Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 10 September 2022

Undang Rapat Warga, IAIN Cirebon Sosialisasikan Rencana Pembangunan Gedung Kampus Siber

Civitas akademika IAIN Cirebon saat sesi foto bersama warga Kandangperahu dan GSP usai kegiatan sosialisasi atas rencana pengembangan kampus Siber di lokasi Kandangperahu.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengundang para Ketua RT, RW dan tokoh masyarakat serta dosen dan pegawai yang berdomisili di GSP dan Mega Indah untuk mengikuti pertemuan rapat warga terkait sosialisasi rencana pengembangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon di lokasi GSP Kandangperahu, Kota Cirebon.

Kegiatan sosialiasi tahap awal ini dilakukan di lantai dua, gedung rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan dihadiri oleh unsur pimpinan, di antaranya Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd, KA Biro AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Pd, Dekan FITK, Dr H Farihin M.Pd, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Dr Hajam, M.Ag, Pranata Humas Ahli Madya, Drs Imron Rosyadi MM, Kasubag Umum Hasyim SE, M.AK, ULP, Nana Mulyana SE dan lainnya 

Sementara warga yang hadir di antaranya Camat Kesambi, Lurah Karyamulya, LPM Kelurahan Karyamulya, Polsek Kecamatan Kesambi, Babinsa, Babinkamtibmas, Ketua RW 2, 11, 12, 13, 16 dan RW 17, para Ketua RT setempat.

Camat Kesambi, Otong Sumantri, SE usai rapat bersama IAIN dan warga mengatakan, bahwa pada prinsipnya sangat mendukung dengan adanya rencana pengembangan kampus Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon di lokasi Kandangperahu.

Terkait pembangunan gedung Siber ini, Otong Sumantri berharap agar pihak IAIN Cirebon lebih mengintensifkan lagi  pertemuan-pertemuan dengan warga. Hal ini agar tidak menimbulkan miskomunikasi atas dampak dari rencana pengembangan kampus Siber tersebut, terutama di persoalan lalu lintas dan pembuatan kantong-kantong parkir dan lainnya.

"Jalan Karyamulya ini sempit dan padat penduduk, tentu lalu lintas dan pembuatan kantong-kantong parkir sebagaimana keinginan warga harus menjadi prioritas, termasuk IAIN lebih banyak lagi koordinasi atau silaturrahmi ke masyarakat, tapi intinya kami mendukung adanya pembangunan gedung Siber ini, " ujarnya, Sabtu, (10/9/2022).

Hal senada diungkapkan KA Biro AUAK, Ir HJ Sunarini M.Pd bahwa pihak IAIN Syekh Nurjati Cirebon memang sengaja mengundang para warga dan tokoh masyarakat sebagai awal sosialisasi atas rencana pengembangan kampus Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon di lokasi Kandangperahu.

Dari hasil sosialisasi dengan warga ini, kata Sunarini, baik pendapat maupun masukan akan segera difollow up pihak IAIN. Termasuk koordinasi dengan pihak Dishub dan Kepolisian terkait lalu lintas di lokasi pembangunan. Sehingga dampak yang ditimbulkan dari pembangunan tersebut benar-benar dapat diminimalisir. 

"Jadi pertemuan tadi adalah sosialisasi kita kepada warga terkait rencana kita mau melakukan pembangunan gedung Siber 8 lantai di Kandangperahu. Jadi warga juga supaya tahu bahwa di sana akan ada gedung 8 lantai dan bisa menerima, baik dari mulai proses persiapan pelaksanaan maupun nanti pada saat setelah dilakukan, dan dari hasil pertemuan tadi pada prinsipnya mereka mendukung adanya rencana pembangunan tersebut," paparnya.

Kalau pun ada hal-hal yang kurang pas, seperti kemacetan yang timbul maka akan kita minimalkan supaya tidak tambah krodit di jalan tersebut. 

"Kami juga sangat berterimakasih atas dukungan tersebut, termasuk tadi soal proses pembangunnya warga memberikan ijin oleh untuk mempergunakan akses jalan GSP. Dan secara formal kita juga akan berkunjung ke warga yang kebetulan lokasinya dekat dengan pembangunan," tuturnya.

Demikian juga dinyatakan oleh Wakil Rektor 2, Dr Kartimi, M.Pd, bahwa hasil rapat koordinasi antara IAIN Cirebon dengan masyarakat GSP dan Kandangperahu seluruhnya berjalan lancar. Bahkan seluruh komponen mulai dari Camat, Lurah, RT, RW, LPM, tokoh masyarakat dan lainnya semuanya mendukung terhadap rencana pengembangan kampus Siber di lokasi Kandangperahu.

"Kami sangat berterimakasih atas respon warga yang mendukung atas rencana pembangunan tersebut. Semua masukan warga dari hasil sosialiasi tersebut akan kami perhatikan, baik persoalan saluran (drainase), kemudian lalu lintas dan kantong-kantong parkir, termasuk pengurugan pada malam hari," jelasnya.

Demikian juga terkait dengan persoalan lalu lintas, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dishub dan Kepolisian. Bahkan pihak IAIN Cirebon akan terus melakukan silaturrahmi dengan warga agar bisa lebih mengoptimalkan pembangunan tersebut. (din)


Jumat, 09 September 2022

Hendra Nirmala Pimpin DPK IKAPTK Kabupaten Cirebon Untuk Masa Bakti 2022 -2027

KABUPATEN CIREBON - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, H. Hendra Nirmala S.Sos M.Si dikukuhkan sebagai Ketua DPK Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Cirebon Periode Tahun 2022-2027, Jumat (9/9/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Terpilihnya Hendra ini pada saat kongres yang telah dilaksanakan di Sutan Raja Hotel Cirebon, Senin (25/7/2022) lalu, memutuskan secara aklamasi menggantikan kepengurusan terdahulu yang dikomandoi Drs. H. Yayat Ruhyat M.Si.

Hendra menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungannya. "Terima kasih untuk semuanya, atas amanah dan kepercayaannya kepada saya," ujarnya.

Hendra menyebut, DPK IKAPTK menjadi sebuah wadah silaturahmi dan belajar bagi seluruh keluarga IKAPTK. Dirinya juga menegaskan tidak akan menutup diri terhadap siapapun yang ingin berkomunikasi.

"Silakan jika mau bertukar pikiran bisa ke kantor, rumah dinas maupun rumah pribadi saya. Mari kita saling memberi manfaat, khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Cirebon," tambahnya.

Ketua DPK IKAPTK periode tahun 2013-2018, H. Yayat Ruhyat sebut lulusan PTK harus menujukkan kinerja yang baik dan tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Alumni PTK ini harus bekerja baik dan tentu loyal terhadap pimpinan, siapa pun kepala daerahnya," ungkapnya.

Diakhir, Yayat mengajak semua keluarga IKAPTK untuk tetap menjaga silaturahmi dan komunikasi. "Sesuai dengan namanya, yaitu keluarga, maka komunikasi dan silaturahmi menjadi modal utama. Terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama selama saya menjadi ketua. Semoga IKAPTK ini tetap maju dan solid," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag meminta kepada DPK IKAPTK Kabupaten Cirebon untuk mewarnai pemerintahan dengan modal ilmu yang diperoleh. Imron mengaku terbuka dengan masukan yang diberikan.

"Kita sangat terbuka dan IKAPTK ini memiliki modal ilmu pengetahuan (kepamongprajaan) di IPDN. Semoga mereka bisa memberikan warna dan jelas membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon," singkatnya.

Di tempat sama, Ketua DPP IKAPTK Provinsi Jawa Barat, H. Dedi Supandhi SSTP M.Si mengatakan ada 4 hal yang harus dilakukan oleh DPK IKAPTK Kabupaten Cirebon. Diantaranya adalah membantu kepala daerah untuk mencapai target pembangunan yang tercantum pada Visi Misi.

"Ada empat pesan yang tadi saya sampaikan, yaitu fokus kerja untuk mensejahterakan masyarakat. Jaga kondusifitas agar fokus mengejar capaian. Ketiga, lakukan kolaborasi dan inovasi untuk percepatan pembangunan. Terakhir, resonansikan kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat," ujarnya.(Nisa)

Wakil Walikota Cirebon dan Unsur Forkopimda Lakukan Operasi Pasar Upaya Menjaga Stabilitas Harga

CIREBON, FC – Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat, seiring dengan kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Salah satunya dengan menggelar operasi pasar. Seperti dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon, di halaman Pasar Pagi. Operasi pasar digelar selama dua hari, 7-8 September 2022.

Pada hari pertama, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati bersama unsur Forkopimda Kota Cirebon melakukan monitoring ke lokasi operasi pasar.

Eti mengatakan, operasi pasar merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan harga komoditas yang berpotensi naik, imbas dari kebijakan penyesuaian harga BBM.

“Kita bersama-sama melakukan upaya untuk mengendalikan harga beberapa komoditas yang berpotensi merangkak naik,” katanya.

Eti menambahkan, beberapa komoditas yang paling berpotensi harganya bakal naik adalah telur ayam, beras dan beberapa komoditas sayuran.

“Kita akan berusaha keras untuk bisa membantu masyarakat, terutama mereka yang terdampak secara langsung akibat penyesuaian harga BBM,” tuturnya.

Operasi Pasar untuk Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat Operasi Pasar untuk Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

Pihaknya bersyukur, banyak masyarakat yang datang ke operasi pasar. “Lumayan banyak yang datang. Semoga operasi pasar ini membantu dan bermanfaat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman, S.IP., M.Si., mengakui, setidaknya ada enam komoditas yang disediakan dalam operasi pasar tersebut.

“Keenam komoditas itu adalah telur ayam, minyak goreng, beras, terigu, cabe rawit dan merah dan gula pasir,” ungkap Iing.

Iing mengungkapkan, harga telur ayam di pasaran saat ini mencapai Rp29 ribu per kilogram, tetapi pada operasi pasar ini dijual Rp22 ribu per kilogram. 

“Sedangkan beras, di pasaran seharga Rp10 ribu, di operasi pasar hanya Rp9 ribu. Kemudian gula pasir di pasaran harganya Rp14 ribu, sedangkan di operasi pasar hanya Rp13.500,” terangnya.

Manfaat operasi pasar ini, kata Iing menjaga stabilitas harga dan daya beli yang terjamin. Karena beberapa komoditas naik usai ada penyesuaian harga BBM.

“Operasi pasar ini untuk umum dan tidak berbatas untuk siapa, karena siapapun bisa berbelanja,” katanya.

KPI IAIN Cirebon Tandatangani MoU dengan PT. FKM, Bangun Skill Mahasiswa

FOKUS CIREBON, FC -  Jurusan KPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan dan membuka kerjasama melalui penandatanganan MOU dan Seminar (Kuliah Tamu) tentang Public Relations, bertempat di Auditorium, Gedung FUAD, Jum'at (9/9/2022).

Kegiatan ini bertema Brand Storytelling: The Future of Marketing, antara Jurusan KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan PT. Fakta Kreasi Media dan The Candi Medcom.

Hadir pada kegiatan tersebut, Wadek 1 F DKI, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag,  Kajur KPI H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, dan Dosen KPI, di antaranya, Rani Ika Wijayanti, Ana Humardiana, dan Dessy Kushardiyanti.

Kajur KPI H. Aan Mohamad Burhanudin, MA menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini di antaranya Penandatanganan MoU antara Jurusan KPI dan PT. Fakta Kreasi Media. Kemudian mensinergikan antara intrakulikuler, kokulikuler dan ekstra kurikuler, secara simultan guna mewujudkan cara belajar MBKM yang strategis, agar mahasiswa mampu mensikapi tantangan ke depan dengan bekal keahlian yang memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif secara baik, dan mampu bersaing dalam dunia kerja.

Demikian juga sambutan yang disampaikan oleh Dr. Anwar Sanusi, bahwa MOU ini bisa disebut sebagai  implementasi MBKM krn mhs akan berkolaborasi dgn pihak The Candi.Medcom dalam praktek Public Relations didunia bisnis, sekaligus juga bisa magang untuk meningkatkan keahlian dibidang Media, PR, dan Marketing serta enterpreneurship lainnya.

Sementara itu, kegiatan yang dibuka langsung oleh Wadek 1, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, juga menghadirkan pembicara pada seminar yakni CEO The Candi Medcom Ade Candra Sutrisna.

The Candi Medcom ini di bawah PT. Fakta Kreasi Media dan bergerak di bidang konsultan PR, Media Massa, Produk Herbal, Produk Makanan Ringan, dan lain-lain. (din)



Rabu, 07 September 2022

Walikota Cirebon : Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM

CIREBON, FC – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., kembali menemui massa pendemo yang menolak penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kali ini, massa pendemo datang dari kalangan ojek online yang ada di Cirebon.

“Ada 11 tuntutan yang disampaikan dari kalangan ojek online. Semua poin yang disampaikan merupakan apa yang dirasakan oleh mereka, salah satunya terkait penyesuaian harga BBM,” kata Azis, usai menemui massa pendemo, Rabu (7/9/2022).

Azis menjelaskan, bahwa pengurangan subsidi BBM ini juga juga dirasakan kalangan ojek online dampaknya. Sebab tak menutup kemungkinan imbasnya juga pada kenaikan harga komoditas bahan pokok. Hal ini yang harus diantisipasi oleh Pemda Kota Cirebon.

“Antisipasi itu melalui menjalankan program pemerintah pusat, misalnya pemberian bantuan langsung agar tepat sasaran, termasuk menjaga daya beli masyarakat dan lain sebagainya,” tutur Azis.

Selain itu, sambung Azis, Pemda Kota Cirebon juga melakukan operasi pasar murah. Hal itu untuk menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok yang mulai merangkak naik akibat kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Kenaikan harga BBM adalah keniscayaan. Kami percaya pemerintah pusat sudah menghitung semua dengan mempertimbangkan berbagai faktor, begitupula dengan penanggulangan dampaknya,” kata Azis.

Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM Pemda Kota Cirebon Prioritaskan Penanggulangan Dampak Penyesuaian Harga BBM

Selain dampak penyesuaian harga BBM, para ojek online juga menyampaikan aspirasi terkait status keberadaan ojek online di Kota Cirebon. Baik secara hukum maupun keadilan dalam menentukan tarif bagi konsumen.

“Ini harus menjadi perhatian khusus. Oleh karena itu, saya akan mengajak perwakilan ojek online untuk berpikir bersama terkait apa yang perlu kita lakukan guna menindaklanjuti aspirasi tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Keluarga Besar Ojek Online Cirebon Raya (KBOCR), Iswanto mengakui, kenaikan harga BBM bersubsidi sangat berdampak langsung.

“Makanya kami memiliki hashtag ‘Ojol Menjerit’, hal itu karena kenaikan harga BBM bersubsidi. Oleh sebab itu, kami berharap ada kenaikan persentase bagi kami,” katanya.

Terkait status keberadaan ojek online, Iswanto menjelaskan, pihaknya ingin memiliki payung hukum.  “Mudah-mudahan melalui demo ini, harapan kami bisa direalisasikan oleh Pemda Kota Cirebon,” katanya.