurjati Cirebon merupakan kampus yang memiliki energi positif. 

"IAIN Cirebon itu selain menjadi destinasi studi, tapi juga destinasi spiritual, di mana Cirebon merupakan  daerah penyebaran Islam di Jawa Barat,” ujar Nina.

Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri MAg dalam sambutannya menyqtakan, jika dalam waktu dekat ini IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI).

“UISSI ini adalah kampus siber satu-satunya di Indonesia, bahkan mungkin di dunia,” kata Saefudin di hadapan siswa-siswi MAN 2 Kabupaten Bekasi.

Diharapkan, dengan perkembangan dan kemajuan IAIN Cirebon, bisa menjadi informasi bagi anak-anak dari Kabupaten Bekasi untuk bisa berkuliah di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, baik di program sarjana, maupun di pascasarjana.

Dalam kesempatan ini, IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga menggelar sosialisasi Seleksi Prestasi Akademik Nasional dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-UM PTKIN) tahun 2022.

Siswa-siswi MAN 2 Kabupaten Bekasi dipaparkan cara mendaftar SPAN-UM PTKIN, termasuk dijelaskan mengenai jurusan, fakultas, dan fasilitas perkuliahan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“SPAN-UM PTKIN dibuka dari tanggal 8 Februari 2022. Selain itu, untuk pendaftaran di IAIN Syekh Nurjati Cirebo juga nanti ada UM-PTKIN, dan Ujian Mandiri,” paparnya. (din)

Selasa, 01 Februari 2022

Tetap Menjaga Prokes, Warga Tionghoa Rayakan Tahun Baru Imlek 2022

CIREBON, FC – Meski Perayaan tahun baru Imlek 2022 dalam situasi pandemi Covid-19, warga Tionghoa tetap merasakan kegembiraan dan perayaannya dinilai berjalan khidmat dan tertib menjaga protokol kesehatan (prokes).

“Kami ikut bergembira atas datangnya tahun baru Imlek 2022. Kami juga bersyukur karena pelaksanaan Imlek tahun ini berjalan lancar,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai mengunjungi Vihara Dewi Welas Asih, Selasa (1/2/2022).

Pihaknya berterima kasih kepada jajaran kepolisian, TNI, Satpol PP maupun pihak lain yang telah bersama-sama menjaga kondusivitas dalam perayaan Imlek tahun 2022 ini. Begitu juga dengan warga Tionghoa yang telah tertib menerapkan prokes dalam merayakan Imlek.

“Kami juga terima kasih kepada warga Tionghoa yang merayakan tahun baru Imlek secara tertib, menjaga protokol kesehatan, ini sangat luar biasa. Kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Forkopimda dengan masyarakat, inilah penyebab dari kesuksesan,” tuturnya.

Azis mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalakan semangat toleransi di tengah keberagaman yang ada di Kota Cirebon. Kehidupan yang rukun dan harmonis harus terus dijaga.

“Inilah salah satu rahmat bagi kehidupan kita. Beragam tapi sangat toleran dan mengedepankan harmonisasi antar warganya. Saya kira ini sebagai karunia yang patut kita syukuri dengan menjaganya,” kata Azis.

Di sisi lain, dikarenakan pandemi Covid-19 masih berlangsung, terlebih varian Omicron tengah mengancam, maka penerapan prokes harus dilakukan secara tertib. Sehingga aktivitas peribadatan maupun perekonomian bisa berjalan lancar.

“Kota Cirebon perekonomian harus jalan, ibadah harus jalan, tapi protokol kesehatan harus dilaksanakan ketat. Supaya ibadah bisa dilaksanakan dengan baik, perekonomian berjalan dengan baik, kita tetap sehat terhindar dari Covid-19,” katanya. (Heri)

Jumat, 28 Januari 2022

Pemkot Cirebon Targetkan Kenaikan Pendapatan Daerah Dari Sektor Pajak

CIREBON – Upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah makin ditingkatkan, maka pada tahun 2022 ini, Pemerintah Kota Cirebon menargetkan untuk menaikan target pendapatan daerah dari sektor pajak.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, M. Arif Kurniawan, M.T. mengakui, pada 2022 ini target pendapatan di sektor pajak ditetapkan Rp196 miliar. Jumlah itu meningkat dari tahun 2021, yakni Rp192 miliar. 

“Kalau dari data 2021, memang realisasinya hanya 85 persen. Kenaikan ini memang berat, mengingat selama dua tahun ini ada pandemi Covid-19,” ujarnya, Jumat (28/1/2022) pagi, usai rapat di DPRD Kota Cirebon. 

Arif juga menjelaskan, sepanjang pandemi Covid-19 ini ada dua data, yakni wajib pajak yang aktif dan tidak aktif. Data tersebut bersumber dari data yang terdaftar di Pemda Kota Cirebon. 

“Dari sisi yang terdaftar, kita lakukan monitoring secara aktif dan berkala. Kemudian kita pasang tapping box (alat rekam transaksi, red) tambahan. Mudah-mudahan bisa terpasang semua,” jelasnya. 

Sedangkan untuk wajib pajak tidak aktif, kata Arif, pihaknya akan melakukan pemetaan, guna menginventarisasi wajib pajak yang sudah tutup maupun masih buka tetapi tidak bayar pajak. 

“Setelah pemetaan sudah ada hasil dan terbukti tidak bayar pajak, maka kita akan tagih untuk membayar pajak,” katanya.

Selain penggunaan tapping box, sambung Arif, pihaknya sedang meningkatkan pelayanan agar wajib pajak lebih mudah dalam proses pembayaran pajak. 

“Dari sisi layanan, kita juga akan permudah dengan layanan online atau lainnya. Untuk sekarang baru BPHTB yang sudah elektronik, kini PBB sedang dikembangkan elektronik meski untuk beberapa wilayah tertentu dahulu,” tutur Arif. 

Arif mengakui dengan target yang sudah ditentukan, itu perlu upaya maksimal. Karena dengan target Rp196 miliar, diperlukan rata-rata perbulan minimal Rp16 miliar. 

“Untuk Januari ini, kita baru setengahnya, yakni Rp8 miliar, kita akan terus evaluasi berkala,” ucap Arif. 

Meski demikian, Arif mengemukakan, apabila pada pertengahan atau triwulan pertama sudah terlihat tidak mencapai target, maka akan ada revisi target. 

“Tapi tetap kita upayakan optimalisasi dari sisi data, pelayanan, dan wajib pajaknya,” katanya. (Bambang)

Kamis, 27 Januari 2022

Alhamdulillah, Kemenpan RB Sudah Merespon Pengajuan Pengembangan Dua Fakultas di IAIN Cirebon

Rektor IAIN SNJ Cirebon dan Dekan FSEI IAIN SNJ Cirebon pada kegiatan Rakerpim FSEI tahun 2022, di salah satu hotel di Cirebon, Kamis (27/1/2022).

FOKUS CIREBON, FC - Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani MAg dalam rapat kerja pimpinan fakultas menyatakan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sudah merespon pengajuan pengembangan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadi 2 fakultas.

Menurut Aan, pengembangan fakultas tersebut merupakan bagian dari pengembangan lembaga, yaitu transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI).

"Kita sudah mendapatkan respons dari Kemenpan RB dan Kabiro Ortala (Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama), sehingga pengembangan 2 fakultas ini dapat terealisasi,” kata Aan.

Persetujuan pemekaran dua fakultas yang direspon Kemenpan RB tersebut, juga dibenarkan oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta MAg. Menurut Rektor Sumanta pemekaran 2 fakultas di FSEI tersebut sudah disetujui dan dipastikan dapat terealisasi tahun 2022 ini.

“Alhamdulillah, menurut laporan dari Kepala Biro Ortala, Pak Lutfi, insya Allah Minggu ini akan di SK-kan. Jadi persetujuannya sudah,” ucapnya.

Sumanta juga menegaskan, bahwa pihaknya akan segera melakukan berbagai langkah untuk pemenuhan berbagai hal terkait kebutuhan pemekaran fakultas tersebut. (din)

Kepala Dekopindo Kota Cirebon Apresiasi Kinerja Pengurus Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di Gedung Pascasarjana, IAIN SNJ Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Pertumbuhan SHU Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tahun 2021 ini naik 33 persen mendapat apresiasi dari Kepala Dekopindo Kota Cirebon, Kamis, (27/1/2021).

Menurut Kepala Dekopindo, Yodi Rudiantono, SE, MM, kemajuan ini dilihat dari situasi dan kondisi daerah  yang masih dalam masa pandemi Covid 19, namun Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon mampu tumbuh dan berkembang baik.

"Ini tentu sangat diapresiasi, mengingat Indonesia dan semua daerah di Indonesia masih dalam masa pandemi. Tetapi Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon tumbuh dan berkembang baik," ujarnya.

Apresiasi ini juga diberikan, karena kinerja pengurus koperasi yang baik, di mana tahun 2021 ini, mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi dan ini menjadi indikator sehatnya sebuah koperasi.

Selain itu, lanjutnya, berdasarkan buku laporan yang ada, itu bisa dilihat dari SHU yang meningkat, fasilitas yang meningkat dan partisipasi anggotanya juga aktif dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan koperasi.

Dijelaskan juga bahwa dari 268 koperasi yang ada di Kota Cirebon, baru 21 koperasi yang sudah melaksanakan RAT dan RAT di Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini merupakan RAT yang ke 21.

Yodi juga mengatakan, kriteria koperasi bisa melaksanakan RAT, indikator umumnya adalah kinerja yang tumbuh berkesinambungan beberapa tahun ke belakang. Apalagi situasi dan kondisi pandemi seperti ini, koperasi terus tumbuh dan berkembang baik, maka ini menjadi indikator yang baik.

Terkait Pinjol dan Kreditur atau sejenisnya yang disinggung Rektor IAIN Cirebon pada sambutan sebelumnya, kata Yodi itu menjadi tantangan tersendiri bagi koperasinya dan bagaimana koperasi ini memiliki nilai tambah di mata anggotanya. 

"Koperasi itu harus mampu memberikan sesuatu yang dibutuhkan baik uang maupun kebutuhan lainnya dengan cepat, sehingga anggota tidak terjebak dengan keterdesakan kebutuhannya sehingga terjebak Pinjol dan lainny," tandasnya. (din)