CIREBON, FC - Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri MAg menerima langsung kunjungan siswa-siswi MAN 2 Bekasi dalam kegiatan Goes To Campus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kabupaten Bekasi di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Penerimaan kunjungan tersebut berlangsung di lantai 3 gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (2/2/2022).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 02 Februari 2022
Sekolah MAN 2 Kabupaten Bekasi Kunjungi Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Selasa, 01 Februari 2022
Tetap Menjaga Prokes, Warga Tionghoa Rayakan Tahun Baru Imlek 2022
CIREBON, FC – Meski Perayaan tahun baru Imlek 2022 dalam situasi pandemi Covid-19, warga Tionghoa tetap merasakan kegembiraan dan perayaannya dinilai berjalan khidmat dan tertib menjaga protokol kesehatan (prokes).
“Kami ikut bergembira atas datangnya tahun baru Imlek 2022. Kami juga bersyukur karena pelaksanaan Imlek tahun ini berjalan lancar,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai mengunjungi Vihara Dewi Welas Asih, Selasa (1/2/2022).
Pihaknya berterima kasih kepada jajaran kepolisian, TNI, Satpol PP maupun pihak lain yang telah bersama-sama menjaga kondusivitas dalam perayaan Imlek tahun 2022 ini. Begitu juga dengan warga Tionghoa yang telah tertib menerapkan prokes dalam merayakan Imlek.
“Kami juga terima kasih kepada warga Tionghoa yang merayakan tahun baru Imlek secara tertib, menjaga protokol kesehatan, ini sangat luar biasa. Kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Forkopimda dengan masyarakat, inilah penyebab dari kesuksesan,” tuturnya.
Azis mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalakan semangat toleransi di tengah keberagaman yang ada di Kota Cirebon. Kehidupan yang rukun dan harmonis harus terus dijaga.
“Inilah salah satu rahmat bagi kehidupan kita. Beragam tapi sangat toleran dan mengedepankan harmonisasi antar warganya. Saya kira ini sebagai karunia yang patut kita syukuri dengan menjaganya,” kata Azis.
Di sisi lain, dikarenakan pandemi Covid-19 masih berlangsung, terlebih varian Omicron tengah mengancam, maka penerapan prokes harus dilakukan secara tertib. Sehingga aktivitas peribadatan maupun perekonomian bisa berjalan lancar.
“Kota Cirebon perekonomian harus jalan, ibadah harus jalan, tapi protokol kesehatan harus dilaksanakan ketat. Supaya ibadah bisa dilaksanakan dengan baik, perekonomian berjalan dengan baik, kita tetap sehat terhindar dari Covid-19,” katanya. (Heri)
Jumat, 28 Januari 2022
Pemkot Cirebon Targetkan Kenaikan Pendapatan Daerah Dari Sektor Pajak
CIREBON – Upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah makin ditingkatkan, maka pada tahun 2022 ini, Pemerintah Kota Cirebon menargetkan untuk menaikan target pendapatan daerah dari sektor pajak.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, M. Arif Kurniawan, M.T. mengakui, pada 2022 ini target pendapatan di sektor pajak ditetapkan Rp196 miliar. Jumlah itu meningkat dari tahun 2021, yakni Rp192 miliar.
“Kalau dari data 2021, memang realisasinya hanya 85 persen. Kenaikan ini memang berat, mengingat selama dua tahun ini ada pandemi Covid-19,” ujarnya, Jumat (28/1/2022) pagi, usai rapat di DPRD Kota Cirebon.
Arif juga menjelaskan, sepanjang pandemi Covid-19 ini ada dua data, yakni wajib pajak yang aktif dan tidak aktif. Data tersebut bersumber dari data yang terdaftar di Pemda Kota Cirebon.
“Dari sisi yang terdaftar, kita lakukan monitoring secara aktif dan berkala. Kemudian kita pasang tapping box (alat rekam transaksi, red) tambahan. Mudah-mudahan bisa terpasang semua,” jelasnya.
Sedangkan untuk wajib pajak tidak aktif, kata Arif, pihaknya akan melakukan pemetaan, guna menginventarisasi wajib pajak yang sudah tutup maupun masih buka tetapi tidak bayar pajak.
“Setelah pemetaan sudah ada hasil dan terbukti tidak bayar pajak, maka kita akan tagih untuk membayar pajak,” katanya.
Selain penggunaan tapping box, sambung Arif, pihaknya sedang meningkatkan pelayanan agar wajib pajak lebih mudah dalam proses pembayaran pajak.
“Dari sisi layanan, kita juga akan permudah dengan layanan online atau lainnya. Untuk sekarang baru BPHTB yang sudah elektronik, kini PBB sedang dikembangkan elektronik meski untuk beberapa wilayah tertentu dahulu,” tutur Arif.
Arif mengakui dengan target yang sudah ditentukan, itu perlu upaya maksimal. Karena dengan target Rp196 miliar, diperlukan rata-rata perbulan minimal Rp16 miliar.
“Untuk Januari ini, kita baru setengahnya, yakni Rp8 miliar, kita akan terus evaluasi berkala,” ucap Arif.
Meski demikian, Arif mengemukakan, apabila pada pertengahan atau triwulan pertama sudah terlihat tidak mencapai target, maka akan ada revisi target.
“Tapi tetap kita upayakan optimalisasi dari sisi data, pelayanan, dan wajib pajaknya,” katanya. (Bambang)
Kamis, 27 Januari 2022
Alhamdulillah, Kemenpan RB Sudah Merespon Pengajuan Pengembangan Dua Fakultas di IAIN Cirebon
FOKUS CIREBON, FC - Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani MAg dalam rapat kerja pimpinan fakultas menyatakan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sudah merespon pengajuan pengembangan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadi 2 fakultas.










